Berita BorneoTribun: Smartphone Lipat hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Smartphone Lipat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Smartphone Lipat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2026

Samsung Siapkan Ponsel Trifold Raksasa, Saingi Foldable iPhone Apple

Samsung dikabarkan menyiapkan Galaxy Z Trifold Wide dengan layar lebih lebar untuk menyaingi foldable iPhone. Desain baru ini mendekati format tablet premium.
Samsung dikabarkan menyiapkan Galaxy Z Trifold Wide dengan layar lebih lebar untuk menyaingi foldable iPhone. Desain baru ini mendekati format tablet premium.

Jakarta — Persaingan di pasar smartphone lipat makin panas. Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, dikabarkan tengah menyiapkan konsep ponsel lipat terbaru dengan format trifold atau tiga lipatan yang lebih lebar dari generasi sebelumnya.

Informasi ini mencuat setelah beredar paten baru yang menunjukkan desain perangkat dengan layar luar lebih luas. Banyak analis menilai langkah ini sebagai respons terhadap rumor bahwa Apple Inc. sedang menyiapkan foldable iPhone pertamanya.

Desain Baru Lebih Lebar, Mirip Tablet Saat Dibuka

Dalam bocoran gambar paten tersebut, perangkat terlihat memiliki konsep mirip dengan model trifold yang sudah pernah diperkenalkan Samsung. Namun, perbedaannya ada pada layar luar yang jauh lebih lebar.

Saat dalam kondisi tertutup, bentuknya tidak lagi memanjang seperti ponsel lipat pada umumnya. Secara tampilan, desainnya disebut-sebut mendekati konsep yang pernah diusung oleh Huawei Technologies lewat perangkat premium mereka.

Ketika dibuka penuh, perangkat tersebut berubah menjadi tablet dengan rasio layar yang lebih nyaman untuk multitasking, menonton video, hingga bekerja.

Konsep ini membuat perangkat bukan sekadar smartphone, melainkan mulai mendekati kategori hybrid antara ponsel dan tablet.

Rumor Foldable iPhone Picu Persaingan

Minat terhadap smartphone lipat dengan layar lebar belakangan meningkat cukup pesat. Hal ini tidak lepas dari rumor yang menyebutkan bahwa foldable iPhone pertama dari Apple Inc. akan hadir dengan layar lebar berformat mirip tablet.

Jika rumor tersebut benar, maka pesaing Apple, termasuk Samsung, tampaknya ingin lebih dulu menguasai pasar dengan menghadirkan inovasi yang matang.

Selama ini, Samsung dikenal sebagai pionir di pasar ponsel lipat lewat lini Galaxy Z Fold, termasuk model terbaru seperti Samsung Galaxy Z Fold 7 yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas layar dan daya tahan lipatan.

Di sisi lain, produsen lain seperti Oppo juga mulai menunjukkan kemajuan melalui perangkat seperti Oppo Find N6, yang menawarkan lipatan layar lebih halus dan desain ringkas.

Harga Masih Jadi Tantangan Besar

Meski teknologi ponsel lipat semakin matang, harga tetap menjadi kendala utama bagi sebagian besar konsumen.

Model trifold yang ada saat ini disebut memiliki harga sekitar 2.900 dolar AS. Jika dikonversi dengan kurs kisaran Rp15.500 per dolar AS, nilainya mencapai sekitar Rp44.950.000.

Harga yang mendekati Rp45 juta tentu membuat perangkat ini lebih cocok untuk segmen premium dan early adopter, bukan pasar massal.

Pengamat industri menilai, jika Samsung benar-benar merilis model Galaxy Z Trifold Wide, kemungkinan besar pola penjualannya akan mirip dengan generasi sebelumnya: penjualan awal tinggi karena hype, lalu menurun seiring waktu.

Teknologi Layar Lipat Makin Matang

Perjalanan teknologi smartphone lipat tidak terjadi dalam waktu singkat. Butuh beberapa generasi hingga produsen mampu menghasilkan layar yang lebih tahan lama dan lipatan yang semakin halus.

Perangkat seperti Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Oppo Find N6 menjadi contoh bagaimana teknologi layar fleksibel mulai memasuki tahap matang dan stabil.

Banyak analis memperkirakan bahwa pasar foldable baru benar-benar siap menyambut pemain besar seperti Apple setelah teknologi ini mencapai tingkat keandalan tinggi.

Potensi Pasar: Antara Eksperimen dan Masa Depan

Meski masih dianggap sebagai produk premium eksperimental, ponsel trifold punya potensi besar di masa depan.

