Berita BorneoTribun: Ramadhan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2026

Bupati Kutai Timur Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Media Sosial Saat Idul Fitri 1447 H

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, ajak masyarakat perkuat persatuan dan etika digital di momen Idul Fitri 1447 H agar jauh dari perpecahan sosial.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, ajak masyarakat perkuat persatuan dan etika digital di momen Idul Fitri 1447 H agar jauh dari perpecahan sosial.

Sangatta, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, berharap perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat untuk menghentikan segala bentuk perpecahan dan polarisasi, khususnya di media sosial.

"Di tengah derasnya tantangan digitalisasi dan maraknya penyebaran berita bohong, Idul Fitri harus menjadi titik balik menghentikan perpecahan dengan mengedepankan etika," ujar Ardiansyah dalam sambutannya di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Kalimantan Timur, pada Sabtu lalu.

Ia menekankan pentingnya masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kebiasaan saling menyalahkan yang sering muncul di berbagai platform digital. 

Kemenangan spiritual setelah berpuasa sebulan penuh, menurutnya, sepatutnya diwujudkan melalui kedewasaan dan pengendalian diri saat berinteraksi di ruang digital.

"Nilai-nilai luhur Ramadhan seperti kesabaran dan kejujuran harus terus dihidupkan sebagai fondasi utama menjaga persatuan bangsa," tambahnya. 

Kesempatan kembali kepada fitrah ini juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahim antarwarga.

Selain fokus pada etika digital, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menjaga stabilitas perekonomian lokal melalui penguatan sektor UMKM

Pemberdayaan masyarakat desa menjadi prioritas agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata di tengah dinamika ekonomi.

Ia juga menaruh perhatian pada generasi muda Kutai Timur agar tumbuh menjadi individu yang berakhlak, disiplin, dan berdaya saing tinggi. 

Seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara, daerah ini memikul tanggung jawab besar untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian lingkungan.

"Tata kelola pemerintahan yang bersih serta pelayanan publik cepat terus ditingkatkan dengan berlandaskan integritas aparatur," kata Ardiansyah. 

Selain itu, semangat berbagi kepedulian melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah ditekankan sebagai kunci utama dalam merajut solidaritas sosial.

Dengan perayaan Idul Fitri ini, diharapkan masyarakat Kutai Timur dapat memulai kembali kehidupan sosial dan digital dengan lebih bijak, penuh empati, dan menjunjung persatuan.

Sabtu, 21 Maret 2026

Momen Idul Fitri 1447 H, Ribuan Warga Bengkayang Penuhi Lapangan

Ribuan umat Muslim Bengkayang melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H dengan khidmat, dihadiri pejabat daerah dan berlangsung lancar serta penuh kebersamaan. (gambar ilustrasi)
Ribuan umat Muslim Bengkayang melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H dengan khidmat, dihadiri pejabat daerah dan berlangsung lancar serta penuh kebersamaan. (gambar ilustrasi)

Bengkayang -- Ribuan umat Muslim di Kabupaten Bengkayang melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di Lapangan Kompi Senapan C, Kelurahan Bumi Emas, Sabtu pagi.

Sejak pukul 06.00 WIB, jamaah mulai memadati area yang berada di lingkungan Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha tersebut. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan saf-saf shalat terisi rapat hingga ke tepi lapangan.

Suasana Khusyuk Diiringi Gema Takbir

Gema takbir berkumandang di seluruh kawasan, menciptakan suasana religius yang begitu terasa. Momen ini menjadi simbol kemenangan bagi umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Pelaksanaan shalat Id juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Riza dan Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Pesan Khutbah: Jaga Silaturahmi Dan Hapus Ego Sektoral

Dalam khutbahnya, khatib Syamsul Bahri menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.

Ia juga mengajak jamaah untuk menghapus ego sektoral demi memperkuat kerukunan, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Bengkayang.

“Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, memperbaiki hubungan sosial, dan memperkuat persaudaraan,” pesannya.

Panitia Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Pengurus PHBI Kabupaten Bengkayang, Aris, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, termasuk fasilitas pendukung bagi jamaah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan shalat Idul Fitri berjalan lancar. Kapasitas jemaah di lokasi ini mencapai sekitar 2.000 orang,” ujarnya.

Ia berharap momentum Idul Fitri bisa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarwarga setelah menjalani Ramadhan.

Ajakan Perkuat Toleransi Sosial

Sementara itu, pengurus Masjid Agung Syuhada Bengkayang, Suandi, mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan dan memperkuat toleransi sosial.

Menurutnya, nilai kebersamaan dan saling menghormati perlu terus dijaga demi menciptakan masyarakat yang harmonis dan maju.

Pengamanan Ketat, Pelaksanaan Tertib

Pelaksanaan shalat Id berlangsung aman dan tertib dengan dukungan pengamanan dari personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP.

Usai shalat, suasana haru dan bahagia terlihat saat para jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan sebelum meninggalkan lokasi dengan tertib.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Di mana lokasi shalat Idul Fitri di Bengkayang?
Dilaksanakan di Lapangan Kompi Senapan C, Kelurahan Bumi Emas.

2. Berapa jumlah jamaah yang hadir?
Diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang.

3. Siapa saja yang hadir dalam kegiatan tersebut?
Wakil Bupati Bengkayang, Kapolres, tokoh agama, dan masyarakat.

4. Apa pesan utama dalam khutbah Idul Fitri?
Menjaga silaturahmi, menghapus ego sektoral, dan memperkuat kerukunan.

5. Bagaimana pelaksanaan kegiatan?
Berjalan lancar, aman, dan tertib dengan pengamanan gabungan.

Kamis, 19 Maret 2026

Stok LPG 3 Kg Kalbar Aman, Pertamina Tambah Ratusan Ribu Tabung

Pertamina tambah 497 ribu LPG 3 kg di Kalbar jelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H untuk antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina tambah 497 ribu LPG 3 kg di Kalbar jelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H untuk antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. (Gambar ilustrasi)

Pontianak — Menjelang momen Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, kebutuhan energi rumah tangga diprediksi meningkat signifikan. Menyikapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah cepat dengan menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Kalimantan Barat.

