Berita BorneoTribun: Samsung Galaxy hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Samsung Galaxy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samsung Galaxy. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2026

Samsung Tunjukkan Cara Isolasi Messenger Max Di Galaxy Lewat Folder Knox

Samsung menunjukkan cara mengisolasi Messenger Max di HP Galaxy menggunakan Folder Knox untuk meningkatkan keamanan data dan privasi pengguna.
Samsung menunjukkan cara mengisolasi Messenger Max di HP Galaxy menggunakan Folder Knox untuk meningkatkan keamanan data dan privasi pengguna.

JAKARTA - Samsung kembali menegaskan pentingnya keamanan data pengguna dengan menghadirkan solusi praktis lewat fitur Folder Knox di perangkat Galaxy. Fitur ini memungkinkan pengguna mengisolasi aplikasi seperti Messenger Max dalam ruang khusus yang terpisah dari sistem utama.

Langkah ini dinilai relevan di tengah meningkatnya kekhawatiran soal privasi digital, terutama bagi pengguna yang memiliki akun ganda atau ingin memisahkan aktivitas pribadi dan pekerjaan.

Folder Knox: Seperti Punya Dua Smartphone Dalam Satu Perangkat

Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung, kembali mengingatkan pengguna bahwa perangkat Galaxy telah dilengkapi fitur Folder Knox, sebuah ruang aman yang memungkinkan pengguna membuat lingkungan terpisah di dalam satu smartphone.

Secara sederhana, Folder Knox bekerja seperti “smartphone kedua” di dalam satu perangkat. Semua aplikasi dan file yang berada di dalam folder tersebut tidak terhubung langsung dengan sistem utama.

Folder ini dilindungi menggunakan:

  • Kata sandi (password)

  • PIN

  • Biometrik seperti sidik jari atau pemindai wajah

Selain itu, sistem Knox dilengkapi enkripsi tambahan, sehingga tingkat keamanan data menjadi lebih tinggi dibandingkan penyimpanan biasa.

Messenger Max Bisa Dipakai Dengan Akun Berbeda

Dalam contoh yang dibagikan Samsung, aplikasi Messenger Max digunakan untuk menunjukkan bagaimana isolasi aplikasi dapat dilakukan dengan mudah.

Jika Messenger Max dipasang di dalam Folder Knox, pengguna bisa:

  • Login menggunakan akun berbeda

  • Memiliki riwayat chat yang terpisah

  • Menjaga data pribadi tetap aman

  • Menghindari tercampurnya data kerja dan pribadi

Hal ini sangat berguna bagi pengguna yang mengelola dua identitas digital dalam satu perangkat, misalnya untuk bisnis dan komunikasi pribadi.

Langkah-Langkah Instal Aplikasi di Folder Knox

Samsung juga menyediakan panduan resmi yang cukup sederhana untuk menambahkan aplikasi ke dalam Folder Knox.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka Folder Knox di perangkat Galaxy

  2. Tekan tombol “+” (Tambah Aplikasi)

  3. Pilih toko aplikasi:

    • Google Play Store

    • Galaxy Store

  4. Login menggunakan akun Samsung atau buat akun baru

  5. Cari aplikasi yang diinginkan, misalnya Messenger Max

  6. Tekan tombol Instal

  7. Aplikasi akan otomatis terpasang di dalam Folder Knox

Setelah itu, aplikasi akan berjalan secara independen tanpa terhubung langsung dengan aplikasi di sistem utama.

Kenapa Fitur Knox Penting Untuk Keamanan Digital?

Di era digital saat ini, risiko kebocoran data semakin meningkat. Banyak pengguna menyimpan data sensitif seperti dokumen kerja, foto pribadi, hingga percakapan penting di smartphone.

Fitur Knox hadir sebagai solusi untuk:

  • Memisahkan data kerja dan pribadi

  • Mengurangi risiko akses ilegal

  • Menjaga kerahasiaan komunikasi

  • Memberikan kontrol lebih terhadap aplikasi sensitif

Teknologi keamanan Knox sendiri sudah lama menjadi salah satu fitur unggulan perangkat Galaxy, terutama di segmen bisnis dan profesional.

Bisa Digunakan Di Smartphone Lain Dengan Metode Serupa

Selain perangkat Galaxy, metode menjalankan aplikasi dalam lingkungan terisolasi juga dapat dilakukan pada beberapa smartphone lain melalui fitur atau aplikasi pihak ketiga.

Namun, penggunaan Folder Knox di perangkat Galaxy tetap dianggap lebih praktis karena sudah terintegrasi langsung di dalam sistem.

Analisis: Tren Privasi Digital Semakin Jadi Prioritas

Dalam beberapa tahun terakhir, privasi digital menjadi topik utama dalam dunia teknologi. Banyak produsen smartphone berlomba menghadirkan fitur keamanan tambahan untuk melindungi data pengguna.

Langkah Samsung menyoroti kembali fungsi Folder Knox menunjukkan bahwa kesadaran keamanan digital kini menjadi kebutuhan utama, bukan lagi sekadar fitur tambahan.

Bagi pengguna yang sering berpindah akun atau menyimpan data sensitif, fitur isolasi aplikasi seperti ini bisa menjadi solusi yang sangat relevan.

FAQ

1. Apa itu Folder Knox di HP Samsung Galaxy?
Folder Knox adalah ruang penyimpanan aman di HP Galaxy yang memungkinkan aplikasi dan file berjalan dalam sistem terpisah dengan perlindungan enkripsi.

2. Apakah Messenger Max bisa dipakai dengan dua akun di satu HP?
Ya, jika diinstal di Folder Knox, Messenger Max bisa digunakan dengan akun berbeda tanpa tercampur dengan akun utama.

3. Apakah Folder Knox aman untuk menyimpan data penting?
Folder Knox menggunakan enkripsi dan perlindungan biometrik, sehingga lebih aman dibanding penyimpanan biasa.

4. Apakah semua HP Samsung punya Folder Knox?
Sebagian besar perangkat Galaxy modern memiliki fitur ini, tetapi ketersediaannya bisa berbeda tergantung model.

5. Apakah aplikasi di Folder Knox bisa diakses dari luar?
Tidak. Aplikasi di dalam Knox berjalan secara terpisah dan hanya bisa diakses setelah otentikasi keamanan.

Minggu, 15 Februari 2026

Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari

Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari
Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari.

JAKARTA -- Menjelang peluncuran resminya pada 25 Februari, render terbaru dari Samsung Galaxy S26 dan Samsung Galaxy S26+ beredar luas di internet. Gambar tersebut menampilkan desain perangkat dari berbagai sisi, termasuk pilihan warna baru seperti lavender. Secara tampilan, keduanya disebut tidak mengalami perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Informasi ini memperkuat indikasi bahwa lini Galaxy S tahun depan akan lebih fokus pada peningkatan internal ketimbang perubahan desain besar-besaran.

Desain Familiar, Warna Baru

Dari render yang beredar, Galaxy S26 dan S26+ mempertahankan bahasa desain khas seri Galaxy S: modul kamera minimalis yang menyatu dengan bodi belakang, layar datar dengan bezel tipis, serta rangka premium.

Pilihan warna yang muncul mencakup beberapa varian netral dan satu warna mencolok, yakni lavender. Strategi warna ini biasanya menyasar konsumen muda dan pasar Asia, termasuk Indonesia, yang cenderung responsif terhadap varian warna unik.

Namun secara keseluruhan, Samsung tampaknya mempertahankan pendekatan desain evolusioner, bukan revolusioner.

Spesifikasi: Exynos 2600 dan RAM 12 GB

Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari
Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari.

Kedua model dikabarkan akan menggunakan chipset Exynos 2600 di sebagian besar wilayah. Jika pola sebelumnya berlanjut, besar kemungkinan Indonesia juga akan kebagian varian Exynos.

RAM 12 GB disebut menjadi standar untuk kedua perangkat. Langkah ini mencerminkan kebutuhan komputasi yang semakin tinggi, terutama untuk fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), fotografi komputasional, serta multitasking berat.

Ukuran layar dilaporkan tetap sama seperti pendahulunya, yang berarti Samsung memilih menjaga konsistensi dimensi demi kenyamanan pengguna lama yang ingin upgrade tanpa perubahan drastis pada ergonomi.

Baterai Galaxy S26 Lebih Besar

Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari
Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari.

Salah satu peningkatan yang cukup signifikan ada pada sektor baterai. Galaxy S26 disebut akan dibekali baterai 4.300 mAh, naik dari 4.000 mAh pada generasi sebelumnya. Sementara Galaxy S26+ tetap mempertahankan kapasitas 4.900 mAh.

