Menu makanan yang disarankan dietisien untuk cegah flu

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Selasa, 06 Januari 2026

Menu makanan yang disarankan dietisien untuk cegah flu

Jakarta - Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Luthfianti Diana Mauludiyah SGz, RD menyarankan beberapa menu makanan yang bisa dikonsumsi untuk menghalau flu di musim hujan yang terdiri atas karbohidrat serta protein dan buah.

Kepada ANTARA, Selasa, ia mengatakan saat sarapan bisa mengonsumsi nasi goreng dengan lauk telur dan buah yang memiliki kandungan vitamin C. Sementara untuk makan siang bisa berupa nasi putih, ayam goreng, tempe bacem, sayur sop hangat, dan buah pisang.

“Vitamin dan nutrisi penting untuk menjaga diri dari flu. Protein dari hewani dan nabati untuk pembentukan antibodi, vitamin C mendukung produksi antibodi dapat dikonsumsi dari buah pepaya, jambu biji, jeruk, stroberi,” jelas Diana.

Untuk makan malam dia merekomendasikan nasi atau penukar ikan bumbu kuning, tumis kangkung, dan selingan yoghurt serta buah jeruk sebagai nutrisi tambahan.

Bahan makanan yang direkomendasikan tersebut juga beberapa di antaranya mengandung vitamin D yang membantu mengaktifkan sel imun, sebagai imunomodulator, yaitu membantu menyeimbangkan respons imun agar tidak berlebihan yang justru dapat memperparah gejala infeksi.

Vitamin D bisa didapatkan dari bahan makanan telur, hati, susu, salmon, sarden dan dibantu paparan sinar matahari.

Sementara dari daging, susu, dan produk olahan kedelai bisa didapat kandungan zinc yang perannya untuk meningkatkan perkembangan dan fungsi sel imun seperti sel T, sel B, dan sel natural killer yang membantu melawan infeksi.

“Zinc membantu menekan perkembangan virus di dalam tubuh, sehingga berpotensi memperpendek durasi dan meringankan gejala flu. Seperti daging merah, ayam, seafood (terutama tiram), telur, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk olahan kedelai,” katanya.

Diana mengatakan saat tubuh kelelahan akibat aktivitas padat atau perjalanan, suplemen bisa menjadi pelengkap jika asupan makan kurang optimal, termasuk vitamin B kompleks untuk membantu metabolisme energi dan mengurangi rasa lelah.

Namun, ia mengingatkan bahwa suplemen bukan pengganti makanan. Istirahat cukup, hidrasi yang baik, dan pola makan seimbang tetap menjadi kunci utama melawan infeksi virus di musim hujan.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.