![]() |
| Gambar ilustrasi |
"Suami oknum PPPK curiga perjalanan dinas jadi motif perselingkuhan dan dugaan perbuatan asusila terjadi"
Ketapang - Dugaan perselingkuhan antara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) Pemda Ketapang beredar terbatas. Puncak asmara terlarang dua orang ini mulai terendus oleh suami oknum PPPK di saat mereka berdua melakukan perjalanan dinas (Perjadin).
Kabar kasus asusila oknum pemerintah ini terungkap berdasarkan penuturan dari pihak keluarga salah satu pasangan yang disinyalir menjalin hubungan terlarang dimaksud.
Pihak keluarga ini menceritakan persoalan yang sedang dirasakanya kepada sumber informasi Borneotribun. Dari keterangan sumber itu mengungkapkan cerita dugaan percintaan yang melibatkan seorang lelaki dan perempuan yang sama-sama masih memiliki pasangan resmi.
Dari keteranganya, diduga lelaki itu berinisial SY alias NN adalah PNS dengan pangkat penata tingkat satu bertugas di kecamatan di kabupaten Ketapang. NN ini sendiri merupakan suami dari anggota DPRD provinsi Kalbar periode 2024/2029.
Sedangkan wanita yang diduga pasangan selingkuhanya adalah stafnya sendiri, dengan status sah istri orang berinisial TA. Menurut sumber, suami TA bekerja sebagai PNS dan saat ini bertugas sebagai staf di salah satu dinas di Pemda Ketapang.
Suami TA sudah lama mencurigai jalinan asmara istrinya itu dengan NN, tetapi suami TA merasa belum ada bukti dan masalah yang menguatkan dugaanya tersebut.
"Suami TA ini sudah lama curiga istrinya selingkuh dengan atasanya sendiri saat mereka melakukan perjalanan dinas ke Pontianak baru-baru ini," ungkap sumber itu.
Dan firasat suami TA atas dugaanya itu mendekati kebenaran disaat TA melakukan perjalanan dinas (Perjadin) ke Pontianak pada 25 Mei 2026 dengan NN. Perjadin ini menurut TA dalam rangka tugas menghadiri undangan kegiatan rapat soal kelistrikan.
"Nah, si suami TA ni nanya ke istrinya, ape urusan ke Pontianak dengan NN, nginap dimane dan sebagaimye lah. Percakapan suami istri lah pokoknye, kan si suami curige dengan istrinye sendiri, jadi nanya lah," ungkap sumber itu.
Dari percakapan sepasang suami istri tersebut, kepada suaminya ,TA mengakui kalau kepergianya ke Pontianak dengan NN melalui jalur darat, memakai mobil pribadi milik NN bermerk fortuner.
Sewaktu di Pontianak, TA mengakui kalau NN menempatkanya menginap di sebuah hotel. Karena dianggap janggal, si suami TA mencurigai antara NN dengan TA menginap dalam satu kamar hotel yang sama.
"Menurut suami TA, istrinya pergi lewat jalur darat pakai mobil fortuner pribadi milik NN. Si suami TA ini curiga kalau istinya nginap sekamar dengan NN," ungkapnya.
Atas kejadian ini, hubungan suami istri keduanya menjadi kurang harmonis. Komunikasi suami istri menjadi tersendat karena suami TA merasa dikhianati dan merasa marah dengan kelakuan NN dan istrinya sendiri.
Tetapi suami TA merasa tak berdaya karena menggangap NN seseorang yang dinilai berpengaruh, memiliki koneksi pejabat sebab istri NN seorang anggota dewan ditambah NN punya uang.
Namun, suami TA tetap berencana membawa persoalan ini ke Bupati Ketapang dan ke Kepolisian dengan sangkaan perzinahan atau persetubuhan dengan istri orang.
"Kalau nurut si suami ini bah, dia mao lapor ke Bupati dan Polres," ungkap sumber itu mengutip perkataan suami TA.
Mengutip lebih lanjut keterangan suami TA, sumber ini mengatakan kalau suami TA merasa heran atas kepergian istrinya dengan NN karena dianggap menyalahi aturan dari segi kedinasan, sebab istrinya hanyalah pegawai PPPK, sedangkan di kantor yang dipimpin NN, banyak ASN yang memenuhi kualifikasi kedinasan dan dianggap sesuai dengan tujuan rapat.
"Dalam aturanya, yang boleh perjalanan dinas itu adalah ASN full, bukan PPPK. Tetapi kenapa NN membawa istrinya. Dikantor itupun banyak ASN dengan pangkat golongan dan bidang tugas yang nyambung dengan tujuan rapat di Pontianak itu," katanya.
Berdasarkan penelusuran latar bealakang karier NN sebagai ASN, diperoleh data kalau NN saat ini sebagai pejabat struktural golongan menengah atau sama dengan pejabat katagori eselon tiga.
Sebelumnya NN bertugas di dinas Pendidikan Ketapang. Di dinas inilah, ada desas desus kalau NN bertindak sebagai pengatur proyek aspirasi istrinya, sebab diketahui istri NN sendiri adalah sebagai anggota dewan aktif hingga sekarang.
NN kemudian beralih tugas ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang. Konon, mutasi ini karena dia memperoleh promosi kenaikan pangkat.
Dan kini NN mendapat penugasan ke tempat baru yang dilantik bupati Ketapang pada awal tahun ini. Dikantor baru inilah kemungkinan NN mulai pandai selingkuh karena merasa pegang jabatan mentereng dan tergoda dengan istri orang. (*//)
- Memuat artikel...