Bagi pengguna Indonesia, peningkatan kapasitas baterai menjadi faktor krusial. Tingginya konsumsi data untuk media sosial, streaming video, hingga gaming membuat daya tahan baterai menjadi salah satu pertimbangan utama saat membeli ponsel flagship.

Namun, belum ada informasi resmi mengenai peningkatan kecepatan pengisian daya. Jika tidak ada perubahan di sektor fast charging, peningkatan kapasitas ini bisa berarti waktu pengisian sedikit lebih lama.

Kamera Masih Sama

Di sektor fotografi, laporan menyebutkan tidak ada perubahan signifikan pada kamera utama kedua perangkat. Artinya, Samsung kemungkinan mengandalkan optimalisasi software dan pemrosesan AI untuk meningkatkan hasil foto.

Strategi ini bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kualitas foto sering kali lebih banyak datang dari sisi algoritma dibanding peningkatan sensor fisik.

Bagi pasar Indonesia yang aktif di media sosial seperti Instagram dan TikTok, kualitas kamera tetap menjadi nilai jual utama. Tanpa upgrade hardware, Samsung harus memastikan peningkatan nyata di sisi pemrosesan gambar agar tetap kompetitif melawan merek lain yang agresif di sektor kamera.

Fokus 2026: Foldable dan AI

Menariknya, laporan juga menyebut bahwa pada 2026 Samsung akan lebih fokus memperluas lini perangkat lipat serta TWS, sekaligus mengembangkan fitur kesehatan dan kecerdasan buatan.

Ini menunjukkan bahwa seri Galaxy S mungkin mulai memasuki fase penyempurnaan, bukan lagi eksperimen besar. Samsung tampaknya melihat masa depan pertumbuhan pada perangkat foldable yang memiliki margin lebih tinggi dan diferensiasi kuat.

Belum lama ini, render dari varian tertinggi, Samsung Galaxy S26 Ultra, juga muncul di internet. Model Ultra biasanya membawa inovasi terbesar, sehingga potensi pembaruan signifikan mungkin lebih terasa di kelas tersebut.

Dampak untuk Konsumen Indonesia

Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari
Samsung Galaxy S26 dan S26+ Muncul di Render Terbaru, Baterai Lebih Besar dan Exynos 2600 Siap Meluncur 25 Februari.

Bagi konsumen Indonesia, strategi pembaruan minor ini bisa berdampak dua arah.

Pertama, pengguna Galaxy S generasi lama (dua hingga tiga tahun ke belakang) mungkin tetap tertarik upgrade karena peningkatan baterai dan performa chipset baru. Namun bagi pengguna Galaxy S25 atau S24, alasan untuk berpindah mungkin tidak terlalu kuat jika perubahan hanya bersifat inkremental.

Kedua, persaingan harga akan menjadi faktor penting. Jika Samsung mempertahankan harga flagship premium, sementara peningkatan fitur relatif kecil, konsumen bisa mempertimbangkan alternatif dari merek lain yang menawarkan spesifikasi agresif di harga lebih rendah.

Di sisi lain, kekuatan ekosistem Samsung—termasuk integrasi dengan tablet, wearable, dan perangkat rumah pintar—masih menjadi nilai tambah yang sulit disaingi.

Menunggu Konfirmasi Resmi 25 Februari

Presentasi resmi seri Galaxy S26 dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari. Pada momen tersebut, publik akan mendapatkan detail lengkap mengenai spesifikasi final, harga global, serta jadwal distribusi.

Jika merujuk pola sebelumnya, Indonesia biasanya termasuk dalam gelombang awal atau kedua peluncuran global Samsung. Hal ini penting karena pasar Indonesia merupakan salah satu pasar smartphone terbesar di Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, Galaxy S26 dan S26+ tampak menawarkan pembaruan bertahap: baterai lebih besar untuk model standar, performa baru lewat Exynos 2600, serta penyempurnaan perangkat lunak berbasis AI. Bagi sebagian konsumen, itu cukup. Namun bagi yang menantikan lompatan besar inovasi, kemungkinan harapan lebih besar akan tertuju pada varian Ultra atau lini perangkat lipat Samsung di tahun berikutnya.

Senin, 08 Desember 2025

Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Diungkap Desain Futuristis dan Fitur Super Canggih yang Bikin Takjub

Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Diungkap Desain Futuristis dan Fitur Super Canggih yang Bikin Takjub
Lihat di YouTube-видео 삼성전자 뉴스룸 [Samsung Newsroom]

JAKARTA - Samsung kembali membuat kejutan besar di dunia teknologi. Kali ini, perusahaan raksasa tersebut merilis video resmi yang memperlihatkan proses unboxing Galaxy Z TriFoldsmartphone lipat tiga pertama Samsung yang sudah lama dinanti para penggemar gadget. 

Dalam video tersebut, Samsung menampilkan secara detail desain, isi kotak, hingga kemampuan canggih dari perangkat futuristis ini.

Saat membuka kotak Galaxy Z TriFold, pengguna akan mendapatkan satu paket lengkap berisi adaptor daya 45W, kabel USB-C, serta casing karbon Carbon Shield yang tampil kokoh. 

Selain itu, Samsung juga menyertakan sim ejector dan dokumen standar lainnya. 

Menariknya, Samsung turut memperkenalkan aksesoris tambahan berupa Carbon Standing Case yang berfungsi sebagai stand, namun harus dibeli secara terpisah.

Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Diungkap Desain Futuristis dan Fitur Super Canggih yang Bikin Takjub
Lihat di YouTube-видео 삼성전자 뉴스룸 [Samsung Newsroom]

Dalam video unboxing, Samsung memperlihatkan lebih dekat desain unik TriFold. Perangkat ini memiliki dua engsel dan layar fleksibel berukuran 10 inci di bagian dalam. 

Untuk penggunaan sehari-hari, tersedia juga layar luar berukuran 6,5 inci yang sudah dilapisi teknologi anti-glare agar tetap nyaman digunakan di bawah cahaya terang.

Bukan hanya tampilannya yang memukau, Galaxy Z TriFold juga dibekali kemampuan multitasking tingkat tinggi. Pengguna bisa menjalankan tiga aplikasi sekaligus tanpa hambatan. 

Ditambah lagi, mode Samsung DeX kini bisa digunakan tanpa harus menghubungkan smartphone ke monitor, membuat perangkat ini serbaguna untuk bekerja maupun hiburan.

Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Diungkap Desain Futuristis dan Fitur Super Canggih yang Bikin Takjub
Lihat di YouTube-видео 삼성전자 뉴스룸 [Samsung Newsroom]

Soal ukuran, Galaxy Z TriFold memiliki ketebalan 12,9 mm saat dilipat dan bobot sekitar 309 gram. Bagian dalamnya terdiri dari tiga panel dengan ketebalan berbeda yang melipat ke arah dalam. 

Untuk memperkuat struktur, Samsung menggunakan material keramik dan serat kaca, serta memberikan perlindungan bersertifikasi IP48.

Bagian kameranya juga tidak kalah menggoda. Galaxy Z TriFold dibekali tiga kamera utama beresolusi 200 MP, 12 MP, dan 10 MP

Selain itu, ada dua kamera selfie 10 MP masing-masing di layar luar dan layar dalam. 

Untuk daya tahan, Samsung menempatkan baterai di tiga panel sekaligus, menghasilkan kapasitas total 5.600 mAh. 

Prosesornya menggunakan Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang dipadukan dengan RAM 16 GB, memastikan performa super kencang untuk semua aktivitas.

Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Diungkap Desain Futuristis dan Fitur Super Canggih yang Bikin Takjub
Lihat di YouTube-видео 삼성전자 뉴스룸 [Samsung Newsroom]

Galaxy Z TriFold akan mulai dijual di Korea Selatan pada 12 Desember. Harga yang diperkirakan sekitar Rp40 juta membuatnya masuk kategori flagship premium, namun fitur dan inovasi yang ditawarkan seolah menjelaskan alasan harganya.

Galaxy Z TriFold menjadi bukti bahwa Samsung terus mendorong batas inovasi, menghadirkan perangkat yang bukan hanya unik, tapi juga fungsional dan siap bersaing di masa depan teknologi mobile. 

Jika kamu pecinta gadget futuristis, smartphone ini jelas patut masuk daftar incaran!

