Iklan Tutup X

Selasa, 20 Juli 2021

Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan

Ikuti kami:
Google
Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan
Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan. 

BORNEO TRIBUN INTERNASIONAL -- Warga Inggris merayakan diakhirinya pembatasan terkait virus corona pada Senin (19/7), hari yang dijuluki Hari Kebebasan.

Hari ini menandai diakhirinya semua pembatasan sosial, seperti pemakaian masker dan jaga jarak, yang diberlakukan untuk mengatasi penyebaran COVID-19.

Namun, Perdana Menteri Boris Johnson pada Senin mengatakan bahwa mulai akhir September, bukti vaksinasi akan diperlukan untuk memasuki kelab malam atau tempat-tempat lain di mana banyak orang berkumpul. 

"Bukti tes negatif tidak lagi cukup," kata Johnson kepada para wartawan di London pada Senin (20/7).

Johnson mengisi Hari Kebebasan itu dengan menjalani isolasi mandiri setelah menteri kesehatan Sajid Javid dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Pencabutan sebagian besar pembatasan terkait virus corona di Inggris itu dilakukan ketika kasus-kasus virus corona dan tingkat rawat inap meningkat, terutama akibat varian delta.

Kasus-kasus di Inggris melebihi 50.000 per hari pekan lalu untuk pertama kalinya sejak Januari. [vm/ka]

VOA
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.