Berita BorneoTribun: Benfica hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Benfica. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Benfica. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Maret 2026

Benfica Bangkit Dari Dua Gol, Tahan Porto 2-2 Di Laga Panas Classico Portugal

Benfica menahan Porto 2-2 dalam laga Classico Primeira Liga setelah gol telat Leandro Barreiro menggagalkan kemenangan Porto yang sempat unggul dua gol.
Benfica menahan Porto 2-2 dalam laga Classico Primeira Liga setelah gol telat Leandro Barreiro menggagalkan kemenangan Porto yang sempat unggul dua gol.

JAKARTA -- Benfica harus puas berbagi poin dengan Porto setelah laga panas bertajuk Classico Portugal berakhir imbang 2-2. Gol telat Leandro Barreiro pada menit ke-88 menggagalkan kemenangan Porto yang sebelumnya sempat unggul dua gol di Estadio da Luz, Senin dini hari.

Hasil ini membuat Porto tetap berada di puncak klasemen Primeira Liga dengan keunggulan empat poin. Sementara Benfica berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di kompetisi domestik.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim saling menekan dalam duel klasik dua raksasa sepak bola Portugal tersebut.

Porto Unggul Dua Gol Di Babak Pertama

Porto langsung menunjukkan agresivitas sejak menit awal. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Victor Froholdt.

Gol itu berawal dari pergerakan Froholdt yang berhasil menembus lini pertahanan Benfica. Meski tembakan pertamanya sempat ditepis kiper Anatoliy Trubin, ia dengan cepat menyambar bola muntah untuk membawa Porto unggul 1-0.

Tim tamu menggandakan keunggulan lima menit sebelum jeda. Gabri Veiga memberikan umpan terobosan kepada Oskar Pietuszewski yang berhasil melewati Nicolas Otamendi sebelum melepaskan tembakan keras kaki kiri yang tak mampu dihentikan Trubin.

Skor 2-0 untuk Porto bertahan hingga turun minum.

Benfica Bangkit Di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Benfica tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69.

Serangan berawal dari tembakan Dodi Lukebakio yang membentur tiang kiri gawang Porto. Bola pantul kemudian dimanfaatkan Andreas Schjelderup yang langsung melepaskan tembakan keras ke bagian atas gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Gol tersebut membangkitkan semangat Benfica untuk terus menekan pertahanan Porto di sisa pertandingan.

Gol Telat Barreiro Selamatkan Benfica

Ketika pertandingan tampak akan dimenangkan Porto, Benfica akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir laga.

Pada menit ke-88, Leandro Barreiro yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memanfaatkan umpan silang Franjo Ivanovic. Ia melepaskan tendangan voli akurat yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan gagal dijangkau kiper Diogo Costa.

Gol tersebut memastikan skor akhir 2-2 sekaligus menyelamatkan Benfica dari kekalahan di kandang sendiri.

Benfica Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Hasil imbang ini memperpanjang rekor impresif Benfica di Primeira Liga. Mereka kini mencatat 40 pertandingan liga tanpa kekalahan.

Catatan tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Portugal sejak musim 1959-1960. Rekor panjang serupa sebelumnya pernah dicapai Porto dan Benfica sendiri dalam beberapa periode berbeda.

Meski demikian, pelatih Benfica Jose Mourinho masih belum mampu mengalahkan mantan klubnya tersebut. Dalam tiga pertemuan terakhir melawan Porto, Mourinho belum sekalipun meraih kemenangan.

Statistik Pertandingan

Secara statistik, Benfica sebenarnya lebih aktif menyerang sepanjang pertandingan.

Benfica mencatatkan 20 percobaan tembakan dengan expected goals (xG) sebesar 1,3. Sementara Porto menghasilkan 14 tembakan dengan nilai xG lebih tinggi, yakni 2,14.

Meski gagal mempertahankan keunggulan dua gol, Porto tetap mempertahankan posisi teratas klasemen dengan selisih empat poin dari para pesaingnya.

Hasil imbang dalam laga Classico ini menunjukkan ketangguhan mental Benfica yang mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol. Di sisi lain, Porto harus puas berbagi poin meski sempat berada di jalur kemenangan.

Persaingan di papan atas Primeira Liga pun dipastikan semakin ketat memasuki fase akhir musim.

Minggu, 22 Februari 2026

Drama Liga Champions Benfica vs Real Madrid Ricuh, Vinicius Jr Jadi Korban Dugaan Rasisme

Vinicius Jr mengaku mendapat dugaan rasisme saat laga Benfica vs Real Madrid di Liga Champions. Mourinho ikut disorot, UEFA aktifkan protokol anti rasis dan investigasi kini dinanti.
Vinicius Jr mengaku mendapat dugaan rasisme saat laga Benfica vs Real Madrid di Liga Champions. Mourinho ikut disorot, UEFA aktifkan protokol anti rasis dan investigasi kini dinanti.

