BSSN pastikan keamanan sistem digital perizinan tenaga medis di MPPDN

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan banner

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Selasa, 09 September 2025

BSSN pastikan keamanan sistem digital perizinan tenaga medis di MPPDN

Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menjamin keamanan dalam penyelenggaraan digitalisasi layanan publik melalui Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), termasuk dalam layanan perizinan tenaga medis dan tenaga kesehatan di tingkat kabupaten dan kota.

"BSSN siap mendukung program ini, khususnya aspek keamanan pada sistem yang terlibat dalam penyelenggaraan perizinan tenaga medis dan tenaga kesehatan di kabupaten dan kota melalui MPPDN," kata Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan pada Selasa.

Lebih lanjut Nugroho menjelaskan, dalam implementasi MPPDN, BSSN berperan menyelenggarakan uji keamanan teknologi informasi, asistensi penerapan standar keamanan siber dan sandi, audit keamanan, serta penerapan layanan sertifikasi elektronik.

Dia menilai, digitalisasi layanan perizinan tenaga medis dan kesehatan melalui MPPDN merupakan terobosan penting dalam mendorong transformasi digital layanan publik.

Akan tetapi, dia mengingatkan, percepatan transformasi digital harus dibarengi dengan penguatan aspek keamanan siber dan sandi, mengingat ancaman siber kini semakin nyata dan beragam.

"Konsep aspek keamanan setidaknya mencakup enam domain utama, yaitu perlindungan, kepatuhan, respons insiden, audit keamanan, pelatihan dan latihan keamanan siber, serta peningkatan kesadaran. Dalam penerapan keamanan siber dan sandi diperlukan pembagian tanggung jawab bersama serta pemisahan tugas yang jelas," ujar Nugroho.

Nugroho mengatakan, keamanan siber merupakan proses dinamis yang harus terus dipelihara, dievaluasi, diaudit, dan dikelola dengan tata kelola yang matang. Jika hal ini diabaikan, sistem akan rentan terhadap ancaman siber, termasuk zero day exploit yang memanfaatkan kerentanan tak terduga dan berpotensi menimbulkan serangan masif.

"Security is not a product but a process (keamanan bukanlah sebuah produk, melainkan sebuah proses) sehingga kolaborasi antara BSSN bersama instansi yang terlibat dalam transformasi digital sangat penting untuk bersama sama memastikan keamanan penyelenggaraan program ini," ucapnya. 

Oleh : Farhan Arda Nugraha/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.