Berita BorneoTribun: Transportasi Udara hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Udara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Udara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2026

Arus Balik Pesawat Muara Teweh–Banjarmasin Turun di H+5 Lebaran 2026

Arus balik Lebaran 2026 rute Muara Teweh–Banjarmasin mulai menurun di H+5. Jumlah penumpang pesawat berkurang setelah puncak arus balik H+4.
Arus balik Lebaran 2026 rute Muara Teweh–Banjarmasin mulai menurun di H+5. Jumlah penumpang pesawat berkurang setelah puncak arus balik H+4.

MUARA TEWEH — Arus balik Lebaran 2026 untuk jalur udara rute Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan sebaliknya mulai menunjukkan penurunan pada H+5.

Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pesawat pada Kamis mulai berkurang dibandingkan puncak arus balik sehari sebelumnya.

“Hari ini penerbangan dari Muara Teweh ke Banjarmasin dan sebaliknya jumlah penumpang mulai berkurang dibanding H+4 yang menjadi puncak arus balik,” ujarnya.

Pada H+5 Lebaran, tercatat sebanyak 57 penumpang tiba di Muara Teweh dari Banjarmasin. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru mencapai 41 orang. Seluruh penerbangan dilayani satu kali oleh maskapai Wings Air.

Puncak Arus Balik Terjadi di H+4

Amrillah menjelaskan, lonjakan penumpang terjadi pada H+4 atau Rabu (25/3). Saat itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 68 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 71 orang.

Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh banyaknya pemudik yang kembali ke tempat kerja setelah libur Lebaran.

“Sekarang sudah mulai turun karena sebagian masyarakat sudah kembali beraktivitas dan masuk kerja,” jelasnya.

Penerbangan Didominasi Penumpang Transit

Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh saat ini melayani penerbangan pulang pergi setiap hari ke Banjarmasin menggunakan pesawat ATR-72-600 milik Wings Air dengan kapasitas 72 penumpang.

Mayoritas penumpang yang menggunakan rute ini merupakan penumpang transit dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Mereka biasanya melanjutkan perjalanan dari Bandara Syamsudin Noor menuju Muara Teweh, atau sebaliknya dari Muara Teweh menuju Pulau Jawa melalui Banjarmasin.

Penerbangan Perintis dan Subsidi Tetap Berjalan

Selain rute utama, Bandara Muara Teweh juga melayani penerbangan perintis menuju Palangka Raya melalui Bandara Tjilik Riwut.

Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Susi Air dengan frekuensi satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin.

Pesawat yang digunakan adalah jenis Cessna dengan kapasitas 12 penumpang. Untuk tarif tiket, penumpang dikenakan biaya sekitar Rp540.020 untuk rute Palangka Raya ke Muara Teweh, dan Rp493.420 untuk rute sebaliknya.

Selain itu, penerbangan komersial Wings Air untuk rute Muara Teweh–Palangka Raya juga tersedia sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Tren Arus Balik Diprediksi Terus Menurun

Dengan berakhirnya masa libur panjang Lebaran, arus balik diperkirakan akan terus melandai dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas penerbangan pun mulai kembali ke kondisi normal seperti hari biasa.

Penurunan jumlah penumpang ini menjadi indikasi bahwa puncak arus balik telah terlewati, sekaligus menandai berakhirnya periode mobilitas tinggi masyarakat selama musim Lebaran.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Kapan puncak arus balik Lebaran 2026 di Muara Teweh?
Puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran, yakni Rabu (25/3).

2. Apakah jumlah penumpang pesawat sudah menurun?
Ya, pada H+5 jumlah penumpang mulai berkurang dibandingkan hari sebelumnya.

3. Maskapai apa yang melayani rute Muara Teweh–Banjarmasin?
Rute ini dilayani oleh Wings Air dengan pesawat ATR-72-600.

4. Berapa frekuensi penerbangan dari Muara Teweh ke Banjarmasin?
Penerbangan tersedia setiap hari dengan satu kali jadwal.

5. Apakah ada penerbangan ke Palangka Raya?
Ada, melalui penerbangan perintis Susi Air seminggu sekali dan Wings Air empat kali seminggu.