JAKARTA -- Pertandingan leg pertama playoff Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica di Estadio da Luz, Portugal, Selasa malam, berubah panas setelah Vinicius Jr mengaku menjadi korban dugaan rasisme. Insiden terjadi pada menit ke-55, tak lama setelah pemain asal Brasil itu mencetak gol kemenangan 1-0 untuk Real Madrid.

Gol indah Vinicius justru memicu kontroversi. Ia mendapat kartu kuning karena selebrasi yang dianggap berlebihan. Situasi semakin memanas ketika pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, terlihat menutup mulut dengan jersey saat berbicara kepada Vinicius. Rekan-rekan setim Vinicius menduga ada ucapan bernada rasial yang dilontarkan.

Wasit Francois Letexier langsung menghentikan pertandingan dan mengaktifkan protokol anti rasis FIFA. Real Madrid sempat meninggalkan lapangan selama sekitar 10 menit sebelum laga dilanjutkan.

Kronologi Dugaan Rasisme di Estadio da Luz

Insiden bermula setelah Vinicius mencetak gol spektakuler melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Saat selebrasi, ia terlibat adu mulut dengan Prestianni. Kamera televisi menangkap momen Prestianni menutup mulutnya dengan jersey saat berbicara.

Kylian Mbappe dan Aurelien Tchouameni disebut mendengar ucapan bernada rasial tersebut. Mbappe bahkan terlihat marah dan menyebut Prestianni sebagai pelaku rasis di lapangan.

Atmosfer stadion memanas. Setelah laga dilanjutkan, Vinicius dan Mbappe terus mendapat sorakan keras dari suporter tuan rumah.

Mourinho Dikritik Usai Pernyataannya

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, yang pernah menangani Real Madrid, ikut terseret kontroversi. Dalam wawancara pascalaga, ia menyatakan ada versi berbeda dari Vinicius dan Prestianni, dan ia memilih bersikap netral.

Namun, pernyataannya memicu kritik karena ia menyebut setiap stadion tempat Vinicius bermain selalu terjadi masalah. Banyak pihak menilai komentar tersebut seolah menyalahkan korban.

Clarence Seedorf menilai pernyataan Mourinho keliru karena dapat dianggap membenarkan tindakan rasis. Theo Walcott juga menyebut Mourinho seharusnya tidak mengeluarkan komentar tersebut di momen sensitif.

Bantahan Prestianni dan Respons Vinicius

Prestianni membantah keras tuduhan tersebut melalui media sosial. Ia mengklaim tidak pernah mengeluarkan hinaan rasial dan menyebut Vinicius salah paham.

Sementara itu, Vinicius menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. Ia menegaskan bahwa rasisme bukan hal baru dalam hidupnya dan keluarganya. Sejak 2022, sudah ada belasan laporan hukum terkait dugaan rasisme terhadap dirinya.

Dukungan Mengalir untuk Vinicius

Trent Alexander-Arnold menyebut insiden ini mencoreng sepak bola dan tidak boleh terjadi lagi. Mbappe bahkan menyatakan pelaku tidak layak bermain di Liga Champions jika tuduhan terbukti benar.

Thierry Henry mengaku memahami situasi yang dialami Vinicius karena pernah mengalami hal serupa. Ia menilai gestur menutup mulut justru menimbulkan kecurigaan publik.

Laga Tetap Dilanjutkan

Meski sempat terhenti, pertandingan berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Real Madrid. Kedua tim dijadwalkan bertemu kembali pada leg kedua di Santiago Bernabeu pekan depan.

Publik kini menunggu hasil investigasi resmi UEFA atas dugaan rasisme tersebut.

FAQ Seputar Insiden Vinicius Jr dan Benfica

Apa yang terjadi pada Vinicius Jr di laga melawan Benfica?

Vinicius Jr mengaku mendapat hinaan rasial dari pemain Benfica setelah mencetak gol.

Siapa yang dituduh melakukan tindakan rasis?

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menjadi pihak yang dituduh, namun ia membantah.

Mengapa Mourinho dikritik?

Komentarnya dinilai sebagian pihak seolah menyalahkan Vinicius dan meremehkan isu rasisme.

Apakah pertandingan dihentikan?

Ya, laga dihentikan sekitar 10 menit sesuai protokol anti rasis FIFA sebelum dilanjutkan.

Apakah UEFA akan menyelidiki?

Biasanya insiden seperti ini akan ditinjau melalui investigasi resmi untuk menentukan langkah lanjutan.

Kamis, 29 Januari 2026

Drama 6 Gol di Liga Champions! Mourinho Murka Dikritik, Kiper Benfica Jadi Pahlawan di Detik Terakhir

Pelatih Benfica, Jose Mourinho
Pelatih Benfica, Jose Mourinho.

