Berita BorneoTribun: Windows 11 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Windows 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows 11. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2026

Microsoft Siapkan Perombakan Besar Windows 11 di 2026, Fokus Kurangi AI dan Perbanyak Kustomisasi

Microsoft ubah Windows 11 di 2026 dengan kurangi AI dan tambah kustomisasi. Simak fitur baru, performa lebih cepat, dan pengalaman pengguna lebih fleksibel.
Microsoft ubah Windows 11 di 2026 dengan kurangi AI dan tambah kustomisasi. Simak fitur baru, performa lebih cepat, dan pengalaman pengguna lebih fleksibel.

Teknologi -- Microsoft mulai mengubah arah pengembangan Windows 11 di tahun 2026. Lewat pernyataan resmi dari pimpinan divisi Windows, Pavan Davuluri, perusahaan ini menegaskan akan lebih fokus pada pengalaman pengguna yang simpel, cepat, dan bisa dikustom sesuai kebutuhan.

Langkah ini diambil setelah Microsoft menganalisis berbagai feedback dari pengguna global. Hasilnya cukup jelas: pengguna ingin sistem yang lebih ringan, minim gangguan, dan tidak terlalu “dipaksakan” dengan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

AI Mulai Dikurangi di Aplikasi Bawaan

Salah satu perubahan paling mencolok adalah pengurangan fitur AI di beberapa aplikasi bawaan. Fitur Copilot yang sebelumnya cukup gencar dipromosikan, kini akan dihapus dari beberapa aplikasi seperti Snipping Tool, Photos, dan Notepad.

Keputusan ini dianggap sebagai respon langsung dari pengguna yang merasa fitur AI tidak selalu dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Setup Lebih Fleksibel, Update Lebih Santai

Microsoft juga bakal memberikan opsi baru saat pengguna pertama kali mengatur perangkat. Nantinya, pengguna bisa melewati update awal dan tidak lagi dipaksa melakukan banyak restart.

Selain itu:

  • Jumlah notifikasi akan dikurangi

  • Restart sistem akan disederhanakan jadi satu kali per bulan

  • Pengalaman penggunaan jadi lebih smooth dan tidak mengganggu

Taskbar Bisa Dipindah Sesuka Hati

Fitur yang cukup ditunggu-tunggu akhirnya kembali: taskbar bisa dipindah ke atas atau ke samping layar. Ini jadi kabar baik buat pengguna yang ingin tampilan desktop lebih fleksibel dan personal.

File Explorer Lebih Ngebut

File Explorer juga jadi fokus utama peningkatan. Microsoft menjanjikan:

  • Navigasi lebih cepat

  • Animasi lebih halus

  • Respons sistem lebih ringan

Dengan kata lain, aktivitas browsing file bakal terasa lebih nyaman tanpa lag.

Widget dan Discover Lebih Personal

Pengguna kini punya kontrol lebih besar terhadap widget dan feed Discover. Artinya, konten yang muncul bisa diatur sesuai minat, bukan sekadar algoritma default.

Program Insider Lebih Transparan

Buat pengguna yang ikut program Windows Insider, Microsoft akan menyederhanakan sistemnya. Akses ke fitur baru bakal lebih mudah dan transparan, tanpa proses yang ribet.

Feedback Hub Diperbarui

Pusat masukan pengguna alias Feedback Hub juga ikut dirombak. Interface baru akan memudahkan interaksi antar pengguna dan tim Microsoft, sehingga feedback bisa lebih cepat ditindaklanjuti.

Fokus Utama: Stabilitas dan Performa

Selain fitur baru, Microsoft juga menargetkan peningkatan besar di sisi performa:

  • Aplikasi berjalan lebih cepat

  • Sistem lebih stabil

  • Dukungan Windows Subsystem for Linux (WSL) ditingkatkan

Menurut Davuluri, tujuan utama perubahan ini adalah membuat Windows 11 jadi lebih responsif, stabil, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Kenapa Microsoft mengurangi fitur AI di Windows 11?
Karena banyak pengguna merasa AI tidak selalu dibutuhkan dan justru membuat aplikasi terasa lebih berat.

2. Apakah Copilot akan dihapus sepenuhnya?
Tidak. Copilot hanya dihapus dari beberapa aplikasi tertentu, bukan seluruh sistem.

3. Kapan update ini mulai dirilis?
Beberapa fitur akan mulai hadir dalam beberapa minggu ke depan dan diluncurkan bertahap sepanjang 2026.

4. Apa keuntungan utama dari perubahan ini?
Sistem jadi lebih ringan, fleksibel, minim gangguan, dan lebih sesuai kebutuhan pengguna.

5. Apakah update ini wajib?
Microsoft akan memberikan opsi lebih fleksibel, termasuk melewati update awal saat setup perangkat.

Senin, 02 Februari 2026

Windows 11 Bermasalah? Ini Cara Microsoft Berjuang Kembalikan Kepercayaan Kamu

Windows 11 Bermasalah? Ini Cara Microsoft Berjuang Kembalikan Kepercayaan Kamu
Windows 11 Bermasalah? Ini Cara Microsoft Berjuang Kembalikan Kepercayaan Kamu.

