![]() |
| Angkatan Udara Israel mengklaim menghancurkan enam peluncur rudal dan tiga sistem pertahanan udara Iran beberapa menit sebelum peluncuran ke wilayah Israel. |
BorneoTribun, Dunia - Angkatan Udara Israel dilaporkan menghancurkan sejumlah fasilitas militer Iran yang diduga akan digunakan untuk meluncurkan serangan rudal. Operasi tersebut disebut berhasil menggagalkan rencana peluncuran rudal yang diarahkan ke wilayah Israel.
Informasi ini disampaikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Jumat melalui pernyataan resmi. Dalam keterangan tersebut, Israel menyebut bahwa serangan dilakukan setelah adanya informasi intelijen terkait persiapan peluncuran rudal dari wilayah Iran.
Menurut pernyataan militer Israel, operasi tersebut dilakukan oleh Angkatan Udara Israel dengan dukungan data dari Direktorat Intelijen.
Israel Klaim Hancurkan Peluncur Rudal Iran
Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui Telegram, IDF menyebut Angkatan Udara Israel berhasil menghancurkan enam peluncur rudal.
Militer Israel menyatakan peluncur tersebut ditargetkan hanya beberapa menit sebelum rudal direncanakan diluncurkan menuju wilayah Israel.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap ancaman serangan langsung yang dinilai dapat meningkatkan eskalasi konflik di kawasan.
Tiga Sistem Pertahanan Udara Iran Juga Dihancurkan
Selain menghancurkan peluncur rudal, Israel juga mengklaim telah menargetkan tiga sistem pertahanan udara canggih milik Iran.
Sistem tersebut disebut berfungsi melindungi instalasi militer dari serangan udara. Dengan dihancurkannya sistem pertahanan tersebut, Israel menilai ancaman dari fasilitas yang menjadi target operasi berhasil dikurangi.
Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait klaim serangan tersebut.
Ketegangan Israel dan Iran Terus Meningkat
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran dalam beberapa waktu terakhir. Kedua negara kerap saling menuduh melakukan operasi militer maupun serangan tidak langsung di kawasan Timur Tengah.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran internasional mengenai potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.
Pengamat keamanan menilai setiap aksi militer yang melibatkan kedua negara berpotensi memperburuk stabilitas regional.
Dampak Terhadap Stabilitas Kawasan
Klaim penghancuran peluncur rudal dan sistem pertahanan udara ini menambah daftar panjang operasi militer yang dilakukan kedua pihak.
Jika ketegangan terus meningkat, konflik antara Israel dan Iran dikhawatirkan dapat meluas dan mempengaruhi keamanan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.
Sejauh ini, komunitas internasional terus memantau perkembangan situasi serta mendorong upaya diplomasi untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
