Berita BorneoTribun hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Jumat, 24 April 2026

Jejak Media Sosial Atlet MMA Berujung Tragis Dalam Kasus Penusukan Nus Kei

Jejak media sosial dan motif dendam lama terungkap dalam kasus penusukan Nus Kei yang melibatkan atlet MMA asal Maluku Tenggara.
Jejak media sosial dan motif dendam lama terungkap dalam kasus penusukan Nus Kei yang melibatkan atlet MMA asal Maluku Tenggara.

JAKARTA - Kasus penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora kini mengungkap sisi lain dari pelaku yang berprofesi sebagai atlet bela diri. Polisi menduga motif utama dalam peristiwa ini berkaitan dengan dendam lama yang berakar pada konflik sebelumnya.

Peristiwa tersebut melibatkan Hendrikus Rahayaan (28), yang dikenal sebagai atlet MMA dan Muaythai. Ia bersama seorang rekannya ditangkap setelah insiden penusukan yang terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsitubun pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.

Motif Dendam Diduga Berkaitan Dengan Konflik Lama

Kapolres Maluku Tenggara, Rian Suhendi, menyampaikan bahwa penyelidikan awal menunjukkan motif dendam sebagai latar belakang kejadian tersebut.

Menurut keterangan polisi, kedua pelaku meyakini bahwa korban memiliki peran dalam kematian seorang anggota kelompok mereka beberapa tahun sebelumnya.

Peristiwa lama itu terjadi di wilayah Bekasi, tepatnya di dekat Apartemen Metro Galaxy Kalimalang, saat bentrokan antar kelompok terjadi pada 29 Oktober 2023. Dalam kejadian tersebut, satu orang anggota kelompok dilaporkan tewas akibat tembakan.

Polisi menyebut konflik lama tersebut menjadi pemicu munculnya rasa dendam yang akhirnya berujung pada tindakan kekerasan.

Unggahan Media Sosial Jadi Sorotan Penyelidikan

Selain motif, penyidik juga menyoroti aktivitas media sosial pelaku sebelum kejadian. Beberapa unggahan lama memperlihatkan aktivitas latihan dan pertandingan bela diri yang rutin dilakukan oleh pelaku.

Dalam sejumlah postingan pada Juni 2025, pelaku diketahui mengunggah video pertandingan di atas ring dengan narasi bernuansa agresif. Unggahan tersebut kini menjadi perhatian publik karena dianggap menunjukkan ekspresi emosional yang kuat sebelum insiden terjadi.

Akun media sosial pelaku diketahui sering menampilkan dokumentasi pertandingan MMA dan Muaythai yang menunjukkan keterlibatannya dalam dunia olahraga bela diri profesional.

Latar Belakang Pendidikan Dan Karier Olahraga

Sebelum terlibat dalam kasus ini, Hendrikus Rahayaan sempat menempuh pendidikan di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Ia lahir di Kota Tual pada 6 Desember 1997 dan dibesarkan di Desa Hollat.

Dalam dunia olahraga, pelaku memiliki sejumlah prestasi yang cukup menonjol. Di antaranya medali emas cabang Wushu pada Pekan Olahraga Provinsi Maluku, dua medali emas di ajang One Pride MMA, medali emas Pra-PON, serta medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional.

Prestasi tersebut membuat namanya dikenal di kalangan atlet bela diri sebelum akhirnya terseret dalam kasus hukum serius.

Penangkapan Pelaku Dan Proses Hukum

Setelah kejadian penusukan di area bandara, polisi bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dalam waktu singkat, kedua pelaku berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, penyidik masih mendalami kronologi lengkap peristiwa, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain serta rekonstruksi kejadian secara detail.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.

FAQ

1. Siapa korban dalam kasus penusukan ini?
Korban adalah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, yang meninggal dunia setelah mengalami luka akibat penusukan.

2. Di mana lokasi kejadian penusukan?
Insiden terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsitubun, Kabupaten Maluku Tenggara.

3. Apa motif utama yang diduga polisi?
Motif yang diduga adalah dendam lama terkait konflik kelompok yang terjadi beberapa tahun sebelumnya di Bekasi.

