Berita BorneoTribun: Sintang hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Sintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sintang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2026

Polres Sintang Terbitkan DPO Terkait Peredaran Sabu 59 Kg

Polres Sintang Terbitkan DPO Terkait Peredaran Sabu 59 Kg
Polres Sintang Terbitkan DPO Terkait Peredaran Sabu 59 Kg.

SINTANG - Polres Sintang resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Yusuf alias Andi, yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 59 kilogram.

Yusuf alias Andi, warga Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, berhasil kabur ke hutan saat mobil yang ditumpanginya dicegat warga. Pihak kepolisian telah menyebarkan flayer berisi foto dan ciri-ciri DPO ke seluruh polsek jajaran serta media sosial.

Polres Sintang Terbitkan DPO Terkait Peredaran Sabu 59 Kg
Polres Sintang Terbitkan DPO Terkait Peredaran Sabu 59 Kg.

Dari hasil penggeledahan di bagasi mobil, petugas menemukan tiga karung berisi tas ransel warna hijau dengan total 57 bungkus sabu seberat 59.850 gram atau 59,85 kilogram. Barang bukti disamarkan dalam plastik daun teh bermerek yang menyerupai paket produk asal China.

Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, menegaskan bahwa tidak ada penyimpangan sedikit pun dalam penanganan kasus ini. Barang bukti disimpan di tempat khusus yang tertutup dan dijaga ketat dengan sistem pengamanan tiga kunci berbeda.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang berhasil mengungkap peredaran. 

"Narkoba ini harus kita berantas sampai ke akar-akarnya. Tidak ada ampun. Ini merusak," tegasnya. (Tim)

Rabu, 04 Maret 2026

Krisantus Ajak GMII Jaga Harmoni dan Persatuan di Kalbar

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang. Forum nasional ini menegaskan peran gereja transformatif dan komitmen menjaga harmoni keberagaman. [Foto kalbarprov.go.id]

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif

Pontianak, Kalbar -- Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII Gereja Misi Injili Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Hotel My Home Sintang, Selasa (3/3/2026). 

Agenda nasional gereja Protestan tersebut menjadi momentum penting memperkuat peran GMII dalam menjawab tantangan zaman sekaligus mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang. Forum nasional ini menegaskan peran gereja transformatif dan komitmen menjaga harmoni keberagaman. [Foto kalbarprov.go.id]

Sidang Sinode VII ini dihadiri Bupati Sintang, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, jajaran Kepala OPD Pemprov Kalbar dan Pemkab Sintang, Forkopimda Kabupaten Sintang, para pendeta GMII se-Indonesia, serta perwakilan jemaat dari berbagai daerah. 

Mengusung tema Gereja Transformatif Melintasi Dinamika Zaman, forum ini menegaskan komitmen gereja untuk adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan sosial serta perkembangan teknologi informasi.

GMII dan Jejak Pelayanan di Indonesia

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang. Forum nasional ini menegaskan peran gereja transformatif dan komitmen menjaga harmoni keberagaman. [Foto kalbarprov.go.id]

Sebagai gereja Protestan yang berakar dari misi pekabaran Injil melalui Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII), GMII resmi berdiri pada 30 November 1984 di Kalimantan Barat. 

Awalnya bernama Gereja Pekabaran Injil Indonesia (GPII), kemudian melalui Persidangan Sinode Khusus 6–8 Mei 1993, nama tersebut berubah menjadi GMII.

Kini, GMII melayani jemaat yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia. Perjalanan panjang ini menunjukkan konsistensi gereja dalam pelayanan rohani, pembinaan umat, serta kontribusi sosial di tengah masyarakat majemuk.

Harapan Pemprov Kalbar untuk Sinode VII

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang. Forum nasional ini menegaskan peran gereja transformatif dan komitmen menjaga harmoni keberagaman. [Foto kalbarprov.go.id]

Dalam sambutannya, Krisantus Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Sintang sebagai tuan rumah agenda nasional tersebut. Ia berharap Sidang Sinode VII mampu melahirkan keputusan strategis dan kepemimpinan yang visioner.

Menurutnya, gereja di era modern tidak cukup hanya berjalan mengikuti arus. Ia mengibaratkan bahwa saat ini bukan lagi zamannya kereta api uap, melainkan era kecepatan dan transformasi. Artinya, organisasi keagamaan perlu adaptif terhadap kemajuan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat.

Krisantus juga menekankan pentingnya kebijaksanaan dan kejernihan berpikir dalam memilih Ketua Umum dan jajaran pengurus sinode. Kepemimpinan yang terpilih diharapkan mampu membawa GMII semakin relevan, progresif, dan berdampak luas bagi jemaat maupun masyarakat.

Komitmen Harmoni dan Kebersamaan

Krisantus Kurniawan Hadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang Soroti Gereja Transformatif
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Sidang Sinode VII GMII 2026 di Sintang. Forum nasional ini menegaskan peran gereja transformatif dan komitmen menjaga harmoni keberagaman. [Foto kalbarprov.go.id]

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, berkomitmen menjaga harmoni keberagaman. Kalimantan Barat yang terdiri dari 24 suku harus terus dipersatukan dalam semangat kebersamaan tanpa sekat.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai gereja seperti kasih, keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta musyawarah sejalan dengan visi Kalbar yang religius dan demokratis. 

Sidang Sinode dinilai sebagai praktik demokrasi internal gereja yang patut diapresiasi karena mengedepankan kebersamaan dan hikmat dalam pengambilan keputusan.

Momentum ini diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi GMII secara internal, tetapi juga mempererat sinergi gereja dan pemerintah dalam membangun Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan bermartabat.

FAQ

1. Apa itu Sidang Sinode GMII?
Sidang Sinode GMII adalah forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi Gereja Misi Injili Indonesia yang membahas arah kebijakan, program pelayanan, serta pemilihan kepemimpinan.

2. Di mana Sidang Sinode VII GMII 2026 digelar?
Diselenggarakan di Hotel My Home Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

3. Apa tema Sidang Sinode VII GMII?
Tema yang diangkat adalah Gereja Transformatif Melintasi Dinamika Zaman.

4. Apa harapan Pemprov Kalbar terhadap GMII?
Agar GMII menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan demokratis.

Sabtu, 28 Februari 2026

Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Massa Labrak Mapolres Sintang Yang Berujung Kericuhan

Foto: Ratusan Massa Datangi Mapolres Sintang Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Sabtu (28/2/2026)
Foto: Ratusan Massa Datangi Mapolres Sintang Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Sabtu (28/2/2026)
SINTANG - Aksi ratusan massa sempat terjadi di Mapolres Sintang pada Sabtu (28/2) sore-malam menyusul penangkapan sejumlah pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kapuas Kiri Hilir, Kecamatan Sintang. Kericuhan dipicu ketidakpuasan para penambang yang mendatangi Mapolres Sintang untuk memprotes penangkapan rekan mereka oleh tim kepolisian.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Tiga orang pekerja PETI kemudian dilepaskan pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (28/2/2026), setelah situasi di Mapolres sempat memanas.

Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penindakan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah hukum Sintang. 

"Kami hari ini melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah Sintang. Dalam kegiatan tersebut, kami sempat mengamankan beberapa orang," ujarnya.
Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Massa Labrak Mapolres Sintang Yang Berujung Kericuhan
Foto: Ratusan Massa Datangi Mapolres Sintang Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Sabtu (28/2/2026)

Situasi kemudian berkembang ketika sejumlah warga datang ke Polres Sintang untuk memberikan dukungan dan menyampaikan penolakan terhadap penertiban tersebut. Aksi massa tersebut sempat diwarnai kerusuhan. Namun, pihak kepolisian mengambil langkah diskresi untuk melepaskan tiga orang yang diamankan dengan catatan mereka tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Polres Sintang akan memanggil sejumlah tokoh masyarakat serta pihak-pihak terkait untuk membuat komitmen bersama guna menghentikan aktivitas PETI di lokasi tersebut. Pemerintah Daerah dan DPRD Sintang turut hadir membantu meredam situasi. 

"Tadi Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala dan perwakilan DPRD juga hadir untuk membantu mediasi. Kami sepakat bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Sintang," pungkas Sanny Handityo. (Lai/Jek)

Senin, 23 Februari 2026

Gubernur Kalbar Tinjau Operasi Pasar di Sintang

Foto: Gubernur Kalbar, Ria Norsan Tinjau Operasi Pasar di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya, Sintang

SINTANG - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus, mendampingi Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., meninjau pelaksanaan Operasi Pasar atau Pasar Murah di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya Sintang pada Senin (23/2/2026).

Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, menjelaskan bahwa Operasi Pasar diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka membantu masyarakat Kabupaten Sintang menyambut bulan suci Ramadan. 

"Operasi Pasar ini juga kita laksanakan dalam rangka kita menekan angka inflasi. Supaya tidak terjadi inflasi yang tinggi, maka kita adakan pasar murah untuk masyarakat," terang H. Ria Norsan.

Pada operasi pasar tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar menyiapkan 1.000 paket yang terdiri dari gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan 1 karung beras kemasan 5 kg dengan harga Rp. 90.000. Ditambah ada 560 tabung gas 3kg dijual dengan harga Rp. 18.500.

Gubernur Kalbar menjelaskan bahwa harga jual di operasi pasar ini dibawah harga pasar. Misalnya, beras per karung di pasar Rp 120.000, kemudian disubsidi oleh Bulog menjadi Rp 90.000, dan disubsidi lagi oleh Pemprov Kalbar sehingga harganya menjadi Rp 50.000. (Pkp)

Selasa, 27 Januari 2026

Wakil Bupati Sintang Dorong Perluasan Lahan Tanaman Jagung

Foto: Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny

SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, memimpin Rapat Koordinasi program ketahanan pangan jagung di desa pada Selasa, 27 Januari 2026 di Pendopo Wakil Bupati Sintang. Rapat tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang.

Rapat Koordinasi dilaksanakan dalam rangka memperluas lahan tanaman jagung dan meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Sintang di masa yang akan datang. Wakil Bupati Sintang menjelaskan persoalan selama ini seperti kurang baiknya ekosistem jagung, harga yang tidak baik, proses distribusi hasil panen, dan pengetahuan masyarakat dalam membudidayakan jagung.

"Untuk itu, kita perlu memperbaiki dan memberikan solusi dari masalah budi daya jagung. Biaya untuk menanam jagung sekitar 25-30 juta per hektar, mulai dari membuka lahan, membeli bibit, pupuk, sampai panen," ujar Wakil Bupati Sintang. 

Ia juga mencontohkan budidaya jagung di Desa Mapan Jaya Kayan Hulu yang dikelola oleh BUMDes dan memiliki ternak ayam. 

"Kita akan dorong budidaya jagung ini di semua desa, dan harus ada improvisasi dari desa, sehingga ada siklus yang baik," tambahnya.

Wakil Bupati Sintang juga mengusulkan agar ada kerjasama dengan pemilik ternak ayam skala sedang dan besar di sekitar desa. 

"Jika ada masalah distribusi, Pemkab Sintang bisa memberikan subsidi biaya transportasi hasil panen jagung dari desa ke kabupaten," ujarnya. 

Ia juga meminta agar dana ADD (Alokasi Dana Desa) digunakan untuk program ketahanan pangan dan diarahkan ke budidaya jagung di desanya masing-masing.

Rakor dihadiri oleh 14 Camat, Polres Sintang, Bulog Sintang, dan OPD terkait. Wakil Bupati Sintang berharap bahwa dengan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, program ketahanan pangan jagung di Kabupaten Sintang dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sabtu, 25 Oktober 2025

Suara Petani Didengar, PT KAP Siap Lakukan Konversi Lahan Desember 2025

Suara Petani Didengar, PT KAP Siap Lakukan Konversi Lahan Desember 2025

SINTANG – Setelah melalui proses panjang, persoalan lahan antara petani Desa Sungai Buluh dan PT KAP akhirnya menemui titik terang. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Koperasi Produksi Betung Jaya, Desa Sungai Buluh, pada Selasa (23/9/2025), kedua pihak sepakat membuka kembali portal lahan yang sempat ditutup oleh warga.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Buluh, tokoh adat, tokoh masyarakat, pengurus Koperasi Betung Jaya, serta perwakilan dari PT KAP. Rapat tersebut menjadi forum penting untuk mencari solusi atas sengketa lahan dan tuntutan bagi hasil plasma yang selama ini menjadi sorotan warga.

Dalam hasil rapat, disepakati enam poin utama yang akan menjadi dasar penyelesaian bersama. Salah satunya adalah rencana pengajuan konversi lahan di Estate KD 4 dan KD 8 ke Dinas Perkebunan Kabupaten Sintang yang dijadwalkan pada Desember 2025.

Suara Petani Didengar, PT KAP Siap Lakukan Konversi Lahan Desember 2025

Selain itu, PT KAP juga menyatakan komitmennya untuk membantu perbaikan jembatan di blok G97 Desa Sungai Buluh, dengan material kayu yang akan disediakan oleh pihak desa. Tak hanya itu, pihak perusahaan juga akan melakukan verifikasi lapangan pada Oktober 2025 untuk memastikan lahan mana saja yang berhak menerima bagi hasil plasma.

Sementara itu, petani yang sebelumnya menutup akses lahan menyatakan kesediaannya untuk membuka kembali portal, sembari menunggu realisasi poin-poin kesepakatan tersebut. Namun, mereka menegaskan, jika hasil kesepakatan tidak dijalankan sebagaimana mestinya, portal lahan akan kembali ditutup.

Kesepakatan ini disahkan oleh Ketua Koperasi Betung Jaya Idut Asian, Ketua Pengawas KBJ, dan Pimpinan Operasional PT KAP Joko Prasetyo, dengan disaksikan langsung oleh perwakilan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.

