Berita BorneoTribun: Ramadhan 2026 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan 2026. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2026

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

SAMARINDA -- Menjelang arus mudik Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) menghadirkan layanan penukaran uang khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Layanan ini disediakan melalui program Mudik Peduli 2026, yang berlangsung di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Pelabuhan Semayang. Program tersebut bertujuan memudahkan para pemudik memperoleh uang pecahan layak edar sebelum melakukan perjalanan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menjelaskan bahwa BI telah menyiapkan ratusan paket penukaran uang bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara maupun laut.

“BI menyiapkan sekitar 400 paket penukaran bagi pemudik yang menggunakan pesawat maupun kapal laut,” ujar Robi Ariadi di Balikpapan, Senin.

Permintaan Penukaran Uang Tinggi

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Menurut Robi, antusiasme masyarakat terhadap layanan penukaran uang selama Ramadhan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah paket penukaran yang hampir seluruhnya telah dimanfaatkan masyarakat.

Dari total 26.620 paket penukaran uang yang disediakan, tercatat 24.027 paket telah terealisasi, atau sekitar 90 persen dari total alokasi.

Melihat tingginya permintaan tersebut, BI memutuskan untuk mengoptimalkan sisa alokasi uang layak edar pada pekan terakhir Ramadhan, yakni pada periode 13 hingga 17 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai tetap terpenuhi menjelang Hari Raya.

Layanan Menjangkau Beberapa Wilayah

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Program penukaran uang ini tidak hanya melayani masyarakat di Kota Balikpapan, tetapi juga mencakup wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Balikpapan lainnya.

Wilayah tersebut meliputi:

  • Kota Balikpapan

  • Kabupaten Penajam Paser Utara

  • Kabupaten Paser

Optimalisasi distribusi uang tunai di wilayah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

BI Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar

Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Bank Indonesia juga memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan BI Balikpapan tercatat mencapai Rp1,16 triliun, atau sekitar 60 persen dari total uang yang disiapkan.

Secara keseluruhan, BI menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar (ULE) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

“Uang layak edar disiapkan Rp2 triliun selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Jumlah itu meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelas Robi Ariadi.

Bagian Dari Program SERAMBI 2026

Layanan penukaran uang tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Program tahun ini mengusung tema “Rupiah Memberi Makna Di Bulan Penuh Berkah”, yang bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan uang pecahan baru serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menggunakan rupiah secara bijak.

Melalui program ini, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan mudah sekaligus mendukung kelancaran transaksi ekonomi selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri.

Jumat, 13 Maret 2026

Bazar Ramadhan TNI Di Landak, Kodim 1210 Sediakan Sembako Murah Untuk Masyarakat

Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Kodim 1210/Landak Gelar Bazar Ramadhan TNI, Sediakan Sembako Murah bagi Masyarakat

Landak – Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kodim 1210/Landak menggelar kegiatan Bazar Ramadhan TNI Serentak pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Makodim 1210/Landak yang berlokasi di Jalan Raya Ngabang–Pontianak Km 14, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Bazar dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1210/Landak Letkol Kav. Andy Setio Untoro, S.H., M.Han. serta dihadiri para perwira staf Kodim, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVII Dim 1210/Landak, serta masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Pasi Ter Kodim 1210/Landak Kapten Arm Suparman, Pasi Pers Kodim 1210/Landak Kapten Arm B.J. Paiis, S.Th, Pasi Log Kodim 1210/Landak Kapten Arm Djaka Supriyadi, Kaprim Dim 1210/Landak Peltu Ibnu Sa’id Ismail, Danramil 1210-07/Air Besar Pelda Mustofa, Ketua Persit KCK Cabang LVII Dim 1210/Landak Ny. Revi Andy Setyo Untoro beserta pengurus Persit dan anggota Kodim 1210/Landak.

Dalam bazar tersebut, Kodim 1210/Landak menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, bawang merah Rp20.000 per setengah kilogram, serta bawang putih Rp20.000 per setengah kilogram.

Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Dandim 1210/Landak Letkol Kav. Andy Setio Untoro menyampaikan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Melalui Bazar Ramadhan TNI ini kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Bazar Ramadhan TNI dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kedekatan dengan rakyat.

Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kodim 1210/Landak menggelar Bazar Ramadhan TNI serentak dengan menyediakan sembako murah bagi masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Proses penjualan berjalan tertib dan lancar dengan pengawasan dari panitia serta anggota Kodim.

Sekitar pukul 11.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan bazar Ramadhan tersebut selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kamis, 12 Maret 2026

Bulog Amankan Stok Beras 3.400 Ton

Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)
Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)

Bulog Singkawang Pastikan Stok Beras 3.400 Ton Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

SINGKAWANG – Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalimantan Barat, memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.

Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman untuk menjaga ketahanan pasokan pangan di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran 2026.

“Total stok beras Bulog Singkawang saat ini mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketersediaan beras selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang,” kata Noldi di Singkawang, Rabu.

Menurut dia, selain menjaga ketersediaan stok beras, Bulog juga menjalankan berbagai program distribusi pangan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang.

Noldi menjelaskan, stok beras yang ada tidak hanya digunakan untuk bantuan pangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai program stabilisasi harga pangan.

Beberapa program tersebut di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Stok yang ada tidak hanya untuk kebutuhan bantuan pangan, tetapi juga untuk kegiatan pasar murah, program SPHP, serta distribusi minyak goreng Minyakita melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujarnya.

Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat, Bulog Cabang Singkawang bersama Dinas Perdagangan juga melakukan distribusi minyak goreng Minyakita di sejumlah pasar tradisional.

Untuk wilayah Kota Singkawang, penyaluran dilakukan di Pasar Beringin dan Pasar Alianyang. Sementara di Kabupaten Sambas, distribusi dilakukan di Pasar Jagur dan Pasar Teratai, serta di beberapa pasar di Kabupaten Bengkayang.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Noldi menambahkan bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan tidak dapat dilakukan oleh Bulog sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah daerah serta aparat keamanan.

Menurut dia, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta harga bahan pokok tetap stabil di pasar.

Selain itu, Bulog bersama instansi terkait juga rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional guna memastikan pasokan pangan mencukupi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Bulog Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan pangan di wilayah operasionalnya. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Rabu, 11 Maret 2026

Sambut Mudik Lebaran 1447 H, Kemenag Kalbar Dorong Program Masjid Ramah Pemudik

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Kemenag Kalbar Ajak Masjid Di Jalur Mudik Hadirkan Layanan Ramah Pemudik

PONTIANAK — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengajak pengurus masjid di sepanjang jalur mudik untuk menghadirkan layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program ini diharapkan dapat membantu para pemudik yang menempuh perjalanan jauh agar memiliki tempat istirahat yang aman dan nyaman.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalbar, H. Mi’rad, mengatakan masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

“Masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial bagi masyarakat, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh,” kata Mi’rad di Pontianak, Selasa.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, pengurus masjid di jalur mudik diimbau membuka akses masjid selama 24 jam. Langkah ini dilakukan agar para pemudik dapat beristirahat sejenak, menunaikan ibadah, maupun memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Menurutnya, kehadiran layanan tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian sosial masjid kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Kementerian Agama Kalimantan Barat juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan aman dan kondusif.

Dalam forum koordinasi tersebut, Mi’rad menyebut salah satu perhatian penting menjelang Idul Fitri adalah penetapan besaran zakat fitrah bagi umat Islam di daerah.

Ia menjelaskan, Kemenag bersama para ulama dan lembaga terkait telah berkoordinasi untuk menetapkan besaran zakat fitrah yang disesuaikan dengan harga beras di pasaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui amil zakat yang resmi dan terpercaya, baik melalui masjid maupun lembaga pengelola zakat, sehingga distribusinya dapat tepat sasaran kepada para mustahik,” ujarnya.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Mi’rad juga menyinggung potensi adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menjelaskan bahwa organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang dilakukan berdasarkan hasil rukyat dan perhitungan hisab.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan apabila terjadi perbedaan dalam penentuan hari raya.

“Masyarakat diharapkan tetap saling menghormati apabila terdapat perbedaan penetapan hari raya serta menjaga kerukunan antarumat,” kata Mi’rad.

Program Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kalimantan Barat selama momentum mudik Lebaran tahun ini.

