Singkawang - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, memprogramkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai upaya meningkatkan kualitas rumah yang dihuni.
Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan sosialisasi program BSPS melibatkan Dinas Perumahan dan Pertanahan Kota Singkawang, camat dari Singkawang Utara dan Singkawang Tengah, para lurah, serta masyarakat calon penerima bantuan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme dan tahapan pelaksanaan BSPS. Dengan sosialisasi ini, diharapkan calon penerima mengetahui prosedur, tanggung jawab, dan pemanfaatan bantuan yang diberikan,” ujarnya di Singkawang, Jumat.
Menurut dia, program BSPS sangat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak, sehat, dan nyaman. Selain memperbaiki kualitas hunian, program ini juga diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Pemerintah pusat melalui program BSPS tahun ini memberikan alokasi untuk 25 unit rumah di Kecamatan Singkawang Utara dan Kecamatan Singkawang Tengah. Sementara itu, Pemkot Singkawang melalui APBD mengalokasikan perbaikan 46 rumah di lima kecamatan.
“Program ini sesuai janji kampanye kami untuk membangun 1.000 rumah selama lima tahun. Sumber anggaran berasal dari pemerintah, APBD, maupun donatur yang berpartisipasi,” kata Muhammadin.
Ia mengatakan, program ini juga merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Boyman Harun atau Bang Boy, yang mendorong agar masyarakat berpenghasilan rendah di Singkawang dapat memperoleh hunian layak.
Muhammadin menegaskan Pemkot Singkawang berkomitmen mendukung program perumahan nasional dalam rangka mewujudkan kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Transparansi dan ketepatan sasaran akan terus kami jaga agar bantuan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Oleh : Narwati/ANTARA