Minggu, 22 Maret 2026

Arus Mudik Lebaran 1447 H, Bandara Syamsudin Noor Catat 12.958 Penumpang

Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru layani 12.958 pemudik selama dua hari lebaran 1447 H, siapkan penerbangan tambahan antisipasi lonjakan penumpang.
Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru layani 12.958 pemudik selama dua hari lebaran 1447 H, siapkan penerbangan tambahan antisipasi lonjakan penumpang.

Banjarbaru – Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mencatat total 12.958 penumpang yang terangkut melalui 118 penerbangan selama dua hari lebaran pada Sabtu dan Minggu (21–22 Maret 2026).

“Penumpang terangkut dalam 118 penerbangan selama dua hari lebaran pada Sabtu dan Minggu hari ini,” ujar Ahmad Zulfian Noor, Head of Branch Communication & CSR Department Bandara Internasional Syamsudin Noor, Minggu.

Rinciannya, pada Sabtu (21/3) tercatat 6.139 penumpang dengan 58 penerbangan, sedangkan pada Minggu (22/3) ada 6.819 penumpang dengan 60 penerbangan.

Sejak H-8 hingga hari lebaran, total 91.781 pemudik telah melintasi bandara dengan 860 penerbangan. Zulfian menambahkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan 12.716 penumpang.

“Sejumlah maskapai telah menyiapkan penerbangan tambahan jika diperlukan ketika terjadi lonjakan penumpang signifikan,” katanya. Hingga saat ini, sudah ada 52 penerbangan tambahan yang beroperasi untuk melayani arus mudik.

Bandara Internasional Syamsudin Noor terus memaksimalkan layanan agar arus mudik dan arus balik berjalan lancar, termasuk penerapan protokol kesehatan, sistem informasi digital, dan koordinasi dengan pihak maskapai.

Dengan prediksi puncak arus balik yang padat, penumpang diimbau untuk mengecek jadwal penerbangan dan memanfaatkan layanan tambahan yang tersedia agar perjalanan tetap nyaman.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Q1: Berapa total penumpang yang melintasi Bandara Syamsudin Noor saat lebaran 1447 H?
A1: Total penumpang yang terangkut pada Sabtu dan Minggu mencapai 12.958 orang, sedangkan sejak H-8 hingga lebaran mencapai 91.781 penumpang.

Q2: Kapan puncak arus balik diperkirakan terjadi?
A2: Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan prediksi 12.716 penumpang.

Q3: Apakah ada penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang?
A3: Ya, hingga saat ini 52 penerbangan tambahan telah beroperasi untuk melayani arus mudik.

Q4: Bagaimana penumpang bisa memastikan penerbangan mereka aman dan nyaman?
A4: Penumpang disarankan cek jadwal penerbangan melalui maskapai dan memanfaatkan penerbangan tambahan yang tersedia.

Selasa, 17 Maret 2026

Pekerja IKN Dorong Lonjakan Penumpang Bandara Sepinggan Saat Lebaran

Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)
Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)

BALIKPAPAN – Aktivitas pembangunan dan operasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memprediksi jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.170 orang.

General Manager Angkasa Pura Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil analisa tren pergerakan penumpang serta peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Balikpapan dan kawasan sekitar IKN.

“Berdasarkan perhitungan dan analisa yang kami lakukan, total akan ada 313.170 pemudik yang melewati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada musim Lebaran tahun ini,” ujarnya di Balikpapan, Senin.

Mobilitas Pekerja IKN Pengaruhi Arus Mudik

Jumlah penumpang tersebut diperkirakan naik sekitar 2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Peningkatan ini tidak lepas dari aktivitas ribuan pekerja yang berada di kawasan IKN.

Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 10.000 orang yang tinggal maupun bekerja di kawasan IKN. Rinciannya meliputi:

  • sekitar 7.800 pekerja konstruksi,

  • 1.170 aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN,

  • serta pekerja lain yang bermukim di sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru tersebut.

Sebagian dari para pekerja tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik ke daerah asal masing-masing menggunakan transportasi udara melalui Bandara Sepinggan.

Bahkan, sejumlah tiket penerbangan pada periode menjelang Lebaran dilaporkan telah dipesan lebih awal oleh para pekerja maupun masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga IKN.