Langkah ini dinilai sebagai momen penting untuk memulihkan hubungan baik antara petani dan pihak perusahaan. Harapannya, kesepakatan ini tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga menjadi awal baru bagi kerja sama yang lebih harmonis dan berkelanjutan di sektor perkebunan.

Senin, 08 September 2025

Penemuan Mayat Pria di Sintang Diduga Dery Desendi yang Hilang Sejak 5 September

SINTANG - Warga Sintang, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di Daerah Lempah Satu, Kecamatan Tempunak Kapuas, Kabupaten Sintang, Minggu (7/9/2025). 

Informasi tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun Facebook bernama Shenaa Tzhi di grup "Sintang Informasi". 

Penemuan ini langsung dikaitkan dengan laporan orang hilang atas nama Dery Desendi (21), warga Kelurahan Menyumbung Tengah, Kecamatan Sintang, yang dilaporkan hilang sejak 5 September 2025.

Penemuan Mayat Pria di Sintang Diduga Dery Desendi yang Hilang Sejak 5 September
Penemuan Mayat Pria di Sintang Diduga Dery Desendi yang Hilang Sejak 5 September.

Berdasarkan informasi yang beredar, salah satu akun bernama Novensius Vicki turut mengunggah foto surat "orang hilang" yang dikeluarkan Polres Sintang. 

Dalam surat itu tercatat, Dery terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada 5 September mengenakan baju warna kuning, jaket kuning, dan celana panjang hitam. 

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah jasad yang ditemukan di Lempah Satu tersebut benar merupakan Dery.

Kamis, 07 Agustus 2025

Prakiraan Curah Hujan Sintang Agustus 2025: Waspadai Intensitas Menengah Hingga Tinggi di 14 Kecamatan

Prakiraan Curah Hujan Sintang Agustus 2025: Waspadai Intensitas Menengah Hingga Tinggi di 14 Kecamatan
Prakiraan Curah Hujan Sintang Agustus 2025: Waspadai Intensitas Menengah Hingga Tinggi di 14 Kecamatan.

SINTANG - Simak prakiraan curah hujan dan sifat hujan bulan Agustus 2025 untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Sintang dan Sekadau. Data lengkap dari BMKG Tebelian, cocok untuk perencanaan pertanian dan aktivitas luar ruang.

Cuaca Agustus 2025 di Sintang: Curah Hujan Menengah-Tinggi, Sifat Hujan Atas Normal

Masuk bulan Agustus 2025, cuaca di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, diperkirakan akan cukup basah. Data dari Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatan di wilayah ini akan mengalami curah hujan berkisar antara 201 hingga 400 mm. Kategorinya? Mulai dari menengah hingga tinggi—dengan sifat hujan diperkirakan Atas Normal.

Kalau kamu warga Sintang atau punya kegiatan di wilayah ini, informasi ini wajib banget disimak. Mulai dari petani, nelayan, pedagang, sampai traveler, semuanya bisa lebih siap menghadapi cuaca.

Sebelum masuk ke rincian per kecamatan, yuk kenalan dulu sama dua istilah penting dalam prakiraan cuaca:

Curah Hujan

Curah hujan adalah jumlah air hujan yang turun di suatu wilayah dalam periode waktu tertentu. Satuan yang digunakan biasanya milimeter (mm).

  • 200–300 mm: Kategori menengah

  • 300–400 mm: Kategori tinggi

Sifat Hujan

Sifat hujan menunjukkan kondisi curah hujan dibandingkan dengan normalnya:

  • Bawah Normal: Lebih kering dari biasanya

  • Normal: Sesuai rata-rata tahunan

  • Atas Normal: Lebih basah dari biasanya

Tabel Prakiraan Curah dan Sifat Hujan Sintang Agustus 2025

Berikut ini data lengkap untuk 14 kecamatan di Kabupaten Sintang:

No Nama Kecamatan Curah Hujan (mm) Kategori Sifat Hujan
1 Ambalau 201 – 400 Menengah - Tinggi Atas Normal
2 Binjai Hulu 201 – 300 Menengah Atas Normal
3 Dedai 201 – 300 Menengah Atas Normal
4 Kayan Hilir 201 – 300 Menengah Atas Normal
5 Kayan Hulu 201 – 400 Menengah - Tinggi Atas Normal
6 Kelam Permai 201 – 300 Menengah Atas Normal
7 Ketungau Hilir 201 – 300 Menengah Atas Normal
8 Ketungau Hulu 201 – 300 Menengah Atas Normal
9 Ketungau Tengah 201 – 300 Menengah Atas Normal
10 Sungai Tebelian 201 – 300 Menengah Atas Normal
11 Sepauk 201 – 300 Menengah Atas Normal
12 Serawai 201 – 400 Menengah - Tinggi Atas Normal
13 Sintang (kota) 201 – 300 Menengah Atas Normal
14 Tempunak 201 – 300 Menengah Atas Normal

Sumber: Stasiun Meteorologi Tebelian, Sintang – Agustus 2025

Sekilas Tentang Sekadau: Curah Hujan Juga Menengah, Tapi...

Untuk kabupaten tetangga, Sekadau, kondisi cuacanya juga perlu diperhatikan.

  • Curah Hujan: 201 – 300 mm (kategori menengah)

  • Sifat Hujan: Atas Normal

Meskipun angka curah hujannya masih tergolong moderat, sifat hujan "Atas Normal" menunjukkan bahwa intensitas hujan berpotensi lebih sering atau lebih lama dari biasanya.

Apa Dampaknya untuk Warga dan Aktivitas Harian?

1. Pertanian dan Perkebunan

Buat petani di Sintang, ini saat yang tepat untuk:

  • Menyiapkan sistem drainase agar tidak ada genangan.

  • Waspada serangan hama yang meningkat saat kelembapan tinggi.

  • Cek ulang jadwal tanam agar tidak berbenturan dengan potensi hujan lebat.

2. Transportasi dan Logistik

Jalan-jalan tanah atau jalan desa bisa jadi licin dan tergenang. Aktivitas pengiriman logistik sebaiknya memperhatikan prakiraan harian.

3. Kesehatan Masyarakat

Hujan tinggi identik dengan peningkatan kasus demam berdarah, diare, dan penyakit berbasis air lainnya. Tetap jaga sanitasi!

4. Aktivitas Luar Ruangan

Bagi yang punya jadwal event, upacara adat, atau sekadar ingin liburan, pertimbangkan hari-hari dengan intensitas hujan ringan. Manfaatkan aplikasi cuaca harian.

Jumat, 18 Juli 2025

Warisan Tak Ternilai: Wagub Kalbar Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Dayak di Tengah Gempuran Zaman

Warisan Tak Ternilai: Wagub Kalbar Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Dayak di Tengah Gempuran Zaman
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

Sintang – Budaya adalah jati diri, dan jati diri tak boleh hilang begitu saja. Itulah pesan mendalam yang disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menghadiri Pekan Gawai Dayak (PGD) Sintang ke-12 yang berlangsung meriah di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora Satu, pada Rabu, 16 Juli 2025.

