Nama Tony McCollister kembali mencuat ke publik, namun kali ini bukan karena acara televisi. Mantan bintang reality show bertema swinger tersebut ditangkap polisi di Ohio, Amerika Serikat, setelah terseret kasus serius yang melibatkan dugaan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dan hewan.
Tony McCollister diketahui pernah tampil dalam acara reality show A&E berjudul Neighbors with Benefits pada 2015. Acara itu sempat menuai kontroversi karena mengangkat kehidupan pasangan swinger, dan akhirnya dihentikan hanya setelah dua episode akibat kecaman publik.
Kini, McCollister harus berhadapan dengan hukum. Ia ditangkap di wilayah Warren County pada Selasa lalu dan didakwa dengan dua tuduhan berat, yakni penyebaran materi cabul yang melibatkan anak di bawah umur serta tindakan seksual dengan hewan.
Dalam sidang perdana, hakim menetapkan uang jaminan sebesar sekitar Rp3,9 miliar. Jumlah tersebut dilaporkan telah dipenuhi, sehingga McCollister tidak langsung ditahan. Meski demikian, pengadilan memberikan batasan ketat, termasuk larangan berinteraksi dengan anak-anak maupun hewan peliharaan.
Kasus ini juga berdampak langsung pada hewan-hewan yang dimiliki McCollister. Pihak Kepolisian Warren County mengonfirmasi bahwa seluruh hewan peliharaan miliknya telah disita sebagai bagian dari penyelidikan.
Sheriff setempat memastikan bahwa hewan-hewan tersebut saat ini dirawat dengan baik oleh pihak berwenang.
Laporan media lokal menyebutkan bahwa dugaan tindakan tersebut melibatkan dua ekor anjing, meski pihak kepolisian belum memberikan rincian resmi.
McCollister dijadwalkan kembali menjalani persidangan pada 30 Desember mendatang. Hingga kini, ia belum memberikan pernyataan resmi kepada media terkait kasus yang menjeratnya.
Sementara itu, mantan istrinya, Diana McCollister, angkat bicara. Saat dihubungi media, Diana menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi menikah dengan Tony dan memilih menjaga jarak dari kasus tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa ketenaran di televisi tidak menjamin seseorang terbebas dari jeratan hukum. Proses hukum masih berjalan, dan publik kini menanti perkembangan selanjutnya dari kasus yang menghebohkan ini.