4. Apa latar belakang pelaku?
Pelaku diketahui merupakan atlet MMA dan Muaythai yang memiliki sejumlah prestasi di tingkat daerah hingga nasional.

5. Apakah kasus ini masih dalam penyelidikan?
Ya, hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap kronologi dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Isu Keributan Pejabat Di Ring 1 Istana Dibantah Resmi Oleh Kopassus

Kopassus menegaskan isu keributan Ring 1 Istana yang viral di media sosial adalah hoaks dan tidak memiliki bukti valid. (Ilustrasi)
Kopassus menegaskan isu keributan Ring 1 Istana yang viral di media sosial adalah hoaks dan tidak memiliki bukti valid. (Ilustrasi)

Kopassus Tegaskan Isu Keributan Ring 1 Istana Hoaks, Publik Diminta Waspada Informasi Viral

JAKARTA — Satuan elit Komando Pasukan Khusus akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan pertikaian di lingkungan Ring 1 Istana.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh Divisi Penerangan Kopassus, narasi yang menyebut adanya konflik internal disebut tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta yang dapat diverifikasi.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui akun resmi penerangan Kopassus, pihak institusi menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita bohong atau hoaks.

Pihak penerangan menyatakan, penyebaran narasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik serta memicu kesalahpahaman terkait soliditas internal lembaga negara, termasuk lingkungan Tentara Nasional Indonesia dan Istana Kepresidenan.

Unggahan klarifikasi tersebut juga menyertakan tangkapan layar percakapan media sosial yang diberi label “Fake News”, sebagai bentuk penegasan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta.

Sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan narasi viral di platform Threads yang menyebut adanya dugaan pertikaian di lingkungan Ring 1 Istana.

Narasi tersebut turut menyeret nama sejumlah pejabat militer, termasuk Panglima Komando Pasukan Khusus, Djon Afriandi, serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Dalam unggahan viral tersebut, beredar klaim mengenai dugaan ketegangan yang disebut terjadi setelah agenda pertemuan di lingkungan Istana. Namun hingga saat ini, tidak terdapat bukti valid maupun pernyataan resmi yang mendukung klaim tersebut.

Pihak Kopassus menegaskan bahwa narasi tersebut hanya berupa cerita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kopassus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang menyangkut institusi negara dan pejabat publik.

Langkah verifikasi terhadap sumber informasi dinilai penting untuk menghindari penyebaran kabar yang dapat menimbulkan keresahan publik.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi anonim yang tidak memiliki rujukan resmi atau bukti faktual.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana informasi yang belum tentu benar dapat dengan cepat menyebar melalui media sosial.

Di era digital, narasi viral sering kali berkembang tanpa proses verifikasi, sehingga berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru.

Pengamat komunikasi menilai bahwa fenomena semacam ini menegaskan pentingnya literasi digital serta tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang informasi tetap sehat dan akurat.

FAQ

Apakah benar terjadi keributan di Ring 1 Istana?

Tidak. Pihak Kopassus telah menegaskan bahwa narasi tersebut adalah hoaks dan tidak memiliki bukti yang dapat diverifikasi.

Siapa saja yang disebut dalam isu viral tersebut?

Narasi yang beredar sempat menyebut nama Djon Afriandi dan Teddy Indra Wijaya, namun klaim tersebut telah dibantah secara resmi.

Dari mana asal isu tersebut?

Isu pertama kali muncul dari percakapan di media sosial, terutama platform Threads, yang kemudian menyebar luas.

Apa imbauan resmi dari Kopassus?

Masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya.

Mengapa hoaks seperti ini bisa cepat viral?

Karena media sosial memungkinkan penyebaran informasi secara cepat tanpa proses verifikasi, sehingga narasi sensasional mudah menarik perhatian publik.