Dengan penuh rasa syukur, Krisantus menyampaikan bahwa bisa hadir di tengah masyarakat adat Dayak merupakan sebuah berkah yang luar biasa. Baginya, acara budaya seperti ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk menyatukan hati dan kembali mengenang akar budaya yang diwariskan para leluhur.

“Kita patut bersyukur masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk berkumpul di acara penuh makna ini. Gawai Dayak bukan hanya hiburan, tapi bentuk syukur atas karir, kesehatan, dan seluruh berkat yang telah kita terima selama satu tahun terakhir,” ujarnya dengan semangat.

Gawai Dayak: Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Wujud Syukur dan Identitas

Gawai Dayak, yang rutin diselenggarakan setiap tahun, adalah salah satu acara budaya terbesar yang sangat ditunggu oleh masyarakat. Dalam acara ini, masyarakat adat Dayak tak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Wakil Gubernur Kalbar menegaskan bahwa gawai memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar makan minum atau musik tradisional.

“Gawai Dayak adalah bentuk penghormatan terhadap budaya leluhur. Ini bukan acara seremonial biasa, tapi warisan spiritual yang punya nilai tinggi bagi masyarakat Dayak,” tegas Krisantus.

Tantangan Budaya di Era Modern: Tetap Eksis di Tengah Arus Teknologi

Satu hal yang jadi perhatian serius adalah bagaimana budaya lokal bisa tetap eksis di tengah kemajuan zaman. Di era digital dan globalisasi seperti sekarang, sangat mudah bagi budaya tradisional tergeser oleh budaya luar. Krisantus mengingatkan, jika kita lengah, budaya bisa hilang dan hanya menjadi cerita.

“Kalau kita tidak jaga budaya kita sendiri, lama-lama bisa punah. Budaya adalah identitas, dan identitas adalah harga diri. Kalau kita kehilangan itu, kita kehilangan segalanya,” katanya dengan penuh ketegasan.

Oleh karena itu, ia mendorong agar seluruh masyarakat, terutama generasi muda, tak hanya bangga dengan budaya Dayak, tapi juga aktif melestarikannya lewat berbagai cara — mulai dari ikut kegiatan adat, belajar bahasa daerah, hingga menggunakan media sosial untuk memperkenalkan budaya ke dunia.

Apresiasi atas Perubahan Positif: Infrastruktur Meningkat, Semangat Bertambah

Kehadiran Krisantus juga menjadi momen untuk melihat langsung perkembangan fasilitas di lokasi acara. Salah satu yang mendapat sorotan adalah perbaikan halaman Rumah Betang Tampun Juah, yang kini sudah rapi dan disemen.

“Saya ingat dulu kalau pakai sepatu putih ke sini pasti kotor karena becek. Tapi sekarang sudah dibeton, ini menunjukkan bahwa panitia dan masyarakat punya komitmen untuk membuat Gawai Dayak semakin baik setiap tahun,” ucapnya sambil tersenyum puas.

Perbaikan ini tak hanya mempermudah pelaksanaan acara, tapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan keinginan bersama untuk memajukan budaya Dayak secara menyeluruh.

Komitmen Pemprov Kalbar: Budaya Dayak Harus Mendunia

Tak berhenti di acara lokal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus mendorong agar Gawai Dayak bisa dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional. Krisantus mengatakan, pelestarian budaya bukan hanya tugas satu kelompok, tapi tanggung jawab semua pihak.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia pun menyerahkan bantuan secara simbolis kepada panitia PGD Sintang ke-12 yang diterima langsung oleh Ketua Panitia. Bantuan ini diharapkan bisa mendorong semangat panitia dan masyarakat dalam menggelar kegiatan budaya yang lebih meriah dan bermutu di tahun-tahun mendatang.

Menjaga Budaya Adalah Menjaga Masa Depan

Dalam suasana penuh kearifan lokal dan semangat persaudaraan, pesan yang dibawa Wakil Gubernur Kalbar terasa sangat kuat: budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tapi fondasi masa depan. Apa jadinya kita jika kehilangan akar dan identitas? Karena itu, menjaga budaya adalah investasi untuk generasi yang akan datang.

Acara Gawai Dayak ke-12 di Sintang ini bukan hanya perayaan, tapi juga bentuk cinta yang tulus kepada tradisi, nilai, dan warisan luhur yang tak ternilai harganya. Semoga semangat ini terus menyala di hati masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia pada umumnya.

Senin, 17 Maret 2025

Ketua PWI Kalbar Kundori Sebut Pers Mendukung Pembangunan Ekonomi Hijau

Ketua PWI Kalbar Kundori Sebut Pers Mendukung Pembangunan Ekonomi Hijau 
Ketua PWI Kalbar Kundori Sebut Pers Mendukung Pembangunan Ekonomi Hijau.
SINTANG - Peran media dalam konteks pembangunan ekonomi hijau dan ketahanan pangan sangat penting, terutama dalam edukasi, advokasi, serta penyebaran informasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. 

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat, Kundori saat menjadi pembicara di acara Silaturahmi Para Pihak Menuju Ekonomi Hijau di Kabupaten Sintang di Rumah Adat Melayu Sintang, Minggu (16/3/2025) sore.

Acara secara Live RRI Sintang ini digelar kolaborasi Pemkab, RRI, FKMS dan PWI dengan dipandu Host Taufik.

"Media berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekonomi hijau dan ketahanan pangan," ungkap Kundori. 

Melalui pemberitaan yang informatif, media dapat memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan, pemanfaatan energi terbarukan, serta praktik ramah lingkungan yang mendukung ketahanan pangan.

"Media membantu mempublikasikan berbagai program dan kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah daerah, komunitas, maupun sektor swasta dalam mendukung ekonomi hijau dan ketahanan pangan. Ini mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antarpihak,"urai Kundori alumni Magister Ilmu Politik Untan Pontianak ini.

Selanjutnya, media berperan sebagai kontrol sosial dengan mengawasi pelaksanaan kebijakan, program, serta penggunaan dana dalam proyek pembangunan berkelanjutan. 

"Melalui pemberitaan investigatif dan laporan mendalam, media membantu memastikan transparansi dan akuntabilitas,"katanya.

Lebih lanjut, Kundori menegaskan,
media menyediakan ruang dialog antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya terkait isu-isu ekonomi hijau dan ketahanan pangan.

"Ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan yang inklusif,"ujarnya.

Kundori menambahkan, dengan menjalankan fungsi ini, media berperan sebagai jembatan informasi yang memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

"Dengan tujuan dalam mewujudkan Kabupaten Sintang yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing di bidang ekonomi hijau dan ketahanan pangan,"pungkas Kundori.***

Senin, 19 Agustus 2024

Pasangan HERO Rayakan HUT RI Ke-79 Bersama Warga RT 05 Kampung Ladang Sintang

Pasangan HERO Rayakan HUT RI Ke-79 Bersama Warga RT 05 Kampung Ladang Sintang
Pasangan HERO Rayakan HUT RI Ke-79 Bersama Warga RT 05 Kampung Ladang Sintang.
SINTANG – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Heri Jambri dan Supranto, yang dikenal dengan sebutan HERO, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 bersama masyarakat RT 05 Kelurahan Kampung Ladang, Sintang, pada Minggu (18/8/2024). 

