Berita BorneoTribun: World Superbike hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label World Superbike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World Superbike. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Agustus 2025

Toprak Razgatlioglu Set to Receive Major Support from BMW Ahead of 2026 MotoGP Debut

Toprak Razgatlioglu racing his BMW motorcycle in the 2024 World Superbike Championship
Toprak Razgatlioglu Set to Receive Major Support from BMW Ahead of 2026 MotoGP Debut.

Toprak Razgatlioglu, the Turkish World Superbike (WorldSBK) champion, is reportedly set to get significant backing from BMW as he prepares to move to MotoGP in the 2026 season. Although still under contract with BMW through the end of 2025, Razgatlioglu may get early access to a Yamaha MotoGP bike to help him get a head start before his official debut in the premier class.

Currently leading the 2025 WorldSBK standings, Razgatlioglu is aiming to secure his third WorldSBK championship title. However, next year, he faces the challenge of adapting to new tires and a completely different bike in MotoGP. His move also involves switching teams, leaving BMW in WorldSBK for the Pramac Yamaha MotoGP squad.

According to reports from GPOne, BMW is fully supportive of Toprak riding the Yamaha MotoGP bike earlier than usual. Typically, new MotoGP riders test their bikes for the upcoming season during the post-season test in Valencia, but Razgatlioglu might get on the bike as early as November 2025, ahead of the official test. BMW understands that Razgatlioglu will no longer be competing against them in WorldSBK, so they are happy to assist his transition.

The 2025 WorldSBK season will conclude on October 19 in Jerez, Spain, where Razgatlioglu hopes to be crowned champion for the third time. Having the chance to test a MotoGP bike early will give him valuable experience and data before the new season starts. His teammate for the 2026 MotoGP season at Pramac is still undecided, with current riders Jack Miller and Miguel Oliveira’s futures yet to be confirmed.

This smooth transition and early support from BMW and Yamaha could give Razgatlioglu a strong advantage as he steps into the top tier of motorcycle racing. It also highlights positive collaboration between teams to support rider development and healthy competition on the track.

Toprak Razgatlioglu Bakal Dapat Dukungan Besar dari BMW untuk Debut MotoGP 2026

Toprak Razgatlioglu sedang membalap dengan motor BMW di kejuaraan World Superbike 2024.
Toprak Razgatlioglu sedang membalap dengan motor BMW di kejuaraan World Superbike 2024.

JAKARTA - Toprak Razgatlioglu, juara World Superbike (WorldSBK) asal Turki, dipastikan akan mendapat dukungan besar dari BMW saat bersiap pindah ke MotoGP pada musim 2026. Meski masih terikat kontrak dengan BMW hingga akhir 2025, pembalap muda ini akan segera menjajal motor Yamaha MotoGP lebih awal sebagai bagian dari persiapan debutnya di kelas paling bergengsi balap motor dunia.

Razgatlioglu saat ini memimpin klasemen WorldSBK 2025 dan berpeluang besar meraih gelar juara dunia ketiganya di ajang ini. Namun, di musim depan, ia harus beradaptasi dengan tantangan baru, mulai dari ban hingga motor yang berbeda di MotoGP. Peralihan ini juga melibatkan pergantian tim, dari BMW di WorldSBK ke tim Pramac Yamaha di MotoGP.

Menurut laporan dari GPOne, BMW justru memberikan dukungan penuh bagi Toprak untuk mulai mengendarai motor Yamaha MotoGP lebih cepat dari jadwal biasanya. Biasanya, para pembalap baru melakukan debut motor mereka di tes pascamusim di Valencia, namun Razgatlioglu kemungkinan sudah bisa mencicipi motor Yamaha pada November 2025, sebelum tes resmi dimulai. BMW memahami bahwa Toprak tidak akan bersaing dengan mereka lagi di WorldSBK, sehingga mereka mendukung transisi kariernya dengan cara ini.