Dalam Sehari Dua Laka Terjadi Di Sekadau, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.
Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

SEKADAU — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di Kabupaten Sekadau menjadi perhatian aparat kepolisian. Insiden tersebut dinilai sebagai sinyal penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi di ruas Jalan Sekadau–Sanggau, Rabu (22/4/2026), yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang dalam satu rangkaian kecelakaan beruntun. Insiden ini terjadi pada jalur antarwilayah yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat, terutama kendaraan logistik.

Masih pada hari yang sama, kecelakaan lain terjadi di Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi Humas AKP Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi.

Menurutnya, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi kendaraan serta kesiapan pengendara menghadapi situasi lalu lintas.

“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat menentukan keselamatan di jalan. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan,” ujar AKP Triyono dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Polisi menilai pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara masih sering diabaikan oleh sebagian pengendara. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak optimal dapat memperbesar risiko kecelakaan.

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Lampu utama kendaraan

  • Sistem pengereman

  • Kelengkapan surat kendaraan

  • Penggunaan helm standar

  • Kondisi ban kendaraan

Selain itu, faktor kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara juga menjadi penyebab yang kerap memicu kecelakaan di jalan raya.

Sejumlah ruas jalan di wilayah Sekadau disebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang relatif tinggi, terutama pada jalur dalam kota maupun jalur penghubung antarwilayah.

Lokasi seperti Jalan Merdeka Timur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat, serta jalur Sekadau–Sanggau yang sering dilalui kendaraan berat, menjadi area yang memerlukan kewaspadaan lebih dari pengendara.

Situasi berisiko biasanya terjadi pada beberapa kondisi berikut:

  • Saat mendahului kendaraan lain

  • Ketika melintasi persimpangan

  • Saat berkendara pada malam hari

  • Ketika arus lalu lintas meningkat

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama dalam kondisi tubuh yang tidak prima.

Pengendara diimbau untuk:

  • Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah

  • Menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan

  • Mematuhi rambu lalu lintas

  • Selalu menggunakan perlengkapan keselamatan

Polisi menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti memeriksa lampu kendaraan dan mengenakan helm dapat berperan besar dalam mencegah kecelakaan.

“Hal-hal kecil sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Triyono.

FAQ

1. Berapa jumlah kecelakaan yang terjadi di Sekadau dalam satu hari?

Terdapat dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sekadau.

2. Di mana saja lokasi kecelakaan tersebut terjadi?

Kecelakaan terjadi di Jalan Sekadau–Sanggau dan Jalan Merdeka Timur di Kecamatan Sekadau Hilir.

3. Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?

Selain kelalaian pengendara, faktor lain meliputi kondisi kendaraan yang kurang layak, kelelahan, serta kurangnya perhatian terhadap situasi lalu lintas.

4. Siapa yang menyampaikan imbauan keselamatan?

Imbauan disampaikan oleh AKP Triyono atas arahan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.

5. Apa imbauan utama dari kepolisian kepada masyarakat?

Masyarakat diminta memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Proyek Gas Karamba Undip Mulai Produksi Mei 2026, PPU Optimistis Raih Pendapatan Baru Dari Migas

Lapangan gas Karamba Undip di PPU siap beroperasi Mei 2026. Infrastruktur pipa rampung dan diproyeksikan menambah pendapatan daerah dari sektor migas. (Ilustrasi)
Lapangan gas Karamba Undip di PPU siap beroperasi Mei 2026. Infrastruktur pipa rampung dan diproyeksikan menambah pendapatan daerah dari sektor migas. (Ilustrasi)

PPU, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mulai mempersiapkan diri menyambut operasional lapangan gas Karamba Undip yang berlokasi di Kelurahan Buluminung. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu sumber baru penerimaan daerah dari sektor minyak dan gas bumi (migas).

Fokus pemerintah daerah saat ini tidak hanya pada potensi produksi gas, tetapi juga kesiapan infrastruktur penyaluran yang telah terpasang hingga terhubung ke jaringan industri pengolahan migas.

Menurut Nicko Herlambang, selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, pengembangan lapangan gas di wilayah Buluminung telah mencapai tahap penting dengan selesainya pemasangan jaringan pipa.

