![]() |
| Serunya Belajar Bertani Sejak Dini! Puluhan Anak PAUD As-Sirath Antusias Kunjungi Kebun Ayo Bertani. |
PONTIANAK - Pernah membayangkan anak usia PAUD belajar bertani langsung di kebun? 🌱 Inilah yang dirasakan oleh puluhan anak didik PAUD As-Sirath saat mereka mengikuti kunjungan belajar yang seru dan penuh pengalaman baru. Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan, tapi jadi momen berharga untuk menanamkan kecintaan pada pertanian sejak usia dini.
Sebanyak 52 anak PAUD As-Sirath bersama para guru pendamping melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Kebun Ayo Bertani pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengenalkan dunia pertanian dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan pastinya ramah untuk anak-anak.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh staf dari Bidang Penyuluhan dan Bidang Hortikultura. Anak-anak diajak mengenal beragam jenis tanaman melalui pemutaran video edukasi, lalu dilanjutkan dengan pengamatan langsung di area kebun. Konsep belajar sambil bermain ini membuat anak-anak lebih cepat memahami dan tidak mudah bosan.
Suasana semakin meriah ketika anak-anak mulai berinteraksi langsung dengan lingkungan pertanian. Wajah ceria dan rasa ingin tahu terlihat jelas sepanjang kegiatan. Salah satu sesi yang paling mencuri perhatian adalah pengenalan sistem hidroponik, yaitu cara menanam tanaman tanpa menggunakan tanah. Meski terdengar canggih, penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak.
Tak berhenti sampai di situ, para siswa juga mendapatkan pengalaman menanam bibit cabai secara langsung. Dari kegiatan ini, mereka belajar bahwa menanam bukan hanya soal memasukkan bibit ke media tanam, tetapi juga tentang kesabaran, perawatan, dan tanggung jawab agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Kunjungan belajar ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap pertanian sejak usia dini, sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya sektor pertanian dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, kegiatan di luar kelas seperti ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif untuk merangsang kreativitas, motorik, dan pengetahuan anak.
Belajar ternyata bisa seseru ini, ya! 🌾 Dengan pengalaman langsung di lapangan, anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga kenangan menyenangkan yang bisa membekas hingga mereka dewasa nanti.
