![]() |
| Pemkab Ketapang membahas rencana pembangunan Lapas baru untuk mengatasi overkapasitas serta meningkatkan pelayanan pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Ketapang. |
KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang mulai membahas rencana pembangunan lembaga pemasyarakatan atau lapas baru sebagai upaya meningkatkan pelayanan serta mengatasi permasalahan kepadatan penghuni di fasilitas pemasyarakatan yang ada saat ini. Pembahasan ini menjadi salah satu langkah awal untuk mencari solusi jangka panjang dalam pengelolaan warga binaan di wilayah Ketapang. Senin, (24/2/2026).
Dalam rapat yang melibatkan sejumlah instansi terkait, pemerintah daerah menyoroti pentingnya keberadaan lapas yang memadai agar proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan lebih optimal.
Saat ini, kondisi lapas yang ada dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan jumlah penghuni. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi efektivitas program pembinaan maupun keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Melalui rencana pembangunan lapas baru, pemerintah daerah berharap kapasitas hunian dapat ditingkatkan sehingga kondisi di dalam lapas menjadi lebih tertata dan manusiawi. Selain itu, fasilitas yang lebih baik juga diharapkan mampu mendukung berbagai program pembinaan bagi para warga binaan.
Pembahasan ini juga mencakup berbagai aspek penting seperti kesiapan lahan, dukungan dari pemerintah pusat, serta koordinasi dengan pihak terkait yang memiliki kewenangan dalam pembangunan lembaga pemasyarakatan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan bahwa rencana ini masih berada pada tahap pembahasan awal. Meski demikian, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mencari solusi terhadap persoalan kepadatan lapas yang selama ini menjadi perhatian.
Apabila rencana ini dapat direalisasikan, keberadaan lapas baru diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi pengelolaan pemasyarakatan maupun peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, pembangunan fasilitas pemasyarakatan yang lebih representatif juga diyakini dapat mendukung terciptanya sistem pembinaan yang lebih efektif, aman, dan berorientasi pada proses rehabilitasi warga binaan.