Pergerakan Penumpang Diperkirakan 20 Ribu Per Hari

Berdasarkan tren dua tahun terakhir, pergerakan penumpang di Bandara Sepinggan selama masa angkutan Lebaran diperkirakan berada di kisaran 20.000 hingga 22.000 penumpang per hari.

Pola tersebut mengikuti tren arus mudik dan arus balik Lebaran yang terjadi pada tahun 2024 dan 2025.

Dengan potensi peningkatan tersebut, pihak pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.

Bandara Perkuat Layanan Dan Keamanan

Manajemen Bandara Sepinggan memastikan kesiapan fasilitas dan operasional guna menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Idul Fitri.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • optimalisasi fasilitas terminal dan apron,

  • pengaturan slot time pergerakan pesawat,

  • pengendalian antrean di area check-in,

  • peningkatan layanan penanganan bagasi,

  • serta kesiapan personel keamanan bandara.

Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman,” jelas Iwan.

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Lebaran

Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko operasional, pengelola bandara juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memantau potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi jadwal penerbangan selama musim mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan operasional Bandara Sepinggan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan volume penumpang selama Lebaran 2026.

Sabtu, 14 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026 Di Kalbar Diprediksi Ramai, Bandara Supadio Beri Diskon Hingga 50 Persen

Bandara Supadio memprediksi penumpang mudik Lebaran 2026 meningkat 3 persen. Diskon layanan bandara hingga 50 persen disiapkan untuk mendukung perjalanan yang lebih nyaman.
Bandara Supadio memprediksi penumpang mudik Lebaran 2026 meningkat 3 persen. Diskon layanan bandara hingga 50 persen disiapkan untuk mendukung perjalanan yang lebih nyaman.

Bandara Supadio Prediksi Lonjakan Penumpang Saat Mudik Lebaran 2026

PONTIANAK -- Arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 diperkirakan akan kembali ramai di Kalimantan Barat. Pengelola Bandara Internasional Supadio memprediksi jumlah penumpang akan meningkat sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

General Manager bandara, Maya Damayanti, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal selama periode mudik.

“Untuk Lebaran tahun ini, kami memperkirakan jumlah penumpang meningkat sekitar tiga persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menjadi perhatian kami agar seluruh pelayanan tetap berjalan maksimal,” ujar Maya di Sungai Raya, Kalimantan Barat, Jumat.

Tren Pemesanan Tiket Terus Meningkat

Menurut Maya, proyeksi kenaikan jumlah penumpang tersebut didasarkan pada tren pergerakan penumpang dan meningkatnya pemesanan tiket pesawat menjelang musim mudik.

Setiap tahun, periode menjelang Lebaran memang menjadi salah satu waktu tersibuk bagi transportasi udara. Banyak masyarakat memilih pesawat untuk pulang kampung karena dinilai lebih cepat dan praktis.

Kondisi ini membuat pengelola bandara harus meningkatkan kesiapan operasional agar arus penumpang tetap lancar dan nyaman.

Diskon Layanan Bandara Hingga 50 Persen

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perjalanan udara selama musim mudik, PT Angkasa Pura Indonesia menyiapkan program diskon tarif layanan bandara.

Potongan harga hingga 50 persen diberikan untuk sejumlah layanan, termasuk jasa pelayanan pesawat dan penumpang di terminal selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu maskapai menekan biaya operasional sehingga harga tiket penerbangan dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap diskon ini bisa membantu maskapai dan pada akhirnya berdampak pada harga tiket yang lebih bersahabat bagi penumpang,” jelas Maya.

Selain peningkatan layanan, pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Kerja sama dilakukan dengan TNI, Polri, imigrasi, serta sejumlah lembaga lainnya guna menjaga keamanan dan kelancaran operasional bandara.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa puncak mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan berbagai persiapan tersebut, manajemen Bandara Supadio optimistis pelayanan kepada penumpang selama Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh penumpang dapat melakukan perjalanan mudik dan kembali dengan pengalaman yang aman serta menyenangkan,” tutup Maya.

