Ikuti kami:
SEKADAU – Konferensi Cabang V Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan hari ini Sabtu, 13 Juni 2026 di Hotel Multi Sekadau dilaksanakan dengan melanggar nilai-nilai perjuangan kader.
PWNU Kalbar yang Notabene ditunjuk sebagai karteker dan memimpin Konfercab NU Sekadau terkesan syarat kepentingan kelompok dan kepentingan kekuasaan. Diduga hanya untuk kepentingan pelaksanaan Muktamar dan Konferwil.
"PWNU Kalbar saya kira tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, karena curi-curi, menunjuk kelompok tertentu sebagai karteker, Konfercab Sekadau hanya dilaksanakan oleh segelintir orang sebagai kepanitiaan, Penunjukan Pengurus MWC juga dinilai dilakukan secara ugal-ugalan, agar apa, saya duga agar memuluskan kepentingan Muktamar dan Konferwil kedepan, sangat miris sekali," ucap Abong, Kader Ansor Sekadau.
Jika PWNU memang tidak bermaksud adu domba, punya kepentingan politik dan sengaja mengkerdilkan organisasi, seharusnya Pak Kiyai Muhdlar tidak bisa lagi menjadi Rois Syuriah karena termasuk mandataris yang sudah dikarateker sebelumnya dan cacat secara etika dan aturan organisasi. Orang yang sudah di karateker masih berambisi menjadi mandataris konferensi.
PWNU dalam hal penunjukan karteker dan pelaksanaan Konfercab juga terkesan tebang pilih ini siapa dan orang siapa sehingga timbul indikasi mengkotak-kotakan serta memecah belah kader NU yang ada di Sekadau.
Selain itu, dalam pelaksanaan Konfercab juga tidak melibatkan Banom yang ada di Sekadau, hampir semua banom tidak diundang untuk menyaksikan momen sakral warga NU.
"Banom tidak ada, undangan tidak ada, tokoh-tokoh sepuh NU tidak diberitahu, peserta kecamatan satu baris nggak penuh, nggak ada orang tapi tetap dilaksanakan", ucapnya.
Terkait pembentukan pengurus Kecamatan, PCNU sebelumnya sudah melaksanakan Konferensi MWC namun ketua syuriah dan Katib tidak mau menandatangani dengan berbagai alasan dan terkesan mengulur waktu hingga terjadinya karteker kepengurusan PCNU Sekadau.
Rais Syuriah terpilih juga saat ini merangkap jabatan, selain Rois Syuriah PCNU Sekadau juga sebagai ketua MUI Sekadau. Tentu secara aturan tidak sah.
Atas hasil Konfercab yang terjadi, secara tegas kader NU yang ada di Sekadau menolak pelaksanaan dan hasilnya karena tidak sesuai prosedur serta tidak akan tunduk dan patuh terhadap pengurus yang dipilih. (Tim)
REKOMENDASI KAMI
- Memuat artikel...