Jumat, 10 Oktober 2025

Bocoran Desain Galaxy S26 Ultra Muncul di Internet, Warna Oranye Tuai Kontroversi

Bocoran desain Samsung Galaxy S26 Ultra dalam tiga warna perak oranye dan keemasan
Bocoran Desain Galaxy S26 Ultra Muncul di Internet, Warna Oranye Tuai Kontroversi.

JAKARTA - Foto-foto yang diduga menunjukkan maket Samsung Galaxy S26 Ultra dalam tiga pilihan warna kini beredar luas di internet. Bocoran ini pertama kali muncul di forum Reddit dan langsung menarik perhatian banyak pengguna.

Dalam foto yang beredar, terlihat tiga varian warna Galaxy S26 Ultra yaitu perak, oranye, dan keemasan. Namun, dari ketiganya, warna oranye justru menjadi pusat perhatian dan menimbulkan banyak perdebatan.

Banyak pengguna menilai warna oranye tersebut terlalu mirip dengan warna Cosmic Orange milik iPhone 17 Pro Max. Tak sedikit yang menuduh Samsung meniru strategi desain pesaingnya, Apple. Komentar-komentar bernada sinis pun bermunculan, menyebut bahwa Samsung kehilangan ciri khasnya.

Meski begitu, sejumlah pengamat menegaskan bahwa yang beredar saat ini hanyalah maket, bukan versi final dari produk yang akan dijual. Artinya, kemungkinan besar Samsung masih akan mengubah atau menyesuaikan pilihan warnanya sebelum peluncuran resmi.

Seperti biasanya, Samsung dikenal memiliki gaya tersendiri dalam menentukan warna untuk lini flagship mereka. Jadi, ada kemungkinan besar varian oranye ini tidak akan hadir dalam versi final Galaxy S26 Ultra.

Sementara itu, laporan dari Android Headlines beberapa waktu lalu mengonfirmasi desain Galaxy S26 Ultra berdasarkan render CAD yang bocor sebelumnya. Menariknya, bentuk maket yang tersebar ini memang sangat mirip dengan render tersebut.

Desain ponsel ini disebut-sebut masih mempertahankan tampilan khas Galaxy Ultra sebelumnya, namun dengan beberapa pembaruan di bagian kamera. Tiga lensa kamera di sisi kiri kini tidak lagi menonjol dalam modul terpisah, melainkan terintegrasi lebih halus ke dalam bodi perangkat.

Selain itu, Galaxy S26 Ultra juga dikabarkan akan hadir dengan layar datar, panel belakang datar, serta lubang kamera depan yang tetap berada di tengah. Material bodinya akan menggunakan kombinasi logam dan kaca premium untuk memberikan kesan mewah dan kokoh.

Menurut rumor yang beredar, Samsung akan secara resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra pada Januari 2026 mendatang. Peluncuran ini kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan dua model lainnya yaitu Galaxy S26 Pro dan Galaxy S26 Edge.

Dengan bocoran demi bocoran yang terus bermunculan, antusiasme penggemar teknologi terhadap kehadiran seri Galaxy terbaru ini semakin meningkat. Namun, banyak yang tetap menunggu kepastian dari Samsung mengenai warna final dan desain resmi perangkatnya.

Bagi para penggemar setia Samsung, tentu menarik untuk melihat bagaimana perusahaan asal Korea Selatan ini berinovasi dan menanggapi kritik dari para pengguna. Apakah warna oranye akan benar-benar dirilis atau justru diganti dengan opsi baru, hal itu akan terjawab dalam beberapa bulan ke depan.

Selasa, 07 Oktober 2025

Samsung Ubah Rencana, Galaxy S26 Plus Akhirnya Dirilis Setelah Gagalnya S25 Edge

Render konsep Samsung Galaxy S26 Plus dengan desain layar besar dan modul kamera baru.
Render konsep Samsung Galaxy S26 Plus dengan desain layar besar dan modul kamera baru.

JAKARTA - Samsung dikabarkan kembali menghidupkan proyek Galaxy S26 Plus, model yang sebelumnya sempat dibatalkan dari lini flagship tahun 2026. Keputusan ini muncul setelah penjualan Galaxy S25 Edge dilaporkan jauh di bawah ekspektasi perusahaan. 

Informasi ini pertama kali dibocorkan oleh Ice Universe, leaker terkenal di dunia teknologi, yang menyebut bahwa Samsung “terjebak” oleh strategi Apple hingga harus memutar balik arah pengembangan produknya.

Menurut laporan Android Police, Samsung semula ingin mengganti varian “Plus” dengan model “Edge” untuk menyederhanakan lini produk Galaxy S25. Namun langkah itu justru berujung pada hasil yang mengecewakan. 

Dalam periode September hingga Desember 2025, produksi S25 Edge hanya direncanakan sebanyak 300 ribu unit, jauh lebih sedikit dibanding 500 ribu unit S25 Plus pada periode yang sama tahun lalu. 

Sebagai perbandingan, S25 Ultra akan diproduksi sekitar 3,4 juta unit, sedangkan model standar S25 mencapai 2,9 juta unit.

Ice Universe bahkan menilai langkah Samsung sebagai tanda kehilangan arah dalam inovasi. “Samsung sekarang hanya jadi spekulan yang mengikuti jejak Apple tanpa visi sendiri. 

Akibatnya, mereka terjebak dalam strategi Apple dan kini harus buru-buru mengubah rencana. Ini sungguh konyol,” tulisnya dalam unggahan di platform X (Twitter). 

Komentar pedas ini langsung memicu diskusi hangat di kalangan penggemar gadget yang menilai Samsung terlalu cepat mengubah arah strategi hanya karena tekanan kompetitor.

Jika tidak ada perubahan besar, seri Galaxy S26 akan kembali hadir dengan empat model sekaligus: S26, S26 Edge, S26 Ultra, dan S26 Plus. 

Sumber internal menyebutkan bahwa versi Plus tengah dikebut pengembangannya agar siap dipresentasikan pada awal 2026, kemungkinan antara Januari atau Februari. 

Artinya, tim Samsung harus bekerja ekstra cepat agar desain dan fitur Galaxy S26 Plus bisa seimbang dengan model lainnya.

Kembalinya varian Plus ini diperkirakan akan memperkuat posisi Samsung di segmen flagship menengah, mengingat banyak pengguna masih mencari ponsel dengan layar besar namun harga lebih terjangkau dibanding versi Ultra. 

Namun, analis memperingatkan bahwa pengembangan dalam waktu singkat bisa memengaruhi kualitas akhir produk, terutama dalam hal optimalisasi daya tahan baterai dan efisiensi sistem pendingin.

Meski begitu, para penggemar tetap menantikan apakah Galaxy S26 Plus bisa mengembalikan kejayaan seri “Plus” yang sempat populer di era Galaxy S21 dan S22. 

Samsung sendiri belum memberikan komentar resmi terkait bocoran ini, tetapi biasanya pengumuman resmi untuk seri S berikutnya memang dilakukan di awal tahun dalam acara Galaxy Unpacked.

Jika tren ini berlanjut, maka tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi Samsung untuk menegaskan kembali posisinya sebagai pemimpin inovasi di pasar smartphone premium. 

Kegagalan S25 Edge tampaknya menjadi pelajaran berharga bahwa menghapus satu varian populer tanpa riset mendalam bisa berakibat fatal bagi citra merek.

Selasa, 22 Juli 2025

Samsung Galaxy F36 Resmi Meluncur: HP Murah dengan Desain Kulit dan Update Hingga 2031!

Samsung Galaxy F36 Resmi Meluncur: HP Murah dengan Desain Kulit dan Update Hingga 2031!
Samsung Galaxy F36 Resmi Meluncur: HP Murah dengan Desain Kulit dan Update Hingga 2031!

JAKARTA - Samsung kembali bikin gebrakan di pasar smartphone dengan meluncurkan Galaxy F36 5G, HP kelas menengah yang tampil premium tapi tetap ramah di kantong. 

Resmi diumumkan di India, Galaxy F36 hadir dengan desain bodi bertekstur kulit yang elegan dan ketahanan terhadap air serta debu dengan sertifikasi IP67.

Yang bikin makin menarik, Galaxy F36 sudah dibekali Android 15 dan One UI 7, serta janji pembaruan sistem operasi hingga 6 versi ke depan, bahkan sampai Android 22! Tak hanya itu, Samsung juga menjamin update keamanan selama 6 tahun, alias hingga tahun 2031. 

Cocok banget buat kamu yang cari HP awet tanpa khawatir ketinggalan zaman.