JAKARTA -- Bayangkan seorang kiper naik ke kotak penalti lawan di menit ke-98… lalu mencetak gol penentu hidup-mati timnya. Gila? Inilah yang terjadi di malam paling dramatis Liga Champions musim ini!

Jose Mourinho akhirnya bisa bernapas lega. Bahkan lebih dari itu, ia menuntut respek. Pelatih Benfica tersebut melontarkan pesan tegas kepada para pengkritiknya setelah membawa timnya lolos ke babak play-off Liga Champions lewat kemenangan sensasional 4-2 atas Real Madrid di Estadio da Luz.

Pertandingan ini bukan sekadar menang-kalah. Ini adalah laga penuh emosi, kartu merah, hujan gol, dan momen yang akan dikenang lama oleh fans Benfica.

Benfica Menang, Tapi Hampir Tersingkir

Benfica sebenarnya berada di ujung tanduk. Meski unggul 3-2 hingga masa injury time, posisi mereka belum aman. Gol pembuka Kylian Mbappe di menit ke-30 sempat membuat publik stadion terdiam, sebelum dibalas lewat dua gol Andreas Schjelderup dan satu gol dari Vangelis Pavlidis.

Namun Mbappe kembali mencetak gol dan membuat situasi jadi tegang. Real Madrid seolah siap mencuri momentum. Untungnya, dua kartu merah yang diterima Raul Asencio dan Rodrygo di menit-menit akhir mengubah arah pertandingan.

Dan di sinilah keajaiban terjadi.

Gol Kiper di Menit ke-98!

Saat Benfica mendapat tendangan bebas terakhir, semua mata tertuju pada satu sosok tak terduga: Anatoliy Trubin, sang penjaga gawang. Atas instruksi pelatih dan dorongan rekan-rekannya, Trubin maju ke kotak penalti lawan.

Bola melayang. Sundulan keras. GOL!

Estadio da Luz meledak. Gol Trubin di menit ke-98 memastikan kemenangan 4-2 dan mengantar Benfica finis di posisi ke-24 klasemen dari 36 tim—cukup untuk lolos ke play-off berdasarkan selisih gol, sekaligus menyingkirkan Marseille.

Mourinho: “Tolong, Sedikit Saja Respek”

Di tengah sorotan dan kritik yang menghujaninya—terutama karena Benfica tertinggal 10 poin dari Porto di klasemen Liga Portugal—Mourinho akhirnya angkat bicara.

“Saya cuma minta sedikit rasa hormat. Jangan bereaksi berlebihan. Tenang,” ujar Mourinho dengan nada khasnya.

“Benfica bisa kalah lagi, kami bisa disakiti lagi. Tapi yang saya minta cuma satu: respek untuk Benfica dan para pemainnya.”

Ucapan ini jelas ditujukan kepada para pengkritik yang meragukan kapasitasnya musim ini.

Rekor Spesial Mourinho

Kemenangan ini juga sangat personal bagi Mourinho. Ini adalah kemenangan pertamanya melawan Real Madrid sepanjang karier kepelatihannya, setelah lima percobaan sebelumnya selalu gagal.

Padahal, Madrid adalah tim yang paling sering ia hadapi tanpa pernah menang hingga malam bersejarah ini.

Menariknya, Benfica tampil sangat agresif sejak awal. Mereka melepaskan 14 tembakan di babak pertama, angka yang nyaris memecahkan rekor. Sepanjang sejarah Liga Champions sejak musim 2003/2004, Real Madrid hanya sekali menerima lebih banyak tembakan di babak pertama, yakni 15 tembakan saat melawan Juventus pada 2013.

Gol Kiper yang Masuk Sejarah

Gol Trubin bukan gol biasa. Ia menjadi kiper kelima dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol, menyusul nama-nama seperti Jorg Butt, Sinan Bolat, Vincent Enyeama, dan Ivan Provedel.

Mourinho sendiri mengakui malam itu sangat sulit dilupakan.

“Saya sering mengalami momen menit terakhir, menang atau kalah. Tapi situasi seperti ini… benar-benar gila,” katanya.

“Kami tahu satu gol lagi dari Madrid bisa menyingkirkan kami. Jadi kami ambil risiko. Dan gol itu… spektakuler. Kemenangan ini bersejarah, penting secara prestise, dan juga sangat berarti secara finansial untuk Benfica.”

Trubin: “Saya Bahkan Belum Sadar Situasinya”

Sang pahlawan, Anatoliy Trubin, mengaku tidak sepenuhnya menyadari betapa krusial momen tersebut.

“Awalnya saya belum sadar apa yang kami butuhkan. Tapi saat tendangan bebas, semua orang menatap saya dan menyuruh maju, termasuk pelatih,” ujar Trubin.

“Ini momen gila. Untuk Pavlidis, mencetak gol itu hal biasa. Tapi untuk saya… di usia 32 tahun, ini gol pertama saya seumur hidup. Rasanya tidak masuk akal.”

