Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Jumat, 23 Januari 2026

Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati

Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati
Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati.

JAKARTA - Musisi Zulkifli, yang lebih dikenal publik dengan nama Zul Zivilia, hingga kini masih menjalani masa hukuman akibat kasus narkoba. Namun di tengah keterbatasan hidup di balik jeruji besi, Zul menemukan secercah kebahagiaan sederhana: bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama istri dan anak-anaknya.

Momen penuh haru itu terjadi di Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, saat Zul menghadiri acara perilisan single kolaborasinya dengan Putri Ajeng, mantan personel 7Icons. Acara tersebut menjadi kesempatan langka bagi Zul untuk melepas rindu, karena biasanya waktu kunjungan keluarga sangat terbatas.

Zul tak menampik, selama menjalani masa tahanan, pertemuan dengan keluarga selalu dibatasi jam besuk. Kondisi ini sering kali meninggalkan rasa kosong, terutama saat harus berpisah kembali dengan anak-anaknya.

“Biasanya besukan itu waktunya singkat. Datang jam setengah sebelas, jam setengah dua belas sudah harus pulang. Jadi waktunya benar-benar terbatas, apalagi sama anak-anak,” ujar Zul saat ditemui di Lapas Gunung Sindur.

Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati
Tangis Rindu di Balik Jeruji: Zul Zivilia Temui Istri dan Anak Lebih Lama, Momen Langka yang Menguatkan Hati.

Ia pun bersyukur karena kegiatan tersebut mendapat izin khusus dari pihak lapas. Berkat itu, keluarganya bisa mendampingi lebih lama dari biasanya. Bagi Zul, kebersamaan singkat namun berarti ini menjadi suntikan semangat untuk bertahan menjalani hari-hari di penjara.

“Alhamdulillah, ada kegiatan seperti ini dan diizinkan pihak lapas. Jadi bisa ikut acara dan lebih lama bersama keluarga,” katanya dengan nada lega.

Perasaan bahagia juga dirasakan sang istri, Retno Paradinah. Ia mengaku terharu sekaligus bangga melihat Zul tetap berkarya meski berada dalam keterbatasan.

“Alhamdulillah senang banget. Ini momen yang istimewa. Memang tadi hujan, jadi agak kurang nyaman, tapi semuanya berjalan lancar,” tutur Retno.

Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Zul langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk bermain dan bercanda dengan anak-anaknya. Ia menyebut, momen bersama keluarga adalah hal paling berharga selama menjalani masa hukuman.

“Sebenarnya pengin sering dibesuk, tapi jarak dari Cibubur ke sini lumayan jauh. Belum lagi biaya dan anak-anak sekolah. Jam besuk juga pas jam sekolah, Senin sampai Kamis,” ungkapnya jujur.

Karena kendala tersebut, Zul mengatakan anak-anaknya terkadang hanya bisa datang dua hingga tiga bulan sekali. Kerinduan itu ia simpan sendiri, sambil berharap masa hukumannya bisa segera berakhir.

Selama berada di Lapas Gunung Sindur, Zul tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan dan berinteraksi dengan sesama warga binaan. Termasuk kegiatan tertentu yang juga melibatkan narapidana perempuan.

Menanggapi hal itu, Retno justru bersikap santai. Ia mengaku sudah terbiasa dan tidak merasa cemburu. “Udah kebal saya,” katanya sambil tertawa.

Zul pun menimpali dengan nada bercanda. “Dia tahu saya nggak ada perasaan. Mau ada juga susah, kan beda lapas. Kalau ada perasaan, dia pasti cemburu,” ujarnya.

Kisah Zul Zivilia menjadi gambaran nyata tentang kerinduan seorang ayah dan suami yang harus terpisah dari keluarga akibat kesalahan di masa lalu. Namun di balik jeruji besi, cinta keluarga, harapan, dan doa tetap menjadi kekuatan utama yang menuntunnya untuk terus bertahan dan melangkah ke depan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.