Bocah 4 Tahun Meninggal karena Tubuh Dipenuhi Ribuan Cacing Netizen Heboh dan Ungkap Rasa Miris

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Kamis, 21 Agustus 2025

Bocah 4 Tahun Meninggal karena Tubuh Dipenuhi Ribuan Cacing Netizen Heboh dan Ungkap Rasa Miris

Kuningan, Jabar - Seorang bocah bernama Raya (4) dikabarkan meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi ribuan cacing gelang atau askariasis. Peristiwa memilukan ini viral di media sosial sejak pertengahan Agustus 2025, setelah video kondisi Raya tersebar luas. 

Lokasi peristiwa disebut terjadi di sebuah daerah pedesaan Indonesia di kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di mana bocah malang itu hidup dalam keterbatasan hingga terpapar infeksi cacing parah.

Unggahan tentang kisah Raya membuat ribuan warganet bereaksi. Akun TikTok @ita6265 menulis, “Aku yg geli bgt ke cacing nekat klik pencarian Raya cacing di dalam tubuh merinding anj nyesel.” 

Netizen lain, Maria O Jawa, juga mengaku trauma usai menonton video tersebut. “Aku nangis sejadinya liat videonya, smpe trauma tiap mau merem keinget penderitaan Raya,” tulisnya.

Kondisi lingkungan tidak sehat di pedesaan menjadi penyebab anak kecil terinfeksi ribuan cacing gelang hingga meninggal dunia
Kondisi lingkungan tidak sehat di pedesaan menjadi penyebab anak kecil terinfeksi ribuan cacing gelang hingga meninggal dunia. (Gambar ilustrasi IA)

Selain rasa sedih, banyak komentar yang menyinggung ketidakadilan sosial. Akun @tarry0788 menulis, “Miris banget denger berita ini 😭 hidup dg keterbatasan di Indonesia sementara anggota dewan digaji sehari 3 juta. Selamat datang di Indonesia.” 

Senada, akun @mayashopa mengkritik, “DPRD yg katanya wakil rakyat enak joget-joget, rakyatnya malah dalam keadaan menderita.”

Tak sedikit pula netizen yang bertanya-tanya soal medis. Akun @JSM Aulia berkomentar, “Kok bisa ya naik ke mulut, lewat lambung kan ada enzim dan asam lambung, atau tdk mempan?” Sementara akun lain memberikan penjelasan bahwa kondisi buruk lingkungan membuat telur cacing mudah masuk ke tubuh anak kecil. 

Seperti ditulis @Oktavia, “Orangtuanya ODGJ, Raya ini waktu baru ngerangkak sering ditaruh di tanah dan masuk ke kolong rumah, banyak ayam dan kotorannya. Namanya bayi pasti makan segala macem. Sampai usia 4 tahun badannya penuh banget sama cacing, bahkan udah ngegerogotin otak.”

Dari penuturan akun @Nirma Lestari, disebutkan bahwa almarhumah sering bermain di bawah kolong rumah panggung yang berlantai tanah dengan banyak kotoran ayam. Dari situlah telur cacing masuk ke tubuhnya, berkembang biak, dan akhirnya merusak organ vital bocah kecil tersebut.

Kasus ini menyoroti masalah kesehatan lingkungan dan sanitasi yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Infeksi cacing gelang sebenarnya bisa dicegah dengan program pemberian obat cacing rutin, kebersihan lingkungan, serta edukasi orang tua. 

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.