Acara yang meriah ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang antusias menyambut kehadiran pasangan HERO. Momentum ini dimanfaatkan oleh Supranto, bakal calon Wakil Bupati Sintang, untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat sekaligus meminta doa, restu, dan dukungan untuk pencalonannya sebagai Wakil Bupati Sintang pada Pilkada mendatang.

Dalam sambutannya, Supranto menegaskan kesiapan dirinya untuk maju bersama Heri Jambri sebagai pasangan calon pemimpin Kabupaten Sintang.

Supranto juga mengajak masyarakat Kampung Ladang untuk mendukung pasangan HERO dengan harapan besar membawa perubahan positif bagi Sintang.

“Saya mohon doa, restu, dan dukungan dari masyarakat Kampung Ladang untuk pasangan HERO,” ungkap Supranto dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan meriah oleh warga yang hadir.

Supranto juga menegaskan visi HERO untuk mewujudkan "Sintang Emas" (Ekonomi Maju, Adil Sejahtera), yang menjadi tujuan utama pasangan ini dalam membangun Kabupaten Sintang. 

Supranto menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik dan melakukan perbaikan pada hal-hal yang masih kurang.

“Pasangan HERO ingin melanjutkan hal-hal baik dan memperbaiki yang kurang dengan program-program yang dapat mewujudkan Sintang Emas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supranto juga memberikan doorprize dan kostum voli sebagai bentuk dukungan untuk acara peringatan HUT RI yang diselenggarakan oleh masyarakat RT 05. 

Kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara pasangan HERO dan warga Kampung Ladang.

Pasangan HERO, yang terdiri dari Heri Jambri sebagai calon Bupati dan Supranto sebagai calon Wakil Bupati, telah mendapatkan dukungan dari lima partai politik, yaitu Partai Hanura, PAN, PPP, Partai Demokrat, dan PKS. 

Heri Jambri berharap, dukungan ini akan semakin kuat dengan bergabungnya Partai PDIP dan Partai Golkar, serta berharap partai-partai lain seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, dan PKB juga mau berkoalisi.

“Kami tidak memilih kawan atau lawan, semua adalah kawan bagi pasangan HERO,” kata Heri Jambri, menutup sambutan dengan semangat kebersamaan yang tinggi.

Dengan dukungan yang semakin meluas, pasangan HERO optimistis dapat meraih kemenangan dalam Pilkada Sintang dan mewujudkan Kabupaten Sintang yang lebih baik. 

(Alex)

Kamis, 15 Agustus 2024

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Sintang Lancar Meski Sungai Surut

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Sintang Lancar Meski Sungai Surut
Area Manager Communication & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicrandra.
SINTANG - PT Pertamina Patra Niaga, subholding dari PT Pertamina (Persero) yang bertanggung jawab atas penyaluran energi ke masyarakat, menegaskan bahwa penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sintang tetap berjalan lancar, meskipun menghadapi tantangan distribusi akibat kondisi sungai yang surut.

Menurut Arya Yusa Dwicrandra, Area Manager Communication & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi lapangan saat ini. 

“Masyarakat Sintang tetap mendapatkan BBM, khususnya Pertalite, meskipun ada perubahan jalur distribusi,” jelas Arya dalam keterangan yang diberikan di Pontianak pada Rabu.

Alih Suplai BBM untuk Atasi Tantangan Distribusi

Untuk menghadapi tantangan akibat surutnya sungai, Pertamina melakukan alih suplai BBM dari Terminal BBM Jobber Sanggau, yang sebelumnya didistribusikan melalui Fuel Terminal Sintang. 

Perubahan jalur ini dimulai sejak 26 Juli 2024, dan menyebabkan waktu tempuh distribusi ke SPBU di Sintang menjadi lebih lama. 

"Biasanya distribusi dari FT Sintang ke SPBU hanya memakan waktu 1-3 jam, namun sekarang butuh 5-8 jam karena harus melalui rute yang lebih jauh dari Sanggau," kata Arya. 

Meski begitu, Arya menegaskan bahwa jumlah BBM yang disalurkan tetap sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas untuk wilayah Sintang.

BBM Pertalite Tetap Tersedia

Arya mengungkapkan bahwa hingga 11 Agustus 2024, penyaluran BBM Pertalite di Kabupaten Sintang mencapai 33.479 KL, atau sekitar 58 persen dari kuota yang telah ditetapkan. 

Pertamina juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar meski ada kendala cuaca.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar stok di SPBU tetap stabil. 

“Stok Pertalite masih tersedia, dan pengiriman ke SPBU dilakukan secara berkala,” ujar Arya.

Komitmen Pertamina Patra Niaga

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri. 

Pertamina juga menyediakan layanan kontak melalui Pertamina 135 untuk pemesanan BBM dan LPG (produk non-subsidi), serta memberikan informasi dan menerima masukan dari konsumen.

Dengan strategi yang tepat, Pertamina Patra Niaga memastikan masyarakat Sintang tetap mendapatkan suplai BBM meskipun dihadapkan pada tantangan distribusi akibat kondisi alam. 

“Pertamina tetap berkomitmen melayani kebutuhan energi masyarakat dengan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi,” tutup Arya.

Minggu, 04 Agustus 2024

Menerangi Harapan: Energi Listrik Menyapa 13 Desa di Sintang Menjelang HUT Ke-79 RI

Menerangi Harapan: Energi Listrik Menyapa 13 Desa di Sintang Menjelang HUT Ke-79 RI
Foto bersama pegawai PLN UP3 Ssnggau dengan masyarakat Desa Gandis (02/08/2024). (ANTARA/Ho)
SINTANG - Sebanyak 13 desa di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), kini dapat merasakan energi listrik yang sangat dinantikan. Ini menjadi kado istimewa menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Manajer PLN Sanggau, Hendy Gita, menyampaikan kabar gembira ini saat dihubungi di Sanggau pada Minggu lalu. 

"Unit Induk Distribusi Kalbar melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sanggau mengalirkan listrik untuk 13 desa di Kabupaten Sintang. Hal ini membuat 2.767 warga bersuka cita karena bisa menikmati listrik PLN saat menjelang HUT Ke-79 Kemerdekaan RI," ungkapnya dengan antusias.

Hendy menegaskan bahwa upaya ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan PLN dalam memberikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat di wilayah 3T. 

PLN telah membangun infrastruktur jaringan yang mencakup Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 52,74 km, Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 101,23 km, serta 24 gardu distribusi dengan total kapasitas 2.230 kVa. Seluruh jaringan ini terhubung dengan sistem kelistrikan Khatulistiwa.

"Energi listrik menjadi kebutuhan penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah, PLN terus mengupayakan pembangunan kelistrikan di daerah tersebut sebagai wujud pengamalan sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tambah Hendy.

Kepala Desa Gandis, Martono, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah berjuang menerangi desanya. 