Tambahan pasokan ini tidak main-main. Totalnya mencapai lebih dari 497.000 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan melalui alokasi fakultatif ke berbagai daerah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa distribusi dilakukan secara merata ke sejumlah kabupaten dan kota.

Wilayah yang mendapatkan tambahan pasokan antara lain Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta Kota Pontianak dan Singkawang.

Menurut Edi, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi, terutama pada periode dengan lonjakan konsumsi.

“Pertamina berkomitmen untuk terus mengamankan pasokan energi bagi masyarakat, termasuk LPG 3 kilogram yang banyak digunakan oleh rumah tangga dan pelaku usaha mikro,” ujarnya di Pontianak, Rabu.

Ia menegaskan, penambahan alokasi ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi hingga perayaan Idul Fitri.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Pertamina mengingatkan agar LPG 3 kilogram dibeli sesuai kebutuhan dan tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam upaya menjaga distribusi tetap lancar dan tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, hingga aparat penegak hukum.

Pengawasan dilakukan secara ketat untuk memastikan LPG subsidi benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak, seperti rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

“Bagi masyarakat yang mampu, kami imbau untuk menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Tak hanya itu, Pertamina juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba menyelewengkan distribusi LPG subsidi.

Sebagai bentuk transparansi layanan, masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan kendala distribusi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau melalui media sosial resmi @pertamina135.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi selama Ramadhan hingga Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa khawatir kekurangan LPG.

Rabu, 18 Maret 2026

Ramadhan Penuh Berkah, IWO Landak dan HPI PAU Berbagi Sembako

IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)
IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)

IWO Landak Dan HPI PAU Salurkan Bantuan Sembako Untuk Kaum Dhuafa Di Ngabang

Landak – Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak bersama perusahaan HPI PAU kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada kaum dhuafa di Dusun Raja, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (17/03/2026).

Sebanyak 50 warga yang tergolong kaum dhuafa menerima bantuan berupa paket sembako. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada penerima dan difasilitasi oleh pengurus Masjid Ismayana, Desa Raja.

Kegiatan sosial ini turut dihadiri oleh perwakilan perusahaan, di antaranya CSR Area 1 & 2 Ferry Budi Rakhmad serta perwakilan Humas HPI PAU wilayah Landak, Luther, bersama staf. Dari pihak IWO Landak, hadir Ketua L. Sahat Tinambunan beserta jajaran pengurus dari berbagai media di wilayah Kabupaten Landak.

IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)
IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)

Mewakili perusahaan, Luther menyampaikan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bersama IWO Landak, khususnya pada momentum bulan Ramadhan.

“Kegiatan berbagi untuk kaum dhuafa ini adalah bentuk upaya perusahaan bersama IWO Landak untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar. Program ini rutin dilakukan dengan sasaran penerima yang berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWO Landak, L. Sahat Tinambunan, mengapresiasi komitmen HPI PAU yang terus bersinergi dalam kegiatan sosial di wilayah Landak.

“Ini merupakan salah satu dari sekian banyak kolaborasi yang telah dilakukan bersama pihak CSR dan Humas HPI PAU. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun jangkauan penerima,” ungkapnya.

Setelah pembagian sembako selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan antara perusahaan, organisasi, dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Jumat, 13 Maret 2026

Perkuat Kepedulian Ramadan, Maxim Salurkan Santunan Anak Yatim di Pontianak

Perkuat Kepedulian Ramadan, Maxim Salurkan Santunan Anak Yatim di Pontianak
Perkuat Kepedulian Ramadan, Maxim Salurkan Santunan Anak Yatim di Pontianak. 

Pontianak – Sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Maxim bersama Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) menggelar kegiatan santunan anak yatim di Pontianak, Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Haq dan menjadi bagian dari rangkaian program Corporate Social Responsibility Maxim yang juga diselenggarakan di lebih dari 15 kota di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Maxim turut melibatkan komunitas mobil Branding Maxim Family (BMF) sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan.

Para anggota komunitas memulai kegiatan dari basecamp komunitas dan melakukan perjalanan bersama menuju lokasi panti asuhan melalui kegiatan konvoi kendaraan.

Partisipasi komunitas ini menjadi bentuk dukungan serta mempererat solidaritas antara perusahaan, mitra pengemudi, dan masyarakat dalam kegiatan sosial tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Maxim menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mie instan, serta kue Lebaran.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok anak-anak selama bulan Ramadan sekaligus menghadirkan kebahagiaan melalui kebersamaan yang terjalin secara langsung.

Perkuat Kepedulian Ramadan, Maxim Salurkan Santunan Anak Yatim di Pontianak
Perkuat Kepedulian Ramadan, Maxim Salurkan Santunan Anak Yatim di Pontianak. 

Head of Subdivision Maxim Pontianak, Dwi Janarko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat di daerah operasionalnya.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan di bulan Ramadan melalui kegiatan berbagi ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan adik-adik di Panti Asuhan Al-Haq serta memberikan semangat dan kebahagiaan selama menjalankan ibadah puasa,” ujar Dwi.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak, termasuk komunitas yang ada di wilayah operasional, menjadi langkah penting agar nilai kepedulian sosial dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan Maxim di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Syamsuri Aksan selaku pengurus Panti Asuhan Al-Haq menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Maxim.

“Kami merasa bersyukur atas bantuan sembako yang diberikan untuk panti asuhan kami. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Kami mendoakan agar Maxim semakin berkembang dan para mitra pengemudi selalu diberi keselamatan selama berkendara,” ujar Syamsuri.

Melalui pelaksanaan program santunan anak yatim yang menjangkau berbagai daerah, Maxim berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial secara berkelanjutan di seluruh wilayah operasionalnya.

Kamis, 12 Maret 2026

Call Center 110 Efektif Jaga Keamanan Tapin Saat Ramadhan

Kapolres Tapin menyebut Call Center 110 efektif menjaga keamanan selama Ramadhan. Laporan warga membantu polisi mencegah balap liar dan gangguan kamtibmas.
Kapolres Tapin menyebut Call Center 110 efektif menjaga keamanan selama Ramadhan. Laporan warga membantu polisi mencegah balap liar dan gangguan kamtibmas.

