Perseverance Tunjukkan Panorama Mars Paling Jernih Sepanjang Misi
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 09 Agustus 2025

Perseverance Tunjukkan Panorama Mars Paling Jernih Sepanjang Misi

Ikuti kami:
Google
Panorama resolusi tinggi Mars dari rover Perseverance, menampilkan bekas pengeboran, bukit sejauh 65 km, dan batu besar di atas pasir berbentuk sabit.
Panorama resolusi tinggi Mars dari rover Perseverance, menampilkan bekas pengeboran, bukit sejauh 65 km, dan batu besar di atas pasir berbentuk sabit.

JAKARTA - NASA kembali mencuri perhatian pecinta sains antariksa. Rover Perseverance berhasil mengabadikan panorama paling jernih dari permukaan Mars sejak awal misinya pada 2021. 

Foto ini diambil saat momen langka turunnya debu di atmosfer planet merah pada awal Agustus 2025, tepat di wilayah kawah Jezero, lokasi utama eksplorasi rover tersebut.

Panorama ini tersusun dari 96 foto resolusi tinggi yang diambil secara bertahap ketika debu Mars sedang mereda peristiwa yang hanya terjadi sekitar sekali setiap dua tahun. 

Momen tersebut dimanfaatkan tim pengolah citra NASA untuk menghasilkan pemandangan yang sangat detail. 

Dalam foto itu, terlihat jelas bekas pengeboran batu untuk pengambilan sampel di bagian depan, jajaran bukit sejauh 65 kilometer di kejauhan, hingga jejak roda yang menjadi saksi perjalanan Perseverance menuju titik pemotretan.

NASA menyebut salah satu objek paling menarik dalam panorama ini adalah sebuah batu besar yang terletak di atas pola pasir berbentuk sabit. 

Para ilmuwan menjulukinya floating rock atau “batu mengapung” karena posisinya terlihat tidak biasa. 

Batu ini diperkirakan berpindah ke lokasi tersebut akibat tiupan angin kuat, aliran air di masa lalu, atau bahkan peristiwa longsor. 

"Asal-usul pastinya masih menjadi misteri yang ingin kami ungkap," tulis tim NASA dalam rilis resminya.

Hasil jepretan ini bukan hanya sekadar pamer kecanggihan kamera Perseverance, tetapi juga menjadi data penting bagi studi geologi Mars. 

Dengan kualitas visual yang lebih bersih dari biasanya, peneliti dapat mengidentifikasi tekstur tanah, pola angin, hingga potensi lokasi pengambilan sampel berikutnya. 

Ke depan, NASA berencana merilis versi interaktif panorama ini agar publik bisa “menjelajahi” Mars secara virtual dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Fanky Iskandar
Fanky Iskandar
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.