Untuk spesifikasi layar, Samsung membekali Galaxy F36 dengan layar Super AMOLED 6,7 inci Full HD+ yang sudah mendukung refresh rate 120Hz dan dilapisi kaca tangguh Gorilla Glass Victus. 

Di bagian performa, smartphone ini ditenagai oleh chipset Exynos 1380 dengan pilihan RAM 6 GB atau 8 GB, serta memori internal 128 GB yang masih bisa ditambah lewat microSD.

Urusan kamera juga nggak main-main. Kamera utama 50 MP dengan OIS (Optical Image Stabilization), ditambah lensa ultra-wide 8 MP dan lensa makro 2 MP. Kamera depannya 13 MP, cukup mumpuni untuk selfie dan video call.

Fitur lainnya termasuk baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W, sensor sidik jari di samping, dan konektivitas Bluetooth 5.3.

Samsung Galaxy F36 tersedia dalam tiga pilihan warna kece: Coral Red, Black, dan Purple. Penjualan perdana dimulai pada 29 Juli 2025. Soal harga?

  • Varian 6 GB + 128 GB dibanderol ₹17.499 (sekitar Rp3,4 jutaan)

  • Varian 8 GB + 128 GB dihargai ₹18.999 (sekitar Rp3,7 jutaan)

Dengan desain kece, spesifikasi solid, dan dukungan software jangka panjang, Galaxy F36 bisa jadi pilihan tepat buat kamu yang cari HP awet dan stylish!

Jumat, 04 Juli 2025

Samsung Galaxy M36: Smartphone Murah dengan Desain Kekinian dan Janji Update Panjang

Samsung Galaxy M36: Smartphone Murah dengan Desain Kekinian dan Janji Update Panjang
Samsung Galaxy M36: Smartphone Murah dengan Desain Kekinian dan Janji Update Panjang.

JAKARTA - Samsung kembali bikin gebrakan di pasar smartphone kelas menengah dengan merilis Galaxy M36

Meski harganya terjangkau, ponsel ini hadir dengan sejumlah fitur menarik dan tampilan kamera yang lebih modern. 

Yang bikin makin menarik, Samsung menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi sampai tahun 2030. Jarang-jarang, kan, HP di harga segini dapat jaminan panjang?

Galaxy M36 dibekali layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz yang bikin scrolling makin mulus. 

Layarnya sudah dilindungi Gorilla Glass Victus+, jadi lebih tahan benturan. 

Kamera depannya 13MP dan terletak di bagian tengah atas layar dengan desain notch tetesan air, simpel tapi tetap kece.

Performa Mumpuni & Kamera Serbaguna

Di bagian belakang, ada tiga kamera yang terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultrawide 8MP, dan kamera makro 2MP. 

Semua lensa ditempatkan di atas modul yang agak menonjol, berbeda dari Galaxy M35 sebelumnya yang lebih menyatu dengan bodi. 

Desain ini bikin Galaxy M36 terlihat lebih segar dan kekinian.

Urusan performa, HP ini ditenagai oleh chipset Exynos 1380 buatan Samsung sendiri, yang dipadukan dengan pilihan RAM 6GB atau 8GB, serta memori internal 128GB atau 256GB. 

Sistem operasinya sudah pakai One UI 7 berbasis Android 15, dan Samsung berkomitmen memberi 6 kali update OS

Jadi, bisa aja HP ini masih dapat Android 21 pada tahun 2030 nanti sesuatu yang biasanya cuma ada di HP flagship!

Baterai Tahan Lama dan Warna Stylish

Soal daya tahan, Galaxy M36 ditopang baterai besar 5.000 mAh yang mendukung fast charging 25W. Cocok banget buat kamu yang aktif seharian tanpa khawatir lowbat. 

HP ini tersedia dalam tiga pilihan warna: oranye, hitam, dan hijau, semua punya vibe yang fresh dan stylish.

Di India, Galaxy M36 sudah mulai dijual dengan harga mulai dari ₹22.999, atau sekitar Rp4,4 jutaan. Belum ada kabar resmi soal kapan HP ini akan masuk ke Indonesia, tapi mudah-mudahan sih nggak lama ya, biar kita bisa ikut nyobain juga!

Samsung Siap Bikin Kejutan: HP Lipat 3 Galaxy G Fold Bakal Tampil Barengan Z Fold 7 yang Doi Tipis Banget!

Samsung Siap Bikin Kejutan: HP Lipat 3 Galaxy G Fold Bakal Tampil Barengan Z Fold 7 yang Doi Tipis Banget!
Samsung Siap Bikin Kejutan: HP Lipat 3 Galaxy G Fold Bakal Tampil Barengan Z Fold 7 yang Doi Tipis Banget!

JAKARTA - Samsung lagi-lagi siap bikin gebrakan di dunia teknologi, bro! Kali ini bukan cuma Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 yang jadi sorotan, tapi juga ada satu perangkat lipat baru yang super unik dikenal sebagai Galaxy G Fold, si HP lipat tiga alias “trikladushka”. 

Bocoran terbaru dari insider terpercaya Setsuna Digital menyebut kalau Samsung bakal ngenalin semua perangkat ini dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar tanggal 9 Juli 2025

Tapi jangan senang dulu si Galaxy G Fold baru masuk pasaran sekitar bulan Oktober nanti. Jadi, harus sabar nunggu ya!

Galaxy G Fold: HP, Tablet, atau Transformer?

Buat yang belum tahu, Galaxy G Fold ini beda dari HP lipat biasa. Kalau biasanya layar HP cuma dilipat satu kali kayak buku, yang ini bisa dilipat dua kali sekaligus! Bayangin aja, layar gede hampir 10 inci (tepatnya 9,96 inci), bisa dilipet dari dua sisi buat jadi kecil dan ringkas. 

Lebih canggih dari lipatan baju pas mudik, bro! Dan yang menarik, desain lipatannya ngelindungin layar bagian dalam biar nggak gampang lecet atau pecah.

Bocoran juga nyebut kemungkinan besar Galaxy G Fold bakal support S Pen lengkap sama slot khusus buat nyimpan stylus-nya. 

Jadi ini bakal kayak kombinasi HP, tablet, dan alat kerja kreatif dalam satu genggaman. Cocok banget buat konten kreator, desainer, atau lo yang pengen tampil beda dan produktif!

Tapi… Ada Minusnya Juga

Meski desainnya bikin ngiler, ada satu hal yang lumayan disayangkan nih: kecepatan ngecas-nya cuma 25W

Kalah jauh dari Huawei Mate XT yang udah support 66W, bahkan kalah dari beberapa HP Samsung mid-range. 

Tapi ya, kita lihat aja gimana optimisasi dayanya nanti bisa aja baterainya lebih awet atau punya trik hemat daya baru.

Rilis Terbatas & Harga Sultan

Sayangnya, Galaxy G Fold kemungkinan besar cuma dirilis duluan di China dan Korea Selatan, jadi fans di Indonesia harus sabar atau cari jalan lain (baca: jastip). 

Dan soal harga… siap-siap merogoh kocek dalam-dalam karena estimasinya ada di angka 3.000–3.500 dolar AS alias sekitar Rp 47–55 jutaan. Gila nggak tuh? Tapi buat teknologi seunik ini, wajar sih.

Galaxy Z Fold 7: Doi Tipis Banget, Gak Kalah Ganteng!

Sementara itu, Samsung juga udah mulai promosiin Galaxy Z Fold 7 dengan cara yang unik. Dalam email promo-nya, mereka ngutip komentar YouTuber Parker Burton yang udah sempet nyobain HP ini:

“Ini diko tipis. Pas dilipat, rasanya kayak HP biasa.” Nah, ini nih yang ditunggu-tunggu—HP lipat yang nggak bulky!

Senin, 30 Juni 2025

Samsung Galaxy Buds Core Resmi Dirilis: Earbuds Canggih dengan AI dan ANC di Bawah Rp1 Jutaan!

Samsung Galaxy Buds Core Resmi Dirilis: Earbuds Canggih dengan AI dan ANC di Bawah Rp1 Jutaan!
Samsung Galaxy Buds Core Resmi Dirilis: Earbuds Canggih dengan AI dan ANC di Bawah Rp1 Jutaan!

JAKARTA - Samsung kembali bikin gebrakan di pasar gadget, khususnya di kategori earphone nirkabel. Kali ini mereka memperkenalkan Galaxy Buds Core, model earbuds paling terjangkau dalam jajaran produk audio mereka. 

Meski harganya ramah di kantong, fiturnya nggak kalah keren dari seri-seri di atasnya.