Banjarmasin – Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika menyebut layanan Polri melalui Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis tanpa pulsa terbukti efektif menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadhan. Layanan ini memudahkan warga untuk melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Menurut Weldi, selama Ramadhan berbagai kerawanan seperti indikasi balap liar hingga tawuran pemuda kerap dilaporkan masyarakat melalui Call Center 110. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Salah satu contoh penanganan laporan terjadi pada Sabtu (7/3). Saat itu, masyarakat melaporkan adanya aktivitas balapan liar di kawasan Siring Rantau Baru melalui Hotline 110.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta II Ipda Muhammad Ikhsan bersama piket lima personel Satlantas dan dua anggota piket Samapta langsung menuju lokasi. Kehadiran petugas bertujuan memastikan situasi tetap aman sekaligus mencegah gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

Setibanya di lokasi, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang berkumpul agar segera membubarkan diri. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya balapan liar maupun potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolres Tapin mengapresiasi respons cepat anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110. Menurutnya, kecepatan respons menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, peningkatan patroli malam selama Ramadhan juga terus dilakukan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Tapin. Upaya ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada malam hari.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Call Center 110 secara aktif. Ia mengimbau agar layanan tersebut digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. Dengan adanya partisipasi masyarakat melalui Call Center 110, berbagai potensi gangguan keamanan di Kabupaten Tapin dapat ditangani lebih cepat.

Bulog Amankan Stok Beras 3.400 Ton

Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)
Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)

Bulog Singkawang Pastikan Stok Beras 3.400 Ton Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

SINGKAWANG – Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalimantan Barat, memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.

Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman untuk menjaga ketahanan pasokan pangan di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran 2026.

“Total stok beras Bulog Singkawang saat ini mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketersediaan beras selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang,” kata Noldi di Singkawang, Rabu.

Menurut dia, selain menjaga ketersediaan stok beras, Bulog juga menjalankan berbagai program distribusi pangan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang.

Noldi menjelaskan, stok beras yang ada tidak hanya digunakan untuk bantuan pangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai program stabilisasi harga pangan.

Beberapa program tersebut di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Stok yang ada tidak hanya untuk kebutuhan bantuan pangan, tetapi juga untuk kegiatan pasar murah, program SPHP, serta distribusi minyak goreng Minyakita melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujarnya.

Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat, Bulog Cabang Singkawang bersama Dinas Perdagangan juga melakukan distribusi minyak goreng Minyakita di sejumlah pasar tradisional.

Untuk wilayah Kota Singkawang, penyaluran dilakukan di Pasar Beringin dan Pasar Alianyang. Sementara di Kabupaten Sambas, distribusi dilakukan di Pasar Jagur dan Pasar Teratai, serta di beberapa pasar di Kabupaten Bengkayang.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Noldi menambahkan bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan tidak dapat dilakukan oleh Bulog sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah daerah serta aparat keamanan.

Menurut dia, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta harga bahan pokok tetap stabil di pasar.

Selain itu, Bulog bersama instansi terkait juga rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional guna memastikan pasokan pangan mencukupi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Bulog Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan pangan di wilayah operasionalnya. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Rabu, 11 Maret 2026

Dikira Razia, Ternyata Bagi Takjil di Kubu Raya

Foto: Jajaran Polres Kuburaya bagi-bagi takjil di Jalan Mayor Ali Anyang 

KUBU RAYA - Suasana berbeda terlihat di ruas Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, saat waktu menjelang berbuka puasa tiba. Pengendara yang melintas sempat melambat ketika melihat sejumlah personel Polres Kubu Raya berdiri di tepi jalan.

Mereka mengira ada razia lalu lintas, namun dugaan itu langsung sirna ketika polisi yang berjaga justru menyapa dengan ramah sambil menyerahkan paket takjil gratis.

Kegiatan berbagi takjil gratis ini dilakukan oleh jajaran Polres Kubu Raya kepada masyarakat yang melintasi Jalan Mayor Alianyang sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan kegiatan ini merupakan program sosial yang rutin dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.

"Kami bukan melakukan razia, tetapi ingin berbagi takjil bagi pengendara yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa," kata Ade, Rabu (11/3/2026).

Ade menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat. 

"Semoga kegiatan ini bisa membawa berkah di bulan Ramadan sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat," pungkasnya.

Sambut Mudik Lebaran 1447 H, Kemenag Kalbar Dorong Program Masjid Ramah Pemudik

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Kemenag Kalbar Ajak Masjid Di Jalur Mudik Hadirkan Layanan Ramah Pemudik

PONTIANAK — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengajak pengurus masjid di sepanjang jalur mudik untuk menghadirkan layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program ini diharapkan dapat membantu para pemudik yang menempuh perjalanan jauh agar memiliki tempat istirahat yang aman dan nyaman.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalbar, H. Mi’rad, mengatakan masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

“Masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial bagi masyarakat, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh,” kata Mi’rad di Pontianak, Selasa.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, pengurus masjid di jalur mudik diimbau membuka akses masjid selama 24 jam. Langkah ini dilakukan agar para pemudik dapat beristirahat sejenak, menunaikan ibadah, maupun memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Menurutnya, kehadiran layanan tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian sosial masjid kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Kementerian Agama Kalimantan Barat juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan aman dan kondusif.

Dalam forum koordinasi tersebut, Mi’rad menyebut salah satu perhatian penting menjelang Idul Fitri adalah penetapan besaran zakat fitrah bagi umat Islam di daerah.

Ia menjelaskan, Kemenag bersama para ulama dan lembaga terkait telah berkoordinasi untuk menetapkan besaran zakat fitrah yang disesuaikan dengan harga beras di pasaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui amil zakat yang resmi dan terpercaya, baik melalui masjid maupun lembaga pengelola zakat, sehingga distribusinya dapat tepat sasaran kepada para mustahik,” ujarnya.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Mi’rad juga menyinggung potensi adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menjelaskan bahwa organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang dilakukan berdasarkan hasil rukyat dan perhitungan hisab.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan apabila terjadi perbedaan dalam penentuan hari raya.

“Masyarakat diharapkan tetap saling menghormati apabila terdapat perbedaan penetapan hari raya serta menjaga kerukunan antarumat,” kata Mi’rad.

Program Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kalimantan Barat selama momentum mudik Lebaran tahun ini.

