![]() |
| Debut Álvaro Arbeloa di Real Madrid Dimulai Langsung Diuji Albacete di Copa del Rey. |
JAKARTA - Real Madrid bersiap membuka babak baru dalam perjalanan mereka musim ini. Los Blancos akan bertandang ke markas Albacete dalam babak 16 besar Copa del Rey, laga yang sekaligus menandai debut Álvaro Arbeloa sebagai pelatih utama. Menariknya, ini menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak tahun 2005.
Bagi Albacete, laga ini jelas terasa spesial. Klub yang kini berlaga di LaLiga 2 itu sudah lama tak merasakan atmosfer kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Saat ini, mereka masih berjuang di papan bawah, tepatnya di posisi ke-17 klasemen sementara, hanya sedikit di atas zona degradasi.
Sementara itu, Real Madrid datang dengan status raksasa. Dalam tiga musim terakhir, Madrid dua kali melaju ke final Copa del Rey dan sempat mengangkat trofi pada 2023 usai menumbangkan Osasuna. Kini, dengan sentuhan pelatih baru, publik menanti apakah Madrid bisa kembali menunjukkan dominasi mereka.
Debut Arbeloa dan rotasi pemain
Laga ini menjadi ujian perdana bagi Arbeloa, yang sebelumnya menangani Real Madrid Castilla. Ia menggantikan Xabi Alonso yang resmi berpisah dengan klub pekan ini. Meski belum jelas berapa lama Arbeloa akan menukangi tim utama, duel melawan Albacete menjadi panggung awal untuk membuktikan kapasitasnya.
Dari sisi skuad, Albacete datang dengan kekuatan hampir penuh. Tidak ada laporan cedera usai pertandingan terakhir mereka melawan Real Sociedad B. Pelatih Alberto González kemungkinan besar akan menurunkan komposisi pemain yang sama saat secara mengejutkan menyingkirkan Celta Vigo di babak sebelumnya.
Sebaliknya, Real Madrid harus mengelola kondisi tim yang cukup padat. Éder Militão, Trent Alexander-Arnold, Brahim Díaz, dan Ferland Mendy masih belum bisa diturunkan. Antonio Rüdiger serta Federico Valverde juga diragukan tampil usai tampil di ajang Piala Super di Arab Saudi. Rotasi besar pun sangat mungkin dilakukan demi menjaga kebugaran pemain.
Albacete masih rapuh di lini belakang
Musim ini bukan periode yang mudah bagi Albacete. Pertahanan mereka kerap menjadi sorotan, dengan catatan kebobolan yang cukup tinggi di LaLiga 2. Meski mampu menyingkirkan Celta Vigo, mereka harus bekerja ekstra keras, bahkan baru menyamakan kedudukan di menit-menit akhir sebelum menang lewat adu penalti.
Saat itu, Albacete dihujani banyak peluang lawan. Kondisi ini tentu menjadi alarm bahaya jelang menghadapi Real Madrid, tim yang dikenal sangat efektif memanfaatkan celah sekecil apa pun.
Kekalahan dari Barcelona jadi titik balik
Sebelum pergantian pelatih, performa Madrid sebenarnya mulai menunjukkan peningkatan. Namun, kekalahan dari Barcelona menjadi momen krusial yang mengakhiri masa Xabi Alonso. Madrid kini tertinggal empat poin dari rival abadinya tersebut di klasemen LaLiga, dan hasil buruk di laga Piala Super dianggap sebagai titik puncak tekanan.
Kini, Arbeloa diharapkan membawa energi baru dan stabilitas bagi skuad yang sedang berburu gelar di berbagai kompetisi.
Mbappé kembali jadi sorotan
Kabar baik datang dari Kylian Mbappé. Bintang asal Prancis itu baru saja kembali bermain setelah cedera dan tampil singkat melawan Barcelona. Demi mengembalikan ritme jelang laga LaLiga akhir pekan nanti, Mbappé berpeluang turun sejak menit awal kontra Albacete.
Musim ini, Mbappé tampil luar biasa dengan torehan 18 gol dari 18 laga LaLiga. Jika kondisinya sudah cukup fit, Albacete jelas harus ekstra waspada karena Mbappé bisa menjadi pembeda di pertandingan ini.
Prediksi laga
Di atas kertas, Real Madrid jelas lebih diunggulkan. Perbedaan kualitas dan pengalaman diyakini akan sangat terasa, meski laga dimainkan di kandang Albacete. Dengan materi pemain yang ada, Madrid diprediksi mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Prediksi skor: Albacete 0-3 Real Madrid, awal manis era Álvaro Arbeloa di kursi pelatih Los Blancos.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
