Draco Malfoy Jadi Ikon Imlek 2026 di China Keberuntungan Shio Kuda Bikin Heboh

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Selasa, 10 Februari 2026

Draco Malfoy Jadi Ikon Imlek 2026 di China Keberuntungan Shio Kuda Bikin Heboh

Draco Malfoy Jadi Ikon Imlek 2026 di China Keberuntungan Shio Kuda Bikin Heboh
Draco Malfoy Jadi Ikon Imlek 2026 di China Keberuntungan Shio Kuda Bikin Heboh.

Siapa sangka tokoh antagonis Harry Potter, Draco Malfoy, kini menjadi bintang tak terduga di perayaan Imlek 2026 di China? Fenomena unik ini muncul karena nama Mandarinnya, “mǎ ěr fú”, dipercaya membawa keberuntungan yang selaras dengan shio kuda, simbol tahun ini.

Di China, karakter 马 (mǎ) berarti “kuda”, sedangkan 福 (fú) berarti “berkah” atau “keberuntungan”. Kombinasi ini membuat Draco Malfoy mendadak populer sebagai simbol hoki, bahkan bagi mereka yang bukan penggemar Harry Potter sekalipun.

Para penggemar Harry Potter ramai mencetak foto pemeran Malfoy, Tom Felton, dan memasangnya sebagai “fúzì”, dekorasi Imlek khas berbentuk persegi merah yang biasanya menampilkan karakter “福”. Tak hanya itu, beberapa penggemar memasang fúzì Malfoy terbalik, yang dalam tradisi berarti keberuntungan akan segera datang karena kata “terbalik” terdengar mirip dengan “tiba” atau “dào” dalam bahasa Mandarin.

Keunikan ini semakin terasa karena latar belakang Malfoy sebagai siswa Slytherin yang identik dengan simbol ular. Tahun 2025 yang merupakan shio ular resmi berakhir pada 16 Februari, digantikan oleh tahun kuda, shio yang dianggap sejalan dengan karakter Malfoy.

Puncak tren ini terlihat ketika akun Instagram Tom Felton membagikan ulang foto sebuah pusat perbelanjaan di China yang menampilkan wajahnya di layar LED besar dengan tulisan “kesadaran magis yang menarik seratus macam rezeki”.

Fenomena ini sebenarnya bermula dari media sosial asal China, Xiaohongshu, pada pertengahan Januari. Salah satu penggemar Harry Potter membagikan desain fúzì Malfoy dan langsung viral, diikuti ribuan penggemar lainnya. Kini, di platform Xiaohongshu dan toko daring, berbagai fúzì, tempat ponsel, dan magnet bergambar Malfoy dijual dengan harga bervariasi.

Sebagai contoh, sebuah magnet kulkas dijual seharga 27 RMB (sekitar Rp65 ribu) dan berhasil laku terjual hingga 5 ribu buah. Popularitas ini menunjukkan bahwa Harry Potter masih menjadi fenomena besar di China; buku-bukunya diperkirakan telah terjual lebih dari 200 juta eksemplar sejak versi Mandarin pertama kali dirilis pada tahun 2000.

Dengan tren ini, Draco Malfoy bukan sekadar tokoh fiksi, tapi kini menjadi simbol keberuntungan Imlek yang unik dan viral di China. Para penggemar maupun masyarakat umum tampaknya tidak ingin melewatkan kesempatan membawa “hoki Malfoy” ke rumah mereka tahun ini.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.