Senin, 09 Maret 2026

1.000 Takjil Dari Randurlap Polda Kalsel Ludes 15 Menit

Polda Kalimantan Selatan membagikan 1.000 porsi takjil melalui Randurlap Brimob di Banjarbaru. Antusias warga tinggi hingga seluruh paket berbuka puasa habis dalam 15 menit.
Polda Kalimantan Selatan membagikan 1.000 porsi takjil melalui Randurlap Brimob di Banjarbaru. Antusias warga tinggi hingga seluruh paket berbuka puasa habis dalam 15 menit.

BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan mendirikan Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) yang dioperasikan oleh Satuan Brimob di depan Museum Lambung Mangkurat, Jalan Ahmad Yani Km 36, Banjarbaru. Dalam kegiatan tersebut, polisi membagikan 1.000 porsi takjil kepada masyarakat untuk berbuka puasa.

Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, seluruh makanan berbuka tersebut dimasak langsung oleh personel Brimob menggunakan kendaraan dapur lapangan. Program ini merupakan bagian dari aksi berbagi kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah hari ini kami bagikan 1.000 paket kudapan berbuka yang dimasak langsung oleh personel Brimob di Randurlap,” kata Kapolda saat kegiatan berlangsung di Banjarbaru, Minggu.

Selain di Banjarbaru, pembagian takjil juga dilakukan di Banjarmasin dengan total 500 porsi makanan berbuka puasa. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, bahkan ratusan paket takjil yang disediakan habis dalam waktu singkat.

Menurut Kapolda, sekitar 500 porsi takjil di Banjarbaru dan 500 porsi di Banjarmasin ludes hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Warga terlihat berbondong-bondong mendatangi lokasi pembagian untuk mendapatkan paket makanan berbuka.

Melihat tingginya antusias masyarakat, Kapolda berjanji akan kembali menggelar kegiatan serupa pada Rabu (11/3) pekan depan di lokasi yang sama. Pada kegiatan berikutnya, pihaknya kembali menyiapkan sekitar 1.000 porsi takjil untuk dibagikan kepada masyarakat.

Yudha menilai kegiatan berbagi makanan berbuka puasa ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat selama Ramadan. Ia juga mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk menyisihkan rezeki dan melakukan kegiatan sosial serupa.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, Kapolda melanjutkan agenda berbuka puasa bersama puluhan mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat.

Acara berlangsung sederhana dengan tenda yang didirikan di depan Museum Lambung Mangkurat. Suasana berbuka terasa hangat sembari Kapolda berdialog dan menerima berbagai masukan dari mahasiswa terkait upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Perwakilan mahasiswa, M Raja Dharma Kusuma, menyampaikan apresiasi atas kegiatan berbagi yang dilakukan Polda Kalsel. Ia berharap aksi sosial seperti pembagian takjil dapat terus dilakukan, khususnya selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga.

Kapolresta Pontianak Gelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin

Kapolresta Pontianak Gelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menggelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kamtibmas.

Pontianak – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menggelar kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin yang berada di Jalan HM Swignyo, Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Pontianak didampingi sejumlah pejabat Polresta Pontianak. Di antaranya Kabag SDM Polresta Pontianak, Kasat Binmas Polresta Pontianak, Kapolsek Pontianak Kota bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pontianak Kota, serta Kanit Provos Polsek Pontianak Kota.

Kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat dan jamaah masjid setempat. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas selama bulan Ramadhan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menyampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal, terutama selama bulan suci Ramadhan yang identik dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Selain itu, Kapolresta Pontianak juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika maupun berbagai bentuk kenakalan remaja.

Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin ini juga menjadi salah satu program Polresta Pontianak untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, aparat kepolisian dapat berinteraksi langsung dengan warga serta mendengar berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan.

Kapolresta Pontianak juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kerukunan antarwarga. Menurutnya, suasana yang aman dan damai selama Ramadhan akan tercipta apabila seluruh elemen masyarakat turut berperan menjaga ketertiban.

Melalui Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin, Polresta Pontianak berharap situasi kamtibmas di wilayah Kota Pontianak tetap aman, nyaman, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadhan.

Minggu, 08 Maret 2026

Safari Ramadhan Wagub Kalbar Di Ketapang Bahas Infrastruktur dan Ekonomi Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

KETAPANG -- Safari Silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berlanjut ke wilayah selatan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang yang disambut hangat oleh pemerintah daerah setempat.

Kunjungan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat malam (6/3). Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir menyambut langsung kedatangan rombongan Wakil Gubernur beserta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar.

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar pemerintah sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Pemprov Kalbar dan pemerintah kabupaten/kota sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.

Menurutnya, Kabupaten Ketapang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Barat. Wilayah ini dikenal memiliki potensi besar di sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Krisantus juga menekankan bahwa momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Komitmen Percepatan Infrastruktur Dan Layanan Kesehatan

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pembangunan dan peningkatan kualitas jalan serta fasilitas kesehatan.

Upaya ini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah provinsi berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah selatan Kalimantan Barat.

Ketapang Dinilai Berhasil Menjaga Kondusivitas

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Wagub Krisantus turut memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang diraih Kabupaten Ketapang di bawah kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir.

Ia menilai kondisi daerah yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Stabilitas daerah dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dukungan Provinsi Diharapkan Terus Menguat

Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap daerahnya.

Ia menegaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Ketapang sejalan dengan program strategis yang dijalankan oleh pemerintah provinsi.

Alexander juga berharap dukungan dari Pemprov Kalbar terus ditingkatkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur strategis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

Momentum Ramadhan Pererat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di Ketapang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan tausiyah agama, buka puasa bersama, serta salat Tarawih berjamaah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang semakin kuat.

Kolaborasi yang solid diharapkan mampu mendorong terwujudnya Kalimantan Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Penulis: Muzahidin

Kunjungan Perdana Bupati Alex Dalam Safari Ramadhan Disambut Hangat Warga

Safari Ramadhan perdana Bupati Alex Wilyo di Kendawangan menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga.
Safari Ramadhan perdana Bupati Alex Wilyo di Kendawangan menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga.

KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan dengan mengunjungi Kecamatan Kendawangan. Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menjadi awal interaksi langsung setelah dirinya resmi menjabat sebagai kepala daerah. Sabtu, (8/3/2025).

