![]() |
| Ilustrasi seseorang menggunakan proxy web untuk membuka situs yang diblokir di laptop. |
JAKARTA – Setiap hari, sekitar 3,8 miliar orang di seluruh dunia terhubung ke internet untuk berbagai keperluan, mulai dari berbagi konten, bekerja, hingga menonton film hiburan.
Namun, tak semua konten bisa diakses secara bebas.
Misalnya, acara Netflix di satu negara belum tentu tersedia di negara lain karena aturan hak cipta dan pembatasan pemerintah.
Nah, proksi web hadir sebagai solusi cepat dan mudah untuk membuka blokir situs favorit, termasuk film bokeh, tanpa harus menginstal perangkat lunak tambahan.
Proksi web bekerja dengan menjadi “perantara” antara pengguna dan internet.
Saat seseorang mengakses situs tertentu, proksi akan mengambil data dari situs target lalu mengirimkannya kembali ke pengguna.
Dengan cara ini, alamat IP asli pengguna disamarkan sehingga aktivitas online tetap anonim.
“Proxy Web menjadi opsi populer karena tidak ribet. Cukup lewat browser, pengguna bisa mengakses situs yang diblokir, dari YouTube hingga Facebook, tanpa instal aplikasi apa pun,” jelas seorang pakar keamanan siber dari komunitas Internet Freedom Forum kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Selain itu, proksi web juga menawarkan enkripsi lalu lintas data, sehingga aktivitas pengguna lebih aman dari pelacakan pihak ketiga.
Google sendiri mencatat, setiap harinya ada sekitar 2,5 triliun byte data yang diproses. Artinya, kebutuhan orang untuk mengakses informasi tanpa batas semakin tinggi.
“Banyak pengguna internet yang mencari jalan pintas untuk mengakses konten hiburan dewasa maupun layanan streaming global. Proxy web menjadi pilihan alternatif selain VPN yang umumnya berbayar,” tambahnya.
Dengan semakin ketatnya aturan pemblokiran situs di sejumlah negara, penggunaan proksi web diperkirakan terus meningkat. Meski begitu, pakar mengingatkan agar pengguna tetap berhati-hati memilih layanan proksi.
Pilih penyedia yang terpercaya agar data pribadi tidak disalahgunakan. Ke depan, layanan ini diyakini akan menjadi bagian penting dari ekosistem digital, terutama bagi pengguna yang ingin kebebasan berselancar tanpa batas.
