Landak Bergerak Menuju Swasembada Jagung: Sinergi Pemerintah dan Polres Perkuat Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 06 Agustus 2025

Landak Bergerak Menuju Swasembada Jagung: Sinergi Pemerintah dan Polres Perkuat Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla

Landak – Pemerintah Kabupaten Landak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Bertempat di Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Polres Landak, digelar Zoom Meeting Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan Menuju Swasembada Jagung serta Rapat Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan.

Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Jagung

Rapat ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Landak, Erani, S.T., M.T., bersama Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., serta sejumlah pejabat daerah, seperti Kepala Dinas Pertanian, Kasatpol PP, Kepala BPBD, dan Kepala KPH Wilayah Landak.
Selain itu, perwakilan dari Bulog Cabang Sanggau, Kapolsek jajaran, pemerintah kecamatan dan desa, hingga petugas penyuluh lapangan (PPL) juga mengikuti rapat secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program swasembada jagung sekaligus penanganan karhutla di wilayah Landak.

Beliau juga mengingatkan agar pembukaan lahan pertanian tidak menimbulkan titik api yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Kapolres menegaskan bahwa setiap Kapolsek dan Bhabinkamtibmas akan terlibat langsung dalam mengawal program “1 Hektar Jagung per Desa”, sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap ketahanan pangan nasional.

Polres Landak Siapkan Ribuan Hektar Lahan Produktif

Sementara itu, Wakapolres Landak, Kompol Syaiful Bahri, S.IP., M.Sos., memaparkan bahwa Polres Landak memiliki potensi lahan mencapai 3.019,7 hektar, dan 1.358,17 hektar di antaranya telah digarap untuk penanaman jagung.

Polres juga membentuk demplot (lahan percontohan) di wilayah masing-masing Polsek agar masyarakat bisa belajar langsung mengenai SOP budidaya jagung Poktan Presisi.

Dalam kesempatan itu, Syaiful juga menjelaskan tentang serapan hasil panen jagung oleh Bulog sepanjang tahun 2025, serta progres pengembangan lahan yang ditargetkan meningkat seiring dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

Dukungan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Tak hanya dari aparat kepolisian, dukungan juga datang dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kabupaten Landak.
Kepala dinas menjelaskan bahwa dana desa dapat digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan, termasuk pelaksanaan program 1 hektar jagung per desa, selama penggunaannya sesuai aturan dan diawasi secara ketat.
Ia juga menegaskan bahwa tujuh prioritas penggunaan dana desa akan menjadi panduan bagi pemerintah desa dalam mengoptimalkan anggaran untuk kesejahteraan warga.

Dinas Pertanian Fokus Tangani Kendala Teknis

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Landak menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program ketahanan pangan, baik dari sisi target luas tanam (LTT) maupun penanganan kendala teknis di lapangan.
Para penyuluh lapangan (PPL) akan diterjunkan ke seluruh desa untuk memberikan pendampingan intensif kepada petani, khususnya dalam budidaya jagung yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Sinergi Hadapi Karhutla di Tengah Musim Kering

Dalam rapat tersebut, Kabag Ops Polres Landak turut menyoroti meningkatnya jumlah titik api yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan serta lahan.
Selain itu, disampaikan pula bahwa Provinsi Kalimantan Barat saat ini berada dalam status siaga darurat Karhutla, sehingga upaya pencegahan dan pemadaman perlu diperkuat melalui langkah cepat dan terkoordinasi.

Pemerintah Apresiasi Langkah Polres Landak

Dalam arahannya, Wakil Bupati Landak, Erani, S.T., M.T., memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Landak atas inisiatifnya dalam mengintegrasikan program nasional dengan aksi nyata di daerah.
Ia berharap agar seluruh elemen pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dapat terus bersinergi untuk mewujudkan swasembada jagung dan menekan angka karhutla di Kabupaten Landak.

“Program satu hektar per desa bukan hanya soal ketahanan pangan, tapi juga tentang kemandirian ekonomi masyarakat. Kalau kita bergerak bersama, Landak bisa menjadi contoh sukses bagi daerah lain,” ujar Erani.

Landak Siap Jadi Pionir Ketahanan Pangan Kalbar

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan Kabupaten Landak dapat menjadi pionir dalam mewujudkan swasembada jagung di Kalimantan Barat, sekaligus menurunkan risiko karhutla secara signifikan.
Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menitikberatkan pada ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Rapat koordinasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan Landak yang tangguh pangan dan bebas karhutla. Dengan semangat gotong royong, Kabupaten Landak siap menjadi contoh daerah yang berdaulat pangan dan peduli lingkungan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.