Desain Mirip Galaxy Buds FE, Harga Lebih Murah

Sekilas, tampilan Galaxy Buds Core memang sangat mirip dengan Galaxy Buds FE yang sebelumnya sudah dikenal luas. 

Tapi yang bikin menarik, Buds Core hadir dengan harga jauh lebih murah, sekitar Rp920 ribuan (konversi dari 4.999 rupee India). 

Cocok banget buat kamu yang pengin earbuds berkualitas tanpa bikin dompet tipis!

Fitur Premium Meski Harganya Ekonomis

Samsung nggak tanggung-tanggung memberikan fitur pada Buds Core. Beberapa hal keren yang bisa kamu temukan, antara lain:

  • Active Noise Cancellation (ANC) – Bisa bantu kamu fokus dengan mengurangi suara bising di sekitar.

  • Audio codec berkualitas tinggi seperti AAC dan SSC, yang bikin suara lebih jernih dan detail.

  • 3 mikrofon internal untuk komunikasi yang lebih jelas.

  • Driver 6,5 mm yang menyajikan suara powerful dan seimbang.

Baterai Tahan Lama hingga 35 Jam!

Dalam kondisi ANC mati, Galaxy Buds Core bisa menemani kamu dengar musik hingga 35 jam, termasuk dengan isi ulang dari charging case-nya. Jadi kamu nggak perlu sering-sering ngecas.

Didukung Galaxy AI dan Fitur Canggih Lainnya

Samsung Galaxy Buds Core Resmi Dirilis: Earbuds Canggih dengan AI dan ANC di Bawah Rp1 Jutaan!
Samsung Galaxy Buds Core Resmi Dirilis: Earbuds Canggih dengan AI dan ANC di Bawah Rp1 Jutaan!

Salah satu nilai jual utama dari Buds Core adalah kehadiran Galaxy AI, kecerdasan buatan dari Samsung yang bisa:

  • Menerjemahkan percakapan secara real-time.

  • Menyediakan transkrip otomatis dari panggilan suara.

Fitur ini bikin Buds Core jadi teman andal buat kerja, belajar, atau traveling ke luar negeri.

Spesifikasi Lainnya yang Perlu Kamu Tahu

  • Sertifikasi IP54 – Tahan terhadap debu dan cipratan air.

  • Bluetooth 5.4 – Koneksi stabil dan hemat daya.

  • USB-C untuk pengisian daya, plus dukungan wireless charging.

  • Tersedia dalam warna hitam dan putih.

Kapan Galaxy Buds Core Masuk Indonesia?

Untuk saat ini, Galaxy Buds Core sudah tersedia di India. Meski Samsung belum mengumumkan kapan produk ini masuk ke pasar Indonesia, banyak yang memprediksi kehadirannya nggak akan lama lagi. 

Jadi, buat kamu yang naksir earbuds pintar ini, pantau terus info resminya ya!

Dengan harga di bawah Rp1 jutaan, Samsung Galaxy Buds Core menawarkan fitur yang biasanya hanya ada di earbuds kelas atas. 

Mulai dari ANC, audio codec berkualitas tinggi, hingga fitur AI yang super canggih. 

Cocok buat kamu yang cari kualitas premium dengan budget minimalis.

Penasaran pengin cobain? Tunggu saja kehadirannya di toko gadget favorit kamu!

Minggu, 29 Juni 2025

Samsung Umumkan Tanggal Galaxy Unpacked 2025: Siap-Siap Sambut Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch Baru!

Samsung Umumkan Tanggal Galaxy Unpacked 2025: Siap-Siap Sambut Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch Baru!
Samsung Umumkan Tanggal Galaxy Unpacked 2025: Siap-Siap Sambut Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch Baru!.

JAKARTA - Samsung akhirnya resmi mengumumkan tanggal acara Galaxy Unpacked 2025 yang paling dinantikan para penggemar teknologi. 

Acara ini akan digelar pada 9 Juli 2025 di Brooklyn, New York, dan akan disiarkan secara online melalui situs resmi Samsung serta kanal YouTube mereka. 

Catat jamnya: mulai pukul 17:00 waktu Moskow atau sekitar 21:00 WIB.

Dengan mengusung slogan "Ultra Unfolds", Samsung seolah memberi kode keras bahwa bakal ada peluncuran perangkat ultra canggih dan bisa dilipat. 

Buat kamu yang penasaran dengan inovasi terbaru dari Samsung, berikut bocoran lengkapnya!

Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7, dan Versi Hemat Flip 7 FE

Seri ponsel lipat terbaru Samsung akan menjadi bintang utama acara ini. Ada tiga model yang kabarnya akan diperkenalkan:

  • Galaxy Z Fold 7 – Smartphone flagship lipat dengan performa dan fitur premium.

  • Galaxy Z Flip 7 – Desain lebih ringkas, cocok buat kamu yang suka gaya dan portabilitas.

  • Galaxy Z Flip 7 FE – Versi lebih terjangkau dengan fitur lipat, cocok buat pengguna baru.

Menurut bocoran dari leaker terkenal Evan Blass, render resmi dari perangkat-perangkat ini sudah beredar, dan bahkan Galaxy Z Fold 7 sudah sempat tampil dalam sebuah video teaser.

Galaxy Watch 8, Watch 8 Classic, dan Watch Ultra 2025

Tak hanya ponsel, Samsung juga akan membawa kejutan di lini wearable. Ada tiga jam tangan pintar yang kemungkinan besar akan diumumkan:

  • Galaxy Watch 8 – Hadir dengan desain kotak dengan sudut membulat dan dua tombol di sisi samping.

  • Galaxy Watch 8 Classic – Kembali dengan rotating bezel yang menjadi ciri khas, kini juga dilengkapi crown knob.

  • Galaxy Watch Ultra 2025 – Desain tangguh, cocok untuk olahraga ekstrem dan penggunaan outdoor, dengan aksen warna yang mencolok.

Dengan berbagai pilihan desain dan fitur, Galaxy Watch 2025 siap memenuhi kebutuhan berbagai jenis pengguna dari yang stylish hingga yang aktif.

Apa Lagi yang Akan Hadir?

Selain perangkat utama di atas, Samsung juga diprediksi akan memperkenalkan:

  • Project Moohan – AR headset misterius yang sedang dikembangkan Samsung.

  • One UI 8 – Antarmuka terbaru berbasis Android, kini akan hadir dengan fitur-fitur baru yang memaksimalkan potensi Galaxy AI.

Kenapa Kamu Harus Nonton Galaxy Unpacked 2025?

Samsung Umumkan Tanggal Galaxy Unpacked 2025: Siap-Siap Sambut Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch Baru!
Samsung Umumkan Tanggal Galaxy Unpacked 2025: Siap-Siap Sambut Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch Baru!.

Acara ini bukan sekadar peluncuran produk biasa. Galaxy Unpacked adalah panggung besar tempat Samsung memperkenalkan inovasi teknologi yang akan membentuk tren gadget di masa depan. 

Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan untuk upgrade ponsel atau smartwatch, ini adalah waktu yang tepat untuk melihat pilihan terbaik langsung dari sumbernya.

Cara Nonton Galaxy Unpacked 2025

Kamu bisa menyaksikan secara langsung melalui:

Samsung Galaxy Unpacked 2025 menjanjikan berbagai inovasi menarik, dari ponsel lipat generasi baru, jam tangan pintar canggih, hingga kemungkinan hadirnya teknologi AR dan AI terbaru. 

Buat kamu penggemar gadget, acara ini wajib banget ditunggu.

Jangan lewatkan tanggalnya: 9 Juli 2025! Siap-siap sambut teknologi masa depan dari Samsung.

Rabu, 25 Juni 2025

Galaxy Z Fold 7 Muncul di Video Bocoran, Bawa Desain Super Tipis dan Layar Lebih Luas

Galaxy Z Fold 7 Muncul di Video Bocoran, Bawa Desain Super Tipis dan Layar Lebih Luas
Galaxy Z Fold 7 Muncul di Video Bocoran, Bawa Desain Super Tipis dan Layar Lebih Luas.

JAKARTA - Samsung kembali bikin penasaran! Kali ini lewat bocoran video yang menampilkan desain dari calon flagship lipat terbaru mereka Galaxy Z Fold 7. Video ini diunggah oleh kanal YouTube teknologi asal Korea Selatan, TheSINZA, dan langsung menarik perhatian penggemar gadget.

Galaxy Z Fold 7: Smartphone Lipat Tertipis dari Samsung?