Jakarta – Pembaruan Windows 11 ternyata bukan tanpa drama. Setelah dukungan Windows 10 resmi dihentikan Oktober lalu, banyak pengguna yang beralih ke Windows 11 justru mengeluhkan masalah performa, bug yang menjengkelkan, hingga integrasi AI yang terasa memaksa. Tidak sedikit yang mulai melirik Linux sebagai alternatif, menunjukkan kepercayaan pada Windows mulai goyah.

Microsoft menyadari hal ini dan bergerak cepat. Perusahaan berencana memperbaiki masalah-masalah utama Windows 11 hanya dalam waktu satu tahun. Fokus utama mereka adalah memperbaiki isu yang paling sering dikeluhkan pengguna, mulai dari bug di dark mode hingga masalah yang membuat sistem lambat dan mengganggu pengalaman gaming.

Pentingnya langkah ini sangat terasa. Dengan perbaikan yang tepat, pengguna tidak hanya akan mendapat Windows 11 yang lebih stabil, tapi juga lebih nyaman untuk pekerjaan dan hiburan. Misalnya, Outlook yang sebelumnya bermasalah di beberapa update kini diharapkan bisa berjalan normal kembali, mengurangi frustasi pengguna.

Cara Microsoft melakukannya cukup sistematis. Mereka mengandalkan feedback dari komunitas Windows Insider untuk menentukan prioritas perbaikan. Artinya, apa yang kamu rasakan sebagai masalah sehari-hari kemungkinan besar menjadi fokus perbaikan Microsoft. Hal ini juga menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar ingin membangun kembali kepercayaan, bukan sekadar menambal sistem.

Bagi pengguna, yang bisa dilakukan saat ini adalah memastikan sistem selalu diperbarui dan mengikuti panduan resmi untuk update. Hindari menginstal update yang bermasalah sebelum ada klarifikasi dari Microsoft. Selain itu, selalu backup data penting agar aman jika terjadi gangguan sistem.

Di sisi lain, tren meningkatnya pengguna Linux juga menjadi sinyal bahwa Windows harus benar-benar mendengar keluhan penggunanya. Menurut survei Steam, pengguna Linux naik dari 2% menjadi lebih dari 3% dalam setahun. Di luar gaming, estimasi pengguna Linux berada di kisaran 5%–11%. Angka ini mungkin kecil, tapi menunjukkan adanya eksodus pengguna yang mencari pengalaman lebih stabil.

Kesimpulannya, meskipun Windows 11 sempat membuat banyak pengguna kesal, Microsoft sedang bekerja keras memperbaiki reputasinya. Dengan fokus pada masalah nyata, update terkontrol, dan mendengarkan masukan komunitas, ada harapan sistem operasi ini bisa kembali dipercaya. Pengguna pun bisa tetap produktif dan nyaman menggunakan PC mereka tanpa gangguan besar.

Jika kamu merasa frustrasi dengan Windows 11, jangan panik. Pantau update resmi, ikuti panduan perbaikan, dan bersabar Microsoft sedang berusaha menghadirkan Windows 11 yang lebih stabil dan user-friendly.

Minggu, 14 Desember 2025

Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya

Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya
Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya.

JAKARTA - Microsoft kembali melanjutkan langkah besarnya dalam mengintegrasikan ekosistem Android ke Windows 11 dengan mulai menguji fitur baru bernama Expanded View di menu Phone Link.

Fitur ini memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi Android langsung di PC Windows 11 dalam tampilan layar yang lebih lebar dan mendekati mode layar penuh.

Pengujian fitur tersebut mulai terdeteksi pada akhir 2025 dan saat ini masih terbatas pada pengguna tertentu dalam program uji coba.

Fitur ini diuji melalui aplikasi Phone Link atau yang sebelumnya dikenal sebagai Your Phone.

Tujuan utama Microsoft adalah membuat pengalaman menggunakan aplikasi Android di PC menjadi lebih nyaman dan produktif.

Pengguna kini tidak lagi harus berhadapan dengan tampilan sempit berbentuk vertikal seperti di layar ponsel.

Dengan Expanded View aplikasi seperti WhatsApp Android dapat tampil lebih lebar sehingga cocok untuk layar monitor atau laptop.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Microsoft dalam menjadikan Windows 11 sebagai sistem operasi lintas perangkat.

Integrasi ini juga menjadi bagian dari strategi besar Microsoft untuk memperkuat produktivitas pengguna yang semakin bergantung pada aplikasi mobile.

Dalam pengujian awal yang dilaporkan oleh Windows Latest Expanded View memungkinkan aplikasi Android tampil dalam format horizontal.

Ini menjadi perubahan besar dibandingkan mode sebelumnya yang hanya menampilkan mirror layar ponsel secara vertikal.

Sebagai contoh WhatsApp Android yang biasanya tampil tinggi dan sempit kini bisa digunakan dalam mode yang lebih luas di layar PC.

Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya
Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya.

Hal ini membuat membaca chat mengetik pesan hingga membuka media menjadi lebih nyaman.

Meski begitu kualitas tampilan masih memiliki keterbatasan.

Windows Latest mencatat bahwa resolusi streaming aplikasi Android di Windows 11 masih tergolong rendah.