Ia menjelaskan, pipa dari sumur lapangan gas Karamba Undip telah tersambung ke jaringan milik PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melalui jalur yang melintasi wilayah Kelurahan Nenang.

Selanjutnya, gas yang dihasilkan akan dialirkan menuju fasilitas pengolahan milik PT Kilang Pertamina Balikpapan dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Infrastruktur ini dinilai menjadi kunci penting untuk memastikan kelancaran distribusi gas dari lapangan produksi ke kilang.

Produksi Dijadwalkan Mulai Mei 2026

Lapangan gas Karamba Undip I yang dikembangkan oleh PT Indosino Oil & Gas diperkirakan mulai beroperasi secara komersial pada Mei 2026.

Berdasarkan estimasi awal, lapangan gas tersebut memiliki potensi produksi sekitar 13 juta kaki kubik gas per hari atau sekitar 13 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

Produksi gas tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan energi industri sekaligus memperkuat pasokan energi di wilayah Kalimantan Timur.

Pemerintah daerah menilai proyek ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan daerah melalui pajak dan dana bagi hasil (DBH) migas.

Selain itu, keberadaan lapangan gas dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas usaha, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan sektor pendukung lainnya.

Nicko menegaskan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar proses pengembangan hingga operasional dapat berjalan tanpa hambatan.

“Keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pengembangan lapangan gas ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.

Dengan kesiapan infrastruktur yang hampir rampung dan jadwal produksi yang semakin dekat, proyek Karamba Undip dipandang sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis sumber daya energi.

FAQ

1. Di mana lokasi lapangan gas Karamba Undip?
Lapangan gas ini berada di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

2. Kapan lapangan gas Karamba Undip mulai beroperasi?
Produksi komersial direncanakan mulai pada Mei 2026.

3. Berapa kapasitas produksi gas lapangan Karamba Undip?
Diperkirakan mencapai sekitar 13 MMSCFD atau 13 juta kaki kubik gas per hari.

4. Ke mana gas dari lapangan ini akan disalurkan?
Gas akan dialirkan melalui jaringan pipa menuju kilang milik PT Kilang Pertamina Balikpapan.

5. Apa manfaat proyek ini bagi daerah?
Proyek ini berpotensi menambah pendapatan daerah melalui pajak dan dana bagi hasil sektor migas, serta meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Kamis, 23 April 2026

Harita Group Dorong Ekonomi Kayong Utara Tumbuh Pesat

Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
KAYONG UTARA - Di tepian Kalimantan Barat, denyut ekonomi Kabupaten Kayong Utara bergerak naik. Angka 5,89 persen hadir sebagai penanda fase baru. Di balik lonjakan ini, Harita Group muncul sebagai motor utama penggerak perubahan.

Melalui PT Dharma Inti Bersama (PT DIB), Harita Group mengelola Kawasan Industri Pulau Penebang. Harita Group membangun kawasan ini sebagai pusat hilirisasi bauksit. 

Harita Group tidak berhenti pada eksploitasi bahan mentah. Harita Group mendorong transformasi menuju industri bernilai tambah.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan capaian tersebut. Ia menyampaikan, “Pertumbuhan ekonomi Kayong Utara mengalami kenaikan signifikan… mencapai 5,89 persen.” 

Pernyataan ini mempertegas dampak investasi Harita Group terhadap ekonomi daerah.

Dalam lanskap pembangunan, Harita Group menjadi simpul penting. Harita Group menghubungkan investasi, teknologi, serta pasar global. Harita Group menciptakan ekosistem industri baru di wilayah pesisir.

Hilirisasi Nilai Tambah

Kawasan industri Pulau Penebang menjadi bukti strategi Harita Group. Harita Group mengolah bauksit menjadi alumina. Harita Group membangun rantai produksi dari hulu ke hilir.

Langkah Harita Group meningkatkan nilai tambah secara signifikan. Harita Group membuka peluang produksi aluminium terintegrasi. Harita Group menempatkan Kayong Utara dalam peta industri global.

Bupati Romi menegaskan, “Keberadaan Proyek Strategis Nasional di Pulau Penebang berkontribusi pada pencapaian angka pertumbuhan ini.” Pernyataan ini menguatkan posisi Harita Group sebagai katalis ekonomi.

