Perumda Tirta Raya tekan kebocoran air hingga 29,8 persen

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Kamis, 07 Agustus 2025

Perumda Tirta Raya tekan kebocoran air hingga 29,8 persen

Pontianak - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raya Kubu Raya menurunkan tim khusus untuk menekan kebocoran air atau Non Revenue Water (NRW) yang tercatat masih tinggi yakni mencapai 29,8 persen.

"Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan menjaga keberlanjutan layanan air bersih. Tim Penurunan Kebocoran mulai diterjunkan sejak Selasa (5/8/2025), dengan fokus pada dua jenis kebocoran utama, yakni kebocoran teknis seperti kerusakan pipa distribusi dan transmisi serta kebocoran non-teknis, termasuk sambungan ilegal oleh oknum yang tidak terdaftar sebagai pelanggan resmi," kaya Direktur Perumda Tirta Raya Kubu Raya, Harmawan, di Sungai Raya, Kamis.

Hermawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi penyambungan air secara ilegal (illegal connection) yang berdampak langsung pada distribusi dan pelayanan air bersih ke pelanggan resmi.

"Kami serius, tidak ada kompromi bagi pelaku sambungan ilegal. Ini menyangkut keadilan pelayanan dan keberlangsungan sistem air bersih untuk masyarakat," tuturnya.

Operasi penurunan kebocoran air akan berlangsung selama dua bulan ke depan dengan area sasaran meliputi Sungai Raya, Kuala Dua, Kapur/Ambawang, dan Sungai Kakap.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diminta untuk aktif berpartisipasi menjaga keadilan distribusi air. Harmawan mengimbau agar masyarakat yang sudah melakukan penyambungan ilegal segera melapor ke Perumda Tirta Raya.

"Kami akan bebaskan denda bagi siapa pun yang melapor secara sukarela. Ini adalah kesempatan untuk memperbaiki status sambungan air tanpa beban sanksi. Jangan tunggu sampai ditemukan oleh tim kami," katanya.

Menurut Harmawan, tindakan ilegal bukan hanya merugikan perusahaan secara finansial, tetapi juga menyebabkan pelanggan resmi mengalami gangguan pasokan air.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kebocoran air secara signifikan, meningkatkan pendapatan perusahaan, serta memperbaiki efisiensi distribusi air di Kabupaten Kubu Raya.

Perumda Tirta Raya menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kubu Raya.

"Program ini bukan hanya tentang perusahaan, tetapi tentang keadilan sosial dan pelayanan publik yang lebih baik," kata Harmawan.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.