BPW Indonesia bahas perlindungan perempuan bersama KemenPPPA

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Jumat, 08 Agustus 2025

BPW Indonesia bahas perlindungan perempuan bersama KemenPPPA

Jakarta - Business and Professional Women (BPW) Indonesia melakukan audiensi bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk membahas terkait pemberdayaan serta perlindungan kedua kelompok itu di Indonesia.

"Forum ini bertujuan mendorong kolaborasi lintas negara serta transformasi berkelanjutan berbasis kepemimpinan perempuan, teknologi hijau, dan inovasi," kata Ketua Umum BPW Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Giwo mengatakan forum diskusi yang akan digelar di Jakarta pada 20 Agustus 2025 itu mendapatkan sambutan baik dari pihak kementerian. Menteri PPPA Arifah Fauzi secara khusus menyampaikan apresiasi atas langkah- langkah BPW Indonesia dalam membangun jejaring kepemimpinan perempuan lintas profesi dan generasi.

KemenPPPA juga menyampaikan kesiapan untuk menjembatani penyebarluasan keanggotaan BPW Indonesia hingga ke tingkat akar rumput, agar semangat pemberdayaan perempuan dapat menjangkau lebih luas dan merata.

Giwo menambahkan audiensi yang bertemakan “Women Bridging Nations and Driving Sustainable Futures” itu merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi strategis antara organisasi perempuan profesional dan kementerian yang memiliki mandat langsung dalam pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

"Kami merasa terhormat dapat membangun sinergi bersama seorang Menteri yang visioner dan berintegritas tinggi. Komitmen ini menjadi dorongan kuat bagi BPW Indonesia untuk terus menguatkan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan," ujar Giwo.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menambahkan bahwa pemerintah mengharapkan BPW Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam program “Ruang Bersama Indonesia”, sebuah program unggulan yang menjadi platform kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung perempuan dan anak Indonesia.

Selain itu, disampaikan pula perlunya advokasi bersama yang lebih kuat di tingkat global, khususnya menyangkut isu kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan para penyintas.

Ia melanjutkan kedua belah pihak juga sepakat untuk mempersiapkan roadmap kegiatan bersama antara BPW Indonesia dan KemenPPPA sebagai dasar kolaborasi jangka panjang yang strategis dan terukur.

Kerja sama akan diperluas ke forum-forum internasional, termasuk yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi perempuan global.

“Saya selalu berdoa agar dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki satu tujuan, satu visi dan misi, serta tulus dan ikhlas dalam perjuangan untuk perempuan dan anak Indonesia. Alhamdulillah, doa itu terkabul melalui pertemuan kita hari ini," kata Arifah.

Oleh : Hreeloita Dharma Shanti/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.