Dalam video tersebut, terlihat bahwa Galaxy Z Fold 7 tampil sangat ramping. Ketika dibuka, ketebalannya hanya 4,5 mm, membuatnya hampir menyamai rekor smartphone lipat paling tipis saat ini, Oppo Find N5, yang punya ketebalan 4,2 mm. Kalau dalam kondisi terlipat, ukurannya sebanding dengan Samsung Galaxy S25 Ultra jadi masih nyaman di genggaman.

Perbandingan dengan Z Fold 6 dan Z Fold SE

TheSINZA juga membandingkan maket Galaxy Z Fold 7 dengan dua model lainnya: Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Fold SE (varian yang lebih terjangkau). Hasilnya? Z Fold 7 jadi yang paling ramping dan tampak lebih elegan. Meski layarnya punya ukuran diagonal yang lebih besar dibanding Z Fold 6, rasio layarnya tetap dipertahankan jadi nggak perlu khawatir soal kenyamanan tampilan.

Kapan Galaxy Z Fold 7 Resmi Dirilis?

Samsung dikabarkan akan mengumumkan Galaxy Z Fold 7 secara resmi pada 9 Juli mendatang dalam acara tahunan mereka, Galaxy Unpacked. Acara ini dijadwalkan dimulai pukul 17:00 waktu Moskow atau sekitar pukul 21:00 WIB. Selain Fold 7, Samsung juga diperkirakan akan memperkenalkan beberapa perangkat baru lainnya.

Galaxy Z Fold 7 hadir membawa desain super tipis dan layar yang lebih luas sebuah kombinasi yang bikin banyak orang nggak sabar menunggu peluncurannya. Kalau kamu penggemar smartphone lipat, ini bisa jadi pilihan menarik di tahun ini.

Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Lesu, Produksi Dikurangi: Apa Penyebabnya?

Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Lesu, Produksi Dikurangi: Apa Penyebabnya?
Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Lesu, Produksi Dikurangi: Apa Penyebabnya?.

JAKARTA - Samsung kembali jadi perbincangan setelah keputusannya memangkas produksi Galaxy S25 Edge, ponsel flagship super tipis yang dirilis akhir Mei lalu. 

Padahal, model ini dirancang sebagai alternatif dari Galaxy S25 Plus dengan desain yang lebih ramping dan spesifikasi kelas atas. Tapi ternyata, respon pasar tidak seantusias yang diharapkan.

Samsung Galaxy S25 Edge Kurang Diminati, Produksi Dihentikan Lebih Cepat dari Rencana

Kurang Laku Meski Punya Desain Tipis dan Spesifikasi Canggih

Menurut laporan dari GSMArena yang mengutip sumber internal, Galaxy S25 Edge tidak berhasil menarik minat konsumen seperti prediksi awal. Meski hadir dengan desain tipis, prosesor unggulan, dan layar besar, nyatanya konsumen tidak melihat nilai tambah yang cukup untuk membenarkan harganya yang tinggi.

Biasanya, sebuah ponsel flagship diberi waktu sekitar tiga bulan untuk membuktikan performanya di pasar. Namun, dalam waktu kurang dari satu bulan, Samsung sudah mulai memangkas jumlah produksi S25 Edge. Ini menjadi sinyal kuat bahwa permintaan terhadap model tersebut sangat rendah.

Apa yang Salah dengan Galaxy S25 Edge?

Para pengamat menyebut beberapa faktor utama yang membuat S25 Edge gagal bersinar:

  • Harga yang terlalu tinggi

  • Minimnya perbedaan dengan model tahun lalu, selain dari ketebalan bodi

  • Persaingan ketat dari iPhone dan Google Pixel yang menawarkan pengalaman pengguna lebih menarik

Intinya, konsumen tidak merasa perlu membayar lebih hanya untuk mendapatkan ponsel yang lebih tipis tapi fitur dan pengalamannya nyaris sama.

Nasib Edge di Masa Depan, Masih Ada Harapan?

Meskipun penjualan awal mengecewakan, Samsung belum sepenuhnya menyerah. Perusahaan asal Korea Selatan ini kabarnya tengah mempertimbangkan apakah Galaxy S26 akan tetap memiliki varian Edge sebagai pengganti Plus. Bisa jadi, Edge masih punya kesempatan kedua jika Samsung bisa menawarkan inovasi yang benar-benar menarik.

Fokus Bergeser ke Smartphone Lipat

Sambil mengevaluasi lini Galaxy S, Samsung kini memperbesar fokus ke pasar ponsel lipat. Untuk mengantisipasi potensi hambatan tarif impor di AS, Samsung menaikkan target pengiriman Galaxy Z Fold7 dari 400 ribu unit menjadi 600 ribu unit khusus untuk pasar Amerika. Secara global, targetnya adalah 1,34 juta unit dengan lebih dari separuhnya berupa Fold7.

Langkah ini menandakan bahwa Samsung melihat masa depan yang cerah di segmen ponsel lipat dan mencoba mengamankan posisinya sebelum persaingan makin sengit.

Galaxy S25 Edge jadi bukti bahwa desain tipis saja tidak cukup untuk menarik konsumen. Mereka kini lebih kritis dan menginginkan inovasi nyata, bukan sekadar tampilan fisik. Meski demikian, Samsung masih punya peluang untuk memperbaiki formula ini di seri berikutnya sambil terus mendorong pertumbuhan di lini ponsel lipat yang semakin menjanjikan.

Bocoran Render Samsung Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7: Desain Lebih Tipis, Layar Lebih Fungsional!

Bocoran Render Samsung Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7: Desain Lebih Tipis, Layar Lebih Fungsional!
Bocoran Render Samsung Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7: Desain Lebih Tipis, Layar Lebih Fungsional!.

JAKARTA - Samsung kembali menjadi sorotan dengan bocoran terbaru yang memperlihatkan desain dari dua smartphone lipat andalannya: Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Fold 7. Render berkualitas tinggi ini dibagikan oleh pembocor terpercaya @OnLeaks, dan langsung menarik perhatian para pecinta gadget.

Desain Lebih Tipis dan Elegan

Jika dilihat dari render yang beredar, perubahan paling mencolok terletak pada ketebalan perangkat. Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7 tampak jauh lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Bahkan, Galaxy Z Fold 7 diprediksi akan memiliki ketebalan hanya 3,9 mm saat dibuka penuh—sangat ramping untuk ukuran smartphone lipat!

Meski demikian, bagian kamera belakang tetap sedikit menonjol, mirip seperti pada model sebelumnya. Namun, secara keseluruhan desain terlihat lebih halus dan ringkas.

Layar Eksternal Flip 7 Kini Lebih Besar

Khusus untuk Galaxy Z Flip 7, Samsung tampaknya menjawab kebutuhan pengguna dengan menyematkan layar eksternal yang lebih besar dan fungsional. Sekarang, layarnya hampir setara dengan Motorola Razr 60, menjadikan Flip 7 lebih praktis untuk melihat notifikasi, mengambil foto, atau mengakses aplikasi tertentu tanpa harus membuka perangkat.

Fold 7 Lebih Lebar = Lebih Nyaman Digunakan

Perubahan lain yang menarik adalah pada ukuran Galaxy Z Fold 7. Bocoran menunjukkan bahwa perangkat ini lebih lebar hingga 10 mm dibandingkan Fold 6. Dengan demikian, layar depannya akan terasa lebih nyaman digunakan seperti smartphone biasa, yang sebelumnya kerap dikeluhkan terlalu sempit.

Pilihan Warna yang Keren

Dalam bocoran render, dua pilihan warna yang ditampilkan adalah hitam dan biru. Namun, tidak menutup kemungkinan Samsung akan menghadirkan varian warna lain saat peluncuran resmi nanti.

Kapan Rilis Resminya?

Samsung dikabarkan akan memperkenalkan Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7 pada acara Galaxy Unpacked yang digelar 9 Juli 2025. Selain dua ponsel lipat ini, kabarnya Galaxy Watch 8 juga akan turut diperkenalkan.

Samsung tampaknya mendengarkan feedback pengguna dengan menghadirkan desain yang lebih ramping dan layar yang lebih fungsional. Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7 menjanjikan pengalaman baru dalam menggunakan smartphone lipat, dengan peningkatan kenyamanan dan estetika.

Pantau terus informasi terbarunya, dan siapkan diri untuk kehadiran dua perangkat canggih ini bulan depan!

Minggu, 15 Juni 2025

Samsung Galaxy Watch 8, 8 Classic, dan Ultra 2025 Tampil Lebih Modern, Ini Bocoran Desain Terbarunya!