Minggu, 08 Maret 2026

Ribuan Warga Hadiri Buka Puasa Bersama Akbar Di Masjid Raya Singkawang

Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.
Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.

SINGKAWANG -- Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) akbar yang digelar di kawasan Masjid Raya Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya nilai toleransi di tengah masyarakat kota tersebut.

Warga Muslim dan non-Muslim tampak berkumpul bersama di area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan menjelang waktu berbuka. Suasana penuh keakraban terlihat ketika masyarakat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang budaya.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kehidupan masyarakat Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat di Kota Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya,” ujarnya.

Simbol Toleransi Dan Persaudaraan Masyarakat

Muhammadin menjelaskan kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan buka puasa bersama menunjukkan eratnya persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini bukan sekadar momentum berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Kota Singkawang,” kata Muhammadin.

Ia menilai partisipasi warga non-Muslim dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.

Kebersamaan Dalam Keberagaman

Muhammadin menegaskan bahwa kebersamaan masyarakat Singkawang dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat dirawat menjadi kekuatan untuk membangun harmoni sosial.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk hidup rukun dan saling menghormati.

“Melalui kegiatan seperti ini kita menunjukkan bahwa Singkawang adalah kota yang hidup dalam persaudaraan. Di tengah berbagai perbedaan, masyarakat tetap bersatu dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Nilai Ramadhan Menguatkan Solidaritas Sosial

Ia menambahkan nilai-nilai Ramadhan seperti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi diharapkan tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, momentum kebersamaan tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Muhammadin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dan memperkuat semangat persatuan yang telah menjadi identitas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini menjadi gambaran indah bagaimana masyarakat Singkawang menjaga harmoni. Ribuan orang berkumpul tanpa memandang perbedaan, saling menghargai dan mempererat persaudaraan,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama akbar ini sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat Singkawang terus merawat nilai toleransi dan persatuan, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Sumber: ANTARA/Narwati

Minggu, 01 Maret 2026

Semarak 727 Tatung di Festival Cap Go Meh Singkawang Tahun Ini

727 Tatung Meriahkan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026, Simbol Harmoni di Bulan Ramadhan
Sebanyak 727 tatung meriahkan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 di Kalimantan Barat. Perayaan budaya ini hadirkan pejabat nasional dan simbol toleransi di bulan Ramadhan.

727 Tatung Meriahkan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026, Simbol Harmoni di Bulan Ramadhan

SINGKAWANG -- Sebanyak 727 tatung dipastikan ambil bagian dalam Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang digelar pada Selasa 3 Maret 2026. Perayaan budaya tahunan ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kategori dan akan dihadiri pejabat nasional hingga perwakilan luar negeri, menjadikannya salah satu agenda wisata budaya terbesar di Indonesia.

Festival Cap Go Meh, Tatung Singkawang, Wisata Budaya menjadi sorotan utama dalam perayaan tahun ini. Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bun Cin Thong, menyebutkan total 727 tatung telah terdaftar resmi untuk memeriahkan pawai budaya tersebut.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 523 tatung dengan tandu, 108 tanpa tandu, 75 miniatur, 15 jelangkung, tiga naga, dua barongsai, serta satu rombongan jalan kaki. Partisipasi tinggi ini menunjukkan kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi yang telah lama menjadi identitas Kota Singkawang.

Undangan untuk Pejabat Nasional dan Tamu Luar Negeri

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Singkawang, Mokhllis, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyebarkan 736 undangan kepada tokoh nasional dan pejabat negara. Hingga saat ini, sebanyak 102 undangan telah dikonfirmasi kehadirannya.

Sejumlah tokoh penting yang diundang antara lain Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.

Selain itu, turut diundang Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Maluku Utara, perwakilan BPK RI, serta Sekretaris BNPP RI. Festival ini juga dijadwalkan dihadiri Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia serta tokoh nasional Oesman Sapta Odang.

Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan bahwa Festival Cap Go Meh bukan hanya agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang tumbuh dari tradisi dan keberagaman masyarakat.

Menurutnya, momentum ini menjadi simbol nyata harmoni antar-umat beragama dan antar-etnis di Kota Singkawang. Tahun ini, perayaan terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Pemerintah daerah bersama panitia Imlek dan Cap Go Meh serta panitia Ramadhan Fair berkolaborasi menghias kota secara bersama-sama. Sinergi ini memperlihatkan bahwa toleransi dan kerukunan tetap terjaga di tengah perbedaan.