Kemenangan dramatis ini memastikan Benfica tetap hidup di Liga Champions. Tantangan belum selesaimereka berpotensi menghadapi Real Madrid lagi atau pemuncak Serie A, Inter Milan, di babak play-off.

Namun satu hal jelas: malam ini adalah milik Benfica, milik Mourinho, dan milik seorang kiper yang mencetak gol di saat paling mustahil.

Real Madrid Dipermalukan Benfica 4-2 Mbappe Cetak Dua Gol Tapi Los Blancos Tetap Tersingkir ke Playoff Liga Champions

Real Madrid Dipermalukan Benfica 4-2 Mbappe Cetak Dua Gol Tapi Los Blancos Tetap Tersingkir ke Playoff Liga Champions
Real Madrid Dipermalukan Benfica 4-2 Mbappe Cetak Dua Gol Tapi Los Blancos Tetap Tersingkir ke Playoff Liga Champions.

JAKARTA - Real Madrid harus menelan malam yang sangat pahit saat bertandang ke markas Benfica. Bertabur bintang dan sempat mendapat harapan dari dua gol Kylian Mbappe, Los Blancos justru tumbang 2-4 dalam laga penuh drama yang berakhir dengan pesta liar tuan rumah di Lisbon.

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Madrid tampil tanpa kendali hampir sepanjang laga. Benfica bermain lebih hidup, lebih berani, dan sangat efektif memanfaatkan serangan balik cepat yang berulang kali membuat lini belakang Madrid kelabakan.

Sejak babak pertama, Real Madrid sebenarnya sudah terlihat kesulitan. Mereka lebih sering tertekan dan membiarkan Benfica mengatur tempo. Meski begitu, Madrid justru mencetak gol lebih dulu lewat momen yang nyaris tak terduga. 

Kylian Mbappe, yang minim sentuhan, sukses menanduk bola masuk ke gawang Benfica pada peluang pertamanya. Gol ini membuat Madrid unggul, meski permainan mereka jauh dari meyakinkan.

Real Madrid Dipermalukan Benfica 4-2 Mbappe Cetak Dua Gol Tapi Los Blancos Tetap Tersingkir ke Playoff Liga Champions
Real Madrid Dipermalukan Benfica 4-2 Mbappe Cetak Dua Gol Tapi Los Blancos Tetap Tersingkir ke Playoff Liga Champions.

Benfica tidak panik. Tim asal Portugal itu terus menekan dan akhirnya menyamakan skor di menit ke-36. Andreas Schjelderup menuntaskan serangan balik rapi dengan sundulan pelan yang lolos di antara kaki Thibaut Courtois. Skor imbang 1-1 membuat kepercayaan diri tuan rumah semakin meningkat.

Petaka bagi Madrid datang tepat sebelum turun minum. Aurelien Tchouameni melakukan pelanggaran ceroboh di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, dan Vangelis Pavlidis menjalankan tugasnya dengan tenang. Benfica pun berbalik unggul 2-1 saat jeda.

Memasuki babak kedua, situasi Madrid justru makin memburuk. Benfica kembali menghukum lewat serangan balik cepat yang diakhiri gol kedua Schjelderup. Skor berubah menjadi 3-1, dan publik tuan rumah makin bergemuruh.

Madrid sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang Arda Guler. Gol ini memberi harapan bahwa Real Madrid masih bisa menyamakan kedudukan.

Namun, harapan itu perlahan sirna. Madrid gagal memaksimalkan peluang, sementara emosi pemain mulai tak terkendali. Di masa injury time, dua pemain Madrid harus diusir wasit. Raul Asencio dan Rodrygo diganjar kartu merah, membuat situasi makin kacau.

Drama belum selesai. Saat laga memasuki detik-detik akhir dan Benfica membutuhkan satu gol tambahan untuk memastikan langkah mereka, momen paling gila pun terjadi. Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, ikut maju saat tendangan bebas dan secara luar biasa menyundul bola masuk ke gawang Madrid. Gol kiper di menit akhir menutup malam yang tak akan dilupakan publik Lisbon.

Skor akhir 4-2 untuk Benfica menjadi simbol betapa rapuhnya Real Madrid di laga ini. Kekalahan tersebut memaksa wakil Spanyol itu harus melalui babak playoff untuk mengamankan tiket ke 16 besar Liga Champions. Potensi duel ulang dengan Benfica atau pertemuan melawan Bodo/Glimt pun mulai membayangi.

Bagi Madrid, laga ini menjadi alarm keras. Dua gol Mbappe tak cukup menutupi performa tim yang berantakan, lini belakang yang mudah ditembus, serta disiplin pemain yang rapuh di momen krusial. Sementara bagi Benfica, ini adalah malam magis yang akan lama dikenang oleh para pendukungnya.

Kamis, 06 Maret 2025

Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi

Benfica 0-1 Barcelona Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi
Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi.

