![]() |
| AS pakai 10% rudal Tomahawk dalam 3 hari pertama operasi ke Iran. Strategi cepat ini meningkatkan ketegangan dan perhatian internasional. |
Teheran, Iran -- Senin, (16/3/2026) Amerika Serikat dilaporkan telah menggunakan sekitar 10% dari persediaan rudal Tomahawk yang siap diluncurkan hanya dalam tiga hari pertama operasi terhadap Iran.
Penggunaan rudal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, yang memicu perhatian internasional dan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut.
Menurut sumber yang mengikuti operasi militer, penggunaan awal ini menunjukkan strategi AS yang menekankan serangan cepat namun terbatas, untuk menguji kemampuan pertahanan Iran tanpa menimbulkan konflik besar.
Analisis militer menyoroti bahwa meskipun jumlah rudal yang digunakan relatif kecil, dampaknya terhadap target strategis cukup signifikan.
Beberapa pengamat menilai, langkah ini bisa menjadi bagian dari tekanan diplomatik tambahan terhadap Iran, terutama dalam konteks negosiasi nuklir dan sanksi ekonomi yang sedang berlangsung.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak AS mengenai operasi ini, laporan menyebutkan bahwa sebagian besar rudal yang digunakan ditujukan untuk target militer dan fasilitas strategis.
Situasi ini menambah ketegangan di wilayah Timur Tengah, di mana berbagai negara terus memantau langkah-langkah militer AS dan respon Iran.