Penutupan musim WorldSBK 2025 akan berlangsung pada 19 Oktober di Jerez, Spanyol, tempat Razgatlioglu berharap bisa mengukuhkan gelar juara dunia untuk ketiga kalinya. Dengan kesempatan melakukan tes motor MotoGP lebih awal, ia akan memiliki keunggulan adaptasi dan data penting sebelum musim barunya dimulai. Hingga kini, rekan setim Razgatlioglu di Pramac untuk 2026 belum diumumkan, dengan posisi Jack Miller dan Miguel Oliveira masih belum jelas.

Perpindahan Razgatlioglu ke MotoGP dengan dukungan BMW dan akses lebih awal ke motor Yamaha membuka harapan besar bagi pembalap Turki ini untuk langsung bersaing di level tertinggi balap motor dunia. Langkah ini juga menunjukkan kolaborasi positif antar tim demi perkembangan karier pembalap dan persaingan yang sehat di lintasan.

Kamis, 03 Juni 2021

Indonesia akan jadi Tuan Rumah Penyelenggara World Superbike 2021

Indonesia akan jadi Tuan Rumah Penyelenggara World Superbike 2021
Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team) World Superbike Phillip Island, Australia 2020 / runganSport © Cycle News.

BorneoTribun Jakarta – Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2021 Indonesia Grand Prix yang akan dihelat di Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada November mendatang. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan penyelenggaraan ajang internasional ini akan dilakukan dengan sistem gelembung atau bubble dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali usai menghadiri Rapat Terbatas mengenai Persiapan Penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2021 dan World Superbike 2021 Indonesia Grand Prix yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Rabu (02/06/2021) sore, di Jakarta.

“Tadi arahan Bapak Presiden bahwa walaupun antusiasme yang tinggi dari masyarakat, namun penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin, baik bagi para atlet maupun official crew dan juga para penonton,” ujar Menparekraf.

Sandi mengungkapkan ajang WSBK 2021 ini akan melibatkan 24 pembalap dari berbagai negara. Dengan penerapan sistem gelembung maka semua pihak yang terlibat baik para atlet, ofisial, kru, maupun petugas perangkat pertandingan akan dibatasi kontak dengan pihak luar dan dimonitor secara berkala. Penerapan sistem ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

“Para atlet diharapkan hadir lima hari sebelum latihan dengan status sudah divaksin oleh enam vaksin yang sudah disetujui oleh WHO (World Health Organization) dan sebelum keberangkatan melakukan tes PCR. Setelah kedatangan dalam karantina akan terus secara rutin dilakukan testing bagi para atlet. Dengan konsep bubble, kita harapkan ini menjadi event internasional yang membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia dapat menyelenggarakan event besar olahraga berskala internasional dengan mengacu kepada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujarnya.

Tak hanya kepada para atlet, ofisial, kru, maupun perangkat pertandingan, penerapan sistem gelembung juga dilakukan terhadap penonton. Dari kapasitas 20 ribu penonton, jumlah keterisiannya akan ditentukan sesuai dengan perkembangan kasus COVID-19 di Tanah Air.

“Tentunya ini nanti disesuaikan dengan data COVID-19 pada saat November. Keputusannya apakah dari kapasitas penonton yang 20 ribu per hari itu adalah 10, 20, atau 30 persen nanti akan ditentukan pada saat terakhir. Dan penonton juga akan dilakukan sistem bubble melalui testing berjenjang dan diharapkan juga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujar Menparekraf.

Sandi optimistis penyelenggaraan ajang internasional World Superbike 2021 Indonesia Grand Prix dan juga FIBA Asia Cup 2021 dapat membangkitkan semangat dan menunjukkan kepada ajang kelas dunia lainnya bahwa Indonesia memiliki kesiapan dalam hal penyelenggaraan. Perhelatan ini juga diharapkan dapat menggeliatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk sektor pariwisata.

“COVID-19 memaksa kita beradaptasi dan ini kita lakukan dengan penuh konsekuensi secara totalitas untuk memastikan pengendalian dari COVID-19. Kita harapkan ini bisa menggeliatkan kembali baik perekonomian maupun pariwisata dalam bingkai pengendalian COVID-19,” pungkasnya. (TGH/UN)