Samsung Galaxy Watch 8, 8 Classic, dan Ultra 2025 Tampil Lebih Modern, Ini Bocoran Desain Terbarunya!
Samsung Galaxy Watch 8, 8 Classic, dan Ultra 2025 Tampil Lebih Modern, Ini Bocoran Desain Terbarunya!

JAKARTA -- Samsung kembali siap bikin gebrakan di dunia smartwatch! Menjelang acara Galaxy Unpacked yang biasanya digelar bulan Juli, bocoran soal trio jam tangan pintar terbarunya Galaxy Watch 8, Galaxy Watch 8 Classic, dan Galaxy Watch Ultra 2025 sudah mulai ramai dibicarakan. Meski Samsung sendiri belum merilis teaser resmi, portal teknologi Android Headlines udah lebih dulu membocorkan penampakan render ketiganya. Dan yang pasti, desainnya bikin penasaran banget!

Desain Baru: Kombinasi Bulat dan Kotak, Bukan Lagi Klasik!

Salah satu perubahan paling mencolok ada di desainnya. Ketiga model smartwatch ini hadir dengan bentuk baru yang disebut "squircle", alias gabungan antara bentuk bulat dan kotak. Desain ini sebelumnya cuma muncul di Galaxy Watch Ultra, tapi kini jadi gaya baru untuk seluruh seri Galaxy Watch 2025.

Samsung Galaxy Watch 8, 8 Classic, dan Ultra 2025 Tampil Lebih Modern, Ini Bocoran Desain Terbarunya!
Samsung Galaxy Watch 8, 8 Classic, dan Ultra 2025 Tampil Lebih Modern, Ini Bocoran Desain Terbarunya!.

Langkah ini jelas beda dari gaya Samsung sebelumnya yang identik dengan bodi bulat klasik. Tapi jangan khawatir, masing-masing model tetap punya ciri khasnya sendiri.

  • Galaxy Watch 8 (reguler): Tetap hadir dengan tampilan minimalis dan desain yang ramping.

  • Galaxy Watch 8 Classic: Masih mempertahankan bezel berputar yang jadi favorit banyak pengguna. Nah, model ini juga bakal dilengkapi dua tombol klasik dan satu tombol tambahan di tengah—fitur khas dari versi Ultra.

  • Galaxy Watch Ultra 2025: Seperti namanya, ini adalah varian paling canggih. Desainnya makin premium dan terlihat solid, cocok buat kamu yang suka jam tangan pintar dengan kesan tangguh.

Ukuran dan Varian: Banyak Pilihan Sesuai Selera

Kalau soal ukuran, bocoran menyebutkan:

  • Galaxy Watch 8 reguler bakal hadir dalam dua ukuran: 40 mm dan 44 mm

  • Galaxy Watch 8 Classic hanya punya satu varian: 46 mm

  • Galaxy Watch Ultra 2025 tetap mengusung ukuran besar, yaitu 47 mm, sama seperti generasi sebelumnya.

Dengan berbagai pilihan ukuran ini, Samsung sepertinya ingin tetap fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta gaya pengguna.

Kapan Dirilis Resmi?

Kalau mengacu pada kebiasaan Samsung sebelumnya, ketiga smartwatch ini kemungkinan besar akan diumumkan secara resmi di awal Juli 2025, bersamaan dengan peluncuran generasi terbaru dari Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Fold.

Acara Unpacked musim panas memang selalu jadi ajang peluncuran besar Samsung, jadi nggak heran kalau ekspektasi untuk Galaxy Watch Series 8 ini juga cukup tinggi.

Smartwatch Samsung 2025 Bawa Angin Segar di Dunia Wearable

Dengan desain baru yang unik, kombinasi antara estetika dan fungsi yang tetap dijaga, serta berbagai ukuran untuk menyesuaikan gaya pengguna, trio Galaxy Watch terbaru ini bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin upgrade smartwatch tahun ini. Kita tunggu saja peluncuran resminya, ya!

Rabu, 04 Juni 2025

Aplikasi Yandex Musik Kini Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bisa Dengerin Lagu Tanpa HP dan Internet!

Aplikasi Yandex Musik Kini Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bisa Dengerin Lagu Tanpa HP dan Internet!
Aplikasi Yandex Musik Kini Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bisa Dengerin Lagu Tanpa HP dan Internet!

JAKARTA -- Ada kabar seru nih buat kamu pengguna Samsung Galaxy Watch yang juga suka dengerin musik. Sekarang, Yandex Musik layanan streaming musik populer asal Rusia resmi ngeluarin aplikasi khusus buat smartwatch Samsung Galaxy Watch. Dan kabar baiknya, kamu bisa pakai aplikasi ini tanpa harus bawa HP. Yup, beneran mandiri!

Musik-an Langsung dari Jam Tangan, Gak Ribet Lagi!

Lewat dukungan eSIM, aplikasi Yandex Musik ini bisa berjalan langsung di jam tangan kamu. Jadi, kalau kamu lagi lari pagi, nge-gym, atau sekadar jalan santai, gak perlu repot bawa-bawa ponsel cuma buat ganti lagu atau nyalain playlist. Semua kontrol bisa langsung dilakukan dari pergelangan tangan.

Kamu bisa:

  • Nyalain playlist favorit kayak “My Wave”

  • Kasih like ke lagu yang kamu suka

  • Tambahin lagu ke daftar koleksi

  • Aktifin mode khusus buat lari atau olahraga biar rekomendasi musiknya makin pas

Desain Aplikasi yang Familiar dan Mudah Dipakai

Desain aplikasinya juga dibuat mirip banget sama versi di HP, jadi kamu gak bakal bingung. Di halaman utama, kamu langsung bisa akses lagu yang lagi diputar atau buka player. Di bagian bawahnya, ada akses cepat ke konten yang udah kamu download dan bagian “Koleksi” yang tampilannya juga kece kayak versi mobile-nya.

Bisa Dengerin Musik Offline Tanpa Internet!

Nah ini dia fitur yang paling dicari-cari: bisa dengerin lagu tanpa koneksi internet. Ada satu bagian khusus bernama “Unduhan” yang isinya semua lagu, audiobook, dan podcast yang udah kamu simpan sebelumnya. Jadi, kamu bisa tetep nikmatin musik walaupun lagi di tempat tanpa sinyal.

Hadirnya aplikasi Yandex Musik di Samsung Galaxy Watch bikin pengalaman dengerin lagu jadi makin praktis dan fleksibel. Buat kamu yang aktif bergerak tapi tetep pengen ditemani musik, ini solusi yang pas banget. Gak perlu ribet bawa HP, cukup jam tangan aja udah cukup buat dengerin lagu, atur playlist, bahkan nikmatin musik offline.

Samsung Siap Beralih ke AI Perplexity, Tinggalkan Google untuk Galaxy S26?

Samsung Siap Beralih ke AI Perplexity, Tinggalkan Google untuk Galaxy S26?
Samsung Siap Beralih ke AI Perplexity, Tinggalkan Google untuk Galaxy S26?

JAKARTA -- Kabar terbaru dari dunia teknologi, Samsung kabarnya sedang dalam tahap pembicaraan serius dengan startup AI bernama Perplexity. Kalau kesepakatan ini terwujud, teknologi AI dari Perplexity bakal jadi fitur andalan di smartphone flagship mereka, Galaxy S26, yang diperkirakan rilis awal 2026 nanti.

Menurut laporan Bloomberg yang dapat info dari sumber terpercaya, Samsung lagi mempertimbangkan untuk mengganti atau meng-upgrade asisten suara mereka, Bixby, dengan teknologi AI canggih dari Perplexity. Bisa jadi Perplexity bakal masuk lebih dalam ke sistem antarmuka Samsung, One UI, supaya pengalaman pengguna makin pintar dan personal.

Apa keuntungan buat Samsung?
Samsung bakal punya kebebasan lebih besar tanpa harus tergantung sama Google. Selama ini, Galaxy pakai Google Assistant dan fitur pencarian Google sebagai bagian dari ekosistem mereka. Dengan Perplexity, Samsung bisa atur strategi AI mereka sendiri tanpa ikatan eksklusif ke Google. Ini jelas membuka peluang buat Samsung supaya fleksibel dan inovatif dalam menghadirkan AI.

Lalu, apa untungnya buat Perplexity?
Bergabung sama Samsung artinya Perplexity dapat akses ke jutaan pengguna smartphone Galaxy di seluruh dunia. Ini tentu jadi kesempatan besar untuk memperluas jangkauan dan memperkuat posisi mereka di pasar AI yang sedang berkembang pesat.

