Iklan Tutup X

Rabu, 03 Juni 2026

Gangguan Distribusi Air PDAM Sirin Meragun Bikin Warga Resah, DPRD Minta Evaluasi

Ikuti kami:
Google
Distribusi air PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau macet hampir sepekan. DPRD menyoroti kualitas pipa, sementara warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk air bersih.
Distribusi air PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau macet hampir sepekan. DPRD menyoroti kualitas pipa, sementara warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk air bersih.

SEKADAU – Distribusi air bersih PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau mengalami gangguan hampir sepekan, sejak Jumat (29/5/2026) hingga Rabu (3/6/2026). Kondisi ini memicu keluhan pelanggan dan mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno.

Gangguan distribusi air tersebut berdampak pada masyarakat yang selama ini bergantung pada layanan PDAM sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Tidak mengalirnya pasokan air membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagian pelanggan bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air galon maupun air mineral demi kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Menanggapi persoalan tersebut, Paulus Subarno mempertanyakan kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Sirin Meragun. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang seharusnya mendapat perhatian serius.

"Saya meragukan kualitas pipa dari awal proyek pembuatan PDAM Kabupaten Sekadau oleh PT. Batur," tegas Paulus.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Sekadau, Santus. Ia mengaku keluarganya terpaksa memanfaatkan air sumur bor selama distribusi PDAM terhenti.

Menurutnya, air sumur yang digunakan memiliki bau tanah yang cukup kuat sehingga tidak layak dipakai untuk memasak maupun mencuci bahan makanan.

"Kami harus keluar ongkos lebih besar untuk beli air galon, untuk minum beli air mineral. Air sumur cuma untuk mencuci dan mandi, itupun baunya seperti bau lumpur," ujar Santus.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terhentinya distribusi air bersih kali ini disebabkan adanya pekerjaan perbaikan pipa transmisi utama berdiameter 400 milimeter di Dusun Meragun, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Gangguan akibat kerusakan pipa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, PDAM Sirin Meragun diketahui beberapa kali menghentikan sementara distribusi air kepada pelanggan karena masalah serupa.

Kondisi ini mendorong munculnya tuntutan agar pengelola PDAM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan distribusi air guna meminimalkan gangguan layanan yang berulang dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Penulis: Wulan

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Follow
Wenny Lidia
Wenny Lidia
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.