Akibatnya tampilan aplikasi belum sepenuhnya tajam terutama jika digunakan di monitor beresolusi tinggi.

Selain itu tidak semua aplikasi Android bisa berjalan dengan baik dalam mode Expanded View.

Fitur ini hanya bekerja optimal pada aplikasi yang sudah diadaptasi untuk layar besar.

Umumnya aplikasi yang memiliki versi tablet atau mendukung mode landscape akan berjalan lebih stabil.

Aplikasi yang hanya dirancang untuk layar ponsel masih mengalami berbagai kendala tampilan.

Dalam kondisi saat ini sistem masih melakukan streaming tampilan dari ponsel ke PC.

Artinya aplikasi tidak berjalan secara native di Windows melainkan melalui koneksi perangkat.

Hal ini juga menjelaskan mengapa resolusi dan performa masih terbatas.

Microsoft tampaknya masih fokus pada penyempurnaan stabilitas sebelum fitur ini dirilis luas.

Dari sisi kompatibilitas Expanded View juga belum bisa digunakan oleh semua pengguna Android.

Saat ini fitur tersebut hanya mendukung beberapa merek smartphone tertentu.

Daftar merek yang kompatibel mencakup Samsung Honor Oppo Asus Vivo dan Xiaomi.

Ponsel dari merek lain masih belum mendapatkan dukungan penuh.

Keterbatasan ini kemungkinan berkaitan dengan kerja sama teknis antara Microsoft dan produsen perangkat.

Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya
Windows 11 Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android Layar Penuh Ini Penjelasan Lengkapnya.

Samsung sendiri sejak lama menjadi mitra utama Microsoft dalam pengembangan Phone Link.

Banyak fitur eksklusif Windows dan Android pertama kali hadir di perangkat Samsung.

Langkah ini kemudian diikuti oleh produsen lain secara bertahap.

Microsoft belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal rilis Expanded View untuk publik.

Belum diketahui kapan fitur ini akan tersedia untuk semua pengguna Windows 11.

Belum jelas pula apakah fitur ini akan hadir dalam update besar atau dirilis secara bertahap.

Meski masih dalam tahap pengujian fitur ini sudah menarik perhatian banyak pengguna.

Integrasi Android dan Windows dinilai semakin mendekati kebutuhan kerja modern.

Pengguna kini bisa membalas pesan membuka aplikasi hingga mengelola notifikasi tanpa berpindah perangkat.

Bagi pekerja kantoran dan kreator konten hal ini dapat menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi.

Microsoft sebelumnya juga telah menghadirkan Windows Subsystem for Android.

Namun Phone Link menawarkan pendekatan yang lebih ringan karena mengandalkan koneksi ponsel.

Dengan Expanded View Phone Link menjadi semakin relevan untuk penggunaan harian.

Jika kualitas resolusi dan stabilitas berhasil ditingkatkan fitur ini berpotensi menjadi andalan.

Ke depannya Microsoft diperkirakan akan memperluas dukungan perangkat dan aplikasi.

Tidak menutup kemungkinan lebih banyak aplikasi Android populer akan dioptimalkan untuk layar besar.

Langkah ini juga bisa menjadi pesaing tidak langsung bagi emulator Android pihak ketiga.

Bagi pengguna awam fitur ini menawarkan kemudahan tanpa perlu instalasi rumit.

Cukup menghubungkan ponsel ke PC aplikasi Android sudah bisa digunakan langsung.

Jika Expanded View dirilis secara luas Windows 11 akan semakin mendekati konsep ekosistem terpadu.

Pengguna bisa bekerja di satu layar sambil tetap terhubung dengan dunia mobile.

Hal ini sejalan dengan tren kerja hybrid dan penggunaan multi perangkat.

Microsoft tampaknya ingin memastikan Windows tetap relevan di tengah dominasi ekosistem mobile.

Dengan terus mengembangkan fitur seperti ini Windows 11 berpotensi menjadi pusat kendali digital pengguna.

Perkembangan selanjutnya masih menunggu pengumuman resmi dari Microsoft.

Namun arah inovasi ini menunjukkan bahwa integrasi Android di Windows belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Rabu, 08 Oktober 2025

Microsoft tightens local account rules in Windows 11 users can no longer bypass online login

Microsoft tightens local account rules in Windows 11 users can no longer bypass online login
Microsoft tightens local account rules in Windows 11 users can no longer bypass online login.

Microsoft has officially tightened the rules for using local accounts in Windows 11 after many users tried to avoid signing in with a Microsoft account during setup. This change was announced on October 6, 2025, alongside the release of the latest Windows 11 test build. According to the company, several tricks to install Windows 11 without an internet connection have been removed because they could cause the setup process to be incomplete.

In an official statement, Microsoft explained that bypass methods often skip critical setup steps. As a result, devices could end up not fully configured. One popular bypass, “bypassnro,” was blocked earlier this year. Now, another workaround called “start ms-cxh:localonly” has also been disabled. If users try this command, the setup process resets and does not allow bypassing the Microsoft account requirement.

“This step ensures that all users get the optimal and secure Windows 11 setup experience,” a Microsoft representative said in the Insider Preview release notes. “Unofficial methods often disrupt configuration, so we have closed access to these workarounds,” they added.

