Sempat Viral Diculik Bersenjata, Influencer AS–Meksiko Nicole Pardo Akhirnya Ditemukan Selamat di Sinaloa

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Senin, 26 Januari 2026

Sempat Viral Diculik Bersenjata, Influencer AS–Meksiko Nicole Pardo Akhirnya Ditemukan Selamat di Sinaloa

Sempat Viral Diculik Bersenjata, Influencer AS–Meksiko Nicole Pardo Akhirnya Ditemukan Selamat di Sinaloa
Sempat Viral Diculik Bersenjata, Influencer AS–Meksiko Nicole Pardo Akhirnya Ditemukan Selamat di Sinaloa.

Mexico City -- Kabar melegakan datang dari Meksiko. Seorang influencer berdarah Amerika Serikat–Meksiko yang sempat dilaporkan hilang dan diduga diculik dengan todongan senjata akhirnya ditemukan dalam kondisi hidup dan sehat. Perempuan tersebut adalah Nicole Pardo, atau yang dikenal di media sosial dengan nama La Nicholette.

Kantor Kejaksaan Agung Negara Bagian Sinaloa mengonfirmasi pada Sabtu bahwa Nicole telah ditemukan dengan selamat. Lewat unggahan resmi di media sosial, pihak berwenang juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu memberikan informasi selama proses pencarian berlangsung.

Nama Nicole Pardo sempat ramai dibicarakan setelah sebuah video penculikan beredar luas di internet. Dalam rekaman yang viral itu, terlihat seorang perempuan yang diyakini sebagai Nicole dipaksa masuk ke dalam mobil oleh beberapa pria bersenjata, di tengah jalan dan pada siang hari. Video tersebut diduga berasal dari kamera kendaraan Tesla miliknya, sebuah Cybertruck berwarna ungu muda.

Berdasarkan keterangan resmi, Nicole terakhir terlihat pada 20 Januari di kawasan Isla Musalá, Culiacán, ibu kota Negara Bagian Sinaloa. Lokasi ini juga sesuai dengan hasil penelusuran media internasional yang mencocokkan titik kejadian dalam video penculikan dengan wilayah tersebut.

Menteri Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch, sebelumnya menyatakan bahwa kendaraan yang diduga terlibat dalam insiden ini sedang dilacak. Pemerintah daerah Sinaloa juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah federal sejak awal.

Nicole Pardo diketahui memiliki kewarganegaraan ganda, Amerika Serikat dan Meksiko, serta berusia 20 tahun. Dari aktivitas media sosialnya, ia diketahui membagi waktu tinggal antara Culiacán dan Phoenix, Arizona. Data publik juga menunjukkan bahwa ia memiliki alamat terdaftar di Phoenix.

Pihak Departemen Luar Negeri Amerika Serikat turut angkat bicara. Seorang juru bicara menyebut pemerintah AS mengetahui laporan tersebut dan terus memantau situasinya. Keselamatan warga negara Amerika, menurut mereka, menjadi prioritas utama, termasuk dalam hal pemberian bantuan konsuler jika diperlukan.

Di dunia digital, Nicole termasuk figur yang cukup berpengaruh. Ia memiliki lebih dari 180 ribu pengikut di Instagram dan sekitar 145 ribu pengikut di TikTok. Selain itu, ia juga aktif di YouTube dan platform berbayar OnlyFans. Kontennya kerap menampilkan kehidupan pribadi, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga ketertarikannya pada kendaraan mewah dan acara komunitas lokal.

Nama Nicole bahkan pernah diabadikan dalam lagu corrido berjudul La Muchacha del Salado yang dirilis pada 2022 oleh Grupo Arriesgado. Lagu tersebut telah ditonton lebih dari 27 juta kali di YouTube, menandakan popularitasnya di wilayah tersebut.

Kasus hilangnya Nicole sempat memicu kekhawatiran publik, terutama karena terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terhadap perempuan di Sinaloa dan wilayah lain di Meksiko. Data resmi menunjukkan bahwa sepanjang 2025, Sinaloa mencatat 72 kasus femisida, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara nasional, Meksiko juga menghadapi persoalan serius terkait orang hilang. Sejak pencatatan dimulai pada 1952, lebih dari 132 ribu kasus orang hilang tercatat di seluruh negeri, dan sekitar 7 ribu di antaranya berasal dari Sinaloa.

Meski detail mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada Nicole Pardo belum diungkap secara lengkap, kepastian bahwa ia ditemukan dalam keadaan selamat menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran publik. Kasus ini sekaligus kembali menyoroti isu keamanan, terutama bagi perempuan dan figur publik, di wilayah dengan tingkat kekerasan yang masih tinggi.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.