JAKARTA - Barcelona sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Benfica dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Estadio da Luz, Rabu (6/3/2024) waktu setempat. 

Gol tunggal Raphinha menjadi penentu kemenangan Blaugrana dalam pertandingan yang penuh drama, termasuk kartu merah yang diterima Pau Cubarsi di babak pertama.

Gol Raphinha dan Aksi Heroik Szczesny

Laga ini berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim berusaha mencari celah untuk mencetak gol. 

Namun, momen krusial terjadi di menit ke-22 ketika bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung akibat menjatuhkan Vangelis Pavlidis dalam situasi satu lawan satu.

Meski bermain dengan 10 pemain, Barcelona tidak kehilangan semangat. 

Wojciech Szczesny tampil luar biasa di bawah mistar gawang dengan serangkaian penyelamatan gemilang yang menjaga peluang Barca tetap hidup. 

Kiper asal Polandia itu benar-benar menjadi benteng kokoh bagi tim asuhan Hansi Flick.

Puncak momen bagi Barcelona terjadi di menit ke-61 ketika Raphinha berhasil memanfaatkan kesalahan bek Benfica, Antonio Silva. 

Pemain asal Brasil itu dengan tenang mengeksekusi peluang untuk mencetak gol kemenangan bagi tim tamu. 

Gol ini terasa lebih istimewa bagi Raphinha yang pernah membela Sporting CP, rival abadi Benfica di Portugal.

Benfica sebenarnya memiliki banyak peluang emas untuk menyamakan kedudukan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta performa gemilang Szczesny membuat mereka gagal mencetak gol. 

Hingga peluit akhir berbunyi, skor 0-1 untuk Barcelona tetap bertahan.

Data Menarik: Szczesny Penyelamat, Raphinha Bersinar

Kemenangan ini tak lepas dari peran besar Szczesny yang mencatatkan delapan penyelamatan dalam laga ini, jumlah tertinggi bagi kiper Barcelona dalam laga Liga Champions tanpa kebobolan sejak musim 2003/04.

Sementara itu, Raphinha juga terus menunjukkan performa luar biasa. 

Dengan golnya ini, ia telah mencatatkan 20 kontribusi gol di Liga Champions (12 gol dan 8 assist) dalam 21 pertandingan. 

Hanya Erling Haaland (14 pertandingan), Ruud van Nistelrooy (19), dan Luis Suarez (19) yang mampu mencapai angka tersebut lebih cepat darinya.

Tak hanya itu, sejak awal tahun 2024, Raphinha telah terlibat langsung dalam 17 gol Liga Champions (12 gol, 5 assist) dalam 13 pertandingan. 

Statistik ini membuktikan bahwa ia sedang berada dalam performa terbaiknya di kompetisi elit Eropa ini.

Di sisi lain, pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Pau Cubarsi. Sayangnya, bukan dalam konteks positif. 

Bek berusia 18 tahun 42 hari ini menjadi pemain termuda yang menerima kartu merah dalam sejarah fase gugur Liga Champions.

Sebaliknya, Antonio Silva yang seharusnya menjadi andalan Benfica justru melakukan kesalahan fatal. 

Ironisnya, di hari yang sama, ia mencatatkan rekor sebagai pemain Portugal dengan jumlah penampilan terbanyak di Liga Champions sebelum usia 21 tahun, melampaui rekor Cristiano Ronaldo.

Leg Kedua yang Menjanjikan

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Barcelona sebelum menghadapi leg kedua di Spotify Camp Nou. 

Dengan keunggulan satu gol, mereka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tiket ke perempat final. 

Namun, Benfica tentu tak akan tinggal diam dan dipastikan akan datang dengan tekad membalikkan keadaan.

Apakah Barcelona mampu mempertahankan keunggulan mereka dan melaju ke babak berikutnya? Atau justru Benfica yang akan membalas dendam di kandang lawan? Kita nantikan pertarungan sengit di leg kedua nanti!

Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha Jadi Pahlawan di Leg Pertama Liga Champions

Benfica 0-1 Barcelona Raphinha Jadi Pahlawan di Leg Pertama Liga Champions
Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha Jadi Pahlawan di Leg Pertama Liga Champions.

JAKARTA - Barcelona berhasil meraih kemenangan tipis namun krusial dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz pada Rabu malam. 

Skuad asuhan Hansi Flick unggul agregat 1-0 berkat gol tunggal Raphinha di babak kedua.

Barcelona Bermain dengan 10 Pemain Sejak Awal

Laga ini tidak berjalan mudah bagi Barcelona. Mereka harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang pertandingan setelah Pau Cubarsi mendapat kartu merah akibat pelanggaran sebagai pemain terakhir di lini pertahanan pada babak pertama. 

Meski begitu, Blaugrana mampu tampil disiplin dalam bertahan dan mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Di sisi lain, Benfica akan merasa kecewa karena gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. 

