Rumah milik pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah Terbakar
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 20 Agustus 2022

Rumah milik pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah Terbakar

Ikuti kami:
Google
Rumah milik pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah Terbakar
Ilustrasi Rumah milik pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah Terbakar. (BorneoTribun/Pexels)
BorneoTribun, Aceh -- Rumah milik pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah terbakar. Kebakaran Rumah bentuk panggung di Aceh berbahan kayu milik Tgk Bulqaini (57) diduga disebabkan konsleting aliran listrik.

"Sekitar pukul 14.14 WIB telah terjadi kebakaran rumah panggung Aceh milik Tgk Bulqaini di Jalan Tgk H Muhammad Hasan Gampong (desa) Lueng Bata Kota Banda Aceh," Kata Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banda Aceh Muhammad Hidayat, di Banda Aceh, Sabtu.

M Hidayat mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi Muhammad Edi Ruslan selaku humas pesantren tersebut mengatakan bahwa kebakaran itu diketahui ketika api sudah membesar di salah satu ruangan rumah panggung Aceh itu.

"Pimpinan Tgk Bulqaini saat itu tidak di rumah karena sedang berada di Kota Lhokseumawe dalam rangka dakwah tahun baru islam," ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran Banda Aceh sedang memadamkan api yang membakar rumah panggung di Dayah Tgk Bulqaini, di Banda Aceh, Sabtu (20/8/2022) (ANTARA/HO/Humas DPKP Banda Aceh)
Petugas pemadam kebakaran Banda Aceh sedang memadamkan api yang membakar rumah panggung di Dayah Tgk Bulqaini, di Banda Aceh, Sabtu (20/8/2022) (ANTARA/HO/Humas DPKP Banda Aceh)
M Hidayat menyampaikan dalam upaya memadamkan api tersebut, DPKP Banda Aceh mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran. Setengah jam kemudian api dapat dipadamkan.

"Sekitar pukul 15.00 WIB api dapat dipadamkan dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan," katanya.

M Hidayat menuturkan, proses pemadaman turut dibantu petugas PLN, Polsek Lueng Bata di back up Polresta Banda Aceh, personel Kodim, Koramil setempat, relawan ERPA dan RAPI dalam pengamanan di lokasi kejadian.

Dirinya menegaskan bahwa dalam musibah kebakaran itu tidak ditemukan korban jiwa, sedangkan untuk penyebabnya sementara ini diduga karena korsleting listrik.

"Diduga karena korsleting listrik, namun pengembangan lanjutan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," demikian M Hidayat.*

(rf/ant)
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.