![]() |
| Dokter Tan Shot Yen mengingatkan risiko dehidrasi akibat kopi saat sahur. Efek diuretik dapat memicu lemas dan turun konsentrasi saat puasa. Jaga cairan dan pola tidur agar tetap fokus. (Gambar ilustrasi AI) |
Tips Puasa Tetap Fokus Tanpa Risiko Dehidrasi karena Kopi
JAKARTA -- Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kopi sebagai andalan utama saat sahur untuk mencegah kantuk selama puasa. Dalam keterangannya, Selasa, ia menegaskan bahwa kebiasaan tersebut justru berisiko menyebabkan kekurangan cairan, terutama bagi pekerja yang harus berkendara pada pagi hari.
Menurut Tan Shot Yen, kopi memiliki efek diuretik yang membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Dampaknya, tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Padahal selama menjalankan puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan minum hingga waktu berbuka. Kondisi ini bisa memicu dehidrasi ringan yang ditandai rasa lemas, sakit kepala, hingga menurunnya konsentrasi.
Ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan, mengandalkan kafein tanpa diimbangi pola tidur yang cukup bukan solusi tepat untuk mengatasi kantuk saat puasa. Rasa mengantuk di pagi hari umumnya bukan semata karena kurang kopi, melainkan karena waktu tidur yang berkurang akibat perubahan jadwal makan dan ibadah.
Ia menekankan bahwa orang dewasa idealnya tidur selama enam hingga tujuh jam per hari. Jika waktu tidur malam berkurang karena sahur, masyarakat bisa menyiasatinya dengan tidur lebih awal atau menambah waktu istirahat setelah sahur.
Selain itu, tidur siang singkat selama 15 hingga 30 menit juga dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan. Cara ini dinilai lebih aman dibanding mengonsumsi kopi berlebihan yang berpotensi memperparah dehidrasi saat puasa.
Tan juga menyarankan agar kebutuhan cairan tetap diperhatikan sejak berbuka hingga sahur. Minum air putih yang cukup, membatasi konsumsi kopi, serta menjaga pola istirahat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga fokus dan keselamatan, terutama bagi pengendara di pagi hari.
Dengan memahami risiko efek diuretik kopi dan pentingnya tidur cukup, masyarakat diharapkan bisa menjalani ibadah puasa dengan tubuh tetap bugar dan konsentrasi terjaga sepanjang hari.
FAQ Seputar Kopi Saat Sahur dan Risiko Dehidrasi
Apakah boleh minum kopi saat sahur?
Boleh, namun sebaiknya tidak berlebihan. Konsumsi kopi perlu diimbangi dengan asupan air putih yang cukup.
Mengapa kopi bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa?
Karena kopi bersifat diuretik yang meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang.
Apa tanda tubuh kekurangan cairan saat puasa?
Lemas, sakit kepala, sulit fokus, dan rasa haus berlebihan.
Berapa lama tidur siang yang dianjurkan saat puasa?
Sekitar 15–30 menit untuk membantu memulihkan energi tanpa membuat tubuh terasa berat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
