Iklan Tutup X

Kamis, 11 Desember 2025

Gubernur Kalbar ajukan tiga proyek strategis kepada Kementerian PU

Ikuti kami:
Google
Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajukan tiga proyek infrastruktur strategis, yang menjadi prioritas pemprov, kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Usulan ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran balai di lingkungan Kementerian PU. Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar pembangunan di Kalimantan Barat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya di Pontianak, Kalbar, Rabu.

Adapun tiga proyek yang diusulkan itu meliputi pembangunan Jembatan Kapuas 3 untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, Jalan Pontianak Outer Ring Road (PORR) untuk mengurai kepadatan lalu lintas, dan meningkatkan mobilitas dan akses jalan tol menuju Pelabuhan Kijing, sehingga mempercepat arus logistik dan menunjang fungsi pelabuhan sebagai hub perdagangan regional.

"Langkah ini harus dibangun bersama-sama," tuturnya.

Ia meminta jajaran balai Kementerian PU terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar seluruh program selaras dengan arah pembangunan dalam RPJMD.

"Saya tegaskan agar balai membuka ruang seluas-luasnya kepada pemda, agar program pemerintah pusat dapat berjalan seiring dengan kebutuhan daerah," katanya.

Menanggapi usulan tersebut, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalbar Candra menyampaikan komitmen penuh untuk memperkuat sinkronisasi program pembangunan infrastruktur antara pusat dan daerah.

"Intinya, semua balai PU berbahagia bisa berkoordinasi langsung dengan Bapak Gubernur dan jajaran. Koordinasi ini memastikan program pusat dan daerah berjalan sejalan," ujarnya.

Candra juga mengungkapkan bahwa balai jalan telah menuntaskan desain teknis Jembatan Kapuas 3 pada Desember ini.

Desain tersebut akan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk proses lanjutan.

"Nilai proyek Jembatan Kapuas 3 diperkirakan mencapai Rp2,8 triliun, sehingga penganggarannya akan diusulkan melalui pemerintah pusat," jelasnya.

Selain tiga proyek strategis tersebut, Gubernur Ria Norsan juga mengajukan permohonan pembangunan trotoar sepanjang kurang lebih 9 kilometer dari Bandara Supadio menuju Simpang Polda.

Pembangunan infrastruktur pendukung ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama penguatan konektivitas, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terarah dan berkelanjutan," katanya.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Follow
Ariffannur Romadon
Ariffannur Romadon
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.