Minggu, 08 Maret 2026

Krisantus Kurniawan Dorong Rute Baru Ketapang–Pangkalan Bun Di Bandara Rahadi Oesman

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mendukung penambahan rute penerbangan Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Pangkalan Bun untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mendukung penambahan rute penerbangan Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Pangkalan Bun untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.

KETAPANG -- Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyatakan dukungannya terhadap rencana penambahan rute penerbangan di Bandara Rahadi Oesman, Kabupaten Ketapang. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas transportasi udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Krisantus, pembukaan rute baru menuju Pangkalan Bun akan membantu mengurai kepadatan penerbangan yang selama ini banyak terpusat di Pontianak. Dengan adanya alternatif rute, distribusi penumpang dan jadwal penerbangan di wilayah Kalimantan Barat diharapkan menjadi lebih seimbang.

Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau pembangunan serta peningkatan fasilitas terminal baru Bandara Rahadi Oesman di Kabupaten Ketapang, Sabtu.

Rencana Pembukaan Rute Ketapang–Pangkalan Bun

Krisantus menjelaskan bahwa rencana pembukaan rute menuju Pangkalan Bun akan memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat. Selama ini, sebagian besar penerbangan masih bertumpu di Pontianak sehingga menyebabkan kepadatan pada jalur tertentu.

Dengan hadirnya rute baru tersebut, arus penerbangan dapat tersebar ke beberapa titik tujuan. Hal ini tidak hanya mengurangi beban penerbangan di Pontianak, tetapi juga meningkatkan akses transportasi udara bagi masyarakat di wilayah lain.

Menurutnya, keberadaan jalur alternatif akan memudahkan masyarakat dalam memilih rute perjalanan yang paling efisien.

Mempercepat Akses Transportasi Udara

Penambahan rute penerbangan dinilai dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan antarwilayah. Transportasi udara menjadi pilihan yang semakin efisien, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Krisantus menegaskan bahwa semakin banyaknya penerbangan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperpendek waktu perjalanan, ketersediaan rute yang beragam juga akan meningkatkan fleksibilitas dalam menentukan tujuan.

Ia mencontohkan, apabila penerbangan menuju Pontianak penuh, masyarakat dapat memilih jalur lain melalui Pangkalan Bun.

Alternatif Perjalanan Bagi Masyarakat

Kehadiran rute baru juga membuka lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan serta kemudahan akses transportasi di Kalimantan Barat.

Dengan semakin banyak alternatif rute, masyarakat tidak lagi bergantung pada satu jalur penerbangan. Sistem transportasi udara pun diharapkan menjadi lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan penumpang.

Kondisi ini sekaligus dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan Kalimantan Barat dan sekitarnya.

Pengembangan Bandara Dorong Ekonomi Daerah

Krisantus juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur bandara sebagai bagian dari strategi meningkatkan konektivitas wilayah. Pengembangan fasilitas di Bandara Rahadi Oesman dinilai sebagai langkah positif bagi daerah, khususnya di wilayah selatan Kalimantan Barat.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pertama kalinya dirinya menempuh perjalanan udara langsung ke Ketapang. Sebelumnya, perjalanan ke wilayah tersebut lebih sering dilakukan melalui jalur darat.

Menurutnya, pembangunan terminal baru di Bandara Ketapang menunjukkan adanya perkembangan infrastruktur yang signifikan.

Dukungan Pemerintah Terhadap Pengembangan Bandara

Pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan fasilitas bandara yang saat ini terus dilakukan. Pengembangan tersebut diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di daerah.

Saat ini, Bandara Rahadi Oesman telah melayani sekitar tujuh penerbangan dari dan menuju Ketapang. Ke depan, pemerintah juga merencanakan penambahan sejumlah rute baru, termasuk penerbangan menuju Pangkalan Bun.

Dengan meningkatnya konektivitas udara, wilayah Ketapang diharapkan dapat berkembang lebih cepat serta menarik lebih banyak aktivitas ekonomi dan investasi.

Rencana penambahan rute penerbangan di Bandara Rahadi Oesman menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi udara di Kalimantan Barat. Selain mengurangi kepadatan penerbangan di Pontianak, kebijakan ini juga membuka peluang peningkatan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.