"Diharapkan dengan adanya akses listrik yang memadai ini, tak hanya memenuhi kebutuhan energi masyarakat desa, melainkan juga dapat dimanfaatkan untuk kemajuan ekonomi daerah," kata Martono.

Kegembiraan ini juga dirasakan oleh Aloy, salah satu warga desa. Dengan haru, ia mengucapkan terima kasih kepada PLN dan pihak-pihak yang telah membantu pembangunan listrik. 

"Kurang lebih 36 tahun kami impikan listrik, setelah menunggu lebih 1 tahun 4 bulan dari proses pengajuan, akhirnya listrik di desa kami dibangun. Terima kasih atas bantuan dari semua pihak, terutama PLN, dalam pembangunan listrik desa kami," ujar Aloy dengan penuh rasa syukur.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Joice Lanny Wantania, menegaskan komitmen PLN dalam pembangunan di Kalimantan Barat dengan menghadirkan listrik di desa-desa. 

Kehadiran listrik ini diharapkan dapat menunjang peningkatan kesejahteraan, perekonomian, pendidikan, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi. 

"Semoga dengan masuknya listrik PLN ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," harap Joice.

Dengan masuknya energi listrik, harapan baru telah terbit di 13 desa ini, membawa semangat kemerdekaan yang nyata bagi masyarakat. Semoga langkah ini menjadi awal dari kemajuan yang lebih besar lagi di masa depan.

Minggu, 02 Juni 2024

Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik

Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik
Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik.
SINTANG – Patroli  Unit Samapta Polsek Sintang Kota melaksanakan Patroli Kegiatan kepolisisan  Yang  Di tingkatkan  pada dini hari. (6/2/2024)

Dalam Patroli personel menyasar ke sejumlah lokasi yang ada sebagai upaya mencegah Guantibmas dan aksi tindak kejahatan, seperti premanisme, kemudian Curat, Curas dan Curanmor (C3).

Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik
Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik.
“Patroli ini merupakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan, guna memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo, S.I.K, melalui Kapolsek Sintang Kota Iptu Karsa.  Minggu 02 Juni 2024 Pagi. 

Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik
Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik.
Iptu Karsa mengatakan dalam kegiatan patroli ini, Unit patroli memantau situasi di titik titik aktifitas masyarakat, diantara, SPBU, pasar, pertokoan, pedagang kaki lima, seputaran jalan dalam kota Kecamatan Sintang dan lokasi titik berkumpulnya masyarakat serta tempat rawan Guantibmas.

Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik
Cegah Aksi Kejahatan Dan Premanisme, Unit Samapta Polsek Sintang Kota Sasar Sejumlah Titik.
Selain itu, personel juga membangun komunikasi dengan warga serta menyampaikan pesan-pesan Kepolisian terkait Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).”pungkasnya.

Rabu, 29 Mei 2024

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online
2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online.
SINTANG – Polres Sintang menggelar press release pengungkapan tindak pidana penipuan mengenai penjualan emas palsu yang terjadi di wilayah Kabupaten Sintang, Rabu (29/5).

Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo mengungkapkan dalam kasus ini terdapat 2 (dua) tersangka yang telah diamankan pihak Kepolisian. Adapun masing-masing tersangka yakni berinisial AK (25) dan SR (35).

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online
2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online.
“Dari tangan kedua tersangka kita amankan barang bukti berupa emas palsu kurang lebih beratnya 37,76 gram serta alat-alat yang digunakan pelaku dalam memalsukan emas ini” Ujar Kapolres

Lebih lanjut untuk jenis-jenis emas palsu yang diamankan Pihak Kepolisian terdiri dari berbagai jenis mulai dari bentukan kalung rantai, gelang rantai hingga liontin.

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online
2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online.
“Namun untuk emas yang telah diamankan, beberapa kita temukan pengait nya saja yang memang emas asli dan ini memang salah satu modus operandi yang dimanfaatkan oleh pelaku” Jelas Kapolres.

Adapun kronologi penangkapan bermula dari tersangka AK meminta SR untuk menjual perhiasan palsu, kemudian SR juga melengkapi emas palsu tersebut dengan surat perhiasan yang sudah pelaku siapkan.

Pelaku SR kemudian datang ke salah satu toko emas korban dengan maksud ingin menjual perhiasan emas, korban yang mengecek emas milik pelaku tidak menemukan keanehan mengingat kode yang terdapat pada pengait emas menjadi penanda keaslian perhiasan tersebut.

Setelah berhasil dijual dengan nilai Rp.24.544.000 tersangka kemudian pergi meninggalkan toko dan membagikan hasil penjualan kepada pelaku AK.

Tiga hari kemudian, korban menyadari perhiasan yang dibelinya palsu lantaran perhiasan yang mulai menghitam, disaat yang sama seorang wanita juga datang menjual emas sisik naga yang korban sadari perhiasan tersebut mirip dengan yang dijual oleh pelaku SR sehingga korban mengecek kembali emas tersebut dan benar saja emas yang dijual juga palsu.

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online
2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online.
Korban yang merasa rugi kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polres Sintang.

Kapolres Sintang menyebut aksi penipuan oleh kedua pelaku ini dilakukan karena pelaku membutuhkan uang untuk bermain judi online.

“Keduanya ini butuh uang untuk bermain judi online sehingga munculah ide untuk menjual emas palsu yang telah dibuatnya” Ungkap Kapolres.

Jumat, 17 Mei 2024

Karnaval Kendaraan Hias Meriahkan Hari Jadi Kota Sintang

Foto: Karnaval Kendaraan Hias Meriahkan Hari Jadi Kota Sintang.

SINTANG - Masih Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-662 Kota Sintang, Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH., menghadiri dan melepas Karnaval Kendaraan Sungai Hias. Acara yang bertempat di Taman Bungur, depan Pendopo Bupati Sintang pada Kamis, 16 Mei 2024 ini, menjadi salah satu dari serangkaian perayaan kota.

Karnaval ini diikuti oleh 23 kendaraan hias yang mewakili berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, dan berbagai instansi serta organisasi masyarakat dan wanita. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan tapi juga sebagai ajang kreativitas dan ekspresi dari berbagai elemen masyarakat Sintang.

Para peserta karnaval mengarungi Sungai Kapuas, memulai perjalanan dari Taman Bungur yang berlokasi tepat di depan Pendopo Bupati. Mereka menyusuri sungai yang membelah kota, menambah semarak suasana perayaan dengan kendaraan hias yang meriah dan penuh kreativitas. (Dis)


Sabtu, 23 Maret 2024

Pj Sekda Kalbar Membuka Musrenbang Kota Singkawang

Pj Sekda Kalbar Membuka Musrenbang Kota Singkawang
Pj Sekda Kalbar Membuka Musrenbang Kota Singkawang.
SINGKAWANG - Dalam rangka Kunjungan Kerja di Singkawang mewakili Pj. Gubernur Kalbar, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari, S. Sos., M.Si., usai melakukan sholat Jumat di Ponpes Ushuluddin Singkawang melanjutkan kegiatan dengan membuka acara Musrenbang RPJPD Kota Singkawang Tahun 2025 - 2045 dan Musrenbang RKPD Kota Singkawang Tahun 2025 di Hotel Swissbell, Jumat (22/3/2024).

