Berita BorneoTribun: SPBU hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label SPBU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPBU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Hemat Energi Demi Ketahanan Nasional

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya — Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penghematan energi.

“Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, baik secara pribadi maupun institusi,” ujar Edi saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Isu Kenaikan BBM Dipastikan Tidak Benar

Edi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. “Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas beredarnya informasi yang belum tentu benar di tengah masyarakat.

Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang dapat memicu kepanikan seperti pembelian bahan bakar secara berlebihan (panic buying).

Menurut Edi, perilaku konsumsi yang wajar sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi di lapangan.

Strategi Pertamina Jaga Pasokan Energi

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan, seperti:

  • Negosiasi dengan supplier

  • Optimalisasi distribusi energi

  • Penguatan rantai pasok

Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan energi tetap aman dan merata bagi masyarakat. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.

Peran Masyarakat Jadi Kunci Stabilitas Energi

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas energi nasional. Dengan penggunaan energi yang bijak, distribusi BBM dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Selain itu, kesadaran publik dalam menyaring informasi juga berperan penting untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik per April 2026?
Tidak. Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean dipicu oleh kekhawatiran masyarakat akibat isu kenaikan BBM yang tidak benar.

3. Apa yang dimaksud panic buying BBM?
Pembelian BBM secara berlebihan karena panik, bukan berdasarkan kebutuhan.

4. Apa imbauan Pertamina kepada masyarakat?
Menggunakan energi secara bijak dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

5. Bagaimana Pertamina menjaga pasokan energi?
Melalui optimalisasi distribusi, negosiasi dengan supplier, dan penguatan rantai pasok.

BBM Tidak Naik, Pertamina Fokus Jaga Pasokan Di Tengah Lonjakan Permintaan

Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

BANJARMASIN – Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil tanpa perubahan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat distribusi energi agar pasokan tetap aman di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dijalankan seiring arahan pemerintah, sekaligus diikuti strategi operasional seperti optimalisasi rantai pasok dan koordinasi intensif dengan pemasok energi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya menjalankan kebijakan harga, tetapi juga memastikan distribusi berjalan optimal di lapangan.

“Kami senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM, serta melakukan langkah strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi,” ujarnya, Rabu.

Fokus Jaga Pasokan di Tengah Isu Kenaikan Harga

Roberth menjelaskan, stabilitas pasokan menjadi prioritas utama di tengah dinamika informasi yang beredar di masyarakat. Isu kenaikan harga BBM sebelumnya sempat memicu lonjakan konsumsi di sejumlah daerah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina memperkuat distribusi agar tidak terjadi kekosongan pasokan akibat peningkatan pembelian dalam waktu singkat.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut antrean di sejumlah SPBU dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi.

“Memang terdapat kekhawatiran dari masyarakat sejak beredarnya isu kenaikan harga BBM, yang berdampak pada antrean. Namun, Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM,” jelasnya.

Imbauan Hindari Panic Buying

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” tambah Edi.

Perusahaan menilai, pola konsumsi masyarakat yang wajar sangat berperan dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Hal ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

Sebagai operator distribusi energi, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus patuh pada regulasi pemerintah sekaligus menjaga keandalan layanan.

Penguatan distribusi dan stabilitas harga diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik saat ini?
Tidak. Pemerintah dan Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga BBM.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean terjadi karena kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga, bukan karena kelangkaan pasokan.

3. Apakah stok BBM aman?
Ya, Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi berjalan optimal.

4. Apa imbauan dari Pertamina ke masyarakat?
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

5. Apa langkah Pertamina menjaga distribusi?
Optimalisasi rantai pasok, koordinasi dengan supplier, dan penguatan distribusi di lapangan.

Rabu, 18 Maret 2026

Pemkot Singkawang Atur Pembelian BBM, Motor dan Mobil Dibatasi Volume Harian

Pemkot Singkawang batasi jam operasional SPBU sampai pukul 00.00 WIB dan volume BBM per kendaraan buat atasi antrean panjang dan distribusi lebih merata. (Gambar ilustrasi AI)
Pemkot Singkawang batasi jam operasional SPBU sampai pukul 00.00 WIB dan volume BBM per kendaraan buat atasi antrean panjang dan distribusi lebih merata. (Gambar ilustrasi AI)

Singkawang – Eh, Sobat Singkawang! Kabar terbaru nih, Pemkot Singkawang lagi ambil langkah cepat buat atasi antrean panjang BBM di SPBU. Jadi, mulai sekarang jam operasional SPBU cuma sampai pukul 00.00 WIB aja, guys.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bilang kebijakan ini sementara aja, sampai distribusi BBM dan antreannya normal lagi. “Pembatasan jam operasional ini sifatnya sementara sampai kondisi antrean BBM kembali normal,” ujarnya santai waktu ditemui di Singkawang, Selasa kemarin.

Langkah ini diatur lewat Surat Edaran yang sudah disepakati bareng Forkopimda, pihak Pertamina, dan pengelola SPBU. Jadi, bukan asal-asalan, bro. Tujuannya jelas, buat ngeredain fenomena panic buying yang bikin permintaan BBM naik gila-gilaan.

Selain batasi jam, Pemkot juga ngatur volume pembelian BBM jenis Pertalite:

  • Motor <125 cc: maksimal 3 liter per hari

  • Motor >125 cc: maksimal 5 liter per hari

  • Mobil/roda empat: maksimal 30 liter per hari

“Kebijakan ini biar distribusi lebih merata dan antrean panjang di SPBU nggak makin parah,” jelas Pak Wali Kota.

