Lubang Maut di Jembatan Nipah Kuning Kayong Utara
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 19 Desember 2024

Lubang Maut di Jembatan Nipah Kuning Kayong Utara

Ikuti kami:
Google
Lubang Maut di Jembatan Nipah Kuning Kayong Utara
Lubang Maut di Jembatan Nipah Kuning Kayong Utara.
KAYONG UTARA – Jembatan di jalan propinsi antara desa Teluk Melano ke Teluk Batang yang terletak di desa Nipah Kuning kabupaten Kayong Utara saat ini kondisinya berlubang besar, rusak berat, membahayakan pengguna jalan raya. 

Kepala desa Nipah Kuning, Muhammad Firdaus mengatakan, jembatan sepanjang  empat meter tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Untuk memperlancar arus lalu lintas, warga memasang balok batang kelapa sebagai penambal lubang yang mengangga ditengah jembatan tersebut. Hampir setahun, jembatan ini kondisinya rusak dan belum diperbaiki. 

"Rusaknya hampir setahun lah. Belum juga ada tanda tanda mau diperbaiki Pemprov. Jadi, warga inisiatif sementara lubang ditutup pakai batang kelapa untuk memperlancar pengguna jalan raya," ujar Muhammad Firdaus, Rabu (18/12/2024). 

Lubang di jembatan itu berukuran selebar kira kira 1,5 meter, sehingga nampak jelas terlihat rangka besi tulang cor pada lubang terabyte. Letaknya pun persis berada di tengah-tengah jembatan, sehingga lebar jembatan semakin mengecil. 

Pengguna jalan terutama sepeda motor harus mengambil jalan bagian sisi kiri ataupun kanan badan jembatan untuk menghindari lubang. Sedangkan untuk mobil, para supir terpaksa melewati tampalan batang kelapa di tengah jembatan itu.

Hal ini tentu membahayakan pengguna jalan, apalagi kondisi alam saat ini sedang hujan dan jembatan itu sering tergenang air banjir dari pasang laut. 

Kades Nipah Kuning berharap, Pemda Provinsi Kalbar segera memperbaiki jembatan ini. Jangan sampai setelah ada korban kecelakaan, baru diperbaiki. 

Akibat jembatan berlubang ini, tak jarang mobil ekpedisi bermuatan ragam barang saat melintas dan berpapasan di jembatan ini harus antri dengan kendaraan lain menghindari kemungkinan terperosok ke lubang. 

"Kami berharap Pemprov segera perbaiki, jangan ada korban baru ribut dan sibuk. Kasian pengguna jalan kalau sampai terjadi kecelakaan," tandasnya. 

Penulis: Muzahidin.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.