Bari menyampaikan Musrenbang RPJPD dan RKPD Kota Singkawang kali ini merupakan salah satu tahapan yang sangatlah penting dalam proses penyusunan RPJPD Kota Singkawang Tahun 2025-2045 dan Penyusunan RKPD Kota Singkawang Tahun 2025 yang sekaligus merupakan pelaksanaan dari amanat Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta beberapa peraturan Pelaksanaannya.

"Melalui Musrenbang kali ini proses penyusunan perencanaan tidak lagi digambarkan hanya bersifat Top Down namun juga bersifat partisipatif dengan memperhatikan aspirasi dan masukan dari masyarakat. Dalam Musrenbang ini juga akan disepakati Program dan Kegiatan Prioritas Daerah yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Singkawang Pada Tahun 2025 nanti, juga akan menyepakati Visi, Misi, Arah Kebijakan dan Sasaran Pokok Pembangunan untuk periode 20 Tahun kedepan. Untuk itu saya berpesan agar dalam menyusun program dan kegiatan prioritas tersebut agar memperhatikan prioritas kebutuhan daerah," ujar Bari.

Dirinya mengajak agar sama - sama memperhatikan kondisi perekonomian di Kalimantan Barat saat ini. Dimana berdasarkan data BPS Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat Tahun 2023 tumbuh sebesar 4,46 persen, lebih rendah dibandingkan Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,07 persen dan lebih rendah dari Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang tumbuh sebesar 5,05 persen pada tahun 2023.

"Hal ini disebabkan oleh terkontraksinya kinerja ekspor yang terkontraksi sebesar -23,93 persen dan sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami perlambatan atau pertumbuhan negatif sebesar -15,81 persen sebagai akibat adanya kebijakan larangan ekspor bauksit mentah sehingga menyebabkan berhentinya pengiriman bauksit yang selama tujuh tahun telah berjalan sehingga membuat sektor pertambangan kembali seperti kondisi awal di tahun 2016," tambahnya.

Disisi lain pertumbuhan sektor unggulan lainnya yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan hanya tumbuh sebesar 1,59 persen di tahun 2023, sebagai akibat adanya gagal panen atau penurunan produksi pada sektor pertanian tanaman pangan dikarenakan dampak dari gejala la nina dan juga turunnya harga CPO dunia yang menyebabkan rendahnya produksi sawit di Kalimantan Barat," lanjutnya.

Kondisi tersebut menurutnya perlu diwaspadai bersama. Orientasi pembangunan yang berbasis sumber daya alam sudah mulai harus bertransformasi ke arah hilirisasi yang kedepan diharapkan dapat memberikan daya ungkit terhadap perekonomian masyarakat. Sementara itu, Pertumbuhan Ekonomi Kota SingkawangTahun 2023 tumbuh sebesar 5.06 persen lebih baik dari tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5.05 persen dan lebih baik dari kondisi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat secara keseluruhan. Namun kondisi ini juga harus diwaspadai mengingat ketergantungan akan sumber daya alam masih cukup tinggi di Kalimantan Barat. 

"Rumusan program yang mengarah kepada transformasi ekonomi dari berbasis Sumber Daya Alam ke arah hilirisasi tentunya harus menjadi prioritas. Kesiapan infrastruktur guna mendukung transformasi ekonomi dimaksud mulai dari kesiapan infrastruktur jalan, energi, konektivitas antar wilayah serta infrastruktur dasar lainnya yang dibutuhkan masyarakat tentu harus menjadi prioritas bersama baik level provinsi maupun kabupaten/kota," tambahnya.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri akan terus mengupayakan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar baik yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi yang didanai melalui APBD Provinsi maupun kewenangan Pemerintah Pusat yang terus didorong melalui usulan Forum Musrenbang Tingkat Nasional. 

"Sebagai salah satu Provinsi di Pulau Kalimantan, tentunya Kalimantan Barat harus terus memanfaatkan peluang dengan adanya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dalam mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi. Secara khusus optimalisasi poros tengah Kalimantan yang menghubungkan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sebagai salah satu alternatif penghubung Kalimantan Barat ke IKN harus dapat dioptimalkan. Pemerintah Provinsi terus mendorong melalui forum perencanaan di tingkat nasional agar pembangunan Koridor Ekonomi Perkotaan Pontianak - Pel. Kijing - Singkawang - Aruk (PLBN) yang terhubung dengan IKN dapat diwujudkan sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak aktivitas perekonomian di Kota Singkawang," ujarnya.

Peningkatan sektor perekonomian tentunya diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2023, Capaian Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Barat telah menunjukkan peningkatan yang cukup baik, dimana sebelumnya nilai capaian IPM Kalimantan Barat Tahun 2022 sebesar 69,71 dengan kategori sedang meningkat menjadi 70,47 pada tahun 2023 dengan status pembangunan manusia kategori tinggi. Jika melihat capaian nilai IPM, maka Kota Singkawang  termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai capaian IPM pada tahun 2023 sebesar 74,13 meningkat dari kondisi tahun 2022 sebesar 73,66. 

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri terus berupaya meningkatkan nilai IPM melalui intervensi beberapa program unggulan seperti penyediaan bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK negeri, pembangunan unit sekolah baru untuk tingkatan SMA dan SMK serta SLB guna meningkatkan akses pendidikan. Pada sektor kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya meningkatkan cakupan jaminan kesehatan masyarakat melalui bantuan JKN PBI yang dianggarkan setiap tahunnya kurang lebih diangka 40-50 miliar per tahun melalui APBD Provinsi. Kemudian peningkatan sarana dan prasarana di RSUD dr. Soedarso sebagai rujukan utama di Provinsi Kalimantan Barat. Berkenaan dengan hal tersebut saya berharap melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kota Singkawang dapat merumuskan Program Prioritas yang mengarah kepada Peningkatan Nilai IPM," tegasnya.

Pada aspek Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat ini tentunya diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan, jika melihat realisasi penurunan angka kemiskinan pada tahun 2023 tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat yakni sebesar 6,71 persen, sementara itu untuk tingkat kemiskinan di Kota Singkawang yakni sebesar 4,70 persen.

"Upaya Pengentasan Kemiskinan harus dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak. Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) harus terus mensinergikan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah saja namun juga dilakukan oleh beberapa lembaga Non Profit, Perusahaan melalui CSRnya dan Kelompok Organisasi Masyarakat. Disamping itu perbaikan data penduduk Miskin by name by address harus terus dilakukan agar bantuan yang diberikan oleh Pemerintah tepat sasaran menyasar kelompok-kelompok rumah tangga yang memang harus menerimanya," terangnya.