Menariknya, Samsung juga dikabarkan siap untuk ikut investasi di Perplexity dalam putaran pendanaan yang diperkirakan mencapai 500 juta dolar AS, dengan valuasi startup itu sudah menembus 14 miliar dolar. Kalau ini terjadi, Samsung bukan cuma mitra teknologi tapi juga pemegang saham penting di Perplexity.

Kesepakatan ini muncul setelah Departemen Kehakiman AS memenangkan kasus antimonopoli melawan Google, yang membuat Google kemungkinan besar akan dibatasi dalam membuat kontrak eksklusif untuk layanan AI seperti Gemini. Situasi ini membuka peluang emas bagi perusahaan seperti Perplexity untuk masuk dan bersaing di ranah teknologi AI.

Jadi, kalau benar Samsung benar-benar pakai teknologi Perplexity, ini bisa jadi langkah besar yang mengubah wajah ekosistem AI di smartphone masa depan. Kita tunggu saja kabar resmi dari Samsung dan bagaimana teknologi AI ini nantinya akan membantu pengguna Galaxy S26.

Senin, 26 Mei 2025

Samsung Umumkan Jadwal Update One UI 7: 19 Perangkat Dapat Android 15 Bulan Depan!

Samsung Umumkan Jadwal Update One UI 7: 19 Perangkat Dapat Android 15 Bulan Depan!
Samsung Umumkan Jadwal Update One UI 7: 19 Perangkat Dapat Android 15 Bulan Depan!

JAKARTA - Samsung akhirnya memberikan kabar gembira buat para pengguna setianya! Update One UI 7 berbasis Android 15 akan segera mendarat di lebih banyak perangkat dalam waktu dekat. Berdasarkan bocoran jadwal terbaru yang beredar di internet, ada 19 perangkat Samsung yang bakal kebagian update ini mulai bulan Juni 2025.

Nah, buat kamu yang penasaran apakah HP atau tablet kamu termasuk dalam daftar, yuk simak info lengkapnya di bawah ini!

Update One UI 7 Siap Meluncur ke 19 Perangkat Samsung

Menurut informasi yang beredar di dunia maya, sebagian besar perangkat Samsung yang belum menerima update One UI 7 bakal mendapatkannya mulai bulan Juni. Tapi sayangnya, ada satu perangkat yang harus sedikit lebih sabar, yaitu Galaxy Tab A9. Tablet ini dijadwalkan baru akan mendapatkan update tersebut pada bulan Juli 2025.

Berikut ini adalah daftar lengkap perangkat yang akan menerima update One UI 7 berbasis Android 15 pada bulan Juni:

  • Galaxy Tab S6 Lite (versi 2024)

  • Galaxy Tab Active 5

  • Galaxy Tab Active 4 Pro

  • Galaxy Tab A9+

  • Galaxy A55

  • Galaxy A54

  • Galaxy A53

  • Galaxy A35

  • Galaxy A34

  • Galaxy A33

  • Galaxy A25

  • Galaxy A16

  • Galaxy A15

  • Galaxy A14

  • Galaxy A05s

  • Galaxy M53

  • Galaxy M33

  • Galaxy XCover7

  • Galaxy XCover 6 Pro

Jadwal pastinya memang belum diumumkan secara resmi, jadi bisa saja ada perbedaan waktu rilis antar perangkat. Artinya, ada yang mungkin dapat lebih cepat, tapi ada juga yang harus nunggu sedikit lebih lama hingga akhir Juni.

Kabar Lain: One UI 8 Berbasis Android 16 Juga Sedang Disiapkan!

Sementara banyak perangkat masih menunggu kedatangan One UI 7, Samsung ternyata sudah mulai mempersiapkan versi beta One UI 8 yang akan berbasis Android 16. Ini menjadi sinyal bahwa Samsung terus berinovasi dan ingin memberikan pengalaman terbaik buat para penggunanya lewat sistem operasi yang lebih baru dan lebih canggih.

Buat kamu pengguna Samsung Galaxy yang masuk dalam daftar di atas, siap-siap aja! Bulan depan, kamu bisa menikmati fitur-fitur baru dan peningkatan performa dari One UI 7 yang didukung Android 15. Jangan lupa untuk rutin cek pembaruan perangkat di pengaturan agar nggak ketinggalan update, ya!

Dan buat yang nunggu One UI 8, sabar sedikit… karena kabarnya versi beta-nya udah hampir siap rilis. Jadi, makin seru nih buat ngikutin perkembangan update dari Samsung!

Sabtu, 24 Mei 2025

Perbandingan Daya Tahan Baterai Samsung Galaxy S25 Edge vs Smartphone Flagship Lainnya: Mana yang Paling Awet?

Perbandingan Daya Tahan Baterai Samsung Galaxy S25 Edge vs Smartphone Flagship Lainnya: Mana yang Paling Awet?
Perbandingan Daya Tahan Baterai Samsung Galaxy S25 Edge vs Smartphone Flagship Lainnya: Mana yang Paling Awet?

JAKARTA - Penasaran nggak sih, seberapa tahan baterai Samsung Galaxy S25 Edge dibandingkan dengan smartphone flagship lain di pasaran? Baru-baru ini, portal teknologi TechDroider melakukan pengujian daya tahan baterai beberapa smartphone top seperti Galaxy S25 Ultra, iPhone 16 Pro Max, Pixel 9 Pro, OnePlus 13, dan Xiaomi 15, termasuk Samsung Galaxy S25 Edge.

Nah, Samsung Galaxy S25 Edge ini punya keunikan tersendiri, karena ukurannya super tipis cuma 5,8 mm! Tapi, buat bikin bodinya setipis itu, Samsung harus mengorbankan kapasitas baterainya, yang cuma 3.900 mAh. Bandingkan dengan para pesaingnya yang punya baterai antara 5.000 sampai 6.000 mAh.

Hasil Tes Gaming: PUBG Mobile

Tes pertama dimulai dengan sesi bermain PUBG Mobile selama 3 jam nonstop. Setelah itu, baterai Galaxy S25 Edge tersisa 62%. Tidak jauh beda dengan Pixel 9 Pro yang masih punya 64% baterai. Tapi juara hemat energi justru iPhone 16 Pro Max yang masih menyisakan 80% baterai. Wah, memang iPhone terkenal banget soal efisiensi daya.

Tes Streaming Video YouTube

Lanjut ke tes kedua, semua smartphone dipakai untuk nonton YouTube selama 3 jam tanpa henti. Samsung Galaxy S25 Edge baterainya turun ke 43%. Sekali lagi, iPhone 16 Pro Max kembali menunjukkan performa terbaiknya soal daya tahan baterai.

Tes Browsing dan Penggunaan Sehari-hari

Setelah itu, pengujian dilanjutkan dengan aktivitas browsing selama 1,5 jam. Hasilnya, Pixel 9 Pro jadi yang paling boros dengan baterai tersisa hanya 30%. Galaxy S25 Edge berada di posisi kedua paling boros dengan baterai 32% yang masih tersisa. iPhone 16 Pro Max tetap stabil, dengan lebih dari 50% baterai yang masih awet.

Total Durasi Pemakaian Baterai

Setelah serangkaian tes panjang, berikut sisa baterai masing-masing smartphone:

  • iPhone 16 Pro Max: 52%

  • Xiaomi 15: 42%

  • OnePlus 13: 38%

  • Galaxy S25 Ultra: 35%

  • Galaxy S25 Edge: 20%

  • Pixel 9 Pro: 16%

Di akhir pengujian, Samsung Galaxy S25 Edge yang super tipis ini jadi yang pertama kehabisan baterai, dengan total waktu pemakaian sekitar 10 jam 40 menit. Pixel 9 Pro menyusul mati 13 menit kemudian. Lalu giliran Galaxy S25 Ultra (11 jam 45 menit), OnePlus 13 (11 jam 48 menit), dan Xiaomi 15 Pro (12 jam 22 menit) yang ikut habis baterainya. Terakhir, iPhone 16 Pro Max jadi juara dengan daya tahan baterai paling lama, yaitu sampai 12 jam 38 menit.

Kalau kamu cari smartphone yang super tipis dan stylish, Samsung Galaxy S25 Edge jelas juara desain. Tapi, kamu harus siap dengan kapasitas baterai yang lebih kecil dibandingkan flagship lain, sehingga waktu pakainya juga lebih singkat. Kalau butuh daya tahan baterai lama, mungkin iPhone 16 Pro Max atau Xiaomi 15 bisa jadi pilihan yang lebih pas.