Kehadiran Bupati Alex disambut hangat oleh masyarakat setempat. Banyak warga yang antusias menyapa bahkan berfoto bersama dengan orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut. Suasana penuh keakraban terlihat sejak rombongan tiba hingga kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Alex menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta mendengar langsung berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.

Ia juga menyebut bahwa Kendawangan memiliki arti tersendiri baginya. Wilayah tersebut menjadi lokasi pertama yang ia kunjungi dalam rangka Safari Ramadhan setelah dilantik sebagai Bupati Ketapang.

Bupati Alex mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat persatuan demi kemajuan daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik selama masa jabatan lima tahun ke depan.

Momentum Safari Ramadhan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga. Kegiatan tersebut diisi dengan buka puasa bersama serta ibadah berjamaah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Masyarakat Kendawangan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena menjadi kesempatan bagi warga untuk bertemu langsung dengan pimpinan daerah serta menyampaikan berbagai harapan terkait pembangunan di wilayah mereka.

Dengan dimulainya Safari Ramadhan ini, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu membangun semangat kebersamaan dalam memajukan Kabupaten Ketapang. Kegiatan serupa juga direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan lainnya selama bulan Ramadhan.

Ribuan Warga Hadiri Buka Puasa Bersama Akbar Di Masjid Raya Singkawang

Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.
Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.

SINGKAWANG -- Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) akbar yang digelar di kawasan Masjid Raya Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya nilai toleransi di tengah masyarakat kota tersebut.

Warga Muslim dan non-Muslim tampak berkumpul bersama di area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan menjelang waktu berbuka. Suasana penuh keakraban terlihat ketika masyarakat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang budaya.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kehidupan masyarakat Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat di Kota Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya,” ujarnya.

Simbol Toleransi Dan Persaudaraan Masyarakat

Muhammadin menjelaskan kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan buka puasa bersama menunjukkan eratnya persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini bukan sekadar momentum berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Kota Singkawang,” kata Muhammadin.

Ia menilai partisipasi warga non-Muslim dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.

Kebersamaan Dalam Keberagaman

Muhammadin menegaskan bahwa kebersamaan masyarakat Singkawang dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat dirawat menjadi kekuatan untuk membangun harmoni sosial.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk hidup rukun dan saling menghormati.

“Melalui kegiatan seperti ini kita menunjukkan bahwa Singkawang adalah kota yang hidup dalam persaudaraan. Di tengah berbagai perbedaan, masyarakat tetap bersatu dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Nilai Ramadhan Menguatkan Solidaritas Sosial

Ia menambahkan nilai-nilai Ramadhan seperti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi diharapkan tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, momentum kebersamaan tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Muhammadin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dan memperkuat semangat persatuan yang telah menjadi identitas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini menjadi gambaran indah bagaimana masyarakat Singkawang menjaga harmoni. Ribuan orang berkumpul tanpa memandang perbedaan, saling menghargai dan mempererat persaudaraan,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama akbar ini sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat Singkawang terus merawat nilai toleransi dan persatuan, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Sumber: ANTARA/Narwati

Perkuat Kebersamaan, Pemkab Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Peringati Satu Tahun JIKIR

Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo bersama Wakil Bupati Kuburaya Sukiryanto usai Buka Puasa Bersama pada Sabtu (7/3/2026) malam

KUBU RAYA - Momentum satu tahun kepemimpinan Bupati Kubu Raya Sujiwo dan Wakil Bupati Sukiryanto yang dikenal dengan pasangan JIKIR (Jiwo–Sukir) diperingati dengan kegiatan buka puasa bersama sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an. 

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan bersama masyarakat serta jajaran pemerintah daerah di kediaman Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag Di Komplek Al-Farizd Jalan Sepakat Pontianak pada hari Sabtu (7/3/2026).

Acara yang digelar pada bulan suci Ramadan itu dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Robi Firdaus, Kepala BNN Kalbar, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala OPD, serta undangan lainnya. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan satu tahun kepemimpinan Jiwo–Sukir dalam memimpin Kabupaten Kubu Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang telah diberikan selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama semua pihak.

“Momentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan refleksi atas perjalanan satu tahun kepemimpinan kami. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kubu Raya yang terus mendukung dan bersama-sama membangun daerah ini,” ujar Sujiwo.

Sujiwo juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Sukiryanto tetap berkomitmen menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pasangan JIKIR akan terus konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pasangan JIKIR akan tetap konsisten melayani dan mengabdi kepada masyarakat. Kami bekerja bukan untuk kepentingan golongan tertentu, apalagi kepentingan pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Kubu Raya,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Sujiwo juga menyampaikan rencana kegiatan kebersamaan bersama tim dan relawan JIKIR yang selama ini turut berjuang dalam perjalanan kepemimpinan mereka.

“Nantinya kami juga akan menggelar buka puasa bersama dengan tim dan para relawan sebagai bentuk kebersamaan dalam perjuangan. Sekaligus akan dilaksanakan Reuni Akbar JIKIR yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026,” ungkap Sujiwo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukiryanto mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Nuzulul Qur’an ini, kita diingatkan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ungkap Sukiryanto.

Sukiryanto juga menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati Sujiwo selalu bekerja sama dan saling mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun Kabupaten Kubu Raya.

“Dalam menjalankan pemerintahan, kami selalu bekerja sama dengan baik, saling berbagi tugas dan wewenang dalam melayani masyarakat. Tujuannya satu, yaitu agar pembangunan di Kubu Raya terus berjalan dan daerah ini semakin maju,” ujarnya.

Kegiatan diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh KH Zein Muchsin, Lc yang mengangkat makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia, dilanjutkan dengan doa bersama serta buka puasa bersama.

Suasana kebersamaan terlihat hangat saat para tamu undangan, pejabat daerah, dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kubu Raya yang lebih baik ke depan. (Tim)

Jumat, 06 Maret 2026

Wagub Krisantus Dorong Sinkronisasi Program Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan dorong sinkronisasi program dan penguatan sentra produksi kebutuhan pokok untuk mencegah inflasi menjelang Ramadan.
Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan dorong sinkronisasi program dan penguatan sentra produksi kebutuhan pokok untuk mencegah inflasi menjelang Ramadan.