Dalam rangka penyelarasan pembangunan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, diharapkan dalam menyusun perencanaan pembangunan untuk tahun 2025, Pemerintah Kota Singkawang agar memperhatikan tema dan fokus pada pembangunan serta tujuan dan sasaran pembangunan tahun 2025 baik yang tertuang di dalam rancangan RKP Tahun 2025 maupun rancangan RKPD Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. 

"Dalam penyusunan perencanaan jangka panjang untuk periode tahun 2025-2045, saya berharap penyusunan RPJPD Kota Singkawang dapat selaras dengan RPJP Nasional dan RPJPD Provinsi Kalimantan Barat,  sehingga Visi Indonesia Emas 2045 serta Visi Kalimantan Barat 2045 yakni Kalimantan Barat Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan dapat kita wujudkan bersama. Secara rinci tema dan prioritas pembangunan tahun 2025 serta arahan kebijakan dalam penyusunan RPJPD Tahun 2025-2045 akan dijelaskan secara rinci oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat pada kesempatan berikutnya," tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, ia berharap Program dan Kegiatan yang disepakati dalam Musrenbang RKPD Kota Singkawang Tahun 2025 ini adalah Program dan Kegiatan yang menjadi prioritas kebutuhan Masyarakat di Daerah. Selain itu mengingat saat ini juga sedang disusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 yang juga merupakan salah satu tugas berat di periode kepemimpinan saat ini dalam meletakkan pondasi pembangunan untuk periode 20 tahun kedepan.

"Perencanaan tahun 2025 yang disusun agar memperhatikan dan mempedomani tahapan dan sasaran pembangunan yang telah disusun dalam dokumen RPJPD dimaksud. Melalui Musrenbang kali ini juga dihasilkan keputusan - keputusan yang mengedepankan aspirasi dan pandangan dari masyarakat  Kota Singkawang. Semoga kegiatan hari ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi Pembangunan Daerah di Kota Singkawang," harapnya.(ais)

Kamis, 21 Maret 2024

Pemkab Sintang Sudah Buat Perda Tentang Salam Budaya

Pemkab Sintang Sudah Buat Perda Tentang Salam Budaya
Pemkab Sintang Sudah Buat Perda Tentang Salam Budaya.
SINTANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menjelaskan bahwa salam budaya daerah harus disebutkan ketika memberikan sambutan pada berbagai kegiatan di Kabupaten Sintang, kata Kartiyus pada Kamis, (21/3/2024).

Kartiyus menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang bersama DPRD Kabupaten Sintang sudah mengesahkan Peraturan Daerah Kabupaten Sintang. 
Nomor 11 Tahun 2023 tentang Perlindungan Dan Pelestarian Adat Budaya Daerah Sintang, 
“pada Pasal 7 ayat 1 disebutkan bahwa Salam Daerah adalah Betungkat Ke Adat Basa Bepegai Ke Pengatur Pekara yang artinya Berpegang Teguh pada Adat Budaya dan Bertumpu pada Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” terang Kartiyus. 
“Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata itu adalah salam daerah milik Provinsi Kalimantan Barat. 

Artinya setelah mengucapkan salam
Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata itu, baru diikuti dengan salam daerah Kabupaten Sintang yakni Betungkat Ke Adat Basa Bepegai Ke Pengatur Pekara, dilanjutkan dengan Salam Budaya. Karena sudah ada perda, maka itu wajib kita ucapkan dalam setiap kegiatan” tambah Kartiyus. 

“Salam Daerah Kabupaten Sintang itu dapat dilanjutkan menggunakan salam masing-masing yang digunakan di lingkungan suku atau sub suku sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah sebagai salah satu bentuk untuk melestarikan budaya bangsa kita” terang Kartiyus. 
“saya sendiri kadang masih lupa. Tapi kita harus saling mengingatkan. 

Ini untuk menghargai Bhineka Tunggal Ika di negara kita. Dan hampir disemua daerah ada salam daerah, misalnya di Kabupaten Sanggau yang saya tahu itu, ada juga salam daerahnya” terang Kartiyus. (Alex)

Jumat, 15 Maret 2024

BEM Unkas Sintang Bantu Pemda Salurkan Bantuan Sosial Warga Terdampak Banjir

BEM Unkas Sintang Bantu Pemda Salurkan Bantuan Sosial Warga Terdampak Banjir
BEM Unkas Sintang Bantu Pemda Salurkan Bantuan Sosial Warga Terdampak Banjir.
SINTANG – Sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak banjir, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Kapuas Sintang turut andil dalam membantu pendistribusian beras. Jum’at pagi (15/3/2024) di Kantor Desa Baning Kota Sintang, Kantor Lurah Kapuas Kanan Hulu, dan Kantor Lurah Kapuas Kanan Hilir.

Diketahui bahwa saat ini beberapa wilayah di Kabupaten Sintang saat ini terendam banjir sehingga sejumlah warga tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. BEM Unkas Sintang yang diisi oleh mahasiswa universitas ini mendukung Tim Penanggulanan Bencana dalam penyaluran bantuan yang diserahkan antara lain di Kantor Desa Baning Kota Sintang, Kantor Lurah Kapuas Kanan Hulu dan Kantor Lurah Kapuas Kanan Hilir. 

Dikatakan oleh Ketua BEM Lorensius Pardi, kita sebagai mahasiswa juga dapat berperan dalam upaya penanggulangan banjir dengan sumbangsih tenaga dalam pendistribusian banjir.

Ia pun mengungkapkan kegiatan tersebut salah satunya dilatarbelakangi oleh situasi banjir di beberapa wilayah terutama di Kota Sintang.

Dirinya mengatakan, dengan membantu pendistribusian ini pihaknya berharap dapat menginsipirasi seluruh kalangan untuk lebih peduli terhadap kondisi banjir saat ini.

Jumat, 08 Maret 2024

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako
Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako.
SINTANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kapuas Sintang menggelar bakti sosial penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sintang, Jumat (8/3).

Jenis bantuan yang disalurkan berupa barang-barang kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, gula dan sejumlah bahan pokok lainnya.

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako
Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako.
Ketua BEM Unka Sintang Lorensius Pardi aksi sosial yang dilaksanakan olehnya bersama mahasiswa lainnya dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap warga kurang mampu ditengah meroketnya harga kebutuhan pokok.

Pasalnya hingga saat ini saja harga per kilogram beras dapat menyentuh angka Rp 16.000 hingga Rp 18.000.

Dengan kenaikan bahan kebutuhan pokok menurutnya hal ini dapat sangat berdampak kepada masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah.

Berangkat dari alasan tersebut, Ia bersama para mahasiswa lainnya menggalang bantuan yang nantinya akan ditujukan dalam membantu warga kurang mampu.

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako
Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, BEM Unka Gelar Aksi Sosial Salurkan Bantuan Sembako.
“Sekarang kita ketahui harga beras melonjak cukup tinggi, dampaknya ini sangat signifikan terhadap warga kurang mampu sehingga aksi sosial ini memang ditujukan untuk mereka yang ekonominya dibawah” Ungkap Pardi.

Terlebih menjelang bulan Suci Ramadhan, ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga ditengah kondisi harga bahan pokok khususnya beras yang naik.