Format layar besar yang bisa dilipat menawarkan fleksibilitas baru bagi pengguna, terutama untuk aktivitas seperti:

  • Editing dokumen

  • Menonton video

  • Gaming

  • Multitasking profesional

Jika harga bisa ditekan dan daya tahan semakin baik, bukan tidak mungkin ponsel trifold akan menjadi standar baru di industri smartphone.

Analisis: Apakah Trifold Akan Jadi Tren Baru?

Dari sisi teknologi, langkah Samsung mengembangkan model lebih lebar menunjukkan bahwa perusahaan melihat peluang besar di segmen layar fleksibel.

Namun dari sisi pasar, tantangan terbesarnya tetap sama: harga tinggi dan kebutuhan pengguna yang belum sepenuhnya berubah.

Bagi sebagian pengguna, smartphone lipat masih dianggap sebagai gadget eksperimental, bukan kebutuhan utama. Tetapi bagi kalangan profesional dan pecinta teknologi, perangkat ini menjadi simbol inovasi masa depan.

FAQ

Apa Itu Smartphone Trifold?

Smartphone trifold adalah ponsel dengan tiga lipatan layar yang bisa dibuka menjadi ukuran tablet.

Apakah Samsung Akan Merilis Galaxy Z Trifold Wide?

Saat ini masih dalam tahap paten dan pengembangan, belum ada tanggal rilis resmi dari Samsung.

Berapa Perkiraan Harga Smartphone Trifold Samsung?

Diperkirakan sekitar Rp45 juta, tergantung spesifikasi dan pasar saat peluncuran.

Apa Kelebihan Ponsel Trifold Dibanding Fold Biasa?

Keunggulan utamanya adalah ukuran layar yang lebih besar saat dibuka, sehingga lebih nyaman untuk multitasking.

Apakah Apple Benar Akan Merilis Foldable iPhone?

Masih sebatas rumor industri, namun banyak analis memperkirakan Apple akan masuk ke pasar foldable dalam waktu dekat.

Sabtu, 09 Agustus 2025

Motorola Rilis Razr 2025 & Buds Loop Edisi Swarovski, Harga Tembus Rp 16 Juta

Motorola Razr 2025 dan Moto Buds Loop edisi terbatas Brilliant Collection dengan kristal Swarovski dan warna Pantone Ice Melt
Motorola Razr 2025 dan Moto Buds Loop edisi terbatas Brilliant Collection dengan kristal Swarovski dan warna Pantone Ice Melt.

JAKARTA - Motorola resmi meluncurkan Brilliant Collection, edisi terbatas yang menghadirkan ponsel lipat Razr 2025 dan wireless earbuds Moto Buds Loop berhiaskan kristal Swarovski. 

Koleksi ini akan mulai dijual di Amerika Serikat pada 7 Agustus 2025 dengan harga USD 1.000 atau sekitar Rp 16 juta. 

Edisi spesial ini dibuat untuk pecinta teknologi yang juga mengutamakan gaya dan kemewahan, dengan balutan warna eksklusif Pantone “Ice Melt”.

Bagian belakang Razr 2025 menggunakan tekstur kulit sintetis yang dihiasi 35 kristal Swarovski. 

Sorotan utama ada pada kristal besar 26 sisi yang tertanam di bagian engsel ponsel, serta tombol volume transparan yang menambah kesan elegan. 

Sementara Moto Buds Loop hadir senada dengan aksen kristal berkilau di bagian headband-nya. 

Dari sisi audio, earbuds ini dibekali driver 12 mm, dukungan audio spasial, dan pengaturan suara dari Bose, dengan daya tahan baterai hingga 37 jam.

Motorola juga menyertakan tas transparan mini crossbody dalam paket penjualan, melengkapi tampilan mewah perangkat ini. 

"Brilliant Collection bukan sekadar perangkat teknologi, tapi juga statement piece bagi mereka yang ingin tampil beda," ujar perwakilan Motorola dalam siaran pers resminya. 

Koleksi ini berbasis varian standar Razr 2025 yang dibekali chipset Dimensity 7400X, yang jika dibeli terpisah dibanderol USD 600.

Kehadiran Motorola Brilliant Collection diyakini akan menyasar segmen kolektor dan pengguna yang memadukan fashion dengan teknologi. 

Meski penjualan perdana dilakukan di pasar AS, belum ada konfirmasi apakah edisi ini akan tersedia secara global, termasuk di Indonesia. 

Mengingat jumlahnya terbatas, perangkat ini diprediksi cepat habis di pasaran.