Huawei Siapkan Smartphone Super Tipis Ungguli iPhone Air dengan Memori 2TB
![]() |
| Tampilan render smartphone Huawei ultra-tipis dengan desain elegan dan bodi lebih tipis dari iPhone Air. |
JAKARTA - Huawei dikabarkan tengah menyiapkan gebrakan besar di pasar smartphone. Perusahaan asal Tiongkok ini sedang menguji perangkat ultra-tipis yang disebut akan menjadi bagian dari seri Mate 80 dan rencananya diluncurkan pada kuartal keempat 2025. Menariknya, ponsel tersebut diklaim lebih tipis dari iPhone Air dan Galaxy S25 Edge, serta memiliki varian memori internal hingga 2 TB yang belum pernah ada sebelumnya di pasar ponsel konsumen.
Menurut laporan dari sejumlah sumber industri di Weibo dan media teknologi Tiongkok, ketebalan bodi smartphone Huawei terbaru ini diperkirakan kurang dari 5,5 milimeter. Dengan ukuran tersebut, perangkat ini akan mengalahkan iPhone Air yang memiliki ketebalan 5,5 mm dan Galaxy S25 Edge dengan bodi 5,8 mm. Meski sangat tipis, Huawei tetap membekalinya dengan chipset Kirin 9030 5G terbaru, dukungan eSIM, serta sistem pendingin efisien agar performa tidak terganggu.
Salah satu keunggulan yang paling menarik perhatian adalah opsi penyimpanan internal hingga 2 TB. Kapasitas ini dianggap sebagai rekor baru dalam industri smartphone konsumen, yang selama ini rata-rata berhenti di angka 1 TB. Jika kabar ini benar, Huawei akan menjadi merek pertama yang menghadirkan penyimpanan sebesar itu langsung dari pabrik tanpa perlu kartu tambahan. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperkuat daya saing di segmen flagship, terutama di tengah penurunan penjualan model ultra-premium dari Apple dan Samsung.
Sementara itu, peluncuran iPhone Air dikabarkan tertunda di pasar Tiongkok karena kendala implementasi teknologi eSIM yang belum sepenuhnya didukung oleh semua operator lokal. Situasi ini bisa dimanfaatkan Huawei untuk menarik perhatian konsumen di dalam negeri dengan menghadirkan alternatif serupa lebih cepat. Para analis memperkirakan, momentum ini dapat membuat Huawei kembali menjadi pemimpin pasar di segmen ponsel tipis dan elegan, apalagi sejak peluncuran seri Pura 70, perusahaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa penjualan.
Di sisi lain, baik Apple maupun Samsung kini menghadapi penurunan penjualan model terbaru mereka. Laporan terbaru menyebutkan bahwa iPhone Air dan Galaxy S25 Edge menunjukkan angka penjualan yang jauh di bawah ekspektasi. Bahkan, Samsung dikabarkan menunda rencana penghentian lini “Plus” karena performa seri Edge yang mengecewakan. Jika tren ini berlanjut, kemunculan Huawei Mate 80 Ultra Thin bisa menjadi titik balik dalam persaingan smartphone premium global.
