Berita BorneoTribun: Transportasi Sungai hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Sungai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2026

Mudik Gratis Batola 2026, Warga Kuripan Difasilitasi Speedboat Sungai

Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.
Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.

MARABAHAN – Kabar baik buat warga yang ingin mudik ke kampung halaman saat Lebaran. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, kembali menghadirkan program mudik gratis jalur sungai khusus menuju Kecamatan Kuripan.

Program ini jadi solusi nyata buat masyarakat yang selama ini kesulitan akses transportasi darat.

Kepala Dinas Perhubungan Batola, Jaya Hidayatullah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat armada speedboat untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.

“Mudik gratis berlangsung selama empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri untuk arus keberangkatan dan empat hari setelahnya untuk arus balik,” ujarnya di Marabahan, Kamis.

Akses Sungai Jadi Andalan

Mudik gratis ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, sebagian wilayah Batola memang cukup sulit dijangkau lewat jalur darat.

Salah satu contohnya adalah Kecamatan Kuripan, yang hingga kini masih sangat bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama mobilitas masyarakat.

Karena itu, keberadaan program ini terasa sangat membantu, terutama saat momen penting seperti Lebaran.

Warga yang sudah mendaftar sebelumnya akan diberangkatkan dari Dermaga Siring Ulek Marabahan, menyusuri Sungai Barito menuju Kuripan.

Bukan Sekadar Mudik, Tapi Jaga Kearifan Lokal

Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir sungai.

Transportasi air bukan hanya pilihan, tapi sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

“Minat masyarakat setiap tahun selalu tinggi, makanya program ini terus kami gelar,” tambah Jaya.

Aman, Nyaman, dan Tertib

Pemerintah daerah memastikan seluruh armada yang digunakan dalam kondisi layak dan aman.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tetap tertib dan mengikuti aturan selama perjalanan demi keselamatan bersama.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus khawatir soal akses transportasi.

Rabu, 18 Maret 2026

Pengelola Dermaga Mahakam Ulu Perketat Muatan Demi Cegah Kapal Karam

Pengelola Dermaga Mahakam Ulu Samarinda memperketat pengawasan muatan kapal guna mencegah kecelakaan akibat overkapasitas dan menjamin keselamatan penumpang.
Pengelola Dermaga Mahakam Ulu Samarinda memperketat pengawasan muatan kapal guna mencegah kecelakaan akibat overkapasitas dan menjamin keselamatan penumpang.

Pengelola Dermaga Mahakam Ulu Perketat Pengawasan Muatan Demi Keselamatan Pelayaran

Samarinda – Pengelola Dermaga Mahakam Ulu di Samarinda memperketat pengawasan terhadap volume muatan penumpang dan barang guna mencegah potensi kecelakaan kapal akibat kelebihan kapasitas.

Kepala Dermaga Mahakam Ulu Samarinda, Fadlin, menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten memastikan setiap kapal beroperasi sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan.

“Kami terus menjaga agar muatan kapal sesuai dengan standar kapasitas maksimal sesuai prosedur manifes,” ujar Fadlin di Samarinda, Selasa.

Ia menambahkan, kapal angkutan yang memiliki kapasitas maksimal 150 ton tidak diperkenankan membawa muatan melebihi batas tersebut. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah risiko kapal karam yang dapat membahayakan penumpang.

Saat ini, Dermaga Mahakam Ulu mengoperasikan sebanyak 23 armada kapal dengan kapasitas hingga GT 141 atau sekitar 150 ton muatan.

Selain itu, pengelola juga memastikan ketersediaan jaket keselamatan di setiap kapal mencapai 125 persen dari total jumlah penumpang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi darurat di perairan.

Fadlin menjelaskan, setiap kapal yang akan berangkat wajib melalui proses pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengecekan kondisi mesin guna memastikan kelayakan operasional.

“Untuk menjaga kelancaran rute angkutan air ini, kami senantiasa berkoordinasi secara intensif dengan para pengelola dermaga di wilayah hulu,” katanya.

Pengetatan prosedur keselamatan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas pelayaran dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan data rekapitulasi selama tujuh hari terakhir, tercatat sebanyak 15 unit kapal telah diberangkatkan dari dermaga tersebut.

Jumlah penumpang yang dilayani mencapai 929 orang, terdiri dari 836 penumpang dewasa dan 93 anak-anak.

Sementara itu, distribusi logistik melalui jalur sungai mencapai 268 ton, termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Dermaga juga mencatat penyeberangan sebanyak 179 unit kendaraan roda dua dalam periode yang sama.

Aktivitas tertinggi terjadi pada 14 Maret, dengan dua kapal mengangkut 231 penumpang, 90 ton barang, dan 39 unit sepeda motor.

Adapun pada keberangkatan Selasa ini, dua kapal membawa 133 penumpang, 16 ton logistik, serta 19 unit kendaraan roda dua.

Fadlin berharap, pengawasan ketat sebelum kapal lepas sandar dapat menjamin keselamatan masyarakat yang menggunakan transportasi sungai, khususnya di wilayah pedalaman Kalimantan Timur.