Tim asal Portugal ini seharusnya bisa mencetak gol dan memberikan tekanan lebih untuk laga leg kedua di markas Barcelona.

Penilaian Pemain Benfica vs Barcelona

Berikut adalah rating pemain dari kedua tim berdasarkan data dari Fotmob.

Benfica (4-3-3)

  • GK: Anatoliy Trubin - 7.4/10
  • RB: Tomas Araujo - 6.7/10
  • CB: Antonio Silva - 5.8/10
  • CB: Nicolas Otamendi (c) - 7.3/10
  • LB: Alvaro Carreras - 7.0/10
  • CM: Fredrik Aursnes - 7.0/10
  • CM: Leandro Barreiro - 6.4/10
  • CM: Orkun Kokcu - 6.7/10
  • RW: Kerem Akturkoglu - 7.5/10
  • ST: Vangelis Pavlidis - 6.1/10
  • LW: Andreas Schjelderup - 6.2/10

Pemain pengganti:

  • Samuel Dahl (57' untuk Araujo) - 6.9/10
  • Joao Rego (70' untuk Schjelderup) - 5.9/10
  • Andrea Belotti (70' untuk Barreiro) - 5.9/10
  • Arthur Cabral (84' untuk Pavlidis) - N/A
  • Renato Sanches (84' untuk Kokcu) - N/A

Cadangan yang tidak digunakan: Samuel Soares (GK), Adrian Bajrami, Leandro Santos, Diogo Prioste, Gianluca Prestianni, Hugo Felix, Nuno Felix.

Barcelona (4-2-3-1)

  • GK: Wojciech Szczesny - 8.9/10 ⭐ (Man of the Match)
  • RB: Jules Kounde - 7.6/10
  • CB: Pau Cubarsi - 5.4/10
  • CB: Inigo Martinez - 7.4/10
  • LB: Alejandro Balde - 7.3/10
  • CM: Frenkie de Jong (c) - 7.2/10
  • CM: Pedri - 8.1/10
  • RM: Lamine Yamal - 6.9/10
  • AM: Dani Olmo - 6.7/10
  • LM: Raphinha - 8.0/10
  • ST: Robert Lewandowski - 6.4/10

Pemain pengganti:

  • Ronald Araujo (28' untuk Olmo) - 7.0/10
  • Ferran Torres (56' untuk Yamal) - 6.4/10
  • Gerard Martin (78' untuk Lewandowski) - 6.0/10
  • Marc Casado (79' untuk De Jong) - 6.7/10

Cadangan yang tidak digunakan: Inaki Pena (GK), Diego Kochen (GK), Eric Garcia, Hector Fort, Fermin Lopez, Pablo Torre, Ansu Fati, Pau Victor.

Szczesny Jadi Pahlawan di Bawah Mistar

Barcelona harus berterima kasih kepada Wojciech Szczesny yang tampil luar biasa di bawah mistar. 

Kiper asal Polandia ini melakukan beberapa penyelamatan krusial yang menjaga gawangnya tetap bersih, membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match dengan rating tertinggi di laga ini.

Dengan hasil ini, Barcelona punya modal berharga untuk leg kedua di kandang mereka. 

Namun, Benfica tentu masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. 

Leg kedua akan menjadi pertarungan yang menarik untuk dinantikan!

Rabu, 05 Maret 2025

Benfica vs Barcelona: Prediksi, Susunan Pemain, dan Pratinjau Liga Champions 2025

Benfica vs Barcelona Prediksi, Susunan Pemain, dan Pratinjau Liga Champions 2025
Benfica vs Barcelona: Prediksi, Susunan Pemain, dan Pratinjau Liga Champions 2025.

JAKARTA - Benfica akan menghadapi Barcelona dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret 2025 di Estádio da Luz, Lisbon. 

Laga ini diprediksi akan menjadi pertandingan sengit antara dua raksasa Eropa yang berambisi melangkah lebih jauh di kompetisi ini.

Kondisi Tim

Benfica memasuki pertandingan ini dengan performa yang cukup baik di liga domestik mereka, Primeira Liga. 

Dengan lini serang yang tajam dan dukungan penuh dari para penggemarnya, tim asuhan Roger Schmidt siap memberikan perlawanan sengit terhadap Barcelona.

Di sisi lain, Barcelona, yang kini ditangani oleh Hansi Flick, juga tengah berada dalam momentum positif. 

Klub asal Catalan ini menunjukkan peningkatan performa setelah beberapa perubahan taktik yang dilakukan pelatih mereka. 

Blaugrana akan berusaha memanfaatkan kecepatan dan kreativitas lini serang mereka untuk meraih kemenangan tandang.