SAMBAS -- Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan pasar murah yang digelar di berbagai daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri langsung kegiatan gelar pasar murah yang diselenggarakan di halaman Kantor Camat Tekarang, Kabupaten Sambas, Rabu (4/3/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan paket sembako bersubsidi yang dijual di bawah harga pasar. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan dasar seperti beras, gula, dan minyak goreng yang sangat dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Kehadiran pasar murah ini disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Pasar Murah Sebagai Upaya Jangka Pendek

Dalam sambutannya, Wagub Krisantus Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan salah satu langkah cepat pemerintah untuk meredam potensi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, peningkatan permintaan bahan pokok biasanya terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kondisi tersebut seringkali memicu kenaikan harga di pasar.

“Menjelang hari raya biasanya terjadi inflasi. Hari ini kita siapkan paket sembako dengan harga subsidi, dari Rp90 ribu menjadi Rp50 ribu per paket,” ujarnya di hadapan masyarakat.

Dengan adanya subsidi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga tekanan ekonomi menjelang hari besar dapat sedikit berkurang.

Kegiatan pasar murah juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di tingkat daerah, khususnya pada komoditas pangan yang menjadi penyumbang inflasi.

Inflasi Menjelang Hari Besar Keagamaan

Krisantus mengakui bahwa inflasi menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Lonjakan permintaan masyarakat terhadap berbagai komoditas pangan sering kali tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

Akibatnya, harga berbagai bahan pokok di pasar mengalami kenaikan yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Ia menilai bahwa kondisi tersebut tidak bisa hanya diatasi dengan kebijakan jangka pendek seperti pasar murah. Pemerintah daerah perlu menyusun strategi yang lebih komprehensif untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting agar berbagai program pengendalian inflasi dapat berjalan secara efektif.

Sinkronisasi Program Antar Dinas

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Barat menekankan pentingnya sinkronisasi program antar perangkat daerah. Ia meminta agar dinas-dinas terkait di lingkungan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dapat bekerja secara terintegrasi.

Menurutnya, setiap instansi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

“Kita pahami bahwa inflasi selalu terjadi menjelang hari raya karena meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan. Ke depan, saya minta ada sinkronisasi program dinas terkait untuk membangun sentra-sentra produksi kebutuhan pokok yang selama ini menjadi penyumbang inflasi,” tegasnya.

Dengan adanya koordinasi yang baik, berbagai program pemerintah di bidang pangan dan pertanian diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penguatan Sentra Produksi Kebutuhan Pokok

Selain memperkuat koordinasi antar instansi, Wagub Krisantus juga mendorong pengembangan sentra-sentra produksi bahan pokok di daerah. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan ketersediaan pasokan pangan secara berkelanjutan.

Jika daerah memiliki sentra produksi yang kuat, ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah dapat berkurang. Hal ini sekaligus dapat membantu menekan potensi kenaikan harga ketika permintaan meningkat.

Penguatan sentra produksi juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, seperti membuka peluang usaha bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor pangan.

Dengan demikian, strategi pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada stabilitas harga semata, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi daerah.

Kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Daerah

Wagub Krisantus berharap pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat dapat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dalam mengelola sektor pangan dan kebutuhan pokok.

Kerja sama tersebut penting agar kebijakan yang diambil dapat saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan sentra produksi harus disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah sekaligus mengurangi risiko inflasi yang sering muncul menjelang hari besar keagamaan.

Menjaga Stabilitas Harga untuk Kesejahteraan Masyarakat

Upaya pengendalian inflasi merupakan bagian penting dari kebijakan ekonomi daerah. Stabilitas harga bahan pokok tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Melalui program pasar murah dan rencana penguatan sentra produksi, pemerintah daerah berupaya menciptakan sistem distribusi dan produksi pangan yang lebih stabil.

Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, terutama pada momentum penting seperti Ramadan dan Idulfitri.

Ke depan, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pihak terkait diharapkan mampu menciptakan solusi jangka panjang dalam mengendalikan inflasi dan menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat.

Kamis, 05 Maret 2026

Macam-Macam yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap Agar Tidak Salah dan Terhindar dari Batal Puasa

Panduan lengkap tentang macam-macam yang menyebabkan batal puasa, disertai penjelasan hukum, dalil, dan kondisi yang sering disalahpahami agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai syariat Islam. (Gambar ilustrasi AI)
Panduan lengkap tentang macam-macam yang menyebabkan batal puasa, disertai penjelasan hukum, dalil, dan kondisi yang sering disalahpahami agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai syariat Islam. (Gambar ilustrasi AI)

JAKARTA -- Puasa adalah ibadah yang penuh makna dan menjadi kewajiban bagi umat Islam saat bulan Ramadhan. Namun, masih banyak orang yang belum memahami secara menyeluruh apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan batal puasa. Padahal, pemahaman ini sangat penting agar ibadah yang dijalankan tetap sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

Artikel ini akan membahas secara lengkap macam-macam yang membatalkan puasa berdasarkan dalil dan penjelasan para ulama, dengan bahasa yang mudah dipahami. Semoga bisa menjadi panduan praktis agar kita lebih tenang dan yakin saat menjalankan ibadah puasa.

Secara sederhana, batal puasa adalah keadaan di mana seseorang melakukan sesuatu yang menyebabkan puasanya tidak sah dan harus diganti (qadha), atau bahkan disertai kewajiban kafarat dalam kondisi tertentu.

Puasa sendiri berarti menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat karena Allah SWT. Maka, ketika salah satu larangan ini dilanggar secara sengaja, puasa bisa menjadi tidak sah.

Macam-Macam yang Membatalkan Puasa

Panduan lengkap tentang macam-macam yang menyebabkan batal puasa, disertai penjelasan hukum, dalil, dan kondisi yang sering disalahpahami agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai syariat Islam. (Gambar ilustrasi AI)
Panduan lengkap tentang macam-macam yang menyebabkan batal puasa, disertai penjelasan hukum, dalil, dan kondisi yang sering disalahpahami agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai syariat Islam. (Gambar ilustrasi AI)

Berikut ini adalah hal-hal yang secara umum disepakati para ulama sebagai penyebab batal puasa:

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Ini adalah penyebab batal puasa yang paling jelas. Jika seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari saat berpuasa, maka puasanya batal.