Many users don’t reject Microsoft accounts entirely but want more flexibility during setup. For example, some want to create a custom user folder name, which Windows 11 usually generates from the email address of the Microsoft account. This can sometimes result in messy or awkward folder names.

The good news is that Microsoft confirmed users will soon be able to manually set their user folder name during installation. Initially, this will require a special command, but the company plans to make the process easier in future updates without extra technical steps.

This move also signals that Microsoft is serious about integrating cloud services into Windows 11. With a Microsoft account, users can access OneDrive, Microsoft Store, and sync settings across devices. However, for users who prefer offline systems, these changes may feel restrictive.

If this trend continues, Microsoft may expand similar policies to future Windows versions. The company assures that it will continue to balance user convenience with system security.

Microsoft perketat aturan akun lokal di Windows 11 pengguna tak bisa lagi lewati login online

Microsoft perketat aturan akun lokal di Windows 11 pengguna tak bisa lagi lewati login online
Microsoft perketat aturan akun lokal di Windows 11 pengguna tak bisa lagi lewati login online.

JAKARTA - Microsoft resmi memperketat kebijakan penggunaan akun lokal di Windows 11 setelah banyak pengguna mencoba menghindari keharusan login dengan akun Microsoft saat instalasi. Langkah ini diumumkan pada 6 Oktober 2025, bersamaan dengan rilis versi uji coba terbaru sistem operasi tersebut. Menurut perusahaan, beberapa trik yang digunakan untuk memasang Windows 11 tanpa koneksi internet kini dihapus karena berpotensi membuat proses instalasi tidak berjalan sempurna.

Dalam keterangan resminya, Microsoft menjelaskan bahwa metode bypass atau trik untuk melewati langkah login akun Microsoft sering kali membuat sistem melewati beberapa pengaturan penting. Akibatnya, komputer bisa berakhir dalam kondisi tidak sepenuhnya terkonfigurasi. Salah satu contoh bypass yang populer, seperti “bypassnro”, telah diblokir sejak awal tahun ini. Kini, perintah lain yang sempat menjadi solusi alternatif yaitu “start ms-cxh:localonly” juga ikut dinonaktifkan. Begitu pengguna mencoba menggunakan perintah ini, proses instalasi akan langsung direset dan kembali ke awal.

“Langkah ini kami ambil demi memastikan semua pengguna mendapatkan pengalaman pengaturan Windows 11 yang optimal dan aman,” ujar perwakilan Microsoft dalam catatan rilis Insider Preview build terbaru. “Metode tidak resmi kerap mengacaukan alur konfigurasi, sehingga kami menutup akses ke jalur tersebut,” tambahnya.

Sebagian pengguna sebenarnya tidak menolak keberadaan akun Microsoft, namun ingin fleksibilitas lebih dalam proses instalasi. Misalnya, banyak yang ingin menggunakan akun lokal agar bisa menentukan nama folder pengguna secara manual. Folder ini biasanya otomatis dibuat dari alamat email akun Microsoft, yang terkadang membuat nama pengguna di sistem terlihat acak atau kurang rapi.

Kabar baiknya, Microsoft mengonfirmasi bahwa opsi untuk mengganti nama folder pengguna secara manual akan segera tersedia di pembaruan mendatang. Namun pada tahap awal, fitur ini masih akan memerlukan perintah khusus untuk diaktifkan selama proses setup. Microsoft mengatakan pihaknya akan terus menyempurnakan proses tersebut agar nantinya lebih mudah digunakan oleh semua pengguna, tanpa perlu langkah teknis tambahan.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Microsoft semakin serius mendorong integrasi layanan berbasis cloud ke dalam Windows 11. Dengan akun Microsoft, pengguna bisa langsung mengakses OneDrive, Microsoft Store, hingga sinkronisasi pengaturan antar perangkat. Namun, bagi sebagian pengguna yang lebih suka sistem offline, perubahan ini bisa terasa membatasi.

Jika tren ini berlanjut, besar kemungkinan Microsoft akan memperluas kebijakan serupa ke versi Windows berikutnya. Meski begitu, perusahaan berjanji akan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kemudahan pengguna dan keamanan sistem.

Senin, 21 Juli 2025

Hemat Baterai Tanpa Ganggu Layar: Fitur Baru Windows 11 Bikin Laptop Makin Pintar!

Hemat Baterai Tanpa Ganggu Layar: Fitur Baru Windows 11 Bikin Laptop Makin Pintar!
Hemat Baterai Tanpa Ganggu Layar: Fitur Baru Windows 11 Bikin Laptop Makin Pintar!

JAKARTA - Kalau kamu sering kerja pakai laptop dan suka kesal karena baterai cepat habis, ada kabar gembira dari Microsoft! Di Windows 11, mereka lagi uji coba fitur baru yang bisa bikin perangkat kamu lebih hemat daya tanpa harus meredupkan layar. Yes, benar banget hemat baterai tapi tetap nyaman di mata!

Apa Itu Fitur Hemat Daya Adaptif di Windows 11?
Biasanya, saat kamu aktifin mode hemat daya, sistem akan otomatis menurunkan kecerahan layar hingga 30%, mematikan efek transparan di tampilan, menghentikan aplikasi latar belakang, bahkan bisa bikin OneDrive dan OneNote berhenti sinkron. Lumayan mengganggu, ya?