Yang seru, kendaraan pelayanan publik tetep jadi prioritas, lho. Ambulans, mobil pemadam kebakaran, sampai truk sampah bisa lebih gampang isi BBM tanpa ribet.

Biar aturan jalan lancar, TNI-Polri juga siap-siap di tiap SPBU buat ngawasin. Bahkan, ada jalur khusus buat beli BBM pakai jeriken, tapi harus bawa surat rekomendasi dari instansi terkait, ya.

Pak Wali juga ngingetin ke masyarakat supaya tenang dan beli BBM secukupnya aja, jangan panik, supaya distribusi lancar dan antrean nggak makin panjang.

Kamis, 20 Maret 2025

Kecurangan SPBU di Bogor: Modus Licik Kurangi Takaran BBM

Kecurangan SPBU di Bogor Modus Licik Kurangi Takaran BBM
Kecurangan SPBU di Bogor: Modus Licik Kurangi Takaran BBM. (Gambar ilustrasi)

JAKARTA - Baru-baru ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus kecurangan SPBU di Jalan Alternatif Sentul, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. 

Modus curang SPBU ini dilakukan dengan menggunakan perangkat tambahan untuk mengurangi volume BBM yang diterima oleh konsumen.

Modus Curang SPBU dalam Pengurangan Volume BBM

Kecurangan SPBU di Bogor Modus Licik Kurangi Takaran BBM
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin.

Menurut Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, SPBU nakal ini memasang kabel tambahan berjenis kabel data yang tersambung ke dalam blok kabel arus mesin di bawah dispenser. 

Kabel ini terhubung dengan alat listrik serta modul tertentu yang berfungsi untuk memanipulasi takaran BBM yang keluar dari pompa.

"Alat tambahan ini terdiri atas mini smartswitch, PCB, dua relay, serta beberapa komponen elektronik lainnya. Semua alat ini disembunyikan di tempat yang sulit dijangkau, sehingga tidak terdeteksi oleh petugas Metrologi legal saat melakukan tera ulang tahunan," jelas Brigjen Nunung, Rabu (19/3/2025).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait pengurangan volume BBM di SPBU tersebut. 

Tim penyelidik dari Subdit 1 Ditipitter, Direktorat Tertentu, serta Direktorat Metrologi PKTN Kementerian Perdagangan dan PT Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan di lokasi. Hasilnya, ditemukan alat yang secara ilegal mengurangi takaran BBM.

Sanksi bagi SPBU Curang

Tindakan curang ini tentu merugikan konsumen dan melanggar hukum. SPBU yang terbukti melakukan kecurangan bisa dikenakan sanksi tegas, mulai dari pencabutan izin usaha, denda besar, hingga tuntutan pidana bagi pengelola SPBU nakal. 

Dalam kasus ini, pihak Kemendag bersama Bareskrim Polri langsung menyegel SPBU yang terlibat.

Tips Menghindari Kecurangan SPBU

Sebagai konsumen, kita perlu waspada agar tidak menjadi korban modus curang SPBU. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Gunakan SPBU Resmi – Pilih SPBU yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.
  2. Perhatikan Takaran BBM – Cek indikator BBM di kendaraan sebelum dan sesudah pengisian.
  3. Hindari Pengisian Saat Sibuk – Modus curang sering dilakukan saat antrean panjang, karena pelanggan cenderung tidak memperhatikan detail pengisian.
  4. Minta Struk Pembelian – Struk bisa menjadi bukti jika ada indikasi pengurangan volume BBM.
  5. Laporkan Jika Curiga – Jika merasa dirugikan, segera laporkan ke pihak berwenang seperti Pertamina atau Kementerian Perdagangan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi semua SPBU agar tetap beroperasi secara jujur dan tidak mencari keuntungan dengan cara curang. 

Konsumen pun harus lebih teliti agar tidak menjadi korban SPBU nakal. 

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan kecurangan, diharapkan praktik curang ini bisa diberantas.

Minggu, 14 Juni 2020

Muatan Truck Tinggi, Robohkan Atap Pompa SPBU Simpang Ampar Tayan


Fhoto : Knopi pelindung pompa BBM jenis pertalite di SPBU Simpang Ampar Tayan Hilir, Tumbang.

BORNEOTRIBUN I SANGGAU - Akibat muatan diangkut truck Nopol KB 9412 EA warna kuning, yang dikemudikan Ardiman (45) beralamat di Dusun Laja Permai, Desa Paal Tengah, Kecamatan Nangah Pinoh, Kabupaten Melawi. Atap pelindung pompa BBM jenis pertalite di SPBU Simpang Ampar Tayan Hilir tumbang. Sabtu, 13/6/20 sekitar pukul 17.15 Wib.

Kapolres Sanggau AKBP Raymond Marcelino Masengi melalui Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Sagi SH menuturkan kejadian itu bermula saat Ardiman yang mengemudikan truck KB 8643 DC hendak mengisi BBM di SPBU Simpang Ampar.

Dan sang sopir inipun membelokkan truck bermuatan itu masuk ke SPBU yang berada di Dusun Danau Teluk, Desa Cempesak tersebut.

" saat memasuki area pompa BBM jenis solar. Karena muatannya yang tinggi, sangkut dan atap pelindung Pmpa BBM tumbang ". Ujar Kapolsek..

Mendapatkan kejadian itu, petugas gabungan Polsek Tayan Hilir meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk melaksanakan pengamanan dan mengumpulkan barang bukti serta merapikan barang-barang yang berserakan.


Penulis : Tim Liputan / Rilis
Editor    : Herman