Menekraf maknai perayaan Natal Nasional momentum perkuat IP lokal

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Selasa, 06 Januari 2026

Menekraf maknai perayaan Natal Nasional momentum perkuat IP lokal

Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memaknai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan sekaligus mendorong harapan ekonomi kreatif memperkuat IP (Intellectual Property) lokal.

"Natal dan Tahun Baru bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan membuka ruang bagi ekonomi kreatif agar tumbuh lebih berdaya yang dimulai dari daerah,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam keterangan pers yang diterima dan dikonfirmasi pada Selasa.

Dalam rangkaian Nataru, Kementerian Ekraf juga melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas pegiat ekonomi kreatif di lima daerah yakni Jakarta, Banten, Bandung, Yogyakarta, dan Surakarta.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kehadiran negara dalam mendukung pegiat ekraf yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama libur panjang.

Menekraf hadir di acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 pada Senin (5/1) yang menjadi penutup rangkaian Safari Natal yang berlangsung sejak November 2025.

Rangkaian Natal Nasional 2025 diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari seminar kebangsaan, ibadah bersama, aksi sosial, refleksi Natal, peluncuran buku Ekoteologi, peluncuran Kurikulum Cinta untuk Sekolah Teologi Kristen, hingga agenda lintas iman yang mengangkat isu kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam acara ini Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Natal merupakan momentum memperkuat persatuan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah keberagaman bangsa.

"Perayaan ini membuktikan bangsa Indonesia bangsa yang rukun, bangsa yang harmonis, kita saling hormat menghormati saudara-saudara. Inilah Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetap satu tujuan. Marilah kita jaga persatuan kita,” ujar Presiden Prabowo.

Puncak acara turut dimeriahkan musik paduan suara gereja, seni pertunjukan teater natal serta refleksi Natal.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.