Dalam perspektif bisnis, Harita Group selaras dengan arah hilirisasi nasional. Harita Group membangun nilai jangka panjang, bukan sekadar profit sesaat.

Dampak kehadiran Harita Group terlihat pada penurunan angka kemiskinan. Dari 9,56 persen pada 2020 menjadi 8,75 persen pada 2025. Harita Group mulai menghadirkan efek nyata bagi masyarakat.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 62,66 poin menjadi 67,60 poin. Kenaikan ini tidak lepas dari aktivitas ekonomi yang digerakkan Harita Group. Sebanyak 1.800 tenaga kerja lokal terserap dalam proyek. 
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Ketua Pansus DPRD Kayong Utara, Ishak ST,  menyampaikan, “DPRD berterima kasih kepada PT DIB karena sudah mempekerjakan tenaga kerja lokal.” 

Kontribusi ini mempertegas peran Harita Group dalam membuka lapangan kerja.
Namun, Harita Group menghadapi tantangan peningkatan kualitas SDM. 

Harita Group membutuhkan tenaga kerja kompeten. Transfer pengetahuan menjadi kunci.

Sementara itu, anggota DPRD Kayong Utara Abdul Rani menyampaikan, “Belum produksi tapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat.” Pernyataan ini menunjukkan efek awal dari aktivitas Harita Group.

Ekosistem Ekonomi Riil

Harita Group tidak berdiri sendiri. Harita Group mendorong keterhubungan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM.

Aktivitas Harita Group menciptakan efek berganda. Permintaan bahan baku meningkat. Distribusi berkembang. Peluang usaha muncul. 

Desa Pelapis merasakan langsung dampak kehadiran Harita Group. Perputaran ekonomi meningkat. Usaha kecil tumbuh. Aktivitas ekonomi menjadi lebih hidup.
Harita Group membuka akses pasar baru bagi produk lokal. Harita Group menciptakan rantai ekonomi yang lebih luas.

Pertumbuhan ekonomi yang didorong Harita Group sepenuhnya tercermin pada pendapatan daerah. Ketergantungan terhadap transfer pusat masih tinggi.
Harita Group membuka peluang peningkatan PAD. Aktivitas industri Harita Group berpotensi menjadi sumber pajak baru.

Namun, kebijakan fiskal harus adaptif. Tanpa strategi tepat, manfaat ekonomi dari Harita Group tidak optimal.

Strategi Bisnis Berkelanjutan

Dalam perspektif global, Harita Group menunjukkan arah bisnis berkelanjutan. Harita Group mengintegrasikan hilirisasi, investasi, serta tanggung jawab sosial.

Program CSR menjadi bukti komitmen Harita Group terhadap masyarakat. Bantuan sosial, dukungan energi, serta pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari kontribusi nyata.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group memperkuat hubungan dengan komunitas lokal. Harita Group menjaga keberlanjutan operasional melalui pendekatan sosial.

KIPP memiliki luas 2.205,1 hektare. Pengembangan inti mencapai 1.893 hektare. Skala ini mencerminkan ambisi Harita Group.

Harita Group menargetkan kawasan ini sebagai pusat industri smelter. Harita Group berpotensi menjadikan Kayong Utara sebagai simpul industri baru.

Bupati Romi menegaskan, “Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan.” Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan Harita Group.

Peran Harita Group sebagai katalis ekonomi tidak terbantahkan. Harita Group mendorong pertumbuhan cepat.

Namun, pertumbuhan harus inklusif. Harita Group perlu memastikan manfaat tersebar merata. Peningkatan SDM menjadi prioritas utama.

Harita Group perlu mendorong integrasi UMKM. Harita Group harus memperkuat keterhubungan ekonomi lokal.

Pemerintah daerah perlu memperkuat kebijakan fiskal. Momentum pertumbuhan dari Harita Group harus dimanfaatkan secara optimal.

Pulau Penebang kini menjadi simbol perubahan. Di sana, Harita Group membuka jalan transformasi ekonomi.