Nah, Microsoft mencoba bikin solusi yang lebih cerdas. Fitur baru ini namanya adaptive energy saver mode. Bedanya, fitur ini bakal aktif dan nonaktif secara otomatis tergantung seberapa berat kerja sistem kamu, bukan sekadar karena baterai tinggal sedikit.

Apa yang Membuat Mode Ini Istimewa?
Yang bikin menarik, layar kamu nggak akan diredupkan. Jadi buat kamu yang kerja di tempat terang atau butuh visual yang jelas, mode ini tetap nyaman dipakai. Fungsinya hanya berjalan di perangkat yang pakai baterai seperti laptop, tablet, atau PC portabel.

Siapa yang Bisa Coba Duluan?
Saat ini, fitur tersebut baru tersedia buat kamu yang ikut program Windows Insider di channel Canary. Tapi tenang aja, Microsoft menargetkan fitur ini akan hadir di versi stabil Windows 11 sebelum akhir tahun 2025. Jadi, nggak lama lagi semua pengguna bisa ikut nikmatin kecanggihannya!

Bonus Info: Office di Windows 10 Stop Dapat Fitur Baru
Selain kabar soal Windows 11, ada juga informasi penting lainnya. Microsoft udah memastikan bahwa Office di Windows 10 nggak bakal dapet fitur baru lagi. Artinya, kalau kamu masih pakai Windows 10, fitur-fitur terkini seperti AI atau integrasi smart tools hanya akan muncul di versi Windows terbaru.

Fitur hemat daya adaptif ini adalah langkah cerdas Microsoft untuk bikin laptop kamu lebih awet baterai tanpa bikin frustrasi karena layar gelap. Buat kamu yang sering kerja mobile, fitur ini patut dinantikan banget. Jadi, sudah siap upgrade pengalaman kerja kamu?

Senin, 02 Juni 2025

Notepad di Windows 11 Kini Bisa Format Teks: Ada Bold, Italic, Daftar, hingga Markdown!

Notepad di Windows 11 Kini Bisa Format Teks: Ada Bold, Italic, Daftar, hingga Markdown!
Notepad di Windows 11 Kini Bisa Format Teks: Ada Bold, Italic, Daftar, hingga Markdown!

JAKARTA - Kalau kamu pengguna Windows 11, siap-siap buat jatuh cinta lagi sama aplikasi Notepad! Microsoft baru aja ngeluarin pembaruan besar buat aplikasi tulis-menulis sederhana ini. 

Bukan cuma tampilan yang lebih modern, sekarang Notepad juga udah bisa dipakai buat format teks yep, mulai dari tulisan bold (tebal), italic (miring), sampai bikin daftar dan sisipin tautan alias hyperlink.

Update kece ini udah bisa dicoba oleh pengguna yang tergabung dalam program Windows Insider, khususnya yang ada di kanal Canary dan Dev. Jadi buat kamu yang penasaran, boleh banget ikutan program itu dulu biar bisa nyobain duluan fitur-fitur barunya.

Apa Aja Fitur Barunya?

Notepad di Windows 11 Kini Bisa Format Teks: Ada Bold, Italic, Daftar, hingga Markdown!
Notepad di Windows 11 Kini Bisa Format Teks: Ada Bold, Italic, Daftar, hingga Markdown!

Di versi terbaru Notepad (versi 11.2504.50.0), sekarang kamu bakal nemuin toolbar baru di bagian atas jendela. Fungsinya? Buat nambahin gaya ke tulisan kamu! Mulai dari tebal, miring, kasih heading (judul), sampai masukin link atau bikin bullet/number list. Serasa nulis di Word, tapi versi lebih ringan!

Menariknya lagi, kamu juga bisa beralih antara mode visual dan Markdown. Tinggal klik menu "View" atau tekan tombol khusus yang ada di bagian bawah aplikasi. Buat yang belum familiar, Markdown itu semacam bahasa markup ringan yang banyak dipakai buat nulis konten di GitHub, blog, atau dokumentasi teknis.

Bisa Dinonaktifkan Juga, Lho

Kalau kamu lebih suka tampilan dan fungsi Notepad yang klasik, tenang aja. Microsoft ngerti kok kalau gak semua orang butuh format teks. Makanya, fitur ini bisa dimatikan langsung lewat pengaturan aplikasi. Jadi, kamu bisa pilih mau pakai versi simpel atau versi yang udah modern.

Microsoft juga ngasih opsi buat hapus semua format teks lewat menu editing atau tombol di toolbar. Jadi misalnya kamu udah ngasih gaya tapi berubah pikiran, tinggal hapus aja formatnya.

Notepad Semakin Canggih

Fitur ini nambahin daftar panjang pembaruan keren yang udah hadir di Notepad sebelumnya. Sebelumnya, Microsoft juga udah nambahin dukungan AI (kecerdasan buatan) buat bantu kamu nulis atau nyari teks lebih cepat. Jadi ke depan, Notepad nggak cuma jadi aplikasi catatan biasa—tapi bisa jadi alat produktivitas yang lebih fleksibel.

