Berita BorneoTribun: Tanah Laut hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Tanah Laut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanah Laut. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2026

Tanah Laut Jadi Pusat Gerakan Tanam Serempak Nasional 10 Ribu Hektare

Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare di Tanah Laut bersama 17 provinsi dorong ketahanan pangan dan peningkatan produksi nasional. (Sumber ANTARA)
Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare di Tanah Laut bersama 17 provinsi dorong ketahanan pangan dan peningkatan produksi nasional. (Sumber ANTARA)

Tala, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, menggelar gerakan tanam serempak 10 ribu hektare bersama 17 provinsi se-Indonesia di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan, Kamis. Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan tanam nasional guna meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Gerakan tanam serempak tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional sektor pertanian. 

Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan lahan pertanian yang ada, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Wakil Bupati Tanah Laut M Zazuli menyampaikan bahwa daerahnya merasa bangga dipercaya menjadi pusat pelaksanaan gerakan tanam pangan skala besar tersebut.

Ia menilai momentum ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di daerah.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya di Pelaihari.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Menteri Pertanian Republik Indonesia serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Idha Widi Arsatty. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten.

Zazuli menegaskan, gerakan tanam serempak merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional di bidang pertanian, khususnya dalam optimalisasi lahan dan peningkatan produksi pangan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, penyuluh, hingga petani dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program cetak sawah rakyat (CSR) serta pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan Tanah Laut sebagai salah satu lumbung pangan andal di Kalimantan Selatan.

Selain aspek produksi, gerakan ini juga menjadi simbol penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan sektor pertanian. Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program ini.

“Semoga setiap benih yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang melimpah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Zazuli.

Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare ini diharapkan mampu mempercepat musim tanam serta mendorong peningkatan produksi pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Sumber: Antara/Gunawan Wibisono

Minggu, 29 Maret 2026

Tahap Awal Seleksi Polri 2026 Diperketat, Ini Penegasan Polres Tanah Laut

Polres Tanah Laut memperketat verifikasi awal seleksi Polri 2026 untuk memastikan proses objektif, transparan, dan bebas pungutan sejak tahap administrasi. (Gambar ilustrasi)
Polres Tanah Laut memperketat verifikasi awal seleksi Polri 2026 untuk memastikan proses objektif, transparan, dan bebas pungutan sejak tahap administrasi. (Gambar ilustrasi)

Polres Tanah Laut bersama Polda Kalimantan Selatan memperketat tahapan awal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Fokus utama berada pada verifikasi pendaftaran online serta pengecekan berkas administrasi peserta secara menyeluruh.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Satya Brata Polres Tanah Laut sejak Senin lalu dan menjadi langkah awal penting dalam memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, menegaskan bahwa proses verifikasi awal merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas seleksi sejak dini.

“Proses ini menjadi fondasi penting agar seluruh tahapan berikutnya berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan,” ujarnya di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Minggu.

Seleksi Dimulai Dari Administrasi yang Ketat

Tim Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) dari Bagian SDM Polres Tanah Laut melakukan pemeriksaan berkas secara detail terhadap seluruh peserta yang telah mendaftar melalui sistem online.

Tak hanya itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan sebagai bagian dari tahapan awal seleksi. Langkah ini bertujuan memastikan peserta sesuai dengan standar fisik yang telah ditentukan.

Dengan sistem ini, hanya peserta yang benar-benar memenuhi syarat yang bisa melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

Jaminan Transparansi dan Tanpa Biaya

Kapolres menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya apa pun. Peserta dan orang tua diminta untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami mengimbau agar tidak percaya pihak yang menjanjikan kelulusan,” tambahnya.

Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas proses seleksi melalui pengawasan ketat di setiap tahapan.

Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, dan berintegritas tinggi.

FAQ

1. Apa saja yang diverifikasi pada tahap awal seleksi Polri 2026?
Verifikasi meliputi berkas administrasi, data pendaftaran online, serta pengukuran tinggi dan berat badan.

2. Apakah seleksi Polri 2026 dipungut biaya?
Tidak. Seluruh proses seleksi gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

3. Siapa yang melakukan verifikasi peserta?
Tim Pabanrim dari Bagian SDM Polres Tanah Laut.

4. Apa tujuan verifikasi awal ini?
Untuk memastikan peserta memenuhi syarat sejak awal sehingga proses seleksi lebih objektif dan berkualitas.

5. Bagaimana menghindari penipuan dalam seleksi Polri?
Jangan percaya pihak yang menjanjikan kelulusan, karena seleksi dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.

Selasa, 17 Maret 2026

Bupati Tanah Laut Sidak Pasar Bajuin Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Fitri

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto sidak Pasar Bajuin untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto sidak Pasar Bajuin untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)

PELaihari – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga masih terkendali di pasaran.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin.

Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Trianto bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung memantau aktivitas perdagangan serta memeriksa harga berbagai komoditas penting yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Beberapa bahan pokok yang diperiksa di antaranya beras, minyak goreng, gula, dan telur. Komoditas ini menjadi fokus pemantauan karena biasanya mengalami lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Menurut Rahmat, sidak tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok saat memasuki masa peningkatan konsumsi menjelang Hari Raya.

“Kita ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan pokok. Dari hasil sidak hari ini, ketersediaan masih aman dan kenaikan harga masih dalam batas yang wajar,” ujar Rahmat di Pelaihari.

Selama berada di pasar, Rahmat juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang. Ia menanyakan kondisi distribusi barang, pasokan dari distributor, hingga perkembangan harga yang terjadi di lapangan.

Langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi pasar sekaligus memastikan tidak ada gangguan distribusi bahan pokok.

Rahmat menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga telah menyiapkan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi daerah. Salah satunya melalui pembentukan kios bahan pokok penting (bapokting).

Kios tersebut disediakan untuk menjual beberapa komoditas penting dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Menurutnya, keberadaan kios bapokting menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang relatif stabil.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Bajuin, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas yang wajar.

Salah satunya adalah harga beras yang sebelumnya berada di kisaran Rp62.000 per sak, kini naik menjadi sekitar Rp65.000 per sak.

Meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, pemerintah daerah memastikan pasokan bahan pokok di Kabupaten Tanah Laut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul Fitri.

Rahmat juga mengingatkan para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga dan tidak memanfaatkan momentum Lebaran untuk menaikkan harga secara berlebihan.

“Kami berharap para pedagang tidak memanfaatkan momen Idul Fitri untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Mari bersama-sama menjaga kestabilan harga agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya,” kata Rahmat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan pasar secara berkala guna memastikan stabilitas harga serta kelancaran distribusi bahan pokok bagi masyarakat.