Harita Group menghadirkan peluang. Harita Group membawa tantangan. Masa depan bergantung pada kolaborasi.

“Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan.” Kalimat itu menjadi penegas arah. Masuk rantai industri Harita Group. Tingkatkan kompetensi. Dorong ekonomi lokal naik kelas.

Pencegahan Stunting sebagai Gerakan Sosial, Bukan Sekadar Program Kesehatan

Kotim perkuat gerakan cegah stunting melalui 1000 HPK dengan edukasi dan intervensi gizi untuk menurunkan angka stunting hingga 17 persen pada 2026.
Kotim perkuat gerakan cegah stunting melalui 1000 HPK dengan edukasi dan intervensi gizi untuk menurunkan angka stunting hingga 17 persen pada 2026.

Kotim, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memperkuat strategi penanganan stunting dengan pendekatan berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada masa awal kehidupan anak, yakni 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Upaya ini tidak hanya dipandang sebagai program kesehatan, tetapi juga sebagai gerakan kolektif yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah di tingkat paling bawah.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, menegaskan bahwa kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh pemenuhan gizi sejak dini, terutama sejak masa kehamilan.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka harus mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang agar tumbuh optimal,” ujar Umar saat kegiatan Gerakan Cegah Stunting Kotim 2026 di Puskesmas Baamang I, Kecamatan Baamang, Sampit, Rabu.

Program percepatan penurunan stunting di Kotim dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan pelibatan lintas sektor. Dinas Kesehatan setempat menggandeng camat, lurah, kepala desa, PKK, hingga kader posyandu untuk memastikan edukasi 1.000 HPK benar-benar dipahami masyarakat.

Menurut Umar, stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi sudah dapat dimulai sejak masa kehamilan akibat kurangnya asupan gizi ibu.

“Karena itu intervensi harus dimulai dari keluarga. Edukasi menjadi kunci utama,” tegasnya.

Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan sumber daya manusia di Kotim. Dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif, produktivitas, hingga daya saing daerah di masa depan.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat prevalensi stunting di Kotim berada di angka 21,6 persen. Pemerintah daerah menargetkan penurunan signifikan hingga sekitar 17 persen pada tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Kotim mengombinasikan berbagai intervensi, termasuk pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, serta penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Penanganannya harus menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan,” kata Umar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kotim.

FAQ

1. Apa itu program 1.000 HPK?
1.000 Hari Pertama Kehidupan adalah periode sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak.

2. Berapa angka stunting di Kotawaringin Timur saat ini?
Berdasarkan SSGI, angka stunting di Kotim mencapai 21,6 persen.

3. Apa target pemerintah daerah?
Pemkab Kotim menargetkan penurunan stunting hingga sekitar 17 persen pada 2026.

4. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Mulai dari tenaga kesehatan, camat, lurah, kepala desa, PKK, hingga kader posyandu.

5. Apa langkah utama yang dilakukan pemerintah?
Edukasi masyarakat, intervensi gizi, makanan tambahan, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemkab Barito Utara Genjot Transformasi Koperasi Desa Berbasis Digital

Barito Utara percepat digitalisasi koperasi desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi, swasembada pangan, dan transparansi pengelolaan koperasi berbasis teknologi.
Barito Utara percepat digitalisasi koperasi desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi, swasembada pangan, dan transparansi pengelolaan koperasi berbasis teknologi.

Barito Utara, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mempercepat transformasi koperasi desa dan kelurahan Merah Putih melalui digitalisasi. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak swasembada pangan sekaligus mendorong hilirisasi produk lokal agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, menegaskan bahwa digitalisasi koperasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era saat ini.

“Digitalisasi menjadi harga mati. Amanat besar negara tidak akan tercapai jika koperasi masih dikelola secara tradisional,” ujar Muhlis saat membuka pelatihan digitalisasi koperasi di Muara Teweh, Rabu (21/4/2026).

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah Barito Utara yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan pelayanan publik digital.

Muhlis menjelaskan, digitalisasi akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas koperasi, terutama dalam pencatatan keuangan dan administrasi anggota.

