Industri raih penghargaan atas konservasi air dan efisiensi energi

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Jumat, 26 September 2025

Industri raih penghargaan atas konservasi air dan efisiensi energi

Jakarta - Upaya serius perusahaan petrokimia asal Indonesia dalam mendorong konservasi air dan efisiensi energi mendapat pengakuan di tingkat Asia Tenggara.

Grup Chandra Asri berhasil meraih Ecolab Southeast Asia Impact Awards berkat kontribusinya menghemat lebih dari 2 juta meter kubik air serta meningkatkan efisiensi energi di fasilitas operasional di Indonesia dan Singapura.

Ecolab Global Chairman and CEO, Christophe Beck mengatakan bahwa ajang ini menyoroti berbagai inisiatif berkelanjutan yang dinilai mampu memberikan dampak positif tidak hanya pada bisnis, tetapi juga pada lingkungan.

"Penerima penghargaan telah menunjukkan teladan bagaimana inovasi dan kemitraan dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan keberlanjutan," Christophe Beck dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menekankan, komitmen terhadap sirkularitas air dan efisiensi energi adalah langkah tegas untuk membangun masa depan yang lebih tangguh di Asia Tenggara.

Sementara itu, President Director and CEO of Chandra Asri Group and Aster, Erwin Ciputra menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi inti dari transformasi bisnis mereka.

Menurut dia, kolaborasi dengan mitra global telah membantu memperkuat operasi sekaligus mengurangi jejak lingkungan.

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi yang berkontribusi pada masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” kata Erwin.

Ia menjelaskan, pencapaian tersebut didukung oleh sejumlah inisiatif, antara lain penerapan konsep sirkularitas air dengan mengurangi, menggunakan kembali, serta mendaur ulang air dalam operasional.

Selanjutnya, pengembangan water-energy nexus untuk mengoptimalkan penggunaan air sekaligus mengurangi kebutuhan energi.

Kemudian pemanfaatan transformasi digital dalam pemantauan real-time guna meningkatkan kinerja fasilitas.

Erwin menyebut, penerapan konsep tersebut sudah dilakukan di Indonesia dan Singapura.

Fasilitas pengolahan air di Jurong Island, misalnya, mampu mengolah hingga 24.000 meter kubik air limbah per bulan untuk digunakan kembali.

Dengan capaian tersebut, Grup Chandra Asri menegaskan posisinya sebagai pemain penting dalam mendorong keberlanjutan di kawasan, sekaligus menjadi contoh bagaimana sektor industri bisa berkontribusi nyata terhadap konservasi sumber daya alam.

"Kami berharap kolaborasi ini semakin dalam untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya memperkuat operasi kami, tetapi juga berkontribusi pada masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan," kata Erwin. 

Pewarta : Adimas Raditya Fahky P/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.