Bengkayang - Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menegaskan pentingnya menanamkan sikap hidup sederhana bagi setiap anggota Polri berserta keluarganya, dan meminta untuk tidak hedon dan arogan.
Hal itu ditekankannya sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan profesionalisme di lingkungan kepolisian.
Kapolres menekankan bahwa gaya hidup hedon atau berlebihan tidak sejalan dengan semangat pengabdian Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia mengingatkan, perilaku konsumtif maupun pamer kemewahan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Personel Polri harus menampilkan sikap hidup sederhana, tidak berlebihan, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Hindari gaya hidup hedon yang bisa mencederai citra Polri,” ujarnya di Bengkayang, Kamis.
Ia juga mengingatkan jajarannya untuk menjaga perilaku di ruang publik, termasuk di media sosial. Menurutnya, setiap unggahan personel dan keluarganya harus mencerminkan etika serta tanggung jawab sebagai bagian dari institusi penegak hukum.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mengunggah hal-hal yang tidak bermanfaat, apalagi yang bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap Polri,” ujarnya.
Kapolres menegaskan, disiplin moral dan kesederhanaan merupakan wujud nyata dari nilai pengabdian dan integritas sebagai anggota Polri. Hidup sederhana, katanya, bukan sekadar gaya hidup, tetapi juga komitmen untuk menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Selain soal gaya hidup, Kapolres Bengkayang juga menekankan agar seluruh anggota menghindari pelanggaran dan sikap arogan dalam menjalankan tugas.
Ia meminta setiap personel untuk mengedepankan pelayanan humanis serta menjaga citra Polri di mata masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan tanggung jawab dan empati. Masyarakat membutuhkan kehadiran Polri yang profesional, bukan yang menunjukkan kekuasaan,” ujarnya.
Kapolres berharap, seluruh anggota Polres Bengkayang dapat menjadi contoh dalam menjalankan kehidupan sederhana dan berintegritas, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Hidup sederhana adalah cerminan pengabdian tulus bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Oleh : Narwati/ANTARA