Dengan tambahan fitur format teks dan dukungan Markdown ini, Notepad di Windows 11 jadi makin multifungsi. Gak cuma buat nulis catatan sederhana, sekarang kamu bisa bikin dokumen dengan struktur yang rapi, tampilan yang menarik, dan pastinya tetap ringan dan cepat.

Jadi, kalau kamu sering pakai Notepad buat kerja, coding ringan, atau sekadar nyatet ide, ini saat yang tepat buat eksplorasi fitur barunya. Yuk, update sekarang dan rasain sendiri perbedaannya!

Jumat, 30 Mei 2025

Windows 11 Bakal Bisa Update Semua Aplikasi Otomatis, Termasuk Aplikasi Pihak Ketiga!

Windows 11 Bakal Bisa Update Semua Aplikasi Otomatis, Termasuk Aplikasi Pihak Ketiga!
Windows 11 Bakal Bisa Update Semua Aplikasi Otomatis, Termasuk Aplikasi Pihak Ketiga!

JAKARTA -- Kabar menarik buat kamu pengguna Windows 11! Microsoft lagi uji coba fitur baru yang bikin semua aplikasi di PC kamu bisa update otomatis, nggak cuma aplikasi bawaan Windows aja, tapi juga aplikasi dari pihak ketiga alias developer lain. 

Fitur ini disebut Windows Update Orchestration Platform.

Jadi, selama ini kan aplikasi pihak ketiga biasanya harus update sendiri-sendiri lewat cara masing-masing, kadang ribet karena harus cek manual atau pasang update sendiri. 

Nah, dengan platform baru ini, Microsoft mau bikin semuanya jadi satu paket yang bisa diatur lewat sistem update Windows yang biasa kita pakai.

Menurut Angie Chen, Product Manager Microsoft, mereka sedang bikin platform serbaguna yang bisa handle update aplikasi, driver, dan berbagai program lain dalam satu sistem. 

Jadi nanti kamu nggak perlu repot-repot lagi download update satu per satu.

Keren, kan? Lebih praktis, hemat waktu, dan kamu bisa atur kapan mau pasang update itu, misalnya saat kamu lagi nggak pakai laptop atau baterainya lagi penuh.

Untuk developer aplikasi juga jadi lebih mudah. Mereka bisa langsung "nyambung" ke sistem update Windows dan setiap versi terbaru dari aplikasi mereka bakal muncul di riwayat update, sama seperti update keamanan Windows.

Sebenarnya, Microsoft pernah coba bikin para developer supaya masukin aplikasi mereka ke Microsoft Store biar gampang di-update otomatis. 

Tapi sayangnya, meskipun ada beberapa perbaikan, Microsoft Store belum jadi tempat favorit buat banyak aplikasi.

Kalau soal kapan fitur ini bakal resmi diluncurkan, Microsoft belum kasih tanggal pastinya. Jadi kita tunggu saja kabar selanjutnya!

Sabtu, 24 Mei 2025

Microsoft Tambahkan Fitur AI Canggih di File Explorer Windows 11: Cara Baru Mudah Mengedit dan Mengelola File

Microsoft Tambahkan Fitur AI Canggih di File Explorer Windows 11: Cara Baru Mudah Mengedit dan Mengelola File
Microsoft Tambahkan Fitur AI Canggih di File Explorer Windows 11: Cara Baru Mudah Mengedit dan Mengelola File.

JAKARTA - Microsoft kini mulai menguji coba fitur kecerdasan buatan (AI) langsung di File Explorer Windows 11. Jadi, sekarang kamu bisa pakai teknologi AI dengan mudah lewat menu klik kanan pada file — misalnya buat nge-blur latar belakang foto, hapus objek yang nggak diinginkan, atau bahkan bikin ringkasan dokumen Office secara cepat.

Di versi terbaru khusus untuk pengguna di Dev Channel, sudah tersedia empat fitur AI khusus untuk gambar. Contohnya, kamu bisa cari gambar mirip lewat Bing, blur background, hilangkan objek yang nggak perlu pakai aplikasi Photos, dan juga hapus latar belakang dengan Paint. Keren, kan?

Nggak cuma itu, Microsoft juga bakal segera coba fitur serupa buat file Office seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Buat kamu yang punya langganan Microsoft 365 dan lisensi Copilot, bakal bisa dapat ringkasan dokumen dari OneDrive atau SharePoint, serta bikin daftar otomatis berdasarkan isi file. Nantinya, fitur ini juga bakal tersedia buat semua pengguna Windows 11.

Microsoft Tambahkan Fitur AI Canggih di File Explorer Windows 11: Cara Baru Mudah Mengedit dan Mengelola File
Microsoft Tambahkan Fitur AI Canggih di File Explorer Windows 11: Cara Baru Mudah Mengedit dan Mengelola File.

Selain di File Explorer, ada update juga di widget Windows 11. Microsoft lagi coba bikin tampilan widget yang lebih personal dan rapi, lengkap dengan koleksi berita dan rekomendasi dari Copilot.

