Bengkayang - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memperkuat keamanan dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) daerah setempat.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis di Bengkayang, Jumat, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali siskamling sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Indonesia dalam menjaga ketertiban wilayah.
Menurut Darwis, dinamika sosial, politik, ekonomi, serta pesatnya perkembangan teknologi saat ini menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari potensi kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, radikalisme, intoleransi, hingga ancaman bencana alam.
"Kita tidak boleh lengah. Siskamling adalah instrumen kebersamaan yang telah terbukti menjaga keamanan di tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.
Pengaktifan kembali Siskamling di Bengkayang memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2007 tentang Siskamling. Selain itu, instruksi Mendagri pada Zoom Meeting Nasional 30 Agustus 2025 juga menekankan peran daerah dalam menjaga stabilitas keamanan.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah menyusun sejumlah langkah konkret, di antaranya melaksanakan rapat rutin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga stabilitas keamanan secara berkala.
Selain itu, pemerintah mengedepankan pendekatan kolaboratif dan humanis dengan melibatkan langsung kelompok masyarakat.
“Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai objek, tetapi subjek yang berperan aktif dalam menciptakan rasa aman,” ujar Bupati.
Langkah lain adalah deklarasi bersama seluruh elemen masyarakat yang menyatakan komitmen menjaga kondusivitas wilayah. Deklarasi ini diperkuat melalui Apel Kebangsaan dan doa bersama untuk mempererat persatuan dan kesatuan warga Bengkayang.
Pemkab Bengkayang juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa terkait instruksi pengaktifan kembali siskamling di lingkungan masing-masing.
"Instruksi ini diharapkan segera diimplementasikan hingga ke tingkat RT dan RW," ujarnya.
Menurut Bupati, keberhasilan program siskamling tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.
“Keterlibatan masyarakat bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan semakin memperkuat Bengkayang sebagai daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dengan kebersamaan seluruh elemen, menurut dia, Pemkab Bengkayang optimistis pengaktifan kembali Siskamling dapat menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
“Kita ingin Bengkayang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat dalam persatuan dan rasa aman warganya,” ujar Darwis.
Oleh : Narwati/ANTARA