Namun, jika seseorang makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa orang yang lupa makan atau minum saat puasa, itu adalah rezeki dari Allah dan puasanya tetap dilanjutkan.

Kuncinya adalah unsur kesengajaan.

2. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadhan

Melakukan hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadhan termasuk dosa besar dan menyebabkan batal puasa. Tidak hanya wajib qadha, tetapi juga wajib membayar kafarat.

Kafaratnya adalah:

  • Membebaskan budak (jika tidak mampu, lanjut ke opsi berikutnya)

  • Berpuasa dua bulan berturut-turut

  • Memberi makan 60 orang miskin

Ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran ini dalam syariat Islam.

3. Keluarnya Air Mani dengan Sengaja

Jika seseorang dengan sengaja mengeluarkan air mani, baik melalui masturbasi, rangsangan, atau aktivitas lain yang disengaja, maka itu termasuk batal puasa.

Namun, jika keluarnya mani terjadi karena mimpi basah (ihtilam), maka puasanya tetap sah karena tidak disengaja.

Sekali lagi, unsur kesengajaan menjadi faktor utama dalam menentukan batal puasa.

4. Muntah dengan Sengaja

Muntah juga bisa menyebabkan batal puasa jika dilakukan dengan sengaja, misalnya dengan memasukkan jari ke tenggorokan atau tindakan lain yang memicu muntah.

Namun, jika muntah terjadi secara tidak sengaja karena sakit atau mual tiba-tiba, maka puasanya tetap sah dan bisa dilanjutkan.

5. Haid dan Nifas

Bagi perempuan, datangnya haid atau nifas menyebabkan batal puasa. Meskipun hanya beberapa menit sebelum waktu berbuka, puasanya tetap tidak sah dan wajib diganti di hari lain setelah Ramadhan.

Karena itu, penting bagi wanita untuk memahami siklus haidnya agar bisa memperkirakan dan mempersiapkan diri.

6. Hilang Akal atau Gila

Jika seseorang kehilangan akal, misalnya karena gangguan jiwa atau pingsan sepanjang hari, maka puasanya tidak sah.

Puasa mensyaratkan kesadaran penuh. Jika seseorang tidak sadar sepanjang hari, maka tidak terpenuhi syarat sah puasa.

7. Murtad atau Keluar dari Islam

Keluar dari agama Islam menyebabkan seluruh amal ibadah menjadi gugur, termasuk puasa. Jika seseorang murtad saat sedang berpuasa, maka otomatis puasanya batal.

Semoga kita semua dijaga keimanan hingga akhir hayat.

Hal yang Sering Disangka Batal Puasa, Padahal Tidak

Banyak orang merasa cemas karena takut batal puasa akibat hal-hal yang sebenarnya tidak membatalkan. Berikut beberapa contohnya:

  • Menelan ludah sendiri

  • Mandi atau berenang (selama tidak ada air yang tertelan dengan sengaja)

  • Menggunakan obat tetes mata atau telinga (menurut sebagian besar ulama)

  • Mimisan yang tidak disengaja

  • Bermimpi basah

Mengetahui hal ini penting agar kita tidak was-was berlebihan saat berpuasa.

Bagaimana Jika Sudah Terlanjur Batal Puasa?

Jika seseorang melakukan hal yang menyebabkan batal puasa, maka langkah yang perlu dilakukan adalah:

  1. Segera berhenti dari perbuatan tersebut

  2. Tetap menahan diri hingga waktu berbuka sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadhan

  3. Mengganti puasa di hari lain (qadha)

  4. Membayar kafarat jika termasuk pelanggaran berat seperti hubungan suami istri di siang hari

Jangan berkecil hati. Islam adalah agama yang penuh rahmat. Kesalahan bisa diperbaiki dengan taubat yang sungguh-sungguh.

Pentingnya Memahami Penyebab Batal Puasa

Memahami apa saja yang membatalkan puasa bukan sekadar untuk menghindari kesalahan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk keseriusan kita dalam menjalankan ibadah.

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari segala hal yang bisa merusak nilai ibadah. Dengan memahami aturan ini, kita bisa menjalankan Ramadhan dengan lebih tenang, fokus, dan penuh keikhlasan.

Macam-macam yang membatalkan puasa meliputi makan dan minum dengan sengaja, hubungan suami istri di siang hari, keluarnya mani dengan sengaja, muntah dengan sengaja, haid dan nifas, hilang akal, serta murtad.

Memahami penyebab batal puasa adalah langkah penting agar ibadah kita tetap sah dan diterima. Jangan hanya berpuasa secara fisik, tetapi juga jaga hati, pikiran, dan perbuatan.

Semoga artikel ini membantu Anda lebih memahami tentang batal puasa dan membuat ibadah Ramadhan Anda semakin berkualitas. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan kepada keluarga dan teman agar semakin banyak yang tercerahkan.

Makna Puasa di Bulan Ramadhan: Ibadah, Pengendalian Diri, dan Kepedulian Sosial

Makna puasa di bulan Ramadhan mencakup ibadah, pengendalian diri, peningkatan spiritual, serta kepedulian sosial. Artikel ini membahas nilai puasa sebagai sarana pembentukan karakter dan ketakwaan. (Gambar ilustrasi AI)
Makna puasa di bulan Ramadhan mencakup ibadah, pengendalian diri, peningkatan spiritual, serta kepedulian sosial. Artikel ini membahas nilai puasa sebagai sarana pembentukan karakter dan ketakwaan. (Gambar ilustrasi AI)

Borneotribun, Lifestyle -- Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama satu bulan penuh, umat Muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. 

Namun, makna puasa di bulan Ramadhan tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, melainkan mencakup pembinaan spiritual, pengendalian diri, hingga penguatan solidaritas sosial.

1. Puasa sebagai Bentuk Ketaatan dan Ibadah

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah ini menjadi wujud kepatuhan atas perintah Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Melalui puasa, seorang Muslim belajar untuk menempatkan ketaatan kepada Tuhan di atas dorongan hawa nafsu. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari melatih kedisiplinan serta keikhlasan dalam beribadah.