“Inilah yang dapat kita tunjukkan kepada dunia bahwa damai itu indah dan membanggakan,” ujar wali kota.

Dorong Promosi untuk Tingkatkan Wisata

Pemerintah Kota Singkawang juga mendorong penguatan promosi agar Festival Cap Go Meh semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan strategi promosi yang lebih masif, diharapkan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara meningkat signifikan. Festival ini ditargetkan menjadi agenda budaya tahunan paling dinantikan serta memperkuat posisi Singkawang sebagai destinasi wisata budaya unggulan Indonesia.

Antusiasme ratusan tatung, dukungan pemerintah, dan kolaborasi lintas budaya menjadi daya tarik utama yang patut Anda saksikan langsung di Singkawang tahun ini.

FAQ Seputar Festival Cap Go Meh Singkawang 2026

1. Kapan Festival Cap Go Meh 2026 digelar?
Festival berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026.

2. Berapa jumlah tatung yang ikut serta?
Sebanyak 727 tatung dari berbagai kategori dipastikan ambil bagian.

3. Apa makna Festival Cap Go Meh di Singkawang?
Festival ini merupakan simbol harmoni antar-etnis dan antar-umat beragama serta warisan budaya yang menjadi identitas Kota Singkawang.

4. Apakah ada tamu penting yang hadir?
Ya, sejumlah pejabat nasional dan perwakilan luar negeri dijadwalkan menghadiri acara ini.

5. Mengapa perayaan tahun ini istimewa?
Karena berlangsung bersamaan dengan bulan suci Ramadhan, mencerminkan kuatnya toleransi di Singkawang.

Sumber: ANTARA/Narwati | Editor: Yakop

Sabtu, 28 Februari 2026

Berkah Ramadhan Polsek Air Besar dan Bhayangkari Berbagi Bahagia

Polsek Air Besar dan Bhayangkari Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
Polsek Air Besar bersama Bhayangkari membagikan takjil Ramadhan 2026 di depan Mako. Aksi sosial ini mempererat silaturahmi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan menegaskan kepedulian Polri.

Polsek Air Besar dan Bhayangkari Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

NGABANG -- Dalam rangka menebar berkah Ramadhan 2026, jajaran Polsek Air Besar bersama Bhayangkari Ranting Air Besar menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada warga pada Jumat 27 Februari 2026 sore. Kegiatan berlangsung di depan Mako Polsek Air Besar dan dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA Dedi Iskandar.

Aksi berbagi ini menjadi wujud nyata kepedulian kepolisian di wilayah hukum Polres Landak yang berada di bawah naungan Polda Kalbar. Puluhan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Wujud Kepedulian Polri di Bulan Penuh Berkah

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh IPDA Dedi Iskandar bersama Ketua Bhayangkari Ranting Air Besar Ny. Yeyen Dedi dan seluruh anggota Bhayangkari. Dengan penuh kehangatan, para personel menyapa warga satu per satu sambil menyerahkan paket makanan berbuka.

Suasana di sekitar Mapolsek tampak akrab dan penuh senyum. Warga yang melintas menyambut baik kegiatan tersebut. Tidak sedikit yang menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Air Besar menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, berbagi takjil bukan sekadar memberikan makanan berbuka, tetapi juga membangun kedekatan emosional, menumbuhkan rasa saling percaya, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi Hadir Bukan Hanya Saat Penegakan Hukum

IPDA Dedi Iskandar menegaskan bahwa Polsek Air Besar ingin selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan sahabat warga.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada seluruh personel, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Salah seorang warga yang menerima takjil mengaku senang dan merasa diperhatikan. Menurutnya, aksi sederhana seperti ini sangat membantu, terutama bagi pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka.

Memperkuat Silaturahmi dan Kepercayaan Publik

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi simbol sinergi harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Di bulan suci Ramadhan, kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kunci utama dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui langkah nyata seperti ini, Polsek Air Besar berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin kuat dan hubungan kemitraan terus terjalin dengan baik.

FAQ Seputar Kegiatan Berbagi Takjil Polsek Air Besar

1. Kapan kegiatan berbagi takjil dilaksanakan?
Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026 sore menjelang waktu berbuka puasa.

