Berita BorneoTribun: Serangan AS hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Serangan AS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serangan AS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2026

Trump Klaim Semua Target Militer Iran Di Pulau Kharg Hancur Dalam Serangan Besar

Trump mengklaim militer AS menghancurkan seluruh target militer Iran di Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama negara itu, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Trump mengklaim militer AS menghancurkan seluruh target militer Iran di Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama negara itu, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Trump Klaim Semua Target Militer Iran Di Pulau Kharg Hancur Dalam Serangan Besar

AMERIKA SERIKAT -- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa militer negaranya telah menghancurkan seluruh target militer Iran di Pulau Kharg, sebuah wilayah strategis milik Iran yang dikenal sebagai pusat ekspor minyak utama negara tersebut.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui media sosial, di mana ia menyebut operasi militer tersebut sebagai salah satu serangan paling kuat yang pernah dilakukan di kawasan Timur Tengah.

Menurut Trump, serangan tersebut secara khusus menargetkan fasilitas militer Iran yang berada di pulau tersebut. Ia menegaskan bahwa semua target militer yang menjadi sasaran operasi telah berhasil dilumpuhkan.

Target Militer Dihancurkan, Infrastruktur Minyak Tidak Disentuh

Meski serangan berlangsung besar, Trump menegaskan bahwa fasilitas minyak di Pulau Kharg sengaja tidak dihancurkan.

Ia mengatakan keputusan itu diambil dengan alasan kemanusiaan dan stabilitas energi global. Namun, Trump juga memberi peringatan keras kepada Iran.

Jika Iran atau pihak lain mencoba mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz, Amerika Serikat tidak akan ragu menargetkan infrastruktur minyak tersebut di masa mendatang.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur perdagangan energi yang sangat vital bagi dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati selat sempit tersebut setiap hari.

Pulau Kharg, Jantung Ekspor Minyak Iran

Pulau Kharg memiliki peran sangat penting bagi ekonomi Iran. Pulau kecil yang terletak sekitar 26 kilometer dari daratan Iran ini menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah negara tersebut.

Di pulau ini terdapat terminal minyak besar, jaringan pipa, serta fasilitas penyimpanan yang mampu menampung puluhan juta barel minyak.

Karena itulah, setiap gangguan di Pulau Kharg berpotensi berdampak besar terhadap pasokan energi global dan harga minyak dunia.

Risiko Konflik Lebih Luas

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir.

Situasi semakin memanas setelah Iran mengancam akan membalas serangan tersebut dan menargetkan fasilitas energi yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Para analis menilai bahwa jika konflik ini terus meningkat, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan tersebut tetapi juga pada stabilitas ekonomi global, terutama di sektor energi.

Dunia Menunggu Langkah Berikutnya

Meski serangan telah terjadi, banyak pihak kini menunggu langkah selanjutnya dari Iran maupun Amerika Serikat.

Ketegangan di kawasan yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia ini membuat pasar global terus memantau perkembangan situasi dengan sangat hati-hati.

Jika konflik semakin meluas, bukan tidak mungkin dampaknya akan terasa hingga ke harga energi, perdagangan internasional, hingga stabilitas geopolitik dunia.

Sabtu, 28 Februari 2026

Militer AS Targetkan Fasilitas Iran dari Laut dan Udara

AS Lancarkan Serangan ke Sejumlah Target di Iran dari Udara dan Laut
AS melancarkan serangan ke sejumlah target Iran dari udara dan laut di tengah ketegangan program nuklir dan rudal jarak jauh. Iran menilai langkah itu sebagai agresi yang berisiko memicu konflik luas. (Gambar ilustrasi)

AS Lancarkan Serangan ke Sejumlah Target di Iran dari Udara dan Laut

JAKARTA -- Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran melalui operasi udara dan laut pada Sabtu, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters yang mengutip pejabat AS. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran dan aktivitas militernya.

Serangan tersebut menjadi eskalasi terbaru dalam hubungan panas antara Amerika Serikat dan Iran. Sebelumnya, pada 20 Februari, Presiden AS Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan terbatas terhadap Iran. Ia juga mendesak Teheran untuk segera mencapai kesepakatan, sembari memperingatkan bahwa penolakan akan berujung pada konsekuensi serius.

Pernyataan keras itu kembali ditegaskan Trump pada Sabtu (28/2). Ia menuduh Iran berupaya menghidupkan kembali program nuklirnya serta mengembangkan rudal jarak jauh yang diklaim mampu menjangkau Eropa bahkan Amerika Serikat. Menurutnya, AS telah berulang kali menawarkan jalur diplomasi, namun seluruh tawaran tersebut ditolak oleh pihak Iran.

“Kami sudah memperingatkan agar mereka tidak melanjutkan upaya pengembangan senjata nuklir. Kami telah mencoba mencapai kesepakatan, tetapi Iran menolak setiap kesempatan,” ujar Trump.

Di sisi lain, Iran merespons dengan tegas. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa bahkan serangan terbatas sekalipun akan dianggap sebagai tindakan agresi. Pernyataan ini menandakan potensi konflik yang lebih luas jika kedua negara tidak menemukan jalan diplomasi.

Trump juga menegaskan bahwa AS siap menghancurkan industri rudal Iran, termasuk kemampuan Angkatan Lautnya, jika ancaman terus berlanjut. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran global, mengingat dampaknya dapat memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah dan pasar energi dunia.

Ketegangan AS dan Iran bukanlah isu baru. Namun, serangan langsung dari udara dan laut menandai fase yang lebih berisiko dalam dinamika geopolitik kedua negara. Dunia kini menanti apakah jalur diplomasi masih memungkinkan, atau justru konfrontasi akan semakin meluas.

FAQ Seputar Serangan AS ke Iran

1. Kapan serangan AS terhadap Iran terjadi?
Serangan dilaporkan terjadi pada Sabtu, berdasarkan laporan Reuters yang mengutip pejabat AS.

2. Apa alasan utama AS melancarkan serangan?
AS menilai Iran terus mengembangkan program nuklir dan rudal jarak jauh yang berpotensi mengancam Eropa dan Amerika.

3. Bagaimana respons Iran terhadap serangan tersebut?
Iran menyatakan bahwa bahkan serangan terbatas akan dianggap sebagai tindakan agresi.

4. Apakah ada peluang diplomasi?
AS mengklaim telah menawarkan kesepakatan, namun Iran disebut menolak. Masa depan diplomasi masih belum pasti.

5. Apa dampak global dari konflik ini?
Ketegangan ini dapat memengaruhi stabilitas Timur Tengah, harga minyak dunia, serta keamanan internasional.