Prediksi Susunan Pemain

Benfica (4-3-3):

  • Kiper: Anatoliy Trubin
  • Bek: Alexander Bah, Antonio Silva, Nicolás Otamendi, Juan Bernat
  • Gelandang: João Neves, Orkun Kökçü, Rafa Silva
  • Penyerang: Ángel Di María, Arthur Cabral, David Neres

Barcelona (4-2-3-1):

  • Kiper: Marc-André ter Stegen
  • Bek: Jules Koundé, Ronald Araújo, Andreas Christensen, Alejandro Balde
  • Gelandang: Frenkie de Jong, İlkay Gündoğan
  • Playmaker: Pedri
  • Penyerang: Lamine Yamal, Robert Lewandowski, João Félix

Prediksi Skor

Pertandingan ini diperkirakan akan berlangsung ketat dengan kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang. 

Benfica akan mengandalkan permainan cepat dan serangan balik, sementara Barcelona akan mencoba mendominasi penguasaan bola.

Prediksi skor akhir: Benfica 1-2 Barcelona

Barcelona diunggulkan untuk meraih kemenangan tipis, tetapi Benfica bukan lawan yang bisa dianggap remeh, terutama dengan atmosfer kandang yang kuat.

Bagaimana prediksi Anda untuk pertandingan ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah!

Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions

Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions
Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions.

JAKARTA - Barcelona sempat mengalami penurunan performa di akhir 2024, tetapi di tahun baru mereka kembali ke bentuk terbaiknya. 

Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana kini berada di jalur yang tepat untuk meraih musim yang mengesankan.

Perjalanan Barcelona di Liga Champions berlanjut pada Rabu malam saat mereka kembali bertandang ke Lisbon untuk menghadapi Benfica dalam laga leg kedua babak 16 besar. 

Jika pertandingan ini sekeren pertemuan fase grup di bulan Januari lalu, kita akan disuguhkan pertarungan seru di lapangan.

Saat ini, skuad Barcelona dalam kondisi yang cukup baik dan memiliki kedalaman yang cukup untuk bersaing di berbagai ajang. 

Namun, hal ini juga membuat Flick harus membuat beberapa keputusan besar dalam pemilihan pemain untuk pertandingan ini.

Berikut prediksi susunan pemain Barcelona melawan Benfica dalam formasi 4-2-3-1:

Kiper:
Wojciech Szczesny - Kiper berpengalaman ini akan berusaha tampil lebih baik setelah performa yang kurang meyakinkan dalam pertemuan sebelumnya di Lisbon.

Bek:
RB: Jules Kounde - Tidak ada pemain Barcelona yang mencatat lebih banyak menit bermain di Liga Champions musim ini dibanding Kounde (703 menit).

CB: Pau Cubarsi - Bek muda berbakat ini sudah beberapa kali menunjukkan bahwa ia siap tampil di panggung besar seperti Liga Champions.

CB: Inigo Martinez - Ronald Araujo tampil impresif di pertandingan akhir pekan, tetapi Martinez kemungkinan akan kembali ke starting XI untuk laga ini.

LB: Alejandro Balde - Balde tampil luar biasa musim ini dan mendapatkan waktu istirahat akhir pekan lalu untuk menjaga kebugarannya jelang pertandingan ini.

Gelandang:
CM: Frenkie de Jong - Marc Casado memang mencetak gol pertamanya untuk Barcelona melawan Real Sociedad, tetapi Flick mulai mempercayai De Jong di tahun 2025 dan kemungkinan besar akan memainkannya lagi di laga ini.

CM: Pedri - Gelandang serba bisa ini menjadi kunci dalam kebangkitan Barcelona melawan Benfica di Januari lalu dan selalu tampil luar biasa di Liga Champions.

Lini Serang:
RW: Lamine Yamal - Wonderkid Barcelona ini memang belum mencetak gol dalam sebulan terakhir, tetapi tetap menjadi ancaman besar di sisi kanan serangan timnya.

AM: Dani Olmo - Ada beberapa kandidat untuk posisi playmaker, tetapi Olmo dinilai sebagai pemain yang mampu menciptakan peluang terbaik dari lini tengah.

LW: Raphinha - Pemain Brasil ini menjadi pahlawan dalam kemenangan dramatis 5-4 Barcelona di Lisbon sebelumnya, dan telah berkontribusi dalam 12 gol di Liga Champions musim ini.

Striker:
Robert Lewandowski - Penyerang veteran ini sedang dalam performa terbaiknya dan berpeluang besar menjadi top skor Liga Champions musim ini.

Barcelona memiliki skuad yang solid untuk menghadapi Benfica di leg kedua ini. 

Dengan kembalinya beberapa pemain kunci ke starting XI, Blaugrana berpotensi tampil lebih baik dibanding pertemuan sebelumnya. 

Laga ini diprediksi akan berjalan sengit, tetapi jika Barcelona bisa menunjukkan permainan terbaik mereka, kemenangan akan berada dalam genggaman.