2. Melatih Pengendalian Diri dan Kesabaran

Makna puasa di bulan Ramadhan juga terletak pada proses pembentukan karakter. Puasa mengajarkan kesabaran, pengendalian emosi, dan kemampuan menahan amarah. Dalam kehidupan sehari-hari, pengendalian diri menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial, pekerjaan, hingga pengambilan keputusan.

Dengan berpuasa, seseorang tidak hanya menahan lapar secara fisik, tetapi juga menjaga lisan, sikap, dan perbuatan. Nilai ini membentuk pribadi yang lebih tenang, bijaksana, dan penuh pertimbangan.

3. Menumbuhkan Empati dan Kepedulian Sosial

Saat merasakan lapar dan dahaga, umat Islam diingatkan pada kondisi saudara-saudara yang hidup dalam kekurangan. Dari sinilah tumbuh empati dan kepedulian sosial.

Bulan Ramadhan identik dengan peningkatan aktivitas sedekah, zakat, dan berbagi makanan berbuka. Semangat berbagi ini memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat serta menumbuhkan rasa persaudaraan.

4. Momentum Introspeksi dan Pembersihan Diri

Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk muhasabah atau introspeksi diri. Banyak orang memanfaatkan bulan ini untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

Puasa menjadi sarana pembersihan hati dari sifat-sifat negatif seperti iri, dengki, dan sombong. Dengan hati yang lebih bersih, seseorang diharapkan mampu kembali kepada fitrah setelah Hari Raya Idul Fitri.

5. Meningkatkan Kualitas Spiritual

Selain ibadah puasa, Ramadhan dipenuhi dengan amalan sunnah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan i’tikaf. Rangkaian ibadah ini memperdalam hubungan spiritual antara hamba dan Tuhannya.

Banyak umat Muslim merasakan ketenangan batin dan kedekatan spiritual yang lebih kuat selama bulan Ramadhan. Inilah salah satu makna terdalam dari puasa, yaitu menghadirkan kesadaran akan tujuan hidup dan nilai-nilai ketuhanan.

Makna puasa di bulan Ramadhan jauh melampaui aktivitas menahan lapar dan dahaga. Puasa adalah proses pembelajaran spiritual, penguatan karakter, serta pengembangan empati sosial. Melalui ibadah ini, umat Islam diajak untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, disiplin, peduli, dan bertakwa.

Semoga setiap Ramadhan yang kita jalani bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga momentum perubahan menuju diri yang lebih baik. Jika kamu ingin, saya juga bisa bantu tambahkan kutipan ayat Al-Qur’an atau hadis agar artikelnya lebih mendalam dan kuat secara referensi.

Ramadhan: Bulan Penyucian Diri, Momentum Perubahan, dan Penguat Solidaritas Umat

Ramadhan menjadi momentum penyucian diri melalui puasa, penguatan spiritualitas, peningkatan empati sosial, serta pembentukan karakter disiplin dan solidaritas umat Islam di era modern.
Ramadhan menjadi momentum penyucian diri melalui puasa, penguatan spiritualitas, peningkatan empati sosial, serta pembentukan karakter disiplin dan solidaritas umat Islam di era modern.

Borneotribun, Lifestyle -- Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa yang dinanti umat Muslim di seluruh dunia. Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, Ramadhan merupakan waktu untuk memperdalam spiritualitas, memperbaiki diri, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Selama satu bulan penuh, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun esensi Ramadhan sesungguhnya tidak berhenti pada ibadah fisik semata. Bulan suci ini menghadirkan ruang refleksi yang mendalam tentang kesabaran, pengendalian diri, kejujuran, serta empati terhadap sesama.

Makna Puasa yang Lebih Luas

Puasa dalam Ramadhan mengajarkan disiplin dan konsistensi. Ketika seseorang mampu menahan diri dari hal-hal yang secara lahiriah diperbolehkan di luar waktu puasa, ia juga dilatih untuk menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Nilai pengendalian diri ini sangat relevan dalam kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi. Ramadhan menjadi kesempatan untuk “mengatur ulang” pola hidup baik dalam hal konsumsi, penggunaan waktu, maupun interaksi sosial.

Selain itu, puasa juga menumbuhkan empati sosial. Rasa lapar yang dirasakan setiap hari menjadi pengingat akan kondisi saudara-saudara yang hidup dalam keterbatasan. Tidak heran jika Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas sedekah, zakat, dan berbagai gerakan sosial kemanusiaan.

Tradisi dan Kearifan Lokal di Bulan Ramadhan

Di Indonesia, Ramadhan memiliki kekayaan tradisi yang beragam di setiap daerah. Mulai dari kegiatan sahur bersama, ngabuburit menunggu waktu berbuka, hingga pasar takjil yang menjamur di berbagai sudut kota.

Tradisi tersebut bukan sekadar kebiasaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguat kebersamaan. Keluarga yang jarang berkumpul kembali duduk satu meja saat berbuka puasa. Masjid-masjid dipenuhi jamaah yang melaksanakan salat tarawih. Suasana religius terasa lebih hangat dan hidup.

Momentum ini memperlihatkan bagaimana Ramadhan bukan hanya ritual individual, melainkan juga peristiwa sosial yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Ramadhan di Era Digital

Perkembangan teknologi turut mengubah cara masyarakat menjalani Ramadhan. Kajian keislaman kini dapat diakses melalui platform digital. Pengingat waktu salat dan imsak tersedia dalam aplikasi gawai. Bahkan, pembayaran zakat dan donasi bisa dilakukan secara daring.

Meski demikian, esensi Ramadhan tetap sama: memperbaiki kualitas iman dan akhlak. Tantangan di era digital justru terletak pada kemampuan menjaga fokus dan memanfaatkan teknologi secara bijak agar tidak mengurangi nilai ibadah.

Momentum Perubahan yang Berkelanjutan

Salah satu tujuan utama Ramadhan adalah membentuk pribadi yang lebih bertakwa. Idealnya, nilai-nilai kebaikan yang dibangun selama satu bulan tidak berhenti ketika Ramadhan usai.

Disiplin waktu, kebiasaan membaca Al-Qur’an, semangat berbagi, serta menjaga lisan dari perkataan buruk diharapkan menjadi karakter permanen. Ramadhan adalah titik awal perubahan, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Karena itu, setiap Ramadhan sejatinya adalah kesempatan emas. Kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan, memperkuat ikatan keluarga, serta memperluas kepedulian sosial.