![]() |
| Melalui Vicon, Repalianto Ikuti Webinar Penguatan Simpul Jaringan Digital. |
Ketapang, 15 Mei 2025 — Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si, mengikuti webinar tentang Penguatan Simpul Jaringan Digital Pemerintah melalui video conference (vicon). Acara berlangsung pada Kamis (15/05/25) di Ruang Vicon Basement Kantor Bupati Ketapang.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan, dengan penekanan pada penguatan simpul jaringan dan penyelenggaraan program Satu Data Indonesia.
Tujuan Webinar
Webinar ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
-
Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya simpul jaringan dalam transformasi digital pemerintahan.
-
Memperkenalkan versi terbaru aplikasi Simojang v.3.0, yang telah diperbarui dan terintegrasi dengan Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI).
-
Menjelaskan konsep dan pentingnya Indeks PEMDI sebagai indikator kinerja digital pemerintahan.
-
Mendorong partisipasi aktif aparat dan pemangku kebijakan dalam tata kelola data yang lebih terintegrasi dan akuntabel.
-
Mendukung percepatan transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi dan pengelolaan data yang efektif.
Peserta & Pendamping
Repalianto hadir bersama beberapa pejabat pendamping, yaitu:
-
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Drs. H. Maryadi Asmui, MM.
-
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ketapang, Doni Andriawan, S.STP., M.E.
-
Perwakilan dari Bappeda Kabupaten Ketapang.
-
Perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang.
Signifikansi & Harapan
Webinar ini dianggap sebagai momen strategis untuk memperkuat pondasi digital dalam pemerintahan daerah. Dengan semakin majunya teknologi dan tuntutan transparansi publik, simpul jaringan yang kuat dan sistem data yang terintegrasi menjadi aspek krusial untuk mendukung layanan publik yang efektif.
Peluncuran dan pengenalan Simojang v.3.0 juga menjadi sorotan karena dianggap sebagai salah satu alat penting untuk mewujudkan visi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Integrasi dengan Indeks PEMDI diharapkan dapat menjadi tolok ukur kinerja digital pemerintahan, sekaligus mendorong akuntabilitas dan efisiensi dalam pengelolaan data.
Ke depan, diharapkan setiap unit perangkat daerah ikut aktif dalam penerapan sistem jaringan digital dan pemanfaatan aplikasi ini agar transformasi digital tidak hanya gagasan, melainkan realitas di lapangan.