2. Di mana lokasi pembagian takjil?
Pembagian dilakukan di depan Mako Polsek Air Besar.

3. Siapa yang memimpin kegiatan ini?
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Air Besar IPDA Dedi Iskandar bersama Bhayangkari Ranting Air Besar.

4. Apa tujuan kegiatan ini?
Untuk menebar berkah Ramadhan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

5. Apakah kegiatan ini akan berlanjut?
Pihak kepolisian berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Penulis: Tino | Editor: Yakop 

Rabu, 04 Februari 2026

Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik

Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik
Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik.

Pontianak – Kabar baik bagi masyarakat Kalimantan Barat. Perum Bulog Kantor Wilayah Kalbar memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang sejumlah hari besar keagamaan, mulai dari Imlek, Cap Go Meh, hingga Ramadhan 2026.

Saat ini, Bulog Kalbar menguasai stok beras sekitar 12 ribu ton yang tersimpan di berbagai gudang cabang, termasuk wilayah Pontianak Raya. Jumlah ini dinilai sangat memadai untuk mendukung berbagai program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Stok yang kami kuasai kurang lebih 12 ribu ton. Ini cukup untuk menjalankan penugasan bantuan pangan, program SPHP, serta memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan,” ujar Kepala Bulog Kalbar, Rasiwan, di Pontianak, Selasa.

Bantuan Pangan dan SPHP Tetap Jalan

Rasiwan menjelaskan, dari total stok yang ada, sekitar 5 ribu ton dialokasikan untuk bantuan pangan. Sementara itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ditargetkan menyalurkan sekitar 5 ribu ton beras setiap bulan guna menahan lonjakan harga di tingkat konsumen.

Tak hanya mengandalkan stok yang tersedia saat ini, Bulog Kalbar juga bersiap menerima pasokan tambahan besar dari luar daerah. Sekitar 40 ribu ton beras akan datang dari Sulawesi, ditambah 17 ribu ton dari Jawa Barat untuk memperkuat cadangan pangan di Kalimantan Barat.

“Dengan tambahan pasokan ini, ketersediaan beras di Kalbar akan semakin kuat. Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai membeli berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Mutu Beras Dijamin, Warga Bisa Laporkan Jika Ada Masalah

Soal kualitas, Bulog Kalbar memastikan setiap beras yang keluar dari gudang telah melalui pengecekan ketat. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas internal serta unit jasa survei Bulog untuk memastikan beras memenuhi standar mutu sebelum sampai ke tangan masyarakat.

“Semua beras dicek kualitasnya terlebih dahulu. Kami pastikan layak konsumsi dan sesuai standar,” kata Rasiwan.

Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan adanya sebagian kecil produk yang luput dari pengawasan, mengingat besarnya volume distribusi. Menanggapi isu dugaan beras kurang layak konsumsi di wilayah Kubu Raya yang ramai di media sosial, Bulog mengaku belum menerima laporan resmi.

Namun, Bulog menegaskan siap bertanggung jawab penuh.

“Kalau masyarakat atau mitra menemukan beras yang kualitasnya kurang baik, silakan lapor ke gudang Bulog, RPK (Rumah Pangan Kita), atau penjual terdekat. Kami siap menukar atau mengganti,” jelasnya.

Ajak Pedagang dan Warga Ikut Mengawasi

Untuk menjaga kualitas hingga ke konsumen, Bulog Kalbar rutin melakukan pemantauan dan pengambilan sampel di jaringan distribusi. Selain itu, mitra penyalur dan pedagang juga diimbau memperhatikan cara penyimpanan, seperti menghindari sinar matahari langsung dan menjaga gudang tetap kering.

Tak hanya itu, Bulog juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pengawasan.

“Kami terbuka menerima laporan. Prinsip kami sederhana, beras yang diterima masyarakat harus layak dan sesuai standar. Kalau ada yang tidak sesuai, segera sampaikan,” pungkas Rasiwan.

Dengan stok yang aman dan pengawasan berlapis, masyarakat Kalimantan Barat diharapkan bisa menyambut hari-hari besar keagamaan dengan lebih tenang, tanpa khawatir soal ketersediaan maupun kualitas beras.