Jangan lupa pantau terus pertandingan ini dan dukung tim favoritmu!

Preview: Benfica vs Barcelona di Liga Champions, Siapa yang Akan Melangkah ke Perempat Final?

Preview Benfica vs Barcelona di Liga Champions, Siapa yang Akan Melangkah ke Perempat Final
Preview Benfica vs Barcelona di Liga Champions, Siapa yang Akan Melangkah ke Perempat Final.

JAKARTA - Benfica dan Barcelona kembali bertemu di ajang Liga Champions musim ini, kali ini dengan tiket perempat final sebagai taruhannya. 

Duel seru ini akan digelar di Estadio da Luz pada Rabu (waktu setempat), dan diprediksi akan kembali menghadirkan hujan gol seperti pertemuan sebelumnya.

Harapan Tinggi di Laga Krusial

Pada pertemuan pertama di fase grup, Barcelona berhasil meraih kemenangan dramatis 5-4 di Lisbon setelah mencetak tiga gol di menit-menit akhir. 

Hasil tersebut membuktikan bahwa kedua tim sama-sama memiliki serangan yang tajam dan sulit diprediksi.

Benfica sendiri menjadi tim yang kerap menghadirkan pertandingan seru di Liga Champions musim ini. 

Mereka berhasil lolos ke babak 16 besar setelah mengalahkan AS Monaco dengan agregat 4-3. 

Pelatih Bruno Lage pasti mengharapkan laga yang lebih terkendali kali ini.

Di sisi lain, Barcelona bukanlah tim yang dikenal dengan permainan yang tenang. 

Mereka menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di fase grup, mencetak 28 gol hanya dalam delapan pertandingan. 

Blaugrana juga datang ke laga ini dengan modal apik, setelah mencetak delapan gol dalam dua pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Benfica juga sedang dalam performa impresif, memenangkan tujuh dari delapan laga terakhirnya di semua ajang. 

Selain itu, mereka hampir selalu mencetak gol di kandang musim ini, hanya gagal mencetak gol di satu pertandingan saja. 

Dengan performa ini, Barcelona dipastikan akan menghadapi ujian berat di Estadio da Luz.

Pemain Kunci yang Akan Menentukan Hasil Laga

Benfica:

  • Vangelis Pavlidis menjadi andalan di lini depan Benfica dengan koleksi tujuh gol dalam sembilan laga Liga Champions musim ini. Striker asal Yunani ini akan menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Barcelona, terutama dengan kecepatannya dalam mengeksploitasi celah di pertahanan lawan.
  • Kerem Aktürkoğlu dan Ángel Di María akan menjadi ancaman di sisi sayap. Namun, Di María dikabarkan mengalami cedera ringan dan bisa jadi hanya akan memulai dari bangku cadangan.
  • Nicolás Otamendi dan Anatoliy Trubin akan menjadi benteng pertahanan yang harus bekerja ekstra keras untuk meredam serangan gencar Barcelona.

Barcelona:

  • Robert Lewandowski dan Raphinha menjadi dua pemain paling subur di Liga Champions musim ini dengan total 17 gol. Keduanya akan menjadi ancaman besar bagi lini belakang Benfica.
  • Lamine Yamal, wonderkid berusia 16 tahun, terus menunjukkan peningkatan performa. Dribel dan kreativitasnya di sisi kanan serangan Barcelona bisa menjadi kunci dalam membongkar pertahanan lawan.
  • Ronald Araújo dan Pau Cubarsí akan menjadi andalan di lini belakang, tetapi Barcelona harus mewaspadai kelemahan mereka dalam bertahan yang sering dieksploitasi lawan musim ini.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Benfica harus kehilangan beberapa pemain penting untuk laga ini, termasuk Florentino Luís, Alexander Bah, Manu Silva, Tiago Gouveia, dan Renato Sanches yang dipastikan absen. 

Di María juga diragukan tampil sejak menit awal. 

Namun, kabar baiknya, Bruma bisa bermain kembali setelah menjalani skorsing tiga pertandingan.

Sementara itu, Barcelona juga mengalami beberapa kendala cedera. 

Andreas Christensen harus absen lagi karena cedera betis, sementara Marc-André ter Stegen dan Marc Bernal masih dalam tahap pemulihan. 

Namun, kabar baiknya, Gavi yang sempat absen karena sakit kemungkinan besar sudah bisa dimainkan di laga ini.

Prediksi Skor: Benfica 2-3 Barcelona

Dengan kedua tim yang memiliki serangan mematikan, laga ini diprediksi akan kembali menghadirkan banyak gol. 

Barcelona sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas individu para pemainnya. 

Namun, Benfica yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri tentu tak akan menyerah begitu saja.

Akankah Barcelona kembali menang dalam laga sengit ini? Atau justru Benfica yang akan membalas kekalahan sebelumnya? Kita tunggu saja hasil akhirnya!