Berita BorneoTribun: SDM Unggul hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label SDM Unggul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDM Unggul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Pemprov Kalbar Gandeng STMKG, Buka Peluang Emas Putra Daerah Jadi ASN BMKG

Pemprov Kalbar kerja sama dengan STMKG untuk membuka peluang pendidikan kedinasan BMKG bagi putra daerah dan mencetak SDM unggul menghadapi tantangan iklim.
Pemprov Kalbar kerja sama dengan STMKG untuk membuka peluang pendidikan kedinasan BMKG bagi putra daerah dan mencetak SDM unggul menghadapi tantangan iklim.

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini bertujuan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Kalbar untuk menempuh pendidikan kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah, khususnya di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

“Kerja sama ini akan segera kami tindak lanjuti agar peluang bagi putra daerah Kalbar semakin besar untuk masuk STMKG,” ujar Harisson usai pertemuan di Pontianak, Kamis.

Respons Minimnya Perwakilan Kalbar

Harisson mengungkapkan, inisiatif ini muncul karena minimnya keterwakilan putra daerah Kalbar di STMKG dalam hampir satu dekade terakhir. Padahal, kebutuhan tenaga ahli di bidang tersebut terus meningkat, terutama untuk mendukung pembangunan berbasis mitigasi bencana dan perubahan iklim.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kalbar bersama STMKG akan membentuk tim kerja guna menyusun draft nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar implementasi program.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kerja sama pendidikan kedinasan yang mampu mencetak SDM unggul dengan wawasan global, sekaligus tetap berorientasi pada pembangunan daerah.

STMKG Siapkan Kuota Afirmasi Mulai 2026

Rektor STMKG, Deni Septiadi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai langkah ini penting untuk memperluas akses pendidikan bagi putra-putri daerah, khususnya dari Kalbar.

“Kami berharap semakin banyak putra daerah Kalbar yang dapat kuliah di STMKG. Setelah lulus, mereka akan menjadi ASN dan kembali ke daerah untuk berkontribusi,” jelasnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala selama ini adalah tingginya ambang batas kelulusan. Untuk mengatasi hal tersebut, STMKG akan mulai memberikan kuota afirmasi khusus bagi calon mahasiswa asal Kalbar pada tahun 2026.

Pentingnya SDM Iklim Di Kalimantan Barat

Kerja sama ini dinilai sangat strategis mengingat Kalimantan Barat merupakan wilayah yang kerap menghadapi berbagai tantangan kebencanaan, seperti curah hujan tinggi, kemarau ekstrem, hingga fenomena El Nino.

Kondisi tersebut menuntut ketersediaan tenaga ahli di bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasi yang mumpuni.

Selain menjanjikan status aparatur sipil negara (ASN), lulusan STMKG juga memiliki peluang pengembangan karier yang luas, termasuk akses beasiswa melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta kerja sama internasional dengan perguruan tinggi di Inggris dan Tiongkok.

Komitmen Jangka Panjang Pembangunan SDM

Kerja sama antara Pemprov Kalbar dan STMKG menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim dan perkembangan global.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kalbar yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus kembali membangun daerah asalnya.

FAQ

1. Apa tujuan kerja sama Pemprov Kalbar dengan STMKG?
Untuk membuka akses lebih luas bagi putra daerah Kalbar dalam pendidikan kedinasan dan mencetak SDM unggul di bidang iklim dan geofisika.

2. Apa keuntungan kuliah di STMKG?
Lulusan STMKG langsung diangkat menjadi ASN di lingkungan BMKG serta memiliki peluang karier dan beasiswa internasional.

3. Kapan kuota afirmasi STMKG untuk Kalbar mulai berlaku?
Kuota afirmasi khusus direncanakan mulai tahun 2026.

4. Kenapa Kalbar butuh SDM di bidang ini?
Karena wilayah Kalbar rentan terhadap bencana iklim seperti hujan ekstrem, kemarau panjang, dan El Nino.

5. Apa saja bidang yang dipelajari di STMKG?
Meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasi.

Selasa, 15 Juli 2025

Wagub Kalbar Lantik PMKRI Pontianak dan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Bahasa Inggris untuk SDM Unggul

Wagub Kalbar Lantik PMKRI Pontianak dan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Bahasa Inggris untuk SDM Unggul
Wagub Kalbar Lantik PMKRI Pontianak dan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Bahasa Inggris untuk SDM Unggul.

Pontianak — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus S.IP., M.Si., hadir dalam momen penting pelantikan pengurus baru PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Cabang Pontianak Santo Thomas More untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD Provinsi Kalbar pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Krisantus mengucapkan selamat kepada para pengurus baru dan memberikan pesan penuh semangat tentang pentingnya kepercayaan diri serta kesiapan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

"Kalian semua adalah masa depan bangsa. Jangan ragu untuk bermimpi besar dan berani tampil sebagai pemimpin. Percaya diri itu kuncinya," ucapnya dengan semangat.

Lebih dari sekadar pelantikan, acara ini juga menjadi momen refleksi tentang pentingnya nilai-nilai kemanusiaan. Wakil Gubernur mengajak PMKRI untuk terus menanamkan nilai cinta kasih, menjauhkan diri dari rasa iri, dan tetap berdiri netral dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks.

“Toleransi itu pondasi. Tanpa toleransi, kita gampang terpecah. Mahasiswa harus bisa jadi contoh dalam menjaga persatuan,” tambahnya.

Literasi dan Bahasa Inggris Jadi Kunci Masa Depan

Salah satu sorotan utama dalam pidato Krisantus adalah pentingnya literasi digital dan penguasaan bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Menurutnya, di tengah derasnya informasi digital dan tantangan global yang makin rumit, kemampuan memilah informasi dan berkomunikasi dalam bahasa internasional menjadi hal mutlak.

“Kita hidup di era digital dan global. Bahasa Inggris bukan cuma pelajaran tambahan, tapi skill wajib. Banyak ilmu dan teknologi terbaru ditulis dalam Bahasa Inggris. Kalau anak muda Kalbar bisa menguasainya, kita bisa mengejar ketertinggalan dan bahkan melampauinya,” jelasnya.

Krisantus juga menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari generasi muda. Ia mendorong PMKRI untuk aktif mengambil peran sebagai motor penggerak perubahan di Kalbar, baik melalui kegiatan sosial, pendidikan, maupun advokasi isu-isu strategis daerah.

Tak hanya membahas SDM, Krisantus turut menyoroti pentingnya peninjauan ulang skema transfer dana ke daerah. Menurutnya, formula yang berbasis luas wilayah seharusnya lebih adil jika mempertimbangkan jumlah penduduk. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan hasil bumi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Kalbar.

“Kalbar harus bisa berdiri di atas kaki sendiri. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana kita kelola dengan bijak dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Krisantus menyampaikan harapan besar kepada seluruh anggota PMKRI agar bisa menjadi generasi unggul yang berkontribusi nyata bagi Kalimantan Barat dan Indonesia.

“Saya ingin kalian semua jadi agen perubahan. Pegang teguh nilai toleransi, tetap independen, kuasai literasi digital, dan pastikan Bahasa Inggris ada di genggaman kalian. Dengan begitu, kalian siap bersaing di level global dan membawa Kalbar menuju masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.