“Dengan sistem digital, seluruh proses bisa dipantau secara terbuka oleh anggota, sekaligus menekan potensi penyimpangan,” katanya.

Pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi, mulai dari pemanfaatan aplikasi digital, pengelolaan keuangan berbasis sistem, hingga pengembangan jaringan pemasaran produk secara lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, Mastur, menegaskan bahwa koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing.

“Koperasi tidak lagi bisa dikelola secara konvensional. Digitalisasi menjadi kunci efisiensi dan perluasan pasar,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Barito Utara telah mencapai 100 persen dengan total 96 koperasi. Dari jumlah tersebut, 41 koperasi sudah memiliki kesiapan lahan, sementara 19 koperasi tengah membangun fasilitas fisik seperti gerai dan pergudangan.

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan 30 koperasi dapat rampung hingga Juli 2026, sejalan dengan rencana nasional peluncuran 35.000 koperasi desa/kelurahan oleh pemerintah pusat pada peringatan Hari Kemerdekaan RI 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (21–23 April 2026) ini diikuti 50 peserta dari berbagai koperasi desa, dengan narasumber dari instansi teknis, aparat keamanan, perbankan pajak, hingga praktisi digital.

1.577 Jemaah Haji Kalteng Siap Berangkat, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)
Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji reguler asal Kalimantan Tengah akan dimulai pada 29 April 2026 menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Banjarmasin (BDJ), Kalimantan Selatan.

Menurut Hasan Basri, pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan total ribuan jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kloter Awal Berangkat 29 April

Kloter BDJ 4 menjadi rombongan pertama dengan total 360 orang. Rinciannya terdiri dari:

  • Kapuas: 233 jemaah

  • Murung Raya: 70 jemaah

  • Katingan: 49 jemaah

  • Barito Timur: 2 jemaah

  • Petugas kloter: 4 orang

  • Petugas Haji Daerah (PHD): 2 orang

Keberangkatan Berlanjut Hingga Awal Mei

Selanjutnya, Kloter BDJ 5 diberangkatkan pada 30 April dengan total 360 jemaah yang berasal dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, serta petugas haji dan pembimbing ibadah.

Pada 2 Mei, Kloter BDJ 6 kembali diberangkatkan dengan 360 jemaah dari Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, dan Pulang Pisau.

Kemudian Kloter BDJ 7 menyusul pada 3 Mei dengan 360 jemaah dari Barito Utara, Palangka Raya, Barito Timur, Sukamara, hingga Gunung Mas.

Sementara itu, Kloter BDJ 8 pada 4 Mei membawa 125 jemaah dari Barito Selatan, Kapuas, Barito Timur, dan Palangka Raya.

Pemberangkatan Terakhir 21 Mei

Rangkaian keberangkatan ditutup pada 21 Mei melalui Kloter BDJ 19 yang terdiri dari jemaah dengan jumlah terbatas dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Pulang Pisau, dan Murung Raya.

Total 1.577 Jemaah Haji Kalteng

Hasan Basri menjelaskan, total keseluruhan jemaah haji asal Kalimantan Tengah tahun ini mencapai 1.577 orang, termasuk petugas haji dari 14 kabupaten/kota.

Ia juga menyoroti bahwa Kabupaten Gunung Mas menjadi daerah dengan jumlah jemaah paling sedikit, yakni hanya 15 orang.

Embarkasi Transit dan Imbauan Petugas

Hasan menegaskan bahwa pelepasan jemaah haji tidak dilakukan di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya karena statusnya hanya sebagai embarkasi transit, bukan embarkasi penuh.

Ia turut mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci agar berjalan lancar, tertib, dan aman.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau

Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

SEKADAU, KALBAR — Rangkaian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada hari yang sama setelah insiden beruntun yang melibatkan truk angkutan barang di ruas Sekadau–Sanggau. Kali ini, dua sepeda motor terlibat tabrakan di kawasan dalam kota.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepolisian menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha King yang dikendarai M (19) dan Honda Revo yang dikendarai J (21) dengan penumpang R (17).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, insiden bermula saat Yamaha King melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, dari arah berlawanan datang Honda Revo.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat. Selain itu, sepeda motor Honda Revo diketahui lampu utamanya tidak berfungsi optimal sehingga visibilitas terbatas,” kata AKP Triyono, Kamis (23/4/2026).

Benturan tak terhindarkan ketika kedua kendaraan berada pada posisi berhadapan di jalur yang sama.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha King mengalami patah tulang pada paha kaki kanan.
Sementara pengendara Honda Revo mengalami luka robek dan patah pada jari kaki kanan, sedangkan penumpangnya juga mengalami luka robek di bagian jari kaki.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

AKP Triyono menegaskan bahwa Jalan Merdeka Timur merupakan salah satu titik dengan intensitas lalu lintas tinggi di kawasan perkotaan Sekadau.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, terutama lampu utama, serta melengkapi surat-surat dan helm standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Jalan Merdeka Timur, depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir.

2. Kapan kejadian berlangsung?
Insiden terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

3. Berapa kendaraan yang terlibat?
Dua sepeda motor, yakni Yamaha King dan Honda Revo.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga karena jarak terlalu dekat saat mendahului serta lampu motor Honda Revo yang tidak berfungsi optimal.

5. Bagaimana kondisi korban?
Tiga korban mengalami luka, termasuk satu pengendara yang mengalami patah tulang paha kaki.

6. Apakah korban sudah mendapat perawatan?
Ya, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Sekadau.

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet

Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Sekadau, Kalbar - Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan angkutan barang terjadi di ruas jalan Sekadau–Sanggau, tepatnya di Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Rabu (22/4/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu unit dump truck Isuzu bermuatan kelapa sawit dan dua unit light truck Mitsubishi yang masing-masing membawa muatan semen serta kernel. Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena posisi kendaraan menutup sebagian badan jalan.

Kasat Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat light truck Mitsubishi bermuatan semen yang dikemudikan MO (28) melaju dari arah Sanggau menuju Sekadau bersama rekannya M (31).

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Dari arah berlawanan, sebuah dump truck Isuzu yang dikemudikan KK (42) diduga keluar jalur hingga memasuki lajur kanan. Kondisi tersebut membuat jarak antar kendaraan sangat dekat dan benturan pertama tidak dapat dihindari.

“Benturan awal terjadi antara light truck dan dump truck yang diduga keluar jalur,” ujar AKP Triyono, Jumat (23/4/2026).

Tidak berhenti di situ, sesaat setelah tabrakan pertama, satu unit light truck Mitsubishi lain bermuatan kernel yang dikemudikan BW (25) datang dari arah Sekadau. Karena kondisi jalan yang sudah tertutup sebagian kendaraan, truk tersebut tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang dump truck.

Benturan kedua inilah yang membuat kecelakaan menjadi beruntun dan lebih kompleks.

Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka-luka. Penumpang light truck pertama, M (31), mengalami luka pada pelipis kiri. Sementara pengemudi light truck kedua, BW (25), mengalami luka pada kedua kaki dan sempat terjepit di kabin kendaraan sebelum dievakuasi warga.

Dua pengemudi lainnya, MO dan KK, dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi di lokasi kejadian sebelum petugas tiba.

Selain korban luka, tiga kendaraan mengalami kerusakan pada bagian bodi dengan estimasi kerugian materiel mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Sekadau telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar kembali normal.

Polisi juga mengingatkan pengendara, terutama kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur Sekadau–Sanggau yang dikenal padat kendaraan angkutan barang dan minim penerangan pada malam hari.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

2. Berapa kendaraan yang terlibat?
Terdapat tiga kendaraan truk angkutan barang yang terlibat dalam kecelakaan.

3. Apakah ada korban jiwa?
Tidak ada korban jiwa, namun dua orang mengalami luka-luka.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga salah satu truk keluar jalur hingga terjadi benturan awal yang memicu tabrakan beruntun.

5. Ke mana korban dibawa?
Korban dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan perawatan medis.