![]() |
| Poliban Banjarmasin menguatkan program mahasiswa wirausaha melalui hibah Rp150 juta dan pelatihan bisnis guna mencetak pengusaha muda dan pencipta lapangan kerja. (Gambar ilustrasi AI) |
Banjarmasin – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, terus memperkuat budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Melalui pembinaan dari Entrepreneur Training Unit (ETU), kampus ini aktif mendorong mahasiswa berani memulai usaha mandiri sejak masih menempuh pendidikan.
Koordinator Kewirausahaan ETU Poliban, Nadia Putri Utami, menjelaskan bahwa program Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) menjadi salah satu langkah nyata untuk membangun mental entrepreneur di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, Poliban tidak hanya berfokus mencetak lulusan dengan kemampuan akademik yang siap bekerja di industri. Lebih dari itu, kampus juga ingin melahirkan generasi muda yang mampu membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk berani memulai usaha sendiri. Jadi setelah lulus nanti, mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga bisa menjadi pencipta lapangan pekerjaan,” ujarnya di Banjarmasin, Sabtu.
Hibah Modal Usaha Bagi Mahasiswa
Untuk memperkuat program tersebut, Poliban secara rutin menggelar sosialisasi mengenai PMW kepada mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat berwirausaha sekaligus memberikan pemahaman tentang cara memulai bisnis.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa juga dibekali pengetahuan tentang cara menyusun proposal bisnis agar berpeluang mendapatkan hibah modal usaha.
“Baru-baru ini kami mengadakan sosialisasi PMW yang salah satunya membahas bagaimana menulis proposal usaha agar bisa memperoleh dana hibah,” kata Nadia.
Pada tahun 2025 lalu, Poliban mengalokasikan dana hibah sebesar Rp150 juta untuk mendukung program mahasiswa wirausaha. Dana ini dimanfaatkan mahasiswa sebagai modal awal untuk merintis berbagai ide bisnis kreatif.
Ia menambahkan, pada tahun ini program hibah serupa kemungkinan kembali digelar. Bahkan nilainya berpotensi meningkat, tergantung pada kualitas serta inovasi ide bisnis yang diajukan mahasiswa.
Inspirasi Dari Alumni Yang Sukses Berbisnis
Untuk menambah wawasan sekaligus memotivasi mahasiswa, Poliban juga menghadirkan wirausahawan muda yang berhasil mengembangkan usaha sejak masih kuliah.
Salah satunya adalah Nor Azizah, alumni Poliban angkatan 2025 yang kini menjalankan bisnis resin art. Dalam sesi berbagi pengalaman, ia menceritakan bagaimana hobinya terhadap kerajinan resin akhirnya berkembang menjadi usaha yang menghasilkan.
“Usaha biasanya berawal dari hal yang kita sukai. Dulu saya sangat tertarik dengan resin art, lalu mencoba mengajukan proposal PMW. Alhamdulillah diterima dan dari situ usaha ini mulai berkembang,” ungkapnya.
Menurut Azizah, pengalaman berwirausaha selama kuliah memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari manajemen usaha hingga menghadapi tantangan bisnis di lapangan.
Ia juga mengapresiasi dukungan kampus melalui program PMW yang tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga pendampingan bagi mahasiswa.
“Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan menerima hibah dari PMW karena dananya cukup membantu. Selain itu, mahasiswa juga mendapat bimbingan dari tim kampus. Jadi jangan ragu untuk mencoba. Ajukan saja ide yang kalian punya,” katanya.
Dorong Mahasiswa Berani Memulai Usaha
Program kewirausahaan yang digagas Poliban ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pengusaha muda dari kalangan mahasiswa.
Selain meningkatkan kemandirian ekonomi, langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif menghadapi persaingan dunia kerja.
Dengan adanya dukungan modal, pelatihan, serta pendampingan bisnis, mahasiswa diharapkan berani mengambil langkah pertama untuk memulai usaha mereka sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
