![]() |
| Kepala BGN Region Kalimantan Barat Agus Kurniawi saat memberikan keterangan Pers beberapa waktu lalu di RSUD Agoesdjam Ketapang. (Borneotribun/Muzahidin) |
Ketapang (BorneoTribun) – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Surya Gizi Lestari untuk sementara dihentikan hingga penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa siswa dan guru menemukan penyebab pastinya.
Dapur MBG yang berlokasi di Desa Riam Batu Gading, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang ini telah beroperasi sejak 29 September 2025 dan melayani sebanyak 1.859 penerima manfaat.
Kepala BGN Region Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, mengonfirmasi penutupan sementara SPPG tersebut.
“SPPG tersebut kami hentikan sementara operasionalnya hingga hasil pemeriksaan laboratorium dan uji sampel makanan keluar,” katanya, Kamis (05/02/2026).
Saat ini, pihak MBG bersama SPPG Ketapang Marau Riam Batu Gading fokus melakukan pendataan serta pengobatan terhadap siswa dan guru yang dirawat di Puskesmas Marau. Seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara.
“Atas nama Kepala MBG Region Kalbar, saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, para siswa, dan orang tua yang terdampak. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi kami ke depan,” ucapnya.
Korban kasus keracunan massal siswa dan guru di SMP Negeri 1, SMA Negeri 1, dan SMK Negeri 1 Kecamatan Marau, Ketapang, pada Kamis (05/02/2026) terus bertambah.
Data awal hingga pukul 16.00 WIB Kamis sore, korban yang dirawat di Puskesmas setempat tercatat sebanyak 162 orang. Namun hingga pukul 20.00 WIB, berdasarkan informasi dari perangkat desa di Marau, jumlah tersebut meningkat menjadi 227 orang.
Kasus keracunan massal ini diduga terjadi setelah siswa dan guru mengonsumsi menu MBG berupa nasi putih, gulai telur, perkedel tahu, tumis sawi putih dan wortel, serta puding. Menu perkedel tahu diduga menjadi sumber permasalahan.
Penulis: Muzahidin
@borneotribun.com Imbas Keracunan Massal Dapur MBG Resmi Ditutup? Ketapang (Borneo Tribun) – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Surya Gizi Lestari untuk sementara dihentikan hingga penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa siswa dan guru menemukan penyebab pastinya. Dapur MBG yang berlokasi di Desa Riam Batu Gading, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang ini telah beroperasi sejak 29 September 2025 dan melayani sebanyak 1.859 penerima manfaat. Kepala BGN Region Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, mengonfirmasi penutupan sementara SPPG tersebut. “SPPG tersebut kami hentikan sementara operasionalnya hingga hasil pemeriksaan laboratorium dan uji sampel makanan keluar,” katanya, Kamis (05/02/2026). Reporter: Muzahidin Kunjungi & Ikuti: https://www.borneotribun.com/ https://www.youtube.com/@BorneoTribuncom https://www.instagram.com/borneotribun https://www.tiktok.com/@borneotribun.com https://www.threads.com/@borneotribun https://x.com/borneotribun https://id.pinterest.com/borneotribun/ #beritaviral #keracunanmassal #ketapang #beritatiktok #mbg ♬ suara asli - Borneotribun