Oh iya, di update terbaru juga ada fitur baru bernama User Interaction-Aware CPU Power Management. Fungsinya buat menghemat baterai di laptop dan tablet saat kamu nggak aktif menggunakan perangkat. Sistem ini bakal otomatis menurunkan konsumsi daya saat idle, tapi langsung kembali ke performa maksimal saat kamu mulai kerja lagi. Jadi, baterai lebih awet tanpa mengorbankan kecepatan kerja.

Singkatnya, update ini bikin Windows 11 makin pintar dan efisien, bikin aktivitas harian kamu jadi lebih mudah dan menyenangkan dengan sentuhan AI.

Kamis, 15 Mei 2025

Microsoft Windows 11 Uji Fitur Hey Copilot!: Cara Baru Panggil Asisten Suara AI

Microsoft Windows 11 Uji Fitur "Hey Copilot!": Cara Baru Panggil Asisten Suara AI
Microsoft Windows 11 Uji Fitur "Hey Copilot!": Cara Baru Panggil Asisten Suara AI.

JAKARTA - Kabar seru buat kamu pengguna Windows 11! Microsoft kini sedang mencoba fitur baru yang memungkinkan kamu memanggil asisten AI mereka, Copilot, cukup dengan suara. Jadi, nggak perlu klik-klik lagi, tinggal bilang aja, "Hey Copilot!" dan si asisten siap membantu.

Fitur ini sudah mulai tersedia untuk para pengguna yang tergabung dalam program Windows Insider, khususnya di versi terbaru aplikasi Copilot. Nah, kalau kamu penasaran, kamu bisa cek versi aplikasi Copilot-mu, minimal harus di versi 1.25051.10.0 ke atas buat bisa nyobain fitur ini.

Cara aktifinnya gampang banget, cukup buka pengaturan aplikasi Copilot di Windows 11, lalu aktifkan opsi penggunaan perintah suara. Setelah itu, kalau kamu bilang “Hey Copilot!”, bakal muncul ikon mikrofon di bagian bawah layar, tanda si Copilot sedang mendengarkan. Seru, kan?

Yang menarik, fitur ini sangat memperhatikan privasi kamu. Microsoft memastikan suara yang kamu ucapkan untuk perintah “Hey Copilot!” nggak dikirim ke server cloud dan nggak disimpan di perangkat kamu. Suara hanya diproses secara lokal selama 10 detik saja. Jadi, kamu tetap aman dan nyaman.

Meski Copilot bisa "dengar" perintahmu bahkan saat offline, tapi untuk menjalankan perintah atau memberikan jawaban, tentu saja harus ada koneksi internet. Jadi, pastikan jaringan kamu aktif kalau mau minta tolong sama Copilot, ya!

Singkat kata, ini langkah Microsoft mendekatkan teknologi asisten suara mereka ke level yang lebih praktis dan canggih, mirip seperti Siri atau Alexa. Jadi, siapa tahu ke depannya, kamu bisa lebih mudah berinteraksi dengan komputer hanya lewat suara tanpa harus repot.

Gimana? Kamu tertarik untuk coba fitur ini? Kalau iya, pastikan Windows 11-mu sudah update dan kamu sudah jadi bagian dari Windows Insider. Selamat mencoba, ya!

Rabu, 14 Mei 2025

Microsoft Uji Coba Desain Baru Menu Start Windows 11: Lebih Luas, Lebih Rapi, dan Bisa Disesuaikan!

Microsoft Uji Coba Desain Baru Menu Start Windows 11: Lebih Luas, Lebih Rapi, dan Bisa Disesuaikan!
Microsoft Uji Coba Desain Baru Menu Start Windows 11: Lebih Luas, Lebih Rapi, dan Bisa Disesuaikan!

JAKARTA - Kalau kamu pengguna Windows 11, siap-siap deh karena Microsoft lagi menyiapkan update baru yang cukup menarik buat menu Start! Yup, di bulan ini, mereka berencana merilis tampilan baru yang lebih luas dan tentunya lebih bisa disesuaikan sesuai kebutuhan kamu.

Tapi sebelum sampai ke versi finalnya, ternyata Microsoft sempat mencoba banyak banget konsep desain yang beda-beda, lho! Beberapa dari ide-ide itu bahkan cukup unik dan nggak biasa, tapi akhirnya diputuskan untuk nggak dipakai.

Salah satu konsep yang sempat diuji coba adalah menu Start dengan tampilan membulat yang mirip banget sama widget. 

Ada juga bagian khusus bertuliskan "Untuk Kamu" yang isinya daftar file terbaru yang kamu buka serta rekomendasi elemen-elemen penting lainnya.

Ada juga desain lain yang lebih fokus ke kategori aplikasi. Jadi tampilannya seperti rak-rak yang mengelompokkan aplikasi berdasarkan jenisnya, biar lebih gampang dicari dan diatur.

Menariknya lagi, Microsoft juga sempat mengembangkan konsep halaman utama yang bisa jadi pusat segalanya mulai dari pintasan aplikasi, file penting, sampai fitur yang nyambung langsung ke HP Android kamu. Ada juga akses cepat ke alat kreatif kayak Microsoft Designer dan PowerPoint.

Yang paling ekstrim? Ada satu desain menu Start yang nyaris memenuhi seluruh layar secara vertikal! Dalam versi ini, ada beberapa bagian yang bisa di-scroll, kayak kamu lagi buka aplikasi media sosial.

Desainer dari tim Windows bilang kalau mereka sengaja bikin banyak sketsa desain dan “membiarkan imajinasi liar,” supaya bisa nemuin tampilan yang benar-benar cocok dan nyaman buat pengguna.

Nggak main-main, Microsoft juga melibatkan lebih dari 300 pengguna setia Windows 11 buat ngetes semua prototipe ini. 

Mereka memantau gerakan mata, mencatat seberapa sering pengguna nge-scroll, sampai menganalisis reaksi spontan kayak "Wah!" untuk tahu desain mana yang paling disukai.

Nah, dari semua eksperimen itu, akhirnya dipilih satu desain yang fokus pada kenyamanan, kecepatan, dan kemudahan dalam menemukan aplikasi. 

Nggak cuma itu, fitur yang terhubung ke smartphone juga udah diintegrasikan langsung ke menu Start, jadi kamu bisa akses riwayat telepon, pesan, atau file penting cuma dalam beberapa klik aja.

Buat kamu yang udah nggak sabar nyobain, sabar sedikit ya! Update ini bakal diluncurkan secara bertahap ke semua pengguna Windows 11 dalam beberapa bulan ke depan. 

Jadi, pastikan sistem kamu selalu up to date biar nggak ketinggalan fitur kerennya!

Microsoft terus dengerin masukan dari para pengguna dan mencoba menghadirkan pengalaman yang makin personal dan efisien lewat menu Start yang baru ini. 

Dengan desain yang bisa disesuaikan dan integrasi langsung ke perangkat lain, menu Start di Windows 11 siap jadi pusat kendali yang makin canggih dan nyaman!

Rabu, 23 April 2025

Windows 11 Bakal Bisa Salin Teks dari Layar Tanpa Perlu Screenshot!

Windows 11 Bakal Bisa Salin Teks dari Layar Tanpa Perlu Screenshot!
Windows 11 Bakal Bisa Salin Teks dari Layar Tanpa Perlu Screenshot!

JAKARTA - Buat kamu pengguna Windows 11, ada kabar gembira nih! Microsoft lagi uji coba fitur baru yang super praktis dan pastinya bakal bikin hidup kamu lebih mudah, terutama kalau sering kerja dengan banyak teks di layar. 

Jadi, ke depannya kamu nggak perlu lagi repot-repot ambil screenshot cuma buat nyalin teks dari layar. Cukup satu klik, teks langsung bisa kamu salin!

Apa sih fitur barunya?

Fitur ini sebenarnya mirip kayak yang sekarang bisa kamu lakukan pakai aplikasi PowerToys, yaitu mengekstrak teks dari layar. Tapi bedanya, nanti fitur ini bakal langsung terintegrasi ke sistem Windows 11, jadi kamu nggak perlu install aplikasi tambahan apa pun. Microsoft rencananya akan menyematkan fitur ini langsung ke dalam aplikasi bawaan seperti Snipping Tool (alat gunting) dan juga ke panel tangkapan layar (screen capture bar).

Cara kerjanya gimana?

Nantinya, saat kamu menekan tombol Shift + Alt + S, akan muncul panel untuk menangkap layar. Nah, di situ bakal ada tombol baru untuk "ekstrak teks." Setelah tombol itu diklik, Windows akan otomatis mengenali semua teks yang muncul di layar kamu.

Kamu bisa pilih bagian teks mana yang mau disalin, lalu tinggal klik kanan dan pilih Copy. Simpel banget, kan? Nggak perlu lagi buka Paint atau aplikasi edit gambar lain buat potong-potong screenshot.

Fitur tambahan yang bikin makin keren

Microsoft juga menambahkan beberapa opsi tambahan yang bikin fitur ini makin lengkap:

  • Shift + Alt + T: Pintasan buat langsung menyalin semua teks dari layar.

  • Hapus pemisah baris otomatis: Berguna banget kalau teks yang kamu salin terpotong-potong karena tampil di bagian layar yang berbeda. Fitur ini bakal menyatukan semuanya jadi satu paragraf yang rapi.

  • Bikin QR Code: Kalau kamu mau pindahin teks itu ke HP atau device lain, kamu bisa langsung generate QR Code buat scan teks itu dengan cepat.

Kapan fitur ini rilis?

Sayangnya, Microsoft belum ngasih tanggal resmi kapan fitur ini akan tersedia secara umum. Tapi melihat dari pengujiannya yang sudah dilakukan di versi pratinjau Windows 11, kemungkinan nggak akan lama lagi kita bisa menikmatinya.

Kenapa ini penting?

Fitur ini cocok banget buat kamu yang sering ambil referensi dari dokumen digital, tangkapan layar video, atau bahkan presentasi online. Nggak perlu lagi repot tulis ulang atau ambil screenshot terus edit. Produktivitas makin naik, waktu jadi lebih efisien!

Microsoft lagi bener-bener niat nih bikin Windows 11 makin canggih dan user-friendly. Fitur salin teks dari layar ini jadi bukti kalau mereka dengerin kebutuhan pengguna. Jadi, buat kamu yang sehari-hari kerja atau belajar pakai komputer, siap-siap aja rasain kemudahannya dalam waktu dekat!