Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Jumat, 06 Februari 2026

Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun

Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun. (Gambar ilustrasi IA)
Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun. (Gambar ilustrasi IA)

Boyolali – Tragedi memilukan mengguncang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Seorang anak laki-laki berusia enam tahun harus meregang nyawa secara tragis setelah menjadi korban kebrutalan tetangga sendiri. 

Fakta di balik peristiwa sadis ini sungguh mencengangkan: judi online disebut sebagai pemicu utama pelaku kehilangan akal sehat.

Kasus pencurian disertai kekerasan ini terjadi di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede. Pelaku, seorang pria berusia 30 tahun, nekat melakukan perampokan yang berujung pembunuhan setelah terjerat utang akibat kecanduan judi online jenis slot. Ironisnya, korban adalah keluarga yang sudah ia kenal dekat.

Peristiwa ini terungkap dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026). 

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng bersama Polres Boyolali bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Kamis (29/1) sore. 

Saat itu, pelaku mendatangi rumah korban dengan dalih ingin menyelesaikan urusan utang. Namun, niat sebenarnya jauh lebih kelam.

Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun. (Gambar ilustrasi IA)
Terjebak Judi Online, Pria di Boyolali Gelap Mata hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun. (Gambar ilustrasi IA)

“Pelaku berpura-pura datang untuk membayar utang. Di balik itu, ia sudah merencanakan pencurian kendaraan milik korban sebagai jalan keluar dari masalah ekonominya,” ungkap AKBP Indra.

Kondisi keuangan pelaku memang sudah terpuruk. Ia terlilit banyak utang akibat sering kalah bermain judi online

Bahkan, sepeda motor milik istrinya sudah lebih dulu digadaikan senilai Rp4 juta. Terdesak kebutuhan dan kehabisan cara, pelaku memilih jalan kejahatan.

Situasi berubah menjadi sangat brutal ketika aksinya dipergoki. Pelaku melukai ibu korban, Daryanti (34), hingga mengalami luka berat. 

Lebih tragis lagi, anak korban berinisial AO (6) menjadi sasaran kebiadaban pelaku dan tewas di lokasi kejadian.

“Anak tersebut dibunuh karena pelaku panik dan takut perbuatannya terbongkar,” jelas Kapolres.

Setelah melakukan aksi keji itu, pelaku kabur membawa sepeda motor korban dan melarikan diri ke wilayah Kudus

Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkapnya pada Jumat (30/1) dini hari.

Sementara itu, kondisi Daryanti yang sempat kritis dan menjalani perawatan intensif di ICU kini mulai membaik. 

Ia telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan di rumah.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat sejumlah pasal berat, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal pencurian dengan kekerasan dan percobaan pembunuhan

Ancaman hukumannya tidak main-main, mulai dari 20 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup.

Di akhir konferensi pers, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto kembali mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan bahaya judi online. 

Menurutnya, praktik ini sering kali menjadi awal dari kehancuran hidup seseorang.

“Judi online mungkin terlihat sepele di awal, tapi dampaknya sangat merusak. Bukan hanya harta yang habis, tapi juga logika dan nurani. Kami mengajak masyarakat untuk menjauhi judi online dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Tragedi di Boyolali ini menjadi pelajaran pahit bahwa judi online bukan sekadar permainan, melainkan ancaman nyata yang bisa menghancurkan keluarga, lingkungan sosial, bahkan merenggut nyawa orang tak berdosa. 

Jangan tunggu sampai terlambat—menjauh dari judi online